10 Juni 2022

Mengulik Necrophobia, Ketakutan dengan Hal-Hal Berbau Kematian

Bisa berdampak pada kehidupan sosial

Kematian menjadi sesuatu yang mutlak dialami makhluk hidup. Namun, bagaimana dengan orang yang menderita necrophobia?

Penderita yang mengalami ketakutan berlebih pada kematian ini tentu akan menjadi sulit dan beban tersendiri.

Kenali serba-serbi necrofobia agar hidup dapat dijalani dengan lebih tentram tanpa rasa takut berlebih.

Baca Juga: 20+ Cara Menghilangkan Stres Pikiran, Olahraga hingga Berhubungan Seks

Apa Itu Necrophobia?

penyebab necrophobia.jpg
Foto: penyebab necrophobia.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Necrophobia adalah jenis fobia spesifik yang melibatkan ketakutan akan benda mati dan hal-hal yang berhubungan dengan kematian.

Seseorang dengan jenis fobia ini mungkin takut pada mayat serta hal-hal seperti peti mati, batu nisan, dan kuburan.

Kata necrophobia berasal dari bahasa Yunani, yakni nekros yang berarti mayat dan phobos yang artinya takut.

Ini bukanlah gangguan yang bisa diremehkan karena termasuk dalam fobia yang bisa mengancam kehidupan seseorang.

Menuru National Institute of Mental Health, diperkirakan 9,1% orang dewasa di Amerika Serikat memiliki beberapa jenis fobia spesifik dalam satu tahun terakhir.

Necrofobia sering mengaitkan antara ketakuan kematian dan secara umum.

Hal-hal umum yang dimaksud adalah seperti ketakutan akan menderita rasa sakit yang berujung kematian serta pengalaman tertentu.

Diketahui, penderita nekrofobia sering bertindak ekstrem untuk mengindari ketakutan yang dialami.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Bubur untuk Orang Sakit, Kaya akan Gizi dan Praktis!

Ciri-Ciri Necrophobia

kata-kata-perpisahan-kematian
Foto: kata-kata-perpisahan-kematian

Foto: Orami Photo Stocks

Berbeda dengan fobia atau ketakutan pada umumnya, orang dengan nekrofobia agak sedikit ekstrem.

Melansir Better Help, tanda dan ciri-ciri fisik yang terlihat dari nekrofobia meliputi:

  • Ketakutan yang luar biasa akan benda mati
  • Obsesi dengan kematian atau benda mati
  • Mual, muntah, atau mulut kering
  • Jantung berdebar atau detak jantung tidak teratur
  • Tekanan darah meningkat
  • Mengalami keringat berlebih atau gemetar
  • Takut keluar rumah

Orang yang mengalami kondisi ini akan terus-menerus mencari pertolongan medis dan meminum obat-obatan tertentu.

Karena tingkat kecemasan tinggi, necrophobia sering mengalami ciri-ciri atau gejala lain seperti kesulitan tidur dan agorafobia.

Agorafobia adalah takut akan mengunjungi tempat-tempat tertentu yang menurutnya menyeramkan.

Pikiran-pikiran ini bisa menjadi sangat traumatis ketika memikirkan kematian atau kematian anggota keluarga dekat.

Baca Juga: Waspadai Anoreksia, Ketakutan Berlebihan Menjadi Gemuk Setelah Makan

Penyebab Umum Necrophobia

cara-mengurus-akta-kematian.jpg
Foto: cara-mengurus-akta-kematian.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Masih belum jelas bagi para peneliti apa penyebab dan pemicu fobia spesifik seperti nekrofobia.

Namun, banyak peneliti percaya bahwa ini disebabkan karena pengalaman pahit dan trauma di masa lalu.

Very Well Mind menjelaskan, beberapa budaya ada yang menganut kepercayaan bahwa arwah orang mati suatu hari akan kembali.

Ahli psikologi menunjukkan bahwa kepercayaan semacam itu dapat memainkan peran penting dalam pengalaman nekrofobia seseorang.

Ada situasi lain yang dapat membentuk terjadinya necrophobia, ini seperti:

  • Melihat kecelakaan di televisi
  • Melihat mayat secara langsung atau melalui internet
  • Menghadiri pemakaman tertentu

Selain itu, pengalaman traumatis seperti menyaksikan anggota keluarga yang meninggal pun menjadi penyebab lain necrophobia.

Seseorang dengan riwayat keluarga nekrofobia mungkin juga memiliki kondisi tersebut karena dapat diturunkan melalui genetik.

Necrophobia juga dapat dipicu jika seseorang bersentuhan dengan mayat, terlepas dari apakah itu hewan atau tubuh manusia.

Hewan yang hidup di air dan serangga diketahui dapat menunjukkan perilaku yang terkait dengan nekrofobik.

Baca Juga: Separation Anxiety, Kecemasan Si Kecil Saat Berpisah dengan Orang Tua

Cara Mendiagnosis Necrophobia

Durasi Tidur Tingkatkan Risiko Kematian - Jam tidur ideal.jpg
Foto: Durasi Tidur Tingkatkan Risiko Kematian - Jam tidur ideal.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Untuk mengetahui seseorang terkena nekrofobia atau tidak, terdapat beberapa alat tes dan kuis yang bisa dicoba.

Berikut beberapa kuis dan tes necrophobia online yang bisa diikuti.

1. Kuis Necrophobia Formplus

Ini merupakan situs yang dapat membantu seseorang menderita nekrofobia atau tidak.

Kuis ini dirancang oleh para profesional untuk membantu seseorang keluar dari situasi yang mengancam hidupnya.

Formplus menghadirkan uji tes yang dapat mendeteksi gejala dan ciri-ciri yang dialami selama takut akan hal-hal berbau kematian.

Ini adalah tes yang baik untuk memulai terapi dan pengobatan nekrofobia secara umum.

2. Kuis Changes That Right Now

Mirip dengan sebelumnya, alat tes ini juga untuk mendeteksi ciri-ciri atau gejala necrophobia.

Changes Right That Now akan memberikan kesempatan individu untuk menjawab beberapa pertanyaan kuis yang dirancang dengan cermat tentang nekrofobia.

Perlu diketahui bahwa kuis ini bukan pengganti diagnosis medis.

Sangat penting bagi setiap orang untuk mengunjungi pakar dan dokter guna mendapat evaluasi dan diagnosis yang tepat.

Baca Juga: Kenali 9 Jenis Tes Depresi Beserta Manfaatnya

Dampak Necrophobia terhadap Kehidupan

4 Cara Mengatasi Ketakutan Balita, Simak di Sini! 03.jpeg
Foto: 4 Cara Mengatasi Ketakutan Balita, Simak di Sini! 03.jpeg

Foto: Orami Photo Stocks

Fobia spesifik seperti necrophobia dapat berdampak serius pada kemampuan seseorang untuk menjalani hidup.

Reaksi ketakutan dapat membuat individu sulit untuk beraktivitas layaknya orang biasa.

Potensi komplikasi dari nekrofobia ini termasuk hal berikut.

  • Isolasi

Kondisi ini sering mengarah pada penghindaran situasi apa pun yang dapat membuat individu merasa takut.

Hal ini dapat membuat mereka menjauhi orang lain dan menyendiri. Dalam beberapa kasus, orang mungkin mengisolasi diri dari orang lain.

  • Penyalahgunaan zat dan obat

Tidak jarang orang dengan fobia ini memiliki gangguan mental lain termasuk depresi atau kecemasan.

Terkadang, necrophobia membuat penderitanya menyalahgunakan zat dan obat-obatan tertentu untuk mencoba mengurangi perasaan takut mereka.

Baca Juga: Tidak Perlu Cemas, 5 Langkah Persiapan sebelum ke Psikolog

Cara Mengatasi Necrophobia

nasihat-kematian.jpg
Foto: nasihat-kematian.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Cobalah untuk mempelajari cara mengendalikan respons rasa takut yang bisa membantu keluar dari necrophobia.

Beberapa upaya seperti meditasi, relaksasi, serta mengatur laju pernapasan bisa meredakan gejala dari nekrofobia.

Meskipun mungkin tergoda untuk menghindari sumber ketakutan, cobalah untuk tidak menarik diri atau menjauhi orang lain.

Berusahalah untuk mengatasi ketakutan tersebut dengan berkonsultasi dan mengunjungi pakar atau dokter yang ahli di bidangnya.

Demikian serba-serbi dari necrophobia yang bisa dipelajari. Apakah Moms pernah berada di situasi ini?

  • https://www.nimh.nih.gov/health/statistics/specific-phobia.shtml
  • https://www.betterhelp.com/advice/phobias/7-steps-to-overcoming-your-fear-of-death-necrophobia-or-thanatophobia/
  • https://www.verywellmind.com/necrophobia-coping-with-the-fear-of-dead-things-4796573#citation-1
  • https://www.formpl.us/blog/necrophobia

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb