13 Januari 2024

Kandungan Lemah: Penyebab, Ciri, dan Cara Mengatasinya

Istilah medisnya disebut dengan inkompetensi serviks

Cara Menjaga Kesehatan Kehamilan

Ilustrasi Kehamilan Sehat
Foto: Ilustrasi Kehamilan Sehat (Freepik.com/user15285612)

Kondisi penyebab kandungan lemah ini tidak dapat dicegah dengan cara apapun, Moms.

Namun, dokter biasanya akan membantu Moms dengan beberapa tips berikut agar kehamilan berjalan dengan sehat dan cukup bulan hingga kelahiran tiba.

1. Perawatan Prenatal Teratur

Kunjungan prenatal dapat membantu dokter kandungan memantau kesehatan Moms dan kesehatan bayi.

Sebaiknya selalu bersikap terbuka selama kunjungan ke dokter.

Sebutkan semua tanda atau gejala yang mungkin terasa mengkhawatirkan, bahkan jika itu tampak sedikit konyol atau tidak penting.

Baca Juga: Kenali 13 Ciri Rahim Bersih setelah Keguguran Tanpa Kuret

2. Konsumsi Makanan yang Sehat

Selama kehamilan, Moms akan membutuhkan lebih banyak asam folat, kalsium, zat besi, dan nutrisi penting lainnya.

Melansir daru National Health Services, sebaiknya wanita dewasa yang sedang mempersiapkan kehadiran buah hati mengonsumsi suplemen asam folat sebanyak 400 mikrogram.

Suplemen tersebut dapat dikonsumsi setiap hari, sebelum kehamilan sampai kehamilan memasuki usia 12 minggu.

Sebab, menurut studi di Journal of Obstetrics & Gynecology, kekurangan asam folat telah dikaitkan dengan kelainan pada ibu (seperti anemia atau neuropati perifer) dan janin (kelainan kongenital).

Sementara menurut studi di Journal of Obstetrics & Gynecology India, mengungkap bahwa asupan kalsium yang rendah selama kehamilan dapat merangsang sekresi PTH.

Kalsium yang rendah juga meningkatkan kalsium intraseluler dan kontraksi otot polos, serta melepaskan renin dari ginjal, yang menyebabkan retensi natrium atau cairan.

Yang mana perubahan fisiologis ini pada akhirnya dapat menyebabkan preeklamsia.

Sedangkan kekurangan zat besi dapat memicu anemia yang ditandai dengan mudah lelah, nyeri dada, sakit kepala, hingga sesak napas.

Vitamin prenatal harian ini idealnya dimulai beberapa bulan sebelum pembuahan atau terjadinya kehamilan.

Oleh karena itu, sebaiknya Moms memerhatikan asupan sebelum dan selama kehamilan, ya Moms.

Baca Juga: 9 Manfaat Daun Katuk untuk Pria, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

3. Menambah Berat Badan dengan Bijak

Menambah jumlah berat badan yang tepat selama kehamilan dapat mendukung kesehatan bayi dan menghindari penyebab kandungan lemah.

Kenaikan berat badan 25 sampai 35 pon (sekitar 11 sampai 16 kilogram) sering direkomendasikan untuk wanita yang memiliki berat badan yang sehat sebelum kehamilan.

4. Hindari Kandungan Zat Berisiko

Jika Moms merokok, berhentilah. Alkohol dan obat-obatan terlarang juga sebaiknya dihindari jika ingin memiliki kehamilan yang sehat.

Selain itu, pastikan untuk selalu melakukan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen atau obat-obatan apapun, meski tanpa resep.

Itu dia Moms, penyebab kandungan lemah beserta informasi penting lainnya terkait kandungan lemah. Semoga bermanfaat, ya!

  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17912-incompetent-cervix
  • https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/incompetent-cervix/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3218540/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5561751/
  • https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/vitamins-supplements-and-nutrition/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb