13 Januari 2023

10 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan, Bisa Bantu Cegah Hipertensi dan Redakan Radang Sendi

Selain segar, ternyata berikan banyak manfaat untuk kesehatan

Nanas punya rasa yang segar di mulut dan biasanya tambah segar lagi jika dijadikan sajian rujak. Untuk para penyuka buah ini, tahukah seberapa banyak manfaat buah nanas untuk kesehatan?

Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan

Buah Nanas
Foto: Buah Nanas (Freepik.com/jcomp)

Siapa sangka buah berwarna kuning yang rasanya asam manis ini mengandung banyak vitamin dan mineral yang sangat tinggi.

Oleh karena itu, manfaat buah nanas untuk kesehatan juga tidak main-main.

Mulai dari meningkatkan sistem imun hingga mempercepat penyembuhan setelah operasi, nanas harus dipertimbangkan masuk ke dalam menu makanan yang sebaiknya sering dikonsumsi.

1. Mengandung Banyak Nutrisi

Walau buah nanas menyimpan banyak vitamin dan mineral, buah ini tetap rendah kalori.

Cocok dimakan sebagai makanan penutup, nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak boleh diremehkan. Kandungan nutrisi dalam 165 gram buah nanas antara lain:

  • Kalori: 82.5 kKal
  • Lemak: 1,7 gram
  • Protein: 1 gram
  • Karbohidrat: 21,6 gram
  • Serat: 2.3 gram
  • Vitamin C: 131% dari AKG (rekomendasi Angka Kecukupan Gizi harian secara umum)
  • Mangan: 76% dari AKG
  • Vitamin B6: 9% dari AKG
  • Tembaga: 9% dari AKG
  • Thiamin: 9% dari AKG
  • Folat: 7% dari AKG
  • Potassium: 5% dari AKG
  • Magnesium: 5% dari AKG
  • Niacin: 4% dari AKG
  • Pantothenic acid: 4% dari AKG
  • Riboflavin: 3% dari AKG
  • Zat besi: 3% dari AKG

Buah nanas juga mengandung sedikit vitamin A, K, fosfor, seng, dan kalsium.

Nutrisi tertinggi dalam buah nanas adalah vitamin C, yaitu memenuhi 131% angka kecukupan gizi harian, serta memenuhi kebutuhan mangan sebanyak 76% setiap harinya.

Vitamin C sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, kesehatan sistem imun, dan membantu penyerapan optimal zat besi.

Sedangkan mangan adalah mineral alami yang membantu pertumbuhan, menjaga metabolisme tubuh yang sehat, serta sebagai antioksidan.

Baca Juga: 9+ Manfaat Buah Pepaya yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah, Catat Ya!

2. Melawan Penyakit dengan Antioksidan

Tak hanya banyak nutrisi, nanas juga kaya antioksidan yang berguna untuk menangkal stres oksidatif.

Stres oksidatif adalah kondisi saat tubuh telah menumpuk terlalu banyak radikal bebas.

Radikal bebas ini dapat berinteraksi dengan sel-sel dalam tubuh dan mengakibatkan kerusakan yang dihubungkan dengan inflamasi kronis, sistem imun yang lemah, dan berbagai penyakit berbahaya lainnya.

Antioksidan dalam nanas diketahui sebagai flavonoid dan asam phenolic.

Sifat antioksidan dalam buah nanas bersifat mengikat, sehingga dapat bertahan dalam tubuh dan membuat efek yang lebih tahan lama.

3. Membantu Proses Pencernaan

Potongan Buah Nanas
Foto: Potongan Buah Nanas (Freepik.com/8photo)

Buah nanas mengandung grup enzim digestif yang diketahui sebagai bromelain.

Sifatnya membagi molekul protein menjadi asam amino dan peptida. Protein yang telah terbagi-bagi menjadi lebih mudah diserap oleh usus kecil.

Manfaat buah nanas yang mampu membagi protein ini membuatnya berguna menjadi pelembut daging-dagingan.

Baca Juga: Konstipasi Pada Anak: Ini yang Perlu Moms Tahu!

4. Menambah Imunitas dan Mengurangi Inflamasi

Manfaat buah nanas sebagai obat dipercaya telah berlangsung selama berabad-abad.

Nanas yang mengandung beragam vitamin, mineral, dan terutama enzim bromelain, secara keseluruhan bekerja sama untuk meningkatkan sistem imun dan mengurangi inflamasi.

Studi di Journal of Nutrition and Metabolism dilakukan pada 98 anak-anak yang sehat untuk menguji manfaat buah nanas sebagai immune-booster.

Anak-anak ini dibagi menjadi 3 grup, grup yang tidak memakan nanas, memakan 140 gram nanas, serta memakan 280 gram nanas setiap harinya.

Hasilnya anak-anak yang memakan nanas secara signifikan memiliki risiko lebih rendah terinfeksi virus dan bakteri.

Pada anak-anak yang memakan 280 gram nanas memiliki hampir empat kali lipat sel darah putih yang melawan penyakit (granulocytes) dibandingkan dengan dua grup lainnya.

5. Mengurangi Gejala Arthritis

Penyakit radang sendi atau arthritis adalah penyakit yang cukup umum dan dapat terjadi pada siapa saja.

Ada beberapa jenis arthritis, namun pada umumnya arthritis terjadi dengan adanya inflamasi pada sendi.

Bromelain pada buah nanas dapat membantu mengurangi inflamasi ini dan mengurangi rasa sakit.

Studi di jurnal Evidence Based Complementary and Alternative Medicine pada pasien arthritis menunjukkan bahwa memakan suplemen yang mengandung bromelain membantu mengurangi rasa sakit yang sama efektifnya dengan obat arthritis pada umumnya.

Penelitian menyimpulkan bahwa bromelain berpotensi mengurangi rasa gejala arthritis untuk jangka pendek, sedangkan kegunaannya untuk jangka panjang masih dalam penelitian lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Osteoarthritis sejak Dini

6. Mengurangi Rasa Sakit dan Mempercepat Penyembuhan

Memakan buah nanas dapat mempercepat pemulihan dari sakit, operasi, ataupun olahraga. Manfaat buah nanas satu ini juga datang dari kandungan bromelain.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa bromelain dapat mengurangi inflamasi, bengkak, lecet, dan sakit yang biasanya timbul setelah operasi.

Bromelain juga diduga dapat menghilangkan bekas luka.

Moms dan Dads juga pasti merasakan sakit dan pegal pada tubuh setelah berolahraga yang melibatkan latihan otot cukup berat.

Latihan ini dapat melukai otot dan menyebabkan inflamasi di sekitarnya, akibatnya otot yang sedang sakit ini tidak dapat memproduksi tenaga seperti biasa dan sakitnya akan hilang kurang lebih tiga hari.

Bromelain dapat mempercepat proses pemulihan otot ini dengan mengurangi inflamasi pada sekitar otot.

7. Baik untuk Kulit dan Rambut

Perempuan Memegang Nanas
Foto: Perempuan Memegang Nanas (Freepik.com/shurkin-son)

Manfaat buah nanas tidak terbatas pada kesehatan organ tubuh dalam saja, tetapi juga bagi kesehatan kulit dan rambut.

Bagi yang memiliki masalah kulit, vitamin C dan antioksidan pada buah nanas dapat membantu mengatasi jerawat, kerusakan kulit akibat sinar matahari, dan warna kulit yang tidak rata.

Sedangkan untuk rambut, buah nanas dapat membantu melembutkan rambut, menyehatkan rambut sehingga terlihat lebih bersinar, melebatkan rambut dengan mengurangi kerontokan, serta membantu mengurangi inflamasi di kulit kepala.

8. Mencegah Hipertensi

Manfaat buah nanas jika dikonsumsi secara rutin juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Kandungan potasium pada nanas dapat menurunkan jumlah garam dalam tubuh agar dapat menjaga tekanan darah serta membantu tubuh menjadi lebih santai.

Baca Juga: Alami Morning Sickness? Ini Sederet Obat Mual untuk Ibu Hamil

9. Membantu Meringankan Rasa Mual

Enzim bromelain juga memberikan manfaat buah nanas yang lainnya, yaitu meringankan rasa mual.

Oleh karena itu, ibu hamil yang sering mengalami morning sickness dapat merasakan manfaat buah nanas yang satu ini untuk mengurangi ketidaknyamanan saat sedang hamil.

10. Mengurangi Stres

Manfaat buah nanas juga dapat dirasakan ketika Moms dan Dads sedang stres.

Nanas mengandung serotonin yang alami, segelas jus buah nanas dapat membantu menurunkan stres.

Secara umum, hormon serotonin dalam tubuh berperan untuk menyeimbangkan mood dan menurunkan level hormon kortisol, yaitu hormon yang timbul ketika seseorang sedang stres.

Hormon serotonin juga berdampak pada kualitas tidur, makan, dan pencernaan.

Baca Juga: 13+ Macam Nutrisi Ibu Hamil yang Wajib Dikonsumsi

Efek Samping Jika Konsumsi Nanas Berlebihan

Makan Nanas
Foto: Makan Nanas (Freepik.com/svetlanasokolova)

Tentunya segala sesuatu yang berlebihan tidak baik, memakan buah nanas secara berlebihan juga dapat mengundang bahaya untuk kesehatan.

Selain itu, beberapa kandungan nutrisi dalam nanas juga dapat membahayakan bagi orang dengan kondisi kesehatan atau penyakit tertentu.

Reaksi yang ditimbulkan dapat berupa gejala ringan, hingga mengancam nyawa jika tidak berhati-hati.

1. Terlalu Banyak Potasium

Terlalu banyak mengonsumsi nanas yang mengandung banyak potasium dapat menimbulkan bahaya untuk kesehatan ginjal, khususnya mereka yang sedang mengidap masalah pada ginjal.

Apabila ginjal tidak dapat menyaring kelebihan potasium dari darah, hal ini dapat berakibat fatal.

Makanan dengan kandungan tinggi potasium juga sebaiknya dimakan dengan hati-hati bagi orang yang sedang dalam pengobatan beta-blockers, yaitu pengobatan yang umumnya diberikan kepada pasien penyakit jantung, karena dapat menaikkan level potasium dalam darah.

2. Overdosis Vitamin C

Nanas mengandung vitamin C yang tinggi, sehingga memakannya berlebihan dapat menimbulkan overdosis vitamin C.

Vitamin C dalam nanas cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C pada umumnya.

Sebaiknya usahakan menghindari suplemen vitamin C setelah memakan nanas agar dosis vitamin C dalam tubuh tidak berlebihan, terutama bagi orang yang memiliki risiko penyakit ginjal.

Gejala yang ditimbulkan akibat terlalu banyak vitamin misalnya diare, muntah, dan heartburn.

Baca Juga: Hati-Hati, Jangan Sembarang Suntik Vitamin C!

3. Reaksi Alergi

Nanas
Foto: Nanas (Freepik.com/d3images)

Dalam dunia kuliner, nanas biasanya digunakan sebagai pelembut daging, efek ini juga dapat dirasakan oleh orang yang memakan nanas terlalu banyak, mulut akan terasa lunak di area lidah, pipi, atau bibir.

Sebagian orang akan menunjukkan reaksi alergi akibat enzim yang terkandung dalam nanas.

Gejala yang ditunjukkan sebagai reaksi alergi umumnya tergolong ringan, misalnya bibir membengkak, tenggorokan terasa geli atau gatal, dan mulut terasa lunak.

Biasanya gejala-gejala ini dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa jam, namun jika tidak kunjung hilang dan diikuti gejala lain seperti gatal-gatal, ruam, atau kesulitan bernapas, Moms dan Dads dapat langsung pergi ke dokter.

Mencuci nanas dengan air garam atau memasaknya sebelum disantap dapat mengurangi enzim penyebab alergi ini, sehingga Moms dan Dads dapat menikmati nanas lebih aman.

4. Efek Samping Bromelain

Mengandung Bromelain yang cukup tinggi, bahaya untuk kesehatan akibat mengonsumsi nanas yang berlebihan dapat menyebabkan ruam pada kulit, muntah, diare, dan darah menstruasi keluar lebih banyak karena efek bromelain sebagai pengencer darah alami.

Bromelain juga dapat bereaksi dengan beberapa obat-obatan tertentu seperti antibiotik amoxicillin dan tetracycline, obat antikoagulan atau pengencer darah, antikonsulvan, barbiturate, benzodiazepine, obat insomnia, serta antidepresan trisiklik.

Apabila sedang dalam pengobatan tersebut, sebaiknya hindari atau membatasi konsumsi buah nanas agar tidak berlebihan atau konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi yang lebih aman.

5. Gula Darah Naik

Buah nanas termasuk buah yang memiliki karbohidrat dan gula alami cukup banyak, sehingga bagi mereka yang sedang membatasi asupan gula, misalnya pasien diabetes, perlu berhati-hati memakan buah ini.

Baca Juga: 3 Gejala Diabetes yang Mudah Dikenali

Wah, ternyata manfaat buah nanas sungguh mengagumkan, ya. Rasanya yang enak juga cocok dimakan langsung, dijadikan salad, atau diolah menjadi berbagai resep masakan. Yuk, semakin sering makan nanas!

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25505983/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15841258/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.