16 April 2022

Kanker Lidah, Ketahui Penyebab, serta Cara Mencegah dan Mengatasinya

Bisa disebabkan karena merokok dan kebersihan mulut yang kurang terjaga, lho!

Kanker lidah merupakan jenis kanker mulut, yang biasanya berkembang di sel skuamosa di permukaan lidah.

Jenis kanker ini dapat menyebabkan tumor atau lesi. Tanda-tanda kanker lidah yang paling mencolok adalah luka pada lidah yang tidak sembuh dan lidah terasa sakit.

Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab dari kanker ini. Mengutip Mayo Clinic, beberapa jenis kanker dapat memengaruhi lidah.

Tetapi kanker lidah paling sering dimulai pada sel-sel skuamosa yang tipis dan rata yang melapisi permukaan lidah.

Kanker lidah dapat terjadi di 2 area lidah yang berbeda, yaitu di bagian depan lidah, sedangkan kanker di bagian belakang lidah dikenal sebagai kanker orofaringeal.

Yuk, baca lebih lanjut tentang pembahasan kanker lidah berikut ini, Moms!

Baca Juga: Cara Mengobati Sariawan di Lidah dengan 5 Bahan Alami

Mengenal Kondisi Kanker Lidah

Mengenal Kondisi Kanker Lidah
Foto: Mengenal Kondisi Kanker Lidah

Foto: Orami Photo Stock

Kanker lidah adalah satu dari jenis kanker yang paling umum dialami. Mengutip Cancer Research UK, kanker lidah adalah jenis kanker kepala dan leher.

Gejala kanker ini bisa berupa bercak, atau benjolan di lidah yang tidak kunjung menghilang.

Jenis kanker lidah yang paling umum adalah squamous cell carcinoma (SCC).

Sel skuamosa adalah sel datar seperti kulit yang menutupi lapisan mulut, hidung, laring, tiroid dan tenggorokan.

Ciri-ciri kanker lidah bisa berbeda dan mencerminkan perbedaan asal-usulnya.

Perbedaan ini juga menentukan pengobatan jenis kanker ini untuk seseorang. Sedangkan, kanker mulut relatif jarang, hanya mewakili sekitar 3% dari semua jenis kanker.

Selain itu juga bisa terjadi menyebar ke area tenggorokan. Di tenggorokan, di dasar lidah, kanker lidah dapat berkembang dengan gejala yang dirasakan.

Kanker di pangkal lidah biasanya didiagnosis pada stadium lanjut, ketika tumor sudah lebih besar dan kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di leher.

Baca Juga: 4 Obat Sariawan Bayi yang Ampuh dan Aman

Penyebab Kanker Lidah

penyebab kanker lidah-1
Foto: penyebab kanker lidah-1

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun tidak diketahui penyebab kanker lidah yang pasti, tetapi ada beberapa faktor risiko yang menjadi penyebab terbentuknya kanker ini.

Mengutip WebMD, penyebab kanker lidah bisa dikarenakan Human Papillomavirus (HPV), yang dapat menyebabkan kanker di pangkal lidah.

HPV adalah virus yang sama yang juga dapat menginfeksi area genital dan menyebabkan kanker serviks, kanker penis, dan kanker anal.

Hal-hal lain yang dapat meningkatkan peluang seseorang memiliki kanker ini termasuk seperti penggunaan tembakau, penggunaan alkohol, gigi yang bergerigi, dan tidak merawat kesehatan gigi dan gusi.

Menurut studi tahun 2015 di International Journal of Clinical and Experimental Pathology disimpulkan ada cukup bukti menunjukkan bahwa asap tembakau bersifat karsinogenik, yang berpotensi menyebabkan kanker.

Risiko kanker lidah 3 kali lebih tinggi pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok.

Selain itu, penyebab kanker satu ini juga bisa disebabkan dari kemungkinan seperti di bawah ini:

1. Merokok Berat

Seseorang yang merokok dalam beberapa tahun lamanya akan kemungkinan terkena kanker lidah di masa datang.

Memang, ini tak terjadi secara instan, namun perokok aktif dan berat akan lebih berisiko daripada perokok pasif.

2. Minum Alkohol

Selain merokok, peminum alkohol berat juga berisiko. Kebanyakan orang yang didiagnosis menderita kanker lidah memiliki kebiasaan banyak minum.

Menurut National Institutes of Health, nikotin dan alkohol bersama-sama menyebabkan sekitar 80% kanker mulut pada pria dan sekitar 65% kanker mulut pada wanita.

3. Terinfeksi Human Papillomavirus (HPV)

Penyakit menular seksual ini dapat menjadi penyebab kanker lidah, baik terinfeksi dari orang lain ataupun dari dalam diri.

4. Mengunyah Sirih

Daun sirih banyak digunakan sebagai penyegar mulut, khususnya di Asia Selatan dan Tenggara.

Cara kuno ini sering dipercaya untuk mencegah infeksi pada mulut. Namun, studi tahun 2017 yang dimuat di Journal of Cancer Prevention & Current Reseach menemukan bahwa sirih salah satu penyebab kanker mulut.

5. Riwayat Keluarga dan Kesehatan

Riwayat pribadi kanker tertentu, seperti kanker sel skuamosa lainnya bisa juga sebabkan kanker lidah.

6. Pola Makan yang Buruk

Ada beberapa bukti dari dipercaya bahwa konsumsi rendah buah dan sayuran meningkatkan risiko kanker lidah.

7. Kebersihan Mulut yang Buruk

Iritasi sekitar gusi dari gigi bergerigi atau gigi palsu yang tidak pas dapat meningkatkan risiko kanker ini.

Baca Juga: 5 Makanan Terbaik Pencegah Kanker Serviks

Sariawan Belum Tentu Gejala Kanker Lidah

sariawan di lidah
Foto: sariawan di lidah

Foto: ciroccodentalcenterpa.com

Tanda-tanda kanker lidah yang paling mencolok adalah luka pada lidah yang tidak sembuh dan lidah terasa sakit. Salah satunya adalah sariawan yang berkepanjangan.

Jika Moms mengalami sariawan berkepanjangan yang tak sembuh, yakni lebih dari 10 hari, ditambah dengan kesulitan menggunakan mulut atau tenggorokan secara normal dan bahkan terasa sakit, terdapat perubahan warna di dalam mulut, terdapat bintik, bercak, luka, atau benjolan lainnya, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan tepat.

Karena, bisa jadi ini termasuk gejala Moms memiliki kanker lidah.

Walau begitu, sariawan berkepanjangan tak melulu dikaitkan dengan penyebab kanker ini. Bisa juga merupakan infeksi jamur dan bakteri yang menyebabkan luka di lidah.

Menurut American Cancer Society, kanker rongga mulut adalah salah satu jenis penyakit di mana laki-laki mempunyai risiko 2 kali lebih daripada wanita.

Kanker rongga mulut bisa dikenali dengan adanya lesi berwarna putih dan merah yang tidak bisa dikerok dan memiliki tampilan berbeda dengan sariawan.

Sedangkan, sariawan memiliki lesi berbentuk oval dengan bagian tengahnya berwarna putih sedikit kekuningan atau abu-abu, tepiannya pun terlihat kemerahan.

Baca Juga: Lidah Bayi Putih, Apakah Berbahaya?

Diagnosis dan Stadium Kanker Lidah

diagnosis kanker lidah
Foto: diagnosis kanker lidah

Foto: Orami Photo Stock

Lokasi kanker ini dapat memengaruhi perawatan dan pengobatan yang dilakukan. Kanker lidah dapat terjadi di dalam mulut dan di tenggorokan.

Berikut beberapa lokasi penyebaran kanker pada orang dewasa ataupun anak-anak, antara lain:

1. Dalam Mulut

Lokasi kanker di dalam mulut lebih mudah dilihat dan dirasakan (kanker mulut).

Jenis kanker ini cenderung didiagnosis ketika kankernya kecil dan lebih mudah diangkat melalui operasi.

2. Tenggorokan

Lebih tepatnya di pangkal lidah, di mana kanker lidah dapat berkembang dengan beberapa tanda dan gejala.

Kanker di pangkal lidah biasanya didiagnosis pada stadium lanjut, ketika tumornya lebih besar dan kankernya telah menyebar ke kelenjar getah bening di leher.

Kanker di pangkal lidah dikaitkan dengan human papillomavirus (HPV), yang memiliki efek mendalam pada prognosis dan perawatan kanker.

Dalam mendiagnosis kanker, dokter akan memeriksa mulut pasien dan bertanya tentang gejala-gejala yang dirasakan.

Dokter juga dapat mengambil sampel jaringan dari mulut untuk dilakukan pengujian (biopsi).

Dokter mungkin merekomendasikan pemindaian sinar-X atau CT (computerized tomography) scan, di mana beberapa sinar-X diambil dari sudut berbeda dan disatukan untuk menunjukkan gambar yang lebih rinci.

Baca Juga: 4 Cara Alami Mengobati Mulut dan Lidah yang Terbakar

Stadium kanker dapat memberi tahu seberapa besar kanker lidah yang dimiliki dan apakah telah menyebar ke jaringan tubuh lainnya.

Ini membantu dokter untuk memutuskan perawatan apa yang dibutuhkan.

Tahap kanker tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, apakah kanker tersebut telah menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya, dan apakah telah menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Dokter menggunakan sistem stadium yang berbeda. Sistem stadium yang digunakan untuk pasiennya tergantung pada di mana kanker tersebut mulai terbentuk.

Tingkatan kanker mengacu pada seberapa agresifnya dan seberapa besar kemungkinannya menyebar. Kanker lidah bisa berupa:

  • Rendah (tumbuh lambat dan kemungkinan kecil menyebar)
  • Sedang
  • Tinggi (sangat agresif dan cenderung menyebar)

Baca Juga: Jangan Anggap Enteng, Pelan-pelan 8 Hal Ini Bisa Jadi Pemicu Kanker Payudara

Cara Mengatasi Kanker Lidah

Cara Mengatasi Kanker Lidah
Foto: Cara Mengatasi Kanker Lidah (https://www.hotzerunkle.com/)

Foto: Orami Photo Stock

Perawatan untuk kanker lidah tergantung pada seberapa besar tumor itu dan seberapa jauh kanker telah menyebar.

Mungkin hanya memerlukan satu perawatan atau kombinasi perawatan tergantung tingkat keparahannya.

Tingkat kelangsungan hidup relatif 5 tahun untuk kanker ini adalah 78% sebelum kanker menyebar, dibandingkan dengan 36% setelah kanker itu menyebar, menurut studi American Cancer Society.

Cara mengatasi kanker ini biasanya dapat dilakukan dengan operasi dan kemoterapi. Berikut ini penjelasannya.

1. Operasi

Operasi pengangkatan tumor mungkin satu-satunya pengobatan untuk mengatasi kanker lidah pada kategori rendah.

Jika tumornya besar, mungkin sudah menyebar ke kelenjar getah bening di leher.

Ketika ini terjadi, ahli bedah dapat merekomendasikan pengangkatan kelenjar getah bening yang terkena di leher.

Sebagian besar pada stadium awal kanker akan meninggalkan sedikit perubahan estetika setelah tumor itu diangkat.

Tumor yang lebih besar bisa menyebar dan membuat sulit menelan.

Pembedahan untuk tumor besar juga memengaruhi kemampuan bicara dan menelan seseorang.

Dengan teknik rekonstruksi terbaru, dokter akan memulihkan masalah kesulitan berbicara dan menelan ini pasca operasi.

Tumor di pangkal lidah biasanya lebih besar saat terdiagnosis karena pada stadium awal tumor sulit terlihat. Satu-satunya gejala awal adalah sakit telinga.

Apabila Moms memilih tindakan operasi, biasanya dokter akan mengambil sepotong kulit atau jaringan dari bagian tubuh lain untuk memperbaiki stuktur lidah pasca operasi (glosektomi).

Tujuan dari glosektomi dan operasi rekonstruksi adalah untuk mengangkat kanker sekaligus meminimalisir kerusakan pada rongga mulut.

Glossektomi dapat menyebabkan efek samping yang parah, termasuk perubahan cara makan, bernapas, berbicara, dan menelan.

Terapi bicara dapat membantu Moms belajar menyesuaikan diri dengan perubahan ini.

2. Kemoterapi

kemoterapi kanker lidah
Foto: kemoterapi kanker lidah

Foto: Orami Photo Stock

Kemoterapi dapat menjadi alternatif untuk mengatasi kanker lidah.

Ini biasanya dilakukan bersama dengan radioterapi sebagai alternatif pembedahan. Ketika dikombinasikan dengan radiasi, itu disebut sebagai kemoradiasi.

Selain menjadi alternatif, kemoterapi seringkali dilakukan setelah operasi untuk menurunkan resiko kembalinya kanker muncul.

Kemoterapi juga untuk memperlambat pertumbuhan tumor dan mengontrol gejala kanker.

3. Radioterapi

Terapi radiasi, termasuk terapi radiasi modulasi intensitas atau radioterapi dapat menghentikan sel kanker dari membelah dan memperlambat pertumbuhan tumor.

Radioterapi juga menghancurkan sel kanker dan dapat mengecilkan atau menghilangkan tumor.

Hal ini karena saat partikel pada radiasi mencapai tumor, mereka akan menghancurkan sel kanker dengan merusak DNA sel kanker.

Terapi radiasi modulasi intensitas memungkinkan penggunaan dosis radiasi yang lebih efektif dengan efek samping yang lebih sedikit daripada teknik radioterapi konvensional.

Biasanya, terapi radiasi melibatkan lima sampai enam minggu.

Baca Juga: Bau Mulut Jadi Salah Satu Tanda Kanker Mulut? Begini Penjelasan Ahli

4. Terapi Obat yang Ditargetkan

obat kanker lidah
Foto: obat kanker lidah (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Terapi obat yang ditargetkan akan bekerja dengan mengganggu pertumbuhan sel kanker pada tingkat molekuler.

Pilihan pengobatan ini sering dikombinasikan dengan kemoterapi dan atau terapi radiasi sebagai bagian dari rencana perawatan kanker lidah pada pasien.

5. Perawatan Komplementer

Beberapa perawatan komplementer atau pelengkap dapat membantu beberapa orang untuk mengatasi kanker lidah dan perawatannya dengan lebih baik.

Perawatan ini, kadang-kadang disebut sebagai terapi alternatif, digunakan bersama dengan perawatan medis.

Perawatan komplementer tidak dimaksudkan untuk menggantikan perawatan medis.

Jadi, pastikan untuk memberi tahu dokter jika Moms mengonsumsi suplemen nutrisi atau obat homeopati (tanpa resep) karena dapat berinteraksi dengan terapi medis yang diresepkan.

Perawatan pelengkap mungkin termasuk:

  • Akupunktur
  • Pijat terapi
  • Konsumsi suplemen makanan bergizi, obat herbal, minuman teh, atau produk serupa lainnya
  • Yoga

Baca Juga: Manfaat Sunat untuk Kesehatan dan Agama, Bisa Cegah Kanker Penis

Pencegahan Kanker Lidah

mencegah kanker lidah
Foto: mencegah kanker lidah

Foto: Orami Photo Stock

Masih banyak orang yang belum terlalu memiliki kesadaran tinggi dalam mencegah penyebab dari kanker lidah.

Padahal, menjaga kesehatan gigi dan mulut menjadi hal yang penting.

"Sayangnya, ada kesadaran yang relatif rendah tentang kanker ini, termasuk bagaimana mencegah dan mengenalinya," kata Samer Al-Khudari, MD, ahli bedah kepala dan leher di Rush University Medical Center.

Mengutip Rush University Medical Center, cara yang dapat dilakukan sebagai pencegahan kanker lidah adalah:

1. Hindari Konsumsi Tembakau

Semakin lama menggunakan tembakau dan semakin sering menggunakannya, semakin besar risiko kanker kepala dan leher.

Baik merokok tembakau atau tanpa asap, selalu memainkan peran langsung dalam menyebabkan kanker.

Mengunyah tembakau atau merokok, dapat menciptakan bisul berwarna putih-abu-abu yang disebut leukoplakia di mulut yang dapat menjadi kanker.

Tembakau tanpa asap juga mengandung bahan kimia yang diketahui merusak gen yang melindungi terhadap kanker.

2. Kurangi Minum Alkohol

Kurangi Konsumsi Minuman Beralkohol
Foto: Kurangi Konsumsi Minuman Beralkohol

Foto: Orami Photo Stock

Seperti halnya merokok, semakin lama Moms meningkatkan konsumsi alkohol, semakin besar risiko mengalami penyebab dari kanker lidah.

Ini karena alkohol berperan dalam memecah zat dalam tubuh yang merupakan pertahanan terhadap kanker.

"Kita harus menghindari minum berlebihan. Ketergantungan alkohol dan pesta minuman keras meningkatkan risiko kanker ini, dan minum berlebihan ditambah merokok memiliki efek berlipat ganda," tegas Al-Khudari.

Baca Juga: Regurgitasi, Kondisi Saat Makanan atau Asam Lambung Naik Kembali ke Mulut

3. Temui Dokter Gigi Secara Teratur

Sangat sering, dokter gigi dan ahli kesehatan gigi adalah orang pertama yang melihat potensi pertumbuhan kanker.

"Biasanya, mereka menangkap hal-hal sangat awal selama pemeriksaan gigi rutin. Mereka kemudian dapat merujuk ke spesialis THT, atau ahli bedah kepala dan leher.

Jika kami dapat mengkonfirmasi diagnosis dan segera memulai perawatan, ada kemungkinan besar kami dapat menghilangkan kanker," jelas Al-Khudari.

Selain mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan, pastikan menyikat dan membersihkan gigi 2 kali sehari, untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

4. Lakukan Vaksin HPV

cara mencegah kanker lidah - vaksin hpv.jpg
Foto: cara mencegah kanker lidah - vaksin hpv.jpg (shutterstock)

Foto: Orami Photo Stock

Human papilloma virus (HPV), khususnya HPV16, sangat terkait dengan kanker oropharyngeal, terutama yang ada di belakang mulut.

Biasanya, kanker terkait HPV ditemukan pada pria berusia akhir 40-an atau awal 50-an. Jenis kanker ini cenderung punya gejala minimal.

Karena itu, untuk mengurangi risiko mengalami penyebab kanker lidah, lakukan vaksinasi HPV sebelum aktif secara seksual. Direkomendasikan untuk anak berusia 11 - 26 tahun.

Baca Juga: 5 Hal Ini Merupakan Penyebab Kanker Kulit yang Harus Diwaspadai

5. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran

Kurangnya nutrisi dapat menyebabkan perubahan pada mulut yang membuat kanker lebih mungkin terjadi.

Oleh karena itu, penting bagi Moms untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan antioksidan dengan cara memperbanyak konsumsi buah dan sayuran sehingga sistem kekebalan meningkat dan membantu melindungi Moms dari kanker.

Setidaknya, konsumsi 5 jenis buah dan sayuran dalam sehari.

Itu dia Moms, berbagai informasi mengenai penyebab kanker lidah dan bagaimana cara untuk mencegah risiko mengalaminya. Selalu jaga kesehatan gigi dan mulut ya!

  • https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/mouth-cancer/stages-types-grades/tongue-cancer/about
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4637760/
  • https://medcraveonline.com/JCPCR/tobacco-and-betel-quid-in-development-of-oral-cancer.html
  • https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/t/tongue-cancer.html
  • https://www.cancer.org/cancer/oral-cavity-and-oropharyngeal-cancer/causes-risks-prevention/risk-factors.html
  • https://www.cancer.org/cancer/oral-cavity-and-oropharyngeal-cancer/detection-diagnosis-staging/survival-rates.html
  • https://www.rush.edu/health-wellness/discover-health/preventing-oral-cancer
  • https://www.healthgrades.com/right-care/cancer/tongue-cancer
  • http://www.ucihealth.org/medical-services/ear-nose-throat-ent/head-neck-cancer/tongue-cancer
  • https://www.webmd.com/cancer/tongue-cancer-facts
  • https://www.healthline.com/health/oral-cancer/tongue-cancer
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/322519
  • https://www.webmd.com/cancer/ss/slideshow-lower-risk-oral-cancer

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.