Kesehatan

27 Mei 2021

Tubuh Terserang Penyakit, Jangan Anggap Remeh 6 Penyebab Panas Dalam dan Cara Mengatasinya

Jangan dianggap sepele ya Moms
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Karla Farhana

Moms pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah panas dalam. Ternyata panas dalam tidak ada di dalam kamus medis.

Namun, masyarakat sudah terlanjur mengartikan panas dalam sebagai sebuah penyakit.

Padahal panas dalam merupakan kumpulan gejala dari gangguan kesehatan lain yang akan timbul, seperti sakit tenggorokan, infeksi bakteri, dan virus.

Umumnya, panas dalam dapat diatasi dengan pola hidup sehat serta memperhatikan makanan yang dikonsumsi dan rajin mengonsumsi air putih.

Moms, untuk mengatasi panas dalam hal yang paling penting diketahui, yaitu mengetahui terlebih dahulu penyebab panas dalam.

Kira-kira apa saja penyebab ya Moms? Yuk kita simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: 4 Minuman untuk Meredakan Tenggorokan Sakit, Konsumsi Saat Perih

Penyebab Panas Dalam

bibir pecah-pecah

Foto: Orami Photo Stock

Banyak dari kita yang tidak sadar panas dalam sebenarnya menjadi sinyal ketika tubuh mengalami gangguan kesehatan.

Umumnya, penyebab panas dalam setiap orang berbeda-beda. Penyebab utama terjadinya panas dalam karena pola makan tidak sehat.

Namun, ada beberapa penyakit yang umum dikaitkan sebagai penyebab panas dalam yaitu:

1. Sakit Tenggorokan

Gejala panas dalam yang paling umum adalah sakit tenggorokan.

Melansir Plus One, sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi atau faktor lingkungan, seperti udara kering dan banyak polusi.

Sakit tenggorokan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman saat menelan makanan. Umumnya sakit tenggorokan akan hilang dengan sendirinya.

2. Sariawan

Sariawan terjadi ketika infeksi jamur berkembang di dalam mulut. Ini juga dikenal sebagai kandidiasis oral.

Infeksi sariawan biasanya ringan dan jarang menyebabkan masalah serius. Tetapi, pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Kondisi ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain dan menyebabkan komplikasi yang berpotensi serius.

3. Asam Lambung Naik

Asam lambung terjadi ketika isi dari perut naik ke kerongkongan.

Penyakit ini dapat menyebabkan rasa terbakar yang tidak nyaman di dada, yang bisa menjalar ke leher.

Dalam beberapa kasus, asam lambung dapat menyebabkan kesulitan menelan. Terkadang dapat menyebabkan masalah pernapasan, seperti batuk kronis atau asma.

Panas dalam biasanya disertai dengan bibir pecah-pecah, lemas, tidak nyaman saat menelan makanan, dan bau mulut.

Baca Juga: Asam Lambung pada Anak Naik? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya!

4. Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

Imun tubuh bertugas melindungi dari berbagai penyakit, infeksi, dan mempercepat pemulihan setelah sakit. Jika sistem kekebalan tubuh menurun maka rentan terkena infeksi.

Seseorang dengan sistem kekebalan yang lemah kemungkinan besar terkena infeksi lebih sering.

Ada beberapa penyebab sistem imun menurun, yaitu stres, kurang tidur, kurang vitamin, dan pola hidup tidak sehat.

5. Gangguan Pencernaan

Penyakit ini menyebabkan ketidaknyamanan di perut bagian atas. Gangguan pencernaan, seperti usus dan lambung dapat menyebabkan peradangan.

Peradangan ini menimbulkan diare, nyeri perut, mual, muntah, dan perasaan tidak nyaman di dalam tubuh.

Gejala ini sama dengan keluhan saat mengalami panas dalam.

6. Iritasi di saluran napas dan mulut

Iritasi menimbulkan tidak nyaman, rasa sakit, hingga panas di tenggorokan.

Umumnya iritasi disebabkan makanan yang pedas dan berminyak, polusi udara, dan asap rokok.

Penyakit ini bisa memunculkan sariawan di mulut, lidah, dan tenggorokan. Kondisi ini termasuk penyebab panas dalam yang banyak dikeluhkan.

Hal ini juga bisa menimbulkan rasa sakit, tidak nyaman, dan panas di tenggorokan. Iritasi di tenggorokan sendiri bisa disebabkan oleh paparan polusi, asap rokok, dan konsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas, asam atau tinggi lemak dan kalori.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 10 Makanan untuk Redakan Radang Sendi atau Arthritis

Cara Mengatasi Panas Dalam

Moms, panas dalam tidak selalu harus diatasi menggunakan obat-obatan. Bisa jadi panas dalam disebabkan oleh pola hidup tidak sehat dan kekurangan vitamin.

Nah, untuk mengatasi penyebab tersebut ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan di rumah yaitu:

1. Minum Air Putih yang Cukup

air putih

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi panas dalam yang satu ini cukup mudah dan sederhana, yaitu minum air putih.

Air putih sangat bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan. Sebanyak 60 persen tubuh kita berisi cairan sehingga air putih berperan penting untuk tubuh.

Melansir British Journal of Nutrition, dehidrasi bisa memberikan berbagai macam penyakit, seperti merusak suasana hati, memori, dan kinerja otak sehingga tubuh mudah terserang penyakit.

Kebutuhan harian air putih antara laki-laki dan perempuan berbeda-beda.

Menurut European Food Safety Authority, laki-laki dianjurkan untuk minum 2 liter air per hari, sedangkan perempuan memerlukan sebanyak 1,6 liter per hari.

2. Istirahat yang Cukup

Kurang tidur memiliki efek pada sistem kekebalan tubuh, seperti stres.

Kurang tidur mengganggu produksi normal sel darah putih, komponen penting dari sistem kekebalan tubuh.

Moms setidaknya harus menargetkan setidaknya 7 jam tidur per hari.

3. Kurangi Makanan Asam dan Pedas

nanas

Foto: Orami Photo Stock

Sariawan menjadi penyebab panas dalam.

Buah yang asam, seperti jeruk, lemon, dan nanas secara tidak langsung menyebabkan sariawan muncul. Hal ini karena ketika buah asam menekan jaringan mulut yang terluka menyebabkan sariawan bertambah parah.

Moms juga harus menghindari mengonsumsi makanan yang pedas dan panas, karena menyebabkan mulut terluka dan timbul sariawan.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Kanker Lidah, Berawal Sariawan Tak Kunjung Sembuh

4. Berkumur dengan Air Garam

Obat kumur air garam adalah pengobatan rumahan yang sederhana, aman, dan terjangkau.

Cara ini efektif mengatasi panas dalam. Sebab, berkumur dengan air garam dapat menyembuhkan sakit tenggorokan, infeksi virus pernapasan seperti pilek, atau infeksi sinus.

Moms hanya perlu menyiapkan 2 bahan saja, yaitu air hangat dan garam.

5. Konsumsi Vitamin C

jambu biji

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu penyebab utama dari panas dalam adalah kekurangan Vitamin C. Nah untuk mengatasinya, Moms perlu mengonsumsi vitamin C.

Moms bisa mengonsumsi suplemen vitamin C. Sebelum mengonsumsi suplemen, ada baiknya dikonsumsi sesuai anjuran di kemasan atau anjuran dari dokter.

Selain itu, Moms juga bisa mengonsumsi makanan vitamin C, seperti jambu biji, brokoli, sayur kale, kiwi, pepaya, dan lain-lain.

6. Pola Hidup Sehat

Panas dalam bisa disebabkan dari makanan dan minuman yang tidak sehat. Jika Moms sering mengonsumsi makan pedas, bisa berisiko sakit tenggorokan dan panas dalam.

Menerapkan pola hidup sehat memang tidak mudah. Namun, pola hidup sehat dapat mencegah tubuh kita dari berbagai penyakit salah satunya panas dalam.

Melansir Studi BMJ, mengonsumsi makanan seperti biji-bijian telah terbukti mencegah risiko terkena penyakit.

Sekarang Moms sudah mengetahui lebih lengkap penyakit panas dalam. Jika sudah mengetahuinya, jangan dianggap sepele lagi ya Moms!

Ada baiknya, jika Moms mengalami panas dalam tetapi tak kunjung sembuh segera periksa ke dokter ya untuk penanganan lebih lanjut.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4219770/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3553795/
  • https://naturalmineralwaterseurope.org/?id=47#:~:text=The%20European%20Food%20Safety%20Authority,partake%20in%20normal%20physical%20activity
  • https://www.bmj.com/content/370/bmj.m2206
  • medicalnewstoday.com/articles/324930#takeaway
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait