Kesehatan

31 Juli 2021

10 Manfaat Buah Nangka. Ternyata Baik Untuk Diet, Lho!

Buah lokal yang nutrisinya tak abal-abal
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Putriana
Disunting oleh Widya Citra Andini

Moms tentu sudah sangat familiar dengan buah beraroma manis ini. Buah nangka menjadi salah satu buah yang umum ditemukan di Indonesia. Jangan salah, manfaat buah nangka ternyata banyak sekali, lho.

Hampir seluruh bagian dari tanaman nangka dapat dimanfaatkan dan diolah mulai dari kayu, daun, buah, hingga bijinya. Namun, daging buah nangka adalah yang paling banyak dimanfaatkan, baik ketika masih mentah atau matang.

Ternyata, selain rasanya yang unik dan menyenangkan ada segudang manfaat buah nangka. Apa saja? Cari tahu lebih lanjut berikut ini, Moms.

Kandungan Gizi Buah Nangka

Sebelum mengetahui apa saja yang menjadi manfaat buah nangka, ada baiknya Moms mencari tahu dahulu tentang kandungan nutrisi yang dimiliki.

Dalam satu cup atau sekitar 165 gram buah nangka potong mengandung 155 kalori.

Sekitar 92 persen kalori tersebut berasal dari karbohidrat dan sisanya berasal dari protein dan sejumlah kecil lemak. Salah satu yang menyebabkan buah nangka unik adalah kandungan proteinnya.

Buah nangka mengandung 3 gram protein per cup, lebih tinggi dibanding buah sejenisnya seperti apel dan mangga yang memiliki protein hanya sekitar 1 gram atau bahkan ada yang tidak memiliki protein.

Terlebih lagi, hampir seluruh vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh terdapat dalam buah ini. Berikut adalah kandungan nutrisi dari buah nangka.

  • Kalori: 155
  • Karbohidrat: 40 gram
  • Seratr: 3 gram
  • Protein: 3 gram
  • Vitamin A: 10% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG)
  • Vitamin C: 18% dari AKG
  • Riboflavin: 11% dari AKG
  • Magnesium: 15% dari AKG
  • Potassium: 14% dari AKG
  • Tembaga: 15% dari AKG
  • Mangan: 16% dari AKG

Manfaat Buah Nangka

Tak heran jika ada banyak manfaat buah nangka yang sangat beragam baik untuk kesehatan, kecantikan, hingga kehamilan.

Hal ini tidak terlepas dari tingginya nutrisi yang terkandung di dalam buah tersebut. Berikut di antaranya adalah sepuluh manfaat buah nangka.

Baca Juga: 14 Manfaat Buah Kolang-kaling untuk Kesehatan, Bisa Menguatkan Tulang

1. Mengatur Kadar Gula dalam Darah

Kadar Gula Darah Pengaruhi Peluang Hamil? 3

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir Healthline, nangka memiliki beberapa manfaat yang dapat membantu mengelola kadar gula darah.

Meskipun rasanya manis, tetapi nangka memiliki indeks glikemik (GI) yang cukup rendah.

GI merupakan ukuran seberapa cepat gula darah dalam tubuh naik setelah mengonsumsi suatu makanan.

Manfaat buah nangka ini dikaitkan dengan kandungan serat dalam buah nangka yang dapat memperlambat pencernaan dan membantu mencegah lonjakan gula darah.

Diet yang mengandung banyak makanan rendah GI juga telah terbukti membantu meningkatkan kontrol gula darah.

Selain itu, nangka juga memiliki beberapa protein yang dapat membantu mencegah kadar gula darah naik terlalu cepat setelah makan.

Selain buahnya, daun nangka juga dipercaya dapat mengatasi diabetes. Penelitian The Scientific World Journal tahun 2011 melakukan percobaan pada tikus diabetes.

Hasilnya, tikus yang mengonsumsi ekstrak daun nangka menunjukkan tingkat insulin lebih tinggi dan gu;a darah yang lebih rendah.

Meski beberapa penelitian serupa sudah dilakukan, efeknya pada manusia masih membutuhkan kajian lebih dalam lagi.

2. Mengurangi Risiko Penyakit Kanker

myrecipes.com.jpg

Foto: myrecipes.com

International Journal of Food Science menyebutkan jika fitonutrien seperti lignan, isoflavon, dan saponin dalam nangka memiliki zat antikanker, antihipertensi, antiulcer, dan antipenuaan.

Senyawa-senyawa tersebut mencegah pembentukan sel kanker dalam tubuh dan tukak lambung. Ini menjadi manfaat buah nangka yang lainnya.

Selain itu, hasil studi yang dilakukan oleh Ruiz-Montanez dan kawan-kawan mengemukakan bahwa nangka memiliki senyawa dengan sifat kemoprotektif untuk mengurangi mutagenisitas aflatoksin B1 (AFB1) dan proliferasi sel kanker.

Daging nangka mengandung senyawa yang dapat menjadi bantuan efektif untuk mencegah atau mengobati kanker limfoma.

Dikutip dari laman Healthline, manfaat serupa juga dimiliki oleh biji nangka. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa biji nangka memiliki sejumlah sifat antikanker.

Hal ini diyakini karena tingkat senyawa tanaman dan antioksidannya sangat tinggi. Biji nangka kaya akan antioksidan, khususnya flavonoid, saponin, dan fenolat.

Senyawa tanaman ini dapat membantu melawan peradangan, meningkatkan sistem kekebalan, dan bahkan memperbaiki kerusakan DNA.

3. Meningkatkan Sistem Imun dan Mengencangkan Kulit

photo-1517141351630-5eeeb3081cb4.jpg

Foto: unsplash.com

Manfaat buah nangka berikutnya adalah karena tingginya kandungan vitamin C.

Menurut Journal of the American College of Nutrition, vitamin C adalah antioksidan kuat yang larut dalam air dan merupakan salah satu nutrisi yang sangat penting untuk dipenuhi sehari-hari.

Efek antioksidan vitamin C telah dibuktikan dalam banyak percobaan in vitro. Penyebab munculnya penyakit serius seperti aterosklerosis dan kanker mungkin sebagian dikarenakan kerusakan oksidan pada jaringan tubuh.

Nangka juga merupakan sumber vitamin C yang baik dan berguna untuk meningatkan sistem imun. Selain itu, vitamin C dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat proses penuaan alami dan paparan sinar matahari dalam waktu lama.

Vitamin C juga penting untuk produksi kolagen yang berfungsi mengencangkan kulit dan juga berpengaruh pada kesehatan mulut.

Beberapa penelitian juga melaporkan efek anti-inflamasi dari senyawa bioaktif yang diisolasi dari buah nangka. Nangka mengandung flavonoid yang efektif dalam menghambat pelepasan mediator inflamasi.

Baca Juga: 11 Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan yang Harus Moms Ketahui

4. Melancarkan Pencernaan dan Mengatasi Konstipasi

manfaat buah nangka-1

Foto: Orami Photo Stock

Journal of the American College of Nutrition juga mengemukakan manfaat buah nangka untuk pencernaan. Serat makanan yang ada dalam nangka menjadikannya pencahar alami yang baik.

Serat yang ada di dalamnya juga mengikat bahan kimia penyebab kanker, mineral, dan vitamin di usus besar, serta membantu melindungi selaput lendir usus besar. Kandungan serat yang tinggi juga menjaga kelancaran buang air besar dan mencegah sembelit.

Bukan cuma buah, bijinya pun mengandung serat. Sama halnya dengan biji lainnya, biji nangka mengandung serat larut dan tidak larut.

Serat melewati saluran pencernaan tanpa tercerna dan membantu menormalkan pergerakan usus dengan menambahkan massa pada kotoran, sehingga membuatnya lebih lunak.

Terlebih lagi, serat dianggap prebiotik, yang berarti membantu merawat bakteri menguntungkan di dalam usus. Bakteri usus yang bermanfaat ini membantu memelihara sistem pencernaan yang sehat dan fungsi kekebalan tubuh.

Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa meningkatkan asupan serat dapat membantu meredakan sembelit, membantu melindungi dari penyakit radang usus, dan meredakan gejala wasir.

5. Membantu Menurunkan Berat Badan

manfaat buah nangka-4

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat buah nangka dalam menurunkan berat badan masih berhubungan dengan poin sebelumnya, yakni tingginya serat dalam daging dan biji nangka.

Namun, serat bukan satu-satunya kandungan dalam buah nangka yang bermanfaat untuk program diet Moms.

Karbohidrat yang terkandung dalam buah nangka merupakan 90 persen karbohidrat kompleks, sehingga butuh waktu lebih lama untuk dicerna perut dan membuat Moms merasa kenyang lebih lama.

Alhasil, nafsu makan dan ngemil pun dapat ditekan karena kita merasa lebih kenyang.

6. Tinggi Kalsium untuk Memelihara Kesehatan Tulang

efek samping cuka apel - tulang rapuh.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tak banyak orang tahu tentang manfaat buah nangka yang satu ini.

Nangka memiliki banyak mineral penting termasuk kaya akan magnesium yang penting untuk penyerapan kalsium dan membantu memperkuat tulang serta mencegah gangguan tulang seperti osteoporosis.

Zat besi dalam nangka juga membantu mencegah anemia dan membantu sirkulasi darah yang baik. Sedangkan kandungan tembaga di dalamnya berperan penting dalam metabolisme kelenjar tiroid.

Baca Juga: 15 Manfaat Daun Afrika untuk Kesehatan, Bisa Mengobati Kanker Payudara

7. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat ceri - kesehatan jantung - 3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Peningkatan rasio LDL dan HDL dalam darah adalah salah satu faktor risiko utama pemicu penyakit jantung koroner.

Oksidasi LDL berkontribusi pada aterosklerosis yang melibatkan serangkaian modifikasi inflamasi dan oksidatif di dalam dinding arteri.

Radikal bebas juga meningkatkan kerusakan jaringan, oksidasi protein, kerusakan DNA, dan memicu respon proinflamasi.

Sedangkan antioksidan adalah senyawa yang mampu menunda, menghambat atau mencegah proses oksidasi, dan buah nangka memiliki kandungan antioksidan tinggi.

Senyawa ini melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh pembentukan radikal bebas berlebih.

Selain itu, manfaat buah nangka lainnya adalah mengandung berbagai macam fitonutrien seperti karotenoid yang dapat bertindak sebagai antioksidan.

Penelitian milik Plant Foods for Human Nutrition menyatakan bahwa aktivitas antioksidan dari ekstrak daging buah nangka berkorelasi dengan kandungan total fenolik dan flavonoid.

Daging buah segarnya memiliki efek antioksidan yang diyakini telah berkontribusi sekitar 70% dari total aktivitas antioksidan.

8. Baik untuk Ibu Hamil dan Perkembangan Janin

manfaat buah nangka-2

Foto: Orami Photo Stock

Beragam manfaat buah nangka juga dapat dirasakan oleh ibu yang sedang mengandung serta janinnya lho, Moms. Salah satunya karena kandungan vitamin dan mineral tinggi, terutama vitamin A dan vitamin C.

Dalam satu porsi buah nangka mengandung 10 persen kebutuhan AKG dan vitamin C sebanyak 18 persen AKG.

Vitamin tersebut mampu menunjang tumbuh kembang janin di dalam rahim. Vitamin A dapat menurunkan risiko adanya cacat lahir pada bayi dan juga berguna untuk perkembangan jantung, paru-paru, ginjal serta sistem peredaran darah pada janin.

Sedangkan vitamin C menunjang pembentukan kolagen dalam tulang serta pembentukan otot pada janin. Bagi ibu, vitamin C juga meningkatkan daya tahan tubuh agar tak rentan terserang penyakit.

Selain itu, tingginya kandungan zat besi dalam buah nangka dapat menurunkan risiko terserang anemia yang rentan dialami ibu hamil.

Manfaat buah nangka mengandung asam folat dan zat besi yang dapat menstabilkan jumlah hemoglobin dalam darah sehingga anemia dapat dicegah.

9. Menjaga Kesehatan Mata

manfaat buah nangka-3

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah disebutkan, manfaat buah nangka salah satunya mengandung beta karoten, lutein dan zeaxanthin. Beta karoten akan diubah oleh tubuh menjadi Vitamin A sebelum diserap tubuh dan vitamin A memiliki peranan penting bagi penglihatan mata.

Sedangkan, zeaxanthin dan lutein merupakan satu-satunya karotenoid yang berada pada retina dalam jumlah tinggi. Kedua senyawa tersebut berfungsi menyaring sinar berbahaya dan melindungi fungsi sel di sekitar mata.

Hal ini dapat mengurangi risiko adanya masalah dan penyakit mata seperti katarak, glaukoma, dan degenerasi makula.

Baca Juga: Ini Dia 13 Manfaat Buah Pir untuk Ibu Hamil yang Luar Biasa

10. Mempercepat Penyembuhan Luka

cntraveller.in.jpg

Foto: cntraveller.in

Manfaat buah nangka selanjutnya adalah dapat mempercepat penyembuhan luka. Nangka adalah sumber vitamin C yang merupakan antioksidan kuat untuk sistem kekebalan tubuh.

Tubuh membutuhkan vitamin C untuk memproduksi kolagen yang tak hanya penting untuk menjaga kesehatan kulit, namun juga tulang dan jaringan ikat seperti pembuluh darah serta tulang rawan. Selain itu, kolagen juga penting untuk penyembuhan luka.

Menurut sebuah studi yang berjudulArtocarpus, nangka mengandung zat anti-inflamasi, antibakteri, dan antijamur yang juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka.

Demikian 10 manfaat buah nangka bagi kesehatan dan kecantikan. Meskipun kaya akan nutrisi, namun konsumsi buah nangka harus tetap diperhatikan terutama bijinya.

Biji buah nangka mentah mengandung antinutrien kuat bernama tanin dan penghambat tripsin. Dua antinutrien ini dapat menghambat penyerapan nutrisi dan menimbulkan masalah pencernaan.

Tanin adalah sejenis polifenol yang biasa ditemukan di banyak bahan pangan nabati. Zat ini dapat mengikat mineral seperti seng dan besi, lalu membentuk massa yang tidak larut dan mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap mineral ini.

Inhibitor tripsin adalah sejenis protein yang ditemukan di berbagai makanan, termasuk kedelai, biji pepaya, dan biji nangka. Mirip dengan tanin, mereka mengganggu pencernaan protein.

Kabar baiknya, panas bisa menonaktifkan antinutrien ini. Oleh karena itu, memasak biji nangka dengan cara dipanggang atau direbus akan mengurangi efek antinutrinya.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait