19 April 2022

L Bio (Obat Diare): Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

Moms, konsumsi L Bio dapat membantu mengatasi masalah pencernaan
L Bio (Obat Diare): Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

Saat tubuh mengalami masalah dalam pencernaan seperti diare terutama bagi Si Kecil, biasanya beberapa orang merekomendasikan penggunaan L Bio.

Apa Itu L Bio?

l bio
Foto: l bio

Foto: Halodoc

L Bio merupakan suplemen yang mengandung probiotik Lactobacillus acidophillus yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan bakteri baik dalam saluran pencernaan.

Manfaat probiotik di dalamnya membantu untuk menjaga keseimbangan bakteri dalam sistem pencernaan.

Komposisinya terdiri dari Rice starch, Lactobacillus Acidophilus, Maltodextrin, Lactobacillus Salivarius, Bifidobacterium Lactis, Bifidobarterium Longum, Bifidobacterium Infatis, Latobacillus Casei dan Lactococcus Lactis.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Yakult dan Probiotik Lainnya? Simak Penjelasan Lengkapnya di sini, Moms!

Manfaat L Bio

Anak Diare
Foto: Anak Diare (Foto: todaysparent.com)

Foto: Orami Photo Stock

Berikut adalah manfaat L Bio:

1. Melindungi Sistem Pencernaan

Kelebihan utama dari L Bio ini mampu melindungi sistem pencernaan dari berbagai bakteri jahat.

Sehingga, L Bio dapat mencegah penyakit yang dapat terjadi pada bagian pencernaan.

2. Dapat Mengobati Masalah pada Saluran Pencernaan

Manfaat L Bio lainnya yaitu membuat fungsi normal saluran pencernaan pada kondisi, seperti diare, konstipasi, penggunaan antibiotik jangka panjang, dispepsia, dan diare akibat laktosa.

3. Miliki Kandungan Probiotik

L Bio miliki kandungan probiotik seperti salah satunya Lactobacillus Acidophilus, Lactobacillus Casei dan Lactococcus Lactis yang bekerja dengan melawan pertumbuhan bakteri jahat supaya sistem pencernaan selalu sehat dan juga L-Bio ini dapat di konsumsi dengan mudah oleh anak. Dapat dialurkan dalam air ataupun di campurkan pada makanan anak.

4. Kurangi Mikroorganisme Penyebab Diare

L Bio dapat digunakan untuk mengurangi pertumbuhan mikroorganisme patogen penyebab diare, menjaga keseimbangan mikroorganisme dan mampu mengatasi permasalahan diare dan lainnya.

Baca Juga: Probiotik Untuk Bayi: Kapan Diperkenalkan dan Apa Manfaatnya?

Dosis L Bio

l bio
Foto: l bio

Foto: Halodoc

Dosis anak usia di atas 2 tahun dengan takaran 2 hingga 3 sachet sehari. Lalu, anak usia 1 sd 2 tahun itu 1 hingga 2 sachet sehari.

Sementara anak usia di atas 12 tahun adalah 3 sachet sehari. Diminum sebelum atau sesudah makan lalu jangan melebihi dosis yang dianjurkan.

Dikutip dari jurnal Gastroenterology Clinics of North America berjudul Impact of antibiotics on necrotizing enterocolitis and antibiotic-associated diarrhea, beberapa ahli juga menyebutkan bahwa penggunaan antibiotik menjadi salah satu faktor yang menyebabkan NEC.

Penelitian juga telah menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu mengurangi risiko NEC dan mortalitas pada bayi prematur.

Sebuah tinjauan terhadap 42 studi yang melibatkan lebih dari 5.000 bayi di bawah 37 minggu juga menemukan bahwa penggunaan probiotik mengurangi kejadian NEC dan menunjukkan bahwa pengobatan probiotik menyebabkan penurunan angka kematian bayi secara keseluruhan.

Apabila dokter memberikan suplemen Lacto B untuk bayi dan anak, maka segera ikuti dosis yang ia berikan.

Baca Juga: 3 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Vagina

Cara Minum L Bio

air minum yang sehat
Foto: air minum yang sehat (freepik.com)

Foto: Orami Photo Stock

Cara minum L Bio adalah dengan selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.

Gunakan antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 8 jam.

Oleh karena itu, untuk memudahkna usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap harinya.

Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan sesegera mungkin meminumnya. Apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih tidak boleh menggandakan dosis L Bio pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti dosis yang terlewat.

Efek Samping L Bio

Tanda Penyakit Radang Perut
Foto: Tanda Penyakit Radang Perut (shutterstock)

Foto: Orami Photo Stock

Jarang sekali terjadi efek samping dari L Bio. Biasanya obat ini bisa ditoleransi dengan baik oleh tubuh. Namun, ada sedikit efek samping L Bio yang pelru juga diperhatikan meliputi perut kembung, cegukan hingga rasa tidak nyaman di pencernaan.

Efek overdosis L Bio juga belum ada data yang menunjukkan kejadian tersebut. Tapi, bila penggunaan dosis tinggi melebihi anjuran bisa sebabkan efek overdosis.

Gejala overdosis L Bio dapat berupa nyeri pencernaan, kembung akibat produksi gas pencernaan yang tinggi, atau mual dan muntah. Jika terjadi hal tersebut ada baiknya segera lapor ke dokter.

Baca Juga: Cari Tahu 7 Penyebab Sakit Perut setelah Makan Pisang

Bolehkan L Bio untuk Ibu Hamil?

Outfit yang Nyaman dan Tepat Bagi Ibu Hamil.jpg
Foto: Outfit yang Nyaman dan Tepat Bagi Ibu Hamil.jpg (Thebump.com)

Foto: Orami Photo Stock

Efek Probiotik pada ibu hamil belum banyak diteliti sehingga belum diketahui secara detail apakah probiotik dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan, keguguran atau malformasi janin ataukah tidak. Namun fakta bahwa penyerapan probiotik di saluran cerna sangat kecil atau tidak terserap secara sistemik maka probiotik dianggap cukup aman untuk digunakan selama kehamilan.

Bolehkah L Bio untuk ibu menyusui?

ibu-menyusui.jpg
Foto: ibu-menyusui.jpg (Healthline.com)

Foto: Orami Photo Stock

Suplemen probiotik diketahui jarang sekali terserap secara sistemik saat digunakan pada tubuh yang sehat sehingga tidak dapat masuk dan mengontaminasi ASI ibu menyusui. Oleh karena itu penggunaan suplemen probiotik dianggap cukup aman dikonsumsi selama masa menyusui.

Interaksi Obat yang Dihindari Saat Konsumsi L Bio

obat
Foto: obat (healthline.com)

Foto: Orami Photo Stock

Interaksi Obat Hati-hati saat menggunakan L Bio bersamaan dengan obat lain. Interaksi dapat terjadi antara L Bio dengan obat-obat berikut: Antibiotik, menurunkan efektivitas probiotik di pencernaan. Sulfazalazine, probiotik dapat mempercepat metabolisme sulfazalazine yang biasa digunakan untuk penyakit kolitis ulseratifa.

Hal yang perlu diketahui juga baiknya Moms dan Dads menghindari memberikan L-Bio pada anak yang memiliki alergi terhadap produk probiotik.

Waspada pada kondisi anak yang mengalami dehidrasi. Segera ke dokter jika muncul tanda dehidrasi, seperti mulut kering, menangis tanpa air mata, buang air kecil berkurang, lemas dan mengantuk, atau rewel.

Informasikan dokter bila anak alergi susu atau intoleransi laktosa atau sedang mengonsumsi antibiotik. Sehingga, kinerja dari L Bio akan lebih baik untuk mengatasi diare dan keluhan masalah pencernaan.

  • https://www.klikdokter.com/obat/l-bio
  • https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/l-bio-15-kapsul
  • https://aladokter.com/obat/l-bio/
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/l-bio?type=brief&lang=id
  • https://www.orami.co.id/magazine/lacto-b-untuk-bayi
  • https://cekbpom.pom.go.id/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb