28 Maret 2020

Mencegah Tifus saat Hamil, Begini Caranya

Ada beberapa cara untuk mencegah demam tifoid atau tifus pada ibu hamil

Demam tifoid yang sering disebut tifus atau tipes adalah penyakit yang mudah menular dan mampu menyerang saluran pencernaan manusia.

Nah, tifus rentan dialami oleh mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah. Oleh sebab itu, tifus sering dialami oleh anak-anak.

Selain anak-anak, ternyata Moms yang sedang hamil bisa juga mengalami kondisi ini.

Penyebab utamanya adalah infeksi bakteri Salmonella typhi yang bisa menyebar melalui air atau makanan yang sudah terkontaminasi. Lantas, adakah cara untuk mencegah tifus saat hamil?

Penyebab Tifus saat Hamil

Cegah Tifus saat Hamil, Begini Caranya-1.jpg
Foto: Cegah Tifus saat Hamil, Begini Caranya-1.jpg

Foto: babycentre.co.uk

Studi yang dikembangkan dalam The Royal Society of Medicine Journals tentang penyakit tifus saat hamil, penularan terbesar tifus saat hamil adalah sanitasi yang buruk.

Selain itu, tifus biasanya menyebar melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi bakteri Salmonella typhi.

Bisa juga menyebar lewat alat suntik yang terkontaminasi dan infeksi transplasenta.

Penularan infeksi bakteri bisa terjadi tangan ke mulut setelah menggunakan toilet yang sudah terkontaminasi dan mengabaikan kebersihan tangan.

Kualitas air yang buruk juga bisa membuat ibu hamil mudah terinfeksi bakteri penyebab tifus.

Baca Juga: Tifus saat Hamil: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Pengaruhnya pada Janin

Hati-hati, apabila suami juga memiliki gejala tifus dan melakukan hubungan intim dengan Moms, maka risiko penularan tifus juga semakin besar.

Gejala tifus saat hamil yang bisa Moms perhatikan, yaitu demam tinggi dan cenderung memburuk di malam hari.

Selain itu, gejala lainnya seperti sakit kepala, kehilangan selera makan, sakit perut, mual, sembelit, tubuh terasa lemah juga dapat terjadi.

Bahaya Tifus saat Hamil untuk Bayi

Cegah Tifus saat Hamil, Begini Caranya-2.jpg
Foto: Cegah Tifus saat Hamil, Begini Caranya-2.jpg

Foto: health.clevelandclinic.org

Tentunya, tifus saat hamil bisa membuat ibu menjadi khawatir. Sistem imun ibu hamil melemah selama dan mudah terserang penyakit.

Ibu hamil yang alami tifus bisa memengaruhi kesehatan janin di dalam kandungan. Risiko keguguran akan semakin tinggi ketika penyakit ini tidak segera diatasi.

“Jika seorang wanita alami tifus saat hamil, maka komplikasi yang bisa terjadi adalah bayi dilahirkan prematur atau kurang berat badan. Selain itu, ibu hamil mudah merasa lemah ketika alami tifus. Hal ini bisa sebabkan tubuh kekurangan cairan dan tidak cukup nutrisi untuk janin,” ungkap Dr. Rima Sonpal, dokter kandungan dari Mumbai, India.

Meskipun begitu, belum ada studi yang membuktikan bahwa ibu hamil yang alami tifus dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi.

Kecuali, Moms memilih vaksin aktif untuk tifus, maka ini bisa membahayakan kondisi bayi.

Lebih baik pilih vaksin yang tidak aktif karena terbukti lebih aman dan tidak membahayakan bayi. Moms bisa konsultasikan ke dokter kandungan mengenai hal tersebut.

Baca Juga: Ketahui 4 Penyebab Tifus yang Harus Diwaspadai

Cara Mencegah Tifus saat Hamil

Cegah Tifus saat Hamil, Begini Caranya-3.jpg
Foto: Cegah Tifus saat Hamil, Begini Caranya-3.jpg

Foto: medscape.com

Dilansir dari Mayo Clinic, pemberian vaksin memang paling tepat untuk mencegah terinfeksi bakteri penyebab tifus.

Namun, efektivitas vaksin dapat berkurang dari waktu ke waktu sehingga harus diberikan secara berulang.

Jadi, ketika Moms sedang menjalani program hamil, sebaiknya segera lakukan vaksinasi untuk cegah tifus.

Selain itu, ada beberapa cara lainnya untuk mencegah tifus saat hamil, yaitu:

  • Sering-seringlah mencuci tangan, terutama sebelum makan atau menyiapkan makanan dan setelah menggunakan toilet. Jika Moms bepergian, tidak ada salahnya untuk selalu membawa hand sanitizer.
  • Hindari minum air putih yang tidak diolah. Nyatanya, air minum yang terkontaminasi menjadi penyebab umum terjadinya tifus.
  • Hindari buah-buahan dan sayuran yang mentah. Produk mentah mungkin sudah dicuci dalam air, namun kita tidak pernah tahu apakah air yang digunakan benar-benar bersih atau tidak. Jadi, konsumsi sayuran yang sudah masak dan buah yang sudah dikupas.
  • Pilih makanan yang baru matang dan masih terasa hangat. Hindari mengonsumsi makanan yang sudah disimpan atau disajikan terlalu lama. Makanan yang dikukus juga bisa menjadi pilihan terbaik.

Baca Juga: Tips Melindungi Diri dari COVID-19 untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Itulah yang bisa dilakukan untuk mencegah tifus saat hamil. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan diri untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan saat hamil, ya, Moms!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.