Kesehatan

5 Agustus 2021

Penyebab Gatal Setelah Mencukur Bulu Kemaluan dan Cara Mengatasinya

Menggaruknya bisa menimbulkan lecet dan iritasi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Intan Aprilia

Mencukur bulu kemaluan bagi sebagian orang sudah menjadi kebiasaan karena rasa risih bisa muncul saat rambut di kemaluan mulai tumbuh lebat.

Namun tidak sedikit juga yang tak menyukai mencukur bulu kemaluan dengan alasan setelah mencukur akan terasa gatal dan tidak nyaman.

Agar bisa mencegah rasa gatal dan ketidaknyamanan usai mencukur bulu kemaluan, simak tips di bawah ini!

Baca Juga: Benjolan di Selangkangan, Penyebab dan Cara Mengatasi

Tips Mencukur Bulu Kemaluan

Berikut tips mencukur bulu kemaluan yang tepat menurut Gary Goldenberg, M.D., asisten profesor klinis dermatologi di Icahn School of Medicine di Mount Sinai Hospital.

1. Pangkas Dahulu Jika Perlu

tips mencukur bulu kemaluan - 1

Foto: Orami Photo Stock

Apabila rambut kemaluan Moms agak panjang, pertimbangkan untuk memangkasnya dengan gunting sebelum mulai mencukur bulu kemaluan.

Cara ini akan memudahkan pisau cukur untuk mencukur bulu kemaluan.

2. Gunakan Pisau Cukur Khusus Bulu Kemaluan

Beberapa orang memiliki pisau cukur terpisah untuk bagian tubuh yang berbeda, tetapi jika tidak, sebaiknya Moms memerhatikan urutan pencukuran.

Mencukur bulu kemaluan sebaiknya dilakukan pada urutan pertama, kemudian Moms bisa menggunakan pisau cukur yang sama untuk memangkas bulu di bagian tubuh lainnya.

3. Gunakan Pisau Cukur yang Tajam

tips mencukur bulu kemaluan - 3

Foto: Orami Photo Stock

Ketika mencukur bulu kemaluan, sebaiknya gunakan pisau cukur yang tajam sehingga Moms dapat mencukur dengan rapi tanpa terlalu menekan kulit.

Moms juga mungkin perlu mengganti pisau cukur lebih sering jika alat yang digunakan sudah tumpul.

Menggunakan pisau cukur yang tidak terlalu tajam akan meregangkan rambut dan kulit yang dapat meningkatkan kemungkinan infeksi dan iritasi.

Baca Juga: Bisa Coba di Rumah, 13 Cara Memutihkan Selangkangan Hitam Secara Alami

4. Cuci Bagian Kemaluan Terlebih Dahulu

Sebelum mencukur bulu kemaluan, mulailah dengan memastikan bahwa kulit Moms bersih dan siap untuk bercukur.

Jadi, cuci area kemaluan dengan sedikit sabun khusus yang lembut dan air hangat.

Menggunakan air hangat atau panas akan memungkinkan pencukuran yang lebih dekat dan halus. Hindari bercukur saat kulit kering karena itu dapat meningkatkan kemungkinan.

5. Oleskan Krim Cukur

Gunakan juga krim cukur untuk melindungi kulit kemaluan Moms agar tidak terlalu teriritasi oleh pisau cukur.

6. Cukur dengan Hati-hati

tips mencukur bulu kemaluan.jpg

Foto: rsvplive.ie

Meskipun Moms tergoda untuk mencukur bagian kulit yang sama sampai sangat halus, sebaiknya tahan keinginan ini.

Menurut Mayo Clinic, mencukur terlalu sering di tempat yang sama dan mencukur berlawanan arah dengan pertumbuhan rambut akan menyebabkan luka dan masalah lain, seperti rambut yang tumbuh ke dalam.

Baca Juga: 15+ Penyebab Vagina Gatal, Bikin Enggak Nyaman!

7. Bilas Pisau Cukur

Setiap Moms selesai mencukur bulu kemaluan, sebaiknya selalu bilas pisau cukur agar tak tersumbat oleh rambut dan krim cukur karena bisa menyebabkan pisau menjadi lebih tumpul.

8. Bilas dan Keringkan

tips mencukur bulu kemaluan untuk wanita.jpg

Foto: Shutterstock

Usai bercukur, Moms disarankan untuk membilas kemaluan dengan air dingin dan mengeringkan diri mengenakan handuk bersih untuk menghilangkan kelebihan rambut dan krim cukur.

Baca Juga: Mengenal Ratus Vagina, Perawatan Tradisional untuk Organ Intim Wanita

9. Gunakan Pelembap

Tak hanya itu, Moms disarankan untuk menggunakan pelembap usai mencukur bulu kemaluan.

Moms bisa membeli produk pelembap khusus bulu kemaluan, seperti losion atau krim dengan tekstur ringan sehingga mudah menyerap.

Sebaiknya, jangan gunakan produk berbasis minyak karena bisa menyumbat poiri-pori yang pada akhirnya menimbulkan jerawat.

10. Gunakan Produk Pencegah Rambut Tumbuh ke Dalam

tips mencukur bulu kemaluan - 10

Foto: Orami Photo Stock

Pilih produk yang dimaksudkan untuk mencegah rambut tumbuh ke dalam.

Rambut tumbuh ke dalam terjadi ketika rambut tumbuh kembali ke dalam kulit bukannya keluar dan menjauh dari tubuh dan menyebabkan peradangan serta benjolan.

Kondisi ini lebih mungkin terjadi pada rambut yang lebih kasar, itulah sebabnya rambut yang tumbuh ke dalam bisa sangat umum setelah mencukur rambut kemaluan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, maka dapat membantu Moms dalam mempersiapkan kulit untuk bercukur dan mengurangi rambut yang tumbuh ke dalam.

Pengelupasan secara teratur dengan produk eksfoliasi kimia lembut atau serum yang mengandung bahan-bahan seperti asam salisilat juga bisa menjadi pilihan untuk pencegahan.

Penyebab Gatal Setelah Mencukur Bulu Kemaluan

gatal (2)

Foto: Orami Photo Stock

1. Iritasi

Rasa gatal di bagian organ intim setelah dicukur bisa terjadi karena iritasi kulit yang disebabkan kesalahan cara mencukur Moms.

Cobalah mencukur dari arah atas ke bawah, dan dengan gerakan yang perlahan.

2. Tumbuhnya Rambut Baru

Rasa gatal setelah beberapa hari mencukur bulu kemaluan biasanya terjadi karena rambut-rambut baru mulai bermunculan dengan ukuran yang pendek dan tajam, sehingga terasa seperti tertusuk-tusuk di area kemaluan.

Ini yang menyebabkan gatal dan sangat tidak nyaman apabila rasa gatal tersebut timbul, terutama jika menggunakan pakaian dalam dengan bahan yang kurang baik.

3. Pisau Cukur yang Kotor

Beberapa tipe kulit kelamin seseorang cenderung sangat sensitif sehingga jika ada benda asing yang menempel dan kurang terjamin kebersihannya, maka akan menimbulkan reaksi negatif seperti rasa gatal.

Terlebih jika Moms menggunakan pisau cukur yang kotor atau sudah lama tak diganti.

Baca Juga: 15+ Penyebab Vagina Gatal, Bikin Enggak Nyaman!

Cara Mengatasi Gatal Usai Mencukur Bulu Kemaluan

gatal (1)

Foto: Orami Photo Stock

1. Kompres

Rasa gatal yang terus menerus akan memberikan sensasi panas dan perih pada kemaluan.

Untuk itu, jika memungkinkan Moms bisa gunakan air dingin untuk mengompres bagian organ intim.

Caranya basahi handuk kecil dengan air yang direndam es batu, lalu kompreskan. Ini akan memberikan efek sejuk dan nyaman pada lapisan kulit kemaluan.

2. Tidak Menggaruk

Menggaruk area organ intim yang gatal akibat mencukur bulu sangat tidak disarankan.

Karena akan menimbulkan rasa ingin terus menggaruk dan menimbulkan lecet serta iritasi. Jadi sebisa mungkin tahan untuk tidak menggaruknya ya!

Baca Juga: Kenali 5 Penyebab Vagina Gatal dan Iritasi

3. Jangan Pakai Pembersih Kewanitaan

Kalau Moms sehari-hari selalu memakai produk pembersih organ intim kewanitaan, saat gatal pada kemaluan menyerang sebaiknya untuk tidak menggunakannya dulu.

Bahan kimia yang terkandung di dalam pembersih kewanitaan seperti busa, pengharum, bisa menambah risiko iritasi.

4. Gel Lidah Buaya

Gel yang satu ini memang sedang booming dan memiliki berbagai macam kegunaan. Karena sifat alami lidah buaya menyejukan dan memberi efek menenangkan.

Efek dingin dari lidah buaya akan meredakan rasa gatal. Tapi ingat Moms, setelah menggunakannya, bilas sampai bersih ya.

Baca Juga: 3 Alasan Utama Celana Dalam Berbahan Katun Baik untuk Kesehatan Vagina

Itulah beberapa tips mencukur bulu kemaluan, serta cara mengatasi rasa gatal usai bercukur. Semoga bermanfaat ya, Moms!

  • https://www.self.com/story/how-to-shave-your-pubic-hair
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ingrown-hair/symptoms-causes/syc-20373893
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait