19 Oktober 2023

Pengertian Inflasi: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Dapat mengancam stabilitas ekonomi suatu negara!

Bank Indonesia menjelaskan pengertian inflasi sebagai suatu keadaan dimana tingkat harga secara umum cenderung naik dalam jangka waktu tertentu.

Pengertian inflasi terjadi ketika jumlah uang yang beredar lebih banyak dibandingkan jumlah barang dan jasa yang tersedia di pasar.

Inflasi dapat menyebabkan turunnya daya beli masyarakat, terutama masyarakat dengan pendapatan menengah ke bawah.

Inflasi juga dapat menyebabkan peningkatan angka kemiskinan karena harga barang dan jasa yang semakin mahal.

Inflasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kenaikan harga bahan baku, kenaikan upah, dan peningkatan permintaan pasar.

Ingin tahu penjelasan lengkap tentang pengertian inflasi, penyebab, hingga cara mengatasinya? Simak sampai akhir, ya!

Baca Juga: Pengertian Penerimaan Negara Bukan Pajak dan Jenisnya

Pengertian Inflasi

Pengertian Inflasi
Foto: Pengertian Inflasi (Freepik.com)

Melansir dari International Monetary Fund, pegertian inflasi adalah konsep ekonomi kompleks yang mengacu pada kenaikan umum harga barang dan jasa dalam suatu perekonomian dari waktu ke waktu.

Biasanya diukur dengan menggunakan indeks harga konsumen (CPI), yang menghitung kenaikan harga rata-rata barang dan jasa yang dipilih selama periode tertentu.

Indeks harga konsumen mencakup sejumlah barang dan jasa yang umumnya dikonsumsi oleh masyarakat, seperti makanan, pakaian, transportasi, properti, dan banyak lainnya.

Peningkatan harga-harga ini, jika berlangsung secara terus-menerus, akan menghasilkan tingkat inflasi yang positif.

Penting untuk memahami bahwa pengertian inflasi tidak selalu buruk, dan ada tingkat inflasi yang moderat yang dianggap sehat dalam perekonomian.

Pengertian inflasi moderat dapat mendorong konsumen untuk menghabiskan uang mereka, mendorong investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun, inflasi yang tinggi atau hiperinflasi, yang berlangsung dalam tingkat yang sangat tinggi dan tidak terkendali, dapat memiliki dampak yang merugikan.

Dampak negatif inflasi yang tinggi termasuk pengurangan daya beli masyarakat, merosotnya nilai uang, ketidakpastian ekonomi, dan kesulitan dalam perencanaan keuangan.

Pemerintah dan bank sentral memiliki peran penting dalam mengelola inflasi.

Mereka dapat menggunakan berbagai instrumen kebijakan, seperti mengubah suku bunga, mengatur jumlah uang yang beredar, dan mengadopsi kebijakan fiskal, untuk mencoba mengendalikan tingkat inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi.

Baca Juga: 13 Fungsi NPWP untuk Keperluan Sehari-hari, Cek yuk!

Penyebab Inflasi

Pengertian Inflasi dan Penyebabnya
Foto: Pengertian Inflasi dan Penyebabnya (Freepik.com)

Setelah memahami pengertian inflasi, kita dapat menganalisis berbagai penyebabnya.

Penyebab inflasi dapat bervariasi dan kompleks, dan dalam banyak kasus, inflasi adalah hasil dari kombinasi faktor-faktor berikut:

1. Permintaan Konsumen yang Tinggi

Salah satu penyebab inflasi yang umum adalah permintaan konsumen yang tinggi melebihi kapasitas produksi ekonomi.

Ketika masyarakat memiliki lebih banyak uang untuk dibelanjakan dan permintaan atas barang dan jasa melebihi pasokan yang tersedia, produsen dapat menaikkan harga untuk mengoptimalkan laba.

Ini disebut sebagai inflasi permintaan atau demand-pull inflation.

2. Biaya Produksi yang Meningkat

Peningkatan biaya produksi, seperti kenaikan upah tenaga kerja, harga bahan baku, atau biaya energi, dapat mendorong produsen untuk menaikkan harga produk.

Jika biaya produksi secara umum naik di seluruh ekonomi, ini dapat mengakibatkan inflasi biaya atau cost-push inflation.

3. Penyempitan Penawaran (Supply Shocks)

Faktor-faktor eksternal seperti konflik geopolitik, perubahan iklim, atau gangguan pasokan dapat mempengaruhi penawaran barang tertentu.

Ketika penawaran berkurang secara tiba-tiba, harga barang tersebut dapat meroket.

Contohnya, lonjakan harga minyak akibat ketegangan di Timur Tengah dapat mengakibatkan inflasi global.

Kebijakan moneter yang longgar, seperti penurunan suku bunga oleh bank sentral atau pencetakan uang...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.