08 Juni 2022

8 Minuman dan Makanan Pereda Mual, Moms Wajib Tahu!

Coba konsumsi makanan atau minuman ini

Ada banyak hal yang menyebabkan mual. Misalnya seperti belum makan dan perut kosong, perut terlalu kenyang, mencium aroma tertentu, kepala pusing, gejala awal dari kehamilan, sedang mengalami PMS dan masih banyak lagi. Jika Moms merasakan mual, ada beberapa makanan pereda mual yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi gejala yang tidak menyenangkan ini.

Pada jurnal Therapeutic Advances in Gastroenterology, lebih dari 50 persen orang dewasa melaporkan setidaknya satu kali mual, dan wanita lebih banyak mengalami mual daripada pria.

Lalu, adakah cara untuk mengatasi masalah mual ini? Berikut ada beberapa minuman dan makanan pereda mual yang dipercaya ampuh mengatasi mual.

Baca Juga: 13 Cara Mengatasi Mual saat Hamil, Bye Morning Sickness!

Makanan Pereda Mual

Moms mungkin perlu mengetahui bagaimana rasa mual bisa terjadi dalam tubuh.

Mengutip MeMDBlog, hal ini karena zona pemicu chemoreceptor (CTZ), yang merespons input kimia dari obat-obatan dan hormon, mengirimkan sinyal ke sistem pencernaan jika Moms minum obat yang menyebabkan mual atau makan makanan yang memicu penyakit.

Misalnya, ketika merasakan mabuk perjalanan, Moms mengalami reaksi di area postrema, yang terjadi karena tekanan dan perubahan keseimbangan yang dapat membuat tubuh merasa tidak seimbang.

Reaksi dalam CTZ cenderung menyebabkan muntah setelah mual, karena tubuh merasakan bahwa bahan kimia yang berpotensi berbahaya ada dalam sistem pencernaan.

Bila Moms merasakan gejala mual, ada beberapa makanan pereda mual yang bisa dicoba. Berikut ini yang bisa dikonsumsi.

1. Apel

apel.jpg
Foto: apel.jpg (foodandwine.com)

Foto: Orami Photo Stock

Apel tak hanya enak tetapi juga kaya manfaat, tapi bisa juga jadi makanan pereda mual.

Selain itu, nutrisi dan aroma yang terkandung pada apel sangat baik untuk menurunkan risiko mual. Tak perlu khawatir, apel adalah buah yang aman dikonsumsi dan tidak menyebabkan efek samping.

Mengutip Everyday Health, Moms bisa mengonsumsi apel jenis Gala sebagai pilihan yang baik dan sayuran mentah yang renyah. Cobalah saus apel atau jus apel jika kesulitan mencerna makanan padat.

Baca Juga: Mengenal Antasida, Solusi Sakit Maag atau Asam Lambung

2. Pisang

pisang.jpg
Foto: pisang.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Pisang adalah camilan bergizi dan padat energi yang mudah dimakan ketika Moms sakit, atau muntah karena rasa mual. Selain itu, pisang juga bisa digunakan sebagai makanan pereda mual.

"Saat perut mual dan konsumsi buah pisang, ini akan membantu meredakan mual yang ada," kata ahli perawatan paliatif Mona Gupta, MD.

Terlebih lagi, dalam jurnal National Library of Medicine, pisang membantu menggantikan kalium yang mungkin hilang jika Moms muntah atau mengalami diare.

Satu pisang ukuran sedang memiliki kandungan 105 kalori, 27 gram karbohidrat, memenuhi 12 persen dari kebutuhan potasium harian, dan 22 persen untuk vitamin B6.

3. Kacang

Kacang tanah.jpg
Foto: Kacang tanah.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kacang juga dapat menjadi makanan pereda mual. Rasa mual biasanya juga bisa disebabkan karena tubuh kekurangan asupan protein. Sehingga, kacang adalah sumber protein sehat yang baik dikonsumsi kapan dan di mana saja.

Makan kacang akan dengan cepat mengisi kembali energi yang terkuras dan membantu mencegah mual.

"Mual karena kelaparan, gula darah rendah, atau kehamilan dapat merespon dengan baik protein dan lemak dalam kacang," kata Erin Palinski-Wade, RD, CDE, penulis "Belly Fat for Dummies" mengutip Everyday Health.

Tetapi dia memperingatkan bahwa kacang-kacangan dan protein dapat memperburuk mual yang disebabkan oleh virus.

"Biasanya pola makan rendah lemak, rendah protein, kaya makanan bertepung adalah solusi terbaik saat Anda berjuang melawan mual. Karena protein dan lemak mencerna dengan lambat, sehingga dapat meningkatkan mual dalam jumlah besar," jelasnya.

Baca Juga: 4 Buah untuk Diare yang Enak dan Ampuh!

4. Jahe

2-jahe.jpg
Foto: 2-jahe.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Makanan pereda mual selanjutnya adalah jahe. Dalam jurnal National Library of Medicine, jahe mengandung senyawa bioaktif, seperti gingerol, paradol dan shogaol.

Kandungan senyawa ini diperkirakan bisa berinteraksi dengan sistem saraf pusat dan perut untuk mengurangi gejala mual pada tubuh.

"Aroma harum pada jahe bisa menurunkan rasa mual. Nutrisinya juga baik untuk mengembalikan sistem pencernaan ke keadaan yang lebih sehat dan nyaman," ungkap Dr. Gupta.

Moms bisa mengonsumsi jahe dengan teh, makan biskuit jahe, atau dijadikan minuman wedang jahe. Cara lain untuk mengonsumsi jahe juga tersedia dalam bentuk kapsul.

5. Air Putih

05 Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg
Foto: 05 Mitos dan Fakta Ibu Hamil Bisa Keracunan Air Putih.jpg (iheartradio.com)

Foto: Orami Photo Stock

Selain makanan pereda mual, Moms bisa minum air putih saat perut merasa mual. Air putih akan menetralisir sistem pencernaan. Selain itu, juga akan memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang terbuang akibat mual atau muntah.

Air selalu menjadi sumber untuk menghidrasi tubuh yang baik, tetapi jika Moms muntah atau mengalami diare, mungkin juga perlu mengganti elektrolit yang hilang.

Beberapa minuman terbaik untuk melawan dehidrasi dan mual termasuk:

  • Air
  • Solusi rehidrasi oral
  • Minuman olahraga
  • Air soda
  • Es teh
  • Air kelapa

Minuman yang sangat manis, berkafein atau berbahan dasar susu dapat memperburuk rasa mual, jadi sebaiknya dihindari ya, Moms.

Baca Juga: Moms Perlu Tahu, 8 Jenis Sakit Kepala Berdasarkan Penyebab dan Gejalanya

6. Lemon

obat gatal alami untuk selangkangan - lemon.jpg
Foto: obat gatal alami untuk selangkangan - lemon.jpg (Pixabay)

Foto: Orami Photo Stock

Tidak hanya ada makanan pereda mual, tetapi Moms bisa mengonsumsi minuman seperti lemon untuk mengatasi kondisi tidak menyenangkan ini.

Moms bisa menyajikan lemon dengan teh, atau juga cukup menyeduh air hangat dan sari lemon saja.

Minum secangkir teh yang dimasukkan irisan lemon ke dalam air panas dapat meredakan mual. Bahkan jika ramuan itu sendiri mungkin tidak menunjukkan efek, air lemon dapat menghidrasi tubuh saat sakit.

"Nutrisi yang terkandung di dalam lemon akan bantu mengatasi mual dan menaikkan mood serta kenyamanan tubuh," ungkap Dr. Gupta.

7. Biskuit

makanan pereda mual.jpg
Foto: makanan pereda mual.jpg (kingarthurflour.com)

Foto: kingarthurflour.com

Biskuit renyah juga bisa menjadi makanan pereda mual. Moms bisa mengonsumsi pretzel, roti bakar, dan sereal jika mengalami mual.

Bahkan, ada sebuah studi menemukan bahwa hampir 90 persen dokter kandungan merekomendasikan biskuit cracker kepada wanita dengan kondisi morning sickness.

Namun, masih belum ada alasan yang jelas atau bukti penelitian mengapa orang-orang sanggup mentolerasi rasa mual ketika makan makanan renyah seperti biskuit.

Baca Juga: 4 Manfaat Berkumur Air Garam, Salah Satunya Redakan Sakit Tenggorokan

8. Kuah Kaldu

makanan pereda mual-sup
Foto: makanan pereda mual-sup (Foodnetwork.com)

Foto: Orami Photo Stock

Terakhir, ada kuah kaldu yang bisa menjadi makanan pereda rasa mual. Moms bisa membuat kuah kaldu ayam atau sup ayam sebagai obat rumahan umum untuk ragam kondisi kesehatan seperti sakit kepala, masuk angin, hingga demam.

Konsumsi cairan akan ditoleransi dengan lebih baik oleh tubuh ketika Moms mual. Itu sebabnya kaldu dan sup mungkin menjadi pilihan makanan tepat sebelum konsumsi makanan berat lagi.

Satu cangkir (240 mL) kaldu ayam mengandung 16 persen takaran harian yang direkomendasikan untuk garam, 8 persen dari takaran harian untuk kalium dan 8 persen dari takaran harian untuk niacin, mengutip Nutrition Data.

Jika Moms merasa sanggup, masukkan potongan ayam atau sayuran dalam kaldu untuk asupan kalori, protein, vitamin, dan mineral tambahan untuk memulihkan energi.

Nah, Moms, itulah aneka makanan dan minuman yang bisa menjadi pereda mual. Kalau Moms, paling suka yang mana?

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4699282/
  • https://blog.memd.me/happens-body-feel-nauseous/
  • https://www.everydayhealth.com/digestive-health/diet/foods-that-help-relieve-nausea/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22169581/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25848702/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.