Program Hamil

25 Februari 2021

Positif Hamil Setelah Selesai Haid, Mungkinkah?

Haid pertanda bahwa Moms tidak sedang hamil. Tapi tahukah Moms bahwa beberapa orang bisa positif hamil setelah haid
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Adeline Wahyu


Selain menjadi kabar bahagia, terkadang berita kehamilan menjadi kabar yang  membuat bimbang bagi beberapa orang yang tidak mengharapkan kehamilan.

Bagi beberapa orang yang tidak mengharapkan atau ingin menunda kehamilan, haid atau menstruasi adalah hal yang dinanti.

Haid yang datang terlambat bisa membuat stres beberapa orang.

Padahal, stres juga dapat memicu jadwal haid yang berantakan dan haid kerap membuat seseorang menjadi cinta sekaligus benci.

Mencari tahu kapan haid itu datang? Berapa lama haid Moms akan bertahan?

Lantas bagaimana jika positif hamil setelah selesai haid? Apakah mungkin terjadi, positif hamil tepat setelah haid?

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini kerap menghantui beberapa Moms yang ingin menunda kehamilan.

Padahal kunci dari itu semua adalah mengetahui waktu atau jendela kesuburan Moms sendiri dan menghitung peluang untuk hamil.

Baca Juga: 12 Penyebab Telat Haid, Tidak Selalu Karena Hamil Lho

Kemungkinan Positif Hamil Setelah Selesai Haid

pregnancy-test-showing-positive-result.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Jika Moms berovulasi secara teratur, Moms memiliki 'jendela subur' bulanan saat Moms paling bisa hamil.  Sayangnya dikutip dari Healthline, tidak semua wanita dapat berovulasi secara teratur.

Ini dapat membuat Moms sulit mengetahui kapan waktu Moms yang paling subur, yang biasanya terjadi di tengah siklus.

Akhirnya, Moms akan bingung ketika mendapat diri positif hamil setelah selesai haid.

Perlu Moms ketahui bahwa jadwal subur ini terjadi sekitar hari ke-14, jika Moms memiliki siklus 28 hari.

Beberapa wanita secara alami memiliki siklus yang lebih pendek yaitu sekitar 21 hari. Jika ini mirip dengan siklus Moms, maka tidak mustahil Moms bisa positif hamil setelah selesai haid atau selama mendapatkan haid.

Jika Moms berovulasi secara sporadis di awal atau akhir, ada kemungkinan juga untuk positif hamil setelah selesai haid karena berhubungan seks tepat sebelum, selama, atau setelah haid.

Akan tetapi sekali lagi, kemungkinan positif hamil setelah selesai haid ini bisa saja sangat kecil.

Kemungkinan positif hamil setelah selesai haid sangat rendah, terutama apabila dibandingkan dengan kemungkinan positif hamil setelah selesai haid beberapa hari setelah atau seminggu dalam siklus menstruasi.

Perlu Moms ketahui, ketika seorang wanita berhubungan seks tanpa menggunakan kontrasepsi, dia dapat hamil kapan saja termasuk positif hamil setelah selesai haid. Kontrol yang paling penting memang memanfaatkan alat kontrasepsi.

Moms juga bisa positif hamil setelah selesai haid jika Moms memiliki siklus yang tidak teratur. Siklus haid dianggap tidak teratur jika berada di luar kisaran 'normal'.

Dikutip dari Office on Women Health, dilaporkan bahwa siklus menstruasi yang tidak teratur adalah yang kurang dari 21 hari atau lebih lama dari 35.

Itulah mengapa, masa subur ini bervariasi dari satu wanita ke wanita lainnya dan terkadang juga dapat berubah dari bulan ke bulan.

Apakah Aman Berhubungan Seks Selama Haid?

berhubungan-sex.jpeg

Foto: huffpost.com

Banyak alasan kenapa Moms akhirnya bisa positif hamil setelah selesai haid. Salah satunya melupakan penggunaan kondom atau alat pengaman.

Seks tanpa kondom selama haid, bukanlah hal yang  dianjurkan. Dikutip dari Medicine Net, berhubungan seks tanpa kondom, baik oral, anal, atau vaginal, selalu meningkatkan risiko infeksi karena kontak kulit-ke-kulit.

Terkadang beberapa orang mengaggap berhubungan seks saat haid adalah hal yang aman.

Akan tetapi, hal itu dapat menyebabkan risiko infeksi akibat keputihan. Infeksi jamur adalah infeksi paling umum yang didapat saat berhubungan seks.

Menerapkan tindakan pengendalian kelahiran, seperti menggunakan kondom, dapat menurunkan kemungkinan tertular infeksi dan kemungkinan kehamilan termasuk positif hamil setelah selesai haid.

Namun, ada beberapa manfaat umum lainnya ketika Moms melakukan hubungan seks yang terlindungi selama haid:

  • Meredakan Kram Menstruasi
    Karena rahim mungkin melepaskan lapisannya, orgasme dapat meredakan kram saat haid. Otot rahim yang berkontraksi dan lepas dari waktu ke waktu, menyebabkan ketegangan otot berkurang. Selain itu, seks mengarah pada pelepasan endorfin, yang membantu meredakan nyeri tubuh, sakit kepala, dan ketidaknyamanan.
  • Pelumasan yang Lebih Baik
    Salah satu manfaat paling menonjol dari berhubungan seks selama haid adalah memungkinkan pelumasan yang lebih baik. Jika sebagian besar vagina kering saat berhubungan seks, aliran menstruasi dapat membantu meningkatkan lubrikasi dengan bertindak sebagai pelumas alami. Ini berkontribusi pada seks yang lebih aman dan nyaman.

Baca Juga: Amankah Memasang Alat Kontrasepsi Spiral Saat Pandemi COVID-19? Ini Penjelasannya

Apa Tanda dan Gejala Awal Kehamilan yang Paling Umum?

positif hamil setelah selesai haid

Foto: verywellfamily.com

Darah atau bercak di celana dalam merupakan salah satu gejala awal kehamilan. Embrio mendorong dirinya sendiri ke dalam dinding rahim (atau rahim).

Hal ini menyebabkan perdarahan ringan atau bercak darah muncul di celana dalam.

Oleh karena itu, ketika Moms merasa positif hamil setelah selesai haid, bisa jadi itu bukan darah haid melainkan justru memang bercak darah

  1. Darah atau bercak di celana dalam merupakan salah satu gejala awal kehamilan. Embrio mendorong dirinya sendiri ke dalam dinding rahim (atau rahim).  Hal ini menyebabkan perdarahan ringan atau bercak darah muncul di celana dalam.
    Oleh karena itu, ketika Moms merasa positif hamil setelah haid, bisa jadi itu bukan darah haid melainkan justru memang bercak darah tanda awal kehamilan.
  2. Kelelahan adalah gejala tingkat tinggi di antara gejala awal kehamilan. Selama awal kehamilan, kadar hormon progesteron melonjak, yang membuat penderita merasa mengantuk atau lelah.
  3. Moms yang hamil mungkin lebih sering buang air kecil dari biasanya. Jumlah darah dalam tubuh meningkat selama kehamilan, sehingga menyebabkan ginjal memproses cairan ekstra yang berakhir di kandung kemih.
  4. Perubahan vulva adalah tanda dan gejala awal kehamilan. Perubahan warna pada vulva dan vagina terjadi karena lebih banyak darah dibutuhkan di area tersebut untuk membangun jaringan kehamilan.
  5. Perubahan payudara dan puting merupakan tanda awal kehamilan.  Perubahan hormonal bisa membuat payudara sensitif dan sakit. Puting susu bisa menjadi lebih besar dan lebih gelap seiring dengan perkembangan kehamilan.
  6. Wanita mungkin juga melihat area putih kecil yang tampak seperti jerawat di areola mereka dan mungkin merupakan tanda awal kehamilan.
  7. Mengidam makanan secara acak adalah salah satu tanda dan gejala awal kehamilan yang paling umum termasuk saat positif hamil setelah selesai haid.  Ini disebabkan oleh keinginan tubuh akan apa yang dibutuhkannya. Misalnya, beberapa wanita menginginkan kombinasi seperti ikan dan es krim, ini bisa jadi karena tubuh kekurangan protein dan gula.
  8. Siklus haid yang terlewat atau nyeri haid adalah gejala awal kehamilan yang paling umum. Jika  seorang wanita  kemungkinan dia hamil.

Baca Juga: 4 Tanda Ibu Hamil Harus Berhenti Berpuasa

Bagaimana Cara Memilih Alat Kontrasepsi?

Cara Menentukan Alat Kontrasepsi yang Cocok dengan Tubuh 3.jpg

Foto: irishtimes.com

Untuk mencegah kehamilan, Moms dapat memilih metode kontrasepsi darurat.

Kontrasepsi darurat dapat mencegah kehamilan setelah hubungan seks tanpa kondom atau jika kontrasepsi yang Moms gunakan gagal. Misalnya, kondom pecah atau Moms melewatkan minum pil.

Ada 2 jenis kontrasepsi darurat:

  • Pil kontrasepsi darurat
  • Alat kontrasepsi dalam rahim (IUD atau koil)

Dikutip dari NHS, Moms perlu minum pil kontrasepsi darurat dalam 3 hari atau 5 hari (tergantung merk pil kontrasepsi darurat) dari hubungan seks tanpa kondom agar efektif. Semakin cepat Moms meminumnya, semakin efektif hasilnya.

Sementara kontrasepsi darurat lainnya yaitu IUD, dapat dipasang saat 5 hari setelah hubungan seks tanpa kondom atau hingga 5 hari setelah waktu paling awal Moms bisa berovulasi, agar efektif.

Perlu Moms ketahui, bahwa IUD lebih efektif daripada pil kontrasepsi dalam mencegah kehamilan.

Namun, mengambil pil kontrasepsi darurat dapat membuat Moms sakit kepala atau sakit perut.

Selain itu, masih dari sumber yang sama menyebutkan bahwa pil kontrasepsi darurat dapat membuat haid Moms berikutnya lebih awal, lebih lambat atau lebih menyakitkan dari biasanya.

Jika Moms sakit (muntah) dalam waktu 2 jam -3 jam setelah mengonsumsi pil kontrasepsi darurat, kunjungi klinik dokter umum atau apotek, itu artinya Moms perlu mengambil dosis lain atau memasang IUD.

Jika Moms menggunakan IUD sebagai kontrasepsi darurat, IUD dapat dibiarkan dan digunakan sebagai metode kontrasepsi biasa. Jika Moms menggunakan IUD sebagai metode kontrasepsi biasa, ini dapat membuat haid Moms lebih lama, lebih berat atau lebih sakit.

Moms mungkin merasa tidak nyaman saat IUD dipasang, tetapi obat penghilang rasa sakit dapat membantu. Tidak ada efek samping yang serius dari penggunaan kontrasepsi darurat karena kontrasepsi darurat tidak menyebabkan aborsi.

Baca Juga: Mengapa Susah Hamil Setelah Lepas Kontrasepsi?

Seberapa Efektif IUD dalam Mencegah Kehamilan?

alat kontrasepsi IUD

Foto: awhdallas.com

IUD adalah metode kontrasepsi darurat yang paling efektif dan hanya kurang dari 1% wanita pengguna metode kontrasepsi IUD dapat hamil.

Metode kontrasepsi IUD lebih efektif daripada pil darurat dalam mencegah kehamilan setelah hubungan seks tanpa kondom.

Kebanyakan wanita dapat menggunakan IUD, termasuk mereka yang positif HIV.

Dokter umum atau perawat akan bertanya tentang riwayat kesehatan Moms untuk memeriksa apakah IUD cocok untuk Moms.

IUD mungkin tidak cocok jika Moms memiliki:

  • Infeksi menular seksual (IMS) yang tidak diobati atau infeksi panggul
  • Masalah dengan rahim atau leher rahim
  • Perdarahan yang tidak dapat dijelaskan antara menstruasi atau setelah berhubungan seks

Itulah beberapa penjelasan dan alasan kemungkinan positif hamil setelah selesai haid.

Dijelaskan juga bagaimana proses ovulasi dan bagaimana mencegah kehamilan yang tidak direncanakan.

Itu semua, mungkin berguna bagi Moms yang tidak ingin tiba-tiba mendapat tanda positif hamil setelah selesai haid.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait