14 Desember 2022

Yuk, Cari Tahu Nama Bulan Islam dan Artinya Masing-Masing!

Dihitung mulai dari hijrah Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah
Yuk, Cari Tahu Nama Bulan Islam dan Artinya Masing-Masing!

Kalender dalam Islam disebut kalender hijriah. Nama-nama bulan Islam ini berbeda dengan bulan sipil yang menggunakan kalender Gregorian. 

Penanggalan dalam Islam disebut tahun hijriah.

Sama dengan penanggalan umum, ada 12 nama bulan Islam.

Jumlah hari dalam satu bulan bervariasi antara 29 sampai 30 hari.

Baca Juga: 10 Aplikasi Islam, Bantu Menjalankan Ibadah Sehari-hari

Penentuan Kalender Tahun Hijriah

Dikutip dari Lapan, penentuan kalender tahun Hijriah berdasarkan hitungan bulan.

Satu bulan dihitung dari kemunculan bulan sabit pertama ke bulan sabit pertama berikutnya. 

Nah, bulan sabit yang pertama kali terlihat, itulah yang disebut bulan baru atau bertepatan dengan tanggal 1.

Itu mengapa penetapan 1 Ramadan sering kali berbeda. 

Jika bulan sudah berbentuk setengah lingkaran, artinya sudah memasuki malam ke tujuh.

Ketika bulan utuh atau bulan purnama, itu artinya bulan sudah memasuki tanggal 14.

Kalender qamariyah tetap menunjukan 12 bulan dengan rentang waktu 29-30 hari.

Berbeda dengan kalender syamsiah atau Masehi yang jumlah harinya berkisar antara 28-31 hari. 

Dalam Islam, setiap bulan punya cerita masing-masing.

Ada peristiwa penting yang terjadi di bulan tersebut.

Yuk, pelajari nama bulan Islam dan juga artinya!

Baca Juga: Amalan dan Keutamaan Bulan Rabiul Awal, Bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Sejarah dan Asal-Usul Nama Bulan Islam

Asal-Usul Nama Bulan Islam
Foto: Asal-Usul Nama Bulan Islam (uwaterloo.ca)

Kalender Hijriah berasal dari bahasa Arab “hijrah” yang artinya berpindah tempat, keadaan, atau sifat.

Pemberian nama bulan Islam tersebut memang berdasarkan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW

Pada tahun 622 M atau sekitar 1400 tahun lalu, Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya hijrah ke Madinah dan membangun peradaban baru di sana. 

Penanggalan Hijriah ditetapkan pada masa kekhalifahan Umar bin Khatab, selang 17 tahun setelah Rasulullah SAW hijrah. 

Momen hijrah Nabi Muhammad disepakati setelah ada beberapa alternatif yang menjadi acuan tahun Islam.

Alasannya pada waktu itu, Nabi Muhammad mulai membangun masyarakat Islami. 

Ada 12 nama bulan Islam dalam tahun Hijriah, yaitu Muharam, Safar, Rabi’ul Awal.

Rabi’ul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir Rajab, Sya’ban, Ramadhan, Syawal, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah.

Cara menentukan tanggal 1 dalam tahun Islam berbeda dengan penanggalan umum.

Dalam Islam tanggal 1 bulan baru ditentukan dengan melihat hilal

Kalender Islam dipakai untuk menandai tanggal penting atau peristiwa penting bagi umat Islam.

Misalnya saja awal bulan Ramadhan, Syawal, Idul Adha, dan waktu awal ibadah haji.

Baca Juga: Amalan dan Keutamaan Bulan Safar, Yuk Lakukan untuk Menambah Pahala!

Nama Bulan Islam dalam Kalender Hijriyah

Nama Bulan Islam dalam Kalender Hijriyah
Foto: Nama Bulan Islam dalam Kalender Hijriyah (www.muslimaid.org)

Penting bagi umat Islam untuk mengetahui nama bulan Islam dan artinya.

Apalagi banyak peristiwa penting terjadi dalam bulan-bulan tersebut. 

Ibadah khusus, seperti puasa Ramadhan, tahun baru Islam, Maulid Nabi Muhammad, Nuzulul Quran, Isra Mi’raj, kurban, dan lain-lain, ditetapkan berdasarkan kalender Islam. 

Mulai dari Muharram sampai Dzulhijjah, Moms harus tahu nama bulan Islam, termasuk bahasa Arab dan artinya. 

1. Muharram (مُحَرَّم)

Bulan pertama dalam tahun Hijriah adalah Muharram.

Dalam bahasa Arab artinya ‘terlarang’.

Pada bulan tersebut, ada larangan umat Islam untuk berperang.

Pada bulan tersebut, umat Islam baru saja kembali dari ibadah haji.

Untuk menjaga kesucian tersebut, maka dianjurkan untuk tidak berperang sampai tiga bulan ke depan.

2. Shafar (صَفَر)

Pada bulan ini orang-orang Arab punya kebiasaan meninggalkan rumah.

Biasanya mereka pergi untuk berperang. 

Namun, bisa juga mereka pergi untuk menghindari panas ekstrem pada musim panas.

3. Rabiul Awal (رَبِيْعُ الأَوَّل)

Rabi’ul awal artinya musim semi pertama.

Bulan ini bisa dibilang sangat menggembirakan bagi umat kala itu, karena di bulan inilah ternak mulai merumput.

Banyak ternak digembalakan pada bulan Rabi’ul Awal. 

Tahukah, peristiwa besar lain pada bulan ini adalah kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Pada bulan yang sama tahun 632 M, Rasulullah juga wafat. 

4. Rabiul Akhir (رَبِيعُ الأٰخِر)

Nama bulan Islam selanjutnya, yaitu Rabiul akhir. Secara harfiah, ini artinya musim semi. 

Pada saat inilah, hari-hari terakhir musim panen dan masyarakat mulai memasuki musim semi.

5. Jumadil Awal (جُمَادِى الأَوَّل)

Arti dari Jumadil Awal atau Jumadil Ula adalah tanah mulai mengering.

Pada zaman pra-Islam ketika itu cuaca mulai membeku sehingga tanah mengering. 

6. Jumadil Akhir (جُمَادِى الأٰخِر)

Nama bulan Islam yang satu ini, Jumadil Akhir, disebut juga sebagai musim semi kedua atau musim dingin. 

Ada juga yang menyebut bulan duka, karena pada bulan ini Fatimah Azzahra, putri Nabi Muhammad dan Siti Khadijah istri Nabi meninggal dunia. 

Baca Juga: 5 Amalan dan Keutamaan Bulan Rajab, Isra Miraj Salah Satunya!

7. Rajab (رَجَب)

Rajab artinya kehormatan atau”‘rasa hormat”.

Selain bulan Muharram, di bulan Rajab inilah umat Islam haram berperang atau terlibat konflik.

8. Sya’ban (شَعْبَان)

Sya’ban artinya terletak antara dua hal. Bisa diterjemahkan bulan ini ada di antara bulan Rajab dan Ramadhan. 

Pada bulan Sya’ban suku-suku di Arab Saudi berpencar untuk mencari air.

Untuk saat ini, bulan Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri sebelum Ramadan. 

9. Ramadan (رَمَضَان)

Bulan kesembilan dalam kalender Islam ini bisa dibilang paling menonjol.

Ramadan adalah waktu umat Islam berpuasa dari terbit fajar sampai tenggelamnya matahari. 

Moms, Ramadan artinya ‘panas membara’.

Menurut sejarah, bulan Ramadan jatuh pada musim panas.

Nah, pada bulan Ramadan ini, umat Islam diperintahkan untuk berpuasa.

Bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan membersihkan pikiran, tubuh, serta jiwa.

10. Syawal (شَوَّال)

Secara bahasa, Syawal artinya ditinggikan atau dibangkitkan.

Pada bulan ini, unta betina hamil dan melahirkan. 

Moms pasti tahu peristiwa penting dalam bulan ini adalah Idulfitri atau hari kemenangan setelah satu bulan penuh berpuasa.

11. Dzulqa’dah  (ذُوْالقَاعِدَة)

Bulan berikutnya adalah Dzulqa’dah. Disebut juga bulan “gencatan senjata”.

Bulan ketiga yang dilarang oleh Allah SWT untuk adanya kekerasan atau peperangan. 

Tujuannya agar umat Islam dapat dengan tenang beribadah haji pada bulan Dzulhijjah nanti.

12. Dzulhijah (ذُوْالحِجَّة)

Artinya ziarah.

Ini adalah waktu bagi umat Islam untuk menunaikan ibadah haji.

Peristiwa penting pada bulan ini adalah Iduladha atau waktu pengorbanan. 

Saat itu, adda kisah Nabi Ibrahim yang diperintah Allah SWT untuk menyembelih putranya Ismail.

Sejak saat itu, ibadah kurban dilakoni oleh umat Islam.

Baca Juga: Niat Puasa Bulan Rajab dan Keutamannya bagi Umat Muslim

Demikian nama bulan Islam beserta bahasa arab dan artinya.

Semoga bermanfaat, ya!

  • https://www.lapan.go.id/post/7571/sejarah-kalender-tanggal-hijriah-plus-nama-bulan-siswa-wajib-tahu
  • https://www.britannica.com/topic/Muslim-calendar
  • https://www.aljazeera.com/news/2022/7/29/islamic-new-year-and-the-different-calendars-around-the-world
  • https://www.muslimaid.org/media-centre/blog/meaning-of-the-islamic-months/
  • https://dailytrust.com/the-12-islamic-months-their-meaning-and-significance/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.