03 Oktober 2023

7 Perbedaan Cuaca dan Iklim: Jenis, Ilmu, dan Dampaknya

Cuaca bisa diamati setiap hari, tapi iklim butuh waktu tahunan

Cuaca dan iklim adalah dua istilah yang berbeda tapi saling berkaitan satu sama lain. Apa perbedaan cuaca dan iklim?

Hal ini penting diketahui karena keduanya adalah kondisi yang berbeda.

Pasalnya, cuaca dan iklim pun memberikan dampak yang berbeda terhadap lingkungan.

Yuk, simak perbedaan cuaca dan iklim selengkapnya berikut ini!

Baca Juga: Berbagai Iklim Benua Eropa Berdasarkan Pembagiannya, Beda dengan Indonesia!

Perbedaan Cuaca dan Iklim

Perbedaan cuaca dan iklim dapat dilihat dari periode, wilayah, dan dampaknya bagi lingkungan.

Keduanya bisa memengaruhi tiga bagian belahan bumi dengan cara yang berbeda.

Berikut berbagai perbedaan cuaca dan iklim untuk diketahui:

1. Pengertian

Ilustrasi Cuaca Panas
Foto: Ilustrasi Cuaca Panas (Derwentliving.com)

Perbedaan cuaca dan iklim yang paling mendasar dapat dilihat dari pengertiannya.

Para ahli bernama Zikri Noer dan Indri Dayana dalam bukunya berjudul Buku Meteorologi menyebutkan bahwa cuaca dan iklim adalah dua hal berbeda.

Cuaca merupakan kondisi udara di suatu wilayah sempit yang terjadi dalam waktu singkat.

Meskipun hanya ada satu atmosfer di Bumi, cuaca di seluruh dunia tidaklah sama.

Baca Juga: 10+ Penyebab Bayi Demam di Kepala, Bisa Akibat Cuaca Panas!

Setiap belahan dunia memiliki cuaca yang berbeda dan berubah dari menit ke menit, jam ke jam, dan dari hari ke hari.

Menurut Buku Saku Klimatologi oleh BMKG, iklim adalah kondisi rerata atmosfer (cuaca) yang relatif lama pada wilayah yang luas.

Biasanya, perhitungan iklim dilakukan dengan menghitung rata-rata cuaca selama 30-100 tahun terakhir.

2. Dasar Ilmu

Karena definisinya berbeda, maka dasar ilmu yang mempelajari cuaca dan iklim juga tak sama.

Ilmu yang mempelajari tentang cuaca disebut dengan ilmu meteorologi.

Sedangkan segala hal yang berkaitan dengan iklim dipelajari dalam ilmu klimatologi.

Baca Juga: Sinopsis Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat, Unik!

3. Periode Waktu

Ilustrasi Anak Bermain Hujan
Foto: Ilustrasi Anak Bermain Hujan (Orami Photo Stock)

Perbedaan cuaca dan iklim bisa dilihat dari rentang waktunya.

Cuaca di suatu tempat memiliki jangka waktu yang singkat.

Hal ini biasa disebut dengan cuaca cerah, berawan, berangin, hingga hujan.

Perubahan cuaca ini bisa diamati setiap hari dengan melihat pergerakan angin hingga bentuk awan.

Tekanan tinggi dan tekanan rendah juga termasuk bagian dari cuaca.

Beda dengan itu, iklim terjadi dalam jangka waktu yang panjang.

Baca Juga: Kumpulan Doa Naik Kendaraan Darat, Udara, dan Laut

Moms mungkin sering mendengar istilah iklim tropis.

Nah, itu merupakan salah satu contoh iklim yang telah diperhitungkan selama kurang lebih 30-100 tahun.

Dibandingkan cuaca, kondisi iklim jauh lebih tidak mudah berubah.

Contoh lainnya adalah salju yang turun di wilayah Timur Laut pada bulan Januari atau cuaca panas dan lembap di wilayah Tenggara pada bulan Juli.

Hal ini ditentukan berdasarkan perhitungan selama rentang minimal 30 tahun.

4. Unsur

Perbedaan cuaca dan iklim juga terletak dari unsur penentunya.

Sebagian besar cuaca terjadi di bagian atmosfer Bumi yang paling dekat dengan permukaan Bumi, yaitu troposfer.

Ada banyak faktor yang dapat mengubah atmosfer di suatu wilayah.

Melansir European Space Agency, komponen cuaca terdiri dari suhu, hujan, angin, hujan es, kelembapan, badai petir, hingga gelombang panas.

Setiap kali Moms ke luar rumah dan melihat ke langit atau suasana sekitar, maka yang Moms lihat adalah cuaca saat itu.

Baca Juga: Berapa Kalori Sayur Sop? Cek Berdasarkan Jenis Isiannya!

Namun, jika berbicara tentang iklim, hal ini berhubungan dengan perubahan suhu, kelembapan, cuarah hujan, hingga suhu permukaan laut.

Misalnya, setelah melihat data alat pengukur curah hujan hingga data satelit, para ilmuwan dapat mengetahui suatu wilayah cenderung lebih kering daripada rata-rata sebelumnya.

Jika suhunya lebih kering selama beberapa periode, kemungkinan besar hal ini pertanda telah terjadi perubahan iklim.

5. Cara Kerja

Hujan Tropis
Foto: Hujan Tropis (Orami Photo Stock)

Perbedaan cuaca dan iklim diketahui dari cara kerjanya.

Cuaca ditentukan oleh pergerakan matahari yang terjadi pada saat itu.

Matahari mengubah cuaca dengan memanaskan udara di lapisan bawah atmosfer dengan kecepatan yang bervariasi.

Ketika udara hangat naik, maka udara dingin akan berputar mengisi kekosongan ruang sehingga menyebabkan pergerakan angin.

Angin tersebut akan bercampur dengan uap air sehingga memengaruhi bentuk dan pergerakan awan.

Lebih lanjut, situasi cuaca juga akan membentuk curah hujan bahkan badai.

Kondisi atmosfer yang memengaruhi cuaca selalu berfluktuasi.

Itulah sebabnya kenapa cuaca selalu berubah-ubah.

Baca Juga: 8 Urutan Film Resident Evil Beserta Sinopsis Lengkapnya

Kondisi iklim bervariasi di setiap wilayah di dunia.

Hal ini memengaruhi jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di wilayah tersebut.

Misalnya, Antartika memiliki iklim kutub dengan suhu di bawah nol derajat, angin kencang, dan kondisi paling kering di Bumi.

Tidak semua makhluk hidup seperti manusia mampu bertahan hidup di suhu dan lingkungan ekstrem tersebut.

Sebaliknya, Indonesia merupakan salah satu negara dengan iklim tropis.

Suhunya selalu hangat dengan kelembapan yang tinggi dan banyak curah hujan.

Kondisi yang cenderung stabil ini mendukung kehidupan beraneka ragam spesies tumbuhan dan hewan.

Bahkan, sebagian besarnya tidak ditemukan di tempat lain.

Baca Juga: Ciri-Ciri Dataran Tinggi dan Iklimnya, Ada Dieng dan Gayo Aceh!

Perbedaan cuaca dan iklim juga bisa dilihat dari wilayah yang terdampak.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb