24 Juli 2023

Diet Paleo: Risiko, Jenis Makanan, dan Cara Menerapkannya!

Diet paleo bisa meningkatkan risiko osteoporosis bila berlebihan.
Diet Paleo: Risiko, Jenis Makanan, dan Cara Menerapkannya!

Diet paleo juga perlu dihindari bagi orang dengan kondisi kesehatan kronis seperti penyakit jantung atau penyakit ginjal.

"Dengan penyakit ginjal, asupan protein yang berlebihan sebenarnya bisa mengurangi fungsi ginjal dan berpotensi menyebabkan kegagalan," ungkap Erin Dolinski, RD, spesialis diet klinis Rumah Sakit Beaumont di Royal Oak, Michigan.

Baca Juga: Begini Cara Diet 3 Hari Turun 5 Kg (Diet Militer) yang Mudah dan Cepat

Cara Efektif Melakukan Diet Paleo

Cara Efektif Diet Paleo
Foto: Cara Efektif Diet Paleo (Pexels.com)

Setelah mengetahui keuntungan dan risiko dari diet paleo di atas, tentu Moms harus mengetahui cara melakukannya.

Dilansir dari Siloam Hospitals, ada beberapa cara diet paleo yang bisa dilakukan. Pada dasarnya, diet paleo merupakan diet yang dilakukan dengan konsumsi makanan umum yang tersedia di alam.

Lalu, tanpa melalui proses pengolahan panjang, wajar jika diet ini disebut sebagai diet purba karena menerapkan cara olah sebagaimana masyarakat purba di masa lampau.

Beberapa panduan untuk menjalankan diet paleo yang bisa Moms lakukan di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Menu Diet Diperhatikan

Dari penjelasan di atas, telah dijelaskan bahwa ada beberapa makanan yang boleh dikonsumsi dan pantang untuk dikonsumsi.

Dalam tahapan melakukan diet ini, tentu menu diet perlu diperhatikan. Salah satu kewajiban yang dianjurkan untuk mengkonsumsi diet ini adalah makanan organik.

Karena makanan organik tidak melalui proses pengolahan panjang, hal ini pula yang menjadi syarat penting melakukan diet paleo.

Untuk mengingat kembali, Moms wajib konsumsi menu diet berikut ini saat memutuskan untuk menjalankan diet satu ini:

  • Daging tanpa lemak: ayam, kalkun, babi, daging sapi tanpa lemak, dan kerbau/bison.
  • Ikan.
  • Makanan laut.
  • Buah segar.
  • Sayuran tidak bertepung (non-starchy): selada, asparagus, kacang hijau, brokoli, kol, kubis, kembang kol, bayam.
  • Kacang-kacangan: almond, kenari, kacang mete.
  • Biji-bijian, seperti labu dan bunga matahari.
  • Telur.
  • Minyak nabati: minyak zaitun, kenari, biji anggur, dan minyak kelapa.

2. Cara Mengolah Makanan Diet

Selain memperhatikan menu makanan atau jenis makanan yang boleh dikonsumsi, Moms juga perlu mengetahui sekaligus memperhatikan cara mengolah makanan diet paleo.

Dalam panduan diet paleo, Moms tidak masalah untuk mengolah makanan. Masih diperbolehkan untuk mengolah makanan.

Namun, cara mengolah makanan yang diperbolehkan adalah cara mengolah yang sederhana seperti ditumis, dipanggang atau dikukus.

Tujuannya sederhana, yaitu untuk menjaga kandungan gizi di dalam makanan agar tetap utuh. Karena hal ini yang menjadi tujuan utama dari diet paleo itu sendiri.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Menu Diet Keto untuk Pemula

3. Perkuat Mental

Tentu dalam menjalankan diet apapun, mental perlu diperkuat. Terutama berkaitan dengan makanan, ada beberapa makanan yang perlu Moms hindari.

Jika belum terbiasa, tentu akan sangat sulit untuk menahan godaan makanan, beberapa makanan yang dilarang adalah makanan yang dapat merangsang selera makan.

Seperti makanan dan minuman manis, makanan gurih dan mengandung minyak dan asin yang berlebihan. Maka dari itu, Moms perlu untuk berlatih dan menguatkan mental.

Pada masa awal, tidak perlu dipaksakan. Moms bisa berlatih setahap dengan setahap.

Tidak perlu memaksakan diri untuk langsung menerapkan diet paleo secara lengkap.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.