Scroll untuk melanjutkan membaca

RESEP & MAKANAN
30 Agustus 2022

Mengenal Asal Mula, Makna, hingga Resep Lontong Cap Go Meh

Menandakan keberkahan hidup!
Mengenal Asal Mula, Makna, hingga Resep Lontong Cap Go Meh

Lontong Cap Go Meh merupakan salah satu kuliner khas yang kerap disajikan di setiap perayaan Imlek secara turun temurun.

Lontong Cap Go Meh sendiri merupakan masakan adaptasi dari orang-orang keturunan Tionghoa Indonesia terhadap masakan Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. 

Dipercaya hidangan ini melambangkan asimilasi kaum pendatang Tionghoa dengan penduduk pribumi di Jawa.

Kuliner ini terdiri dari lontong dengan opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng hati, acar, telur pindang, abon sapi, bubuk koya, sambal, dan kerupuk.
Selain dikenal sebagai santapan saat Imlek, keluarga Tionghoa juga menyajikan kuliner ini saat Cap Go meh, yaitu empat belas hari setelah Imlek. Tepatnya hari kelima belas bulan 1 penanggalan Tionghoa.

Yuk, ketahui lebih lengkap dari sejarah hingga resep lontong Cap Go Meh!

Baca Juga: Profil Lucas NCT, Idol SM Entertainment yang Sedang Hiatus Akibat Kontroversi Gaslighting

Asal Mula Lontong Cap Go Meh

lontong cap go meh

Foto: lontong cap go meh (freepik.com)

Foto Lontong Cap Go Meh (freepik.com)

Pengaruh masakan suko Tionghoa nampak jelas pada adaptasinya ke dalam masakan Indonesia, misalnya mie goreng, lumpia, bakso, dan siomay. Akan tetapi pengaruh ini juga berlaku dua arah.

Rupanya, peranakan Tionghoa yang telah lama bermukim di Nusantara, sangat dipengaruhi selera masakan Indonesia.

Dipercaya, lontong Cap Go Meh adalah adaptasi suku Tionghoa Indonesia terhadap masakan lokal Indonesia.

Para pendatang Tionghoa pertama kali bermukim di kota-kota pelabuhan di pesisir utara Jawa, misalnya Semarang, Pekalongan, Lasem, dan Surabaya. Hal ini berlangsung sejak zaman Majapahit.

Pada saat itu hanya kaum laki-laki etnis Tionghoa yang merantau ke Nusantara, mereka menikahi perempuan Jawa penduduk lokal dan melahirkan perpaduan budaya Peranakan-Jawa.

Untuk merayakan Imlek, saat Cap Go Meh, kaum peranakan Jawa mengganti hidangan yuanxiao (bola-bola tepung beras) dengan lontong yang disertai berbagai hidangan tradisional Jawa yang kaya rasa, seperti opor ayam dan sambal goreng.

Baca Juga: 10 Jenis Jeruk yang Segar dan Bernutrisi, Termasuk Jeruk Bali, Jeruk Nipis, dan Jeruk Lemon

Makna Makanan Lontong Cap Go Meh

lontong cap go meh 2

Foto: lontong cap go meh 2 (freepik.com)

Foto Lontong Cap Go Meh (freepik.com)

Bukan hanya sekadar irisan lontong disiram sayur gurih, lontong Cap Go Meh juga memiliki makna yang mendalam.

Bagi yang merayakan, lontong Cap Go Meh dipercaya sebagai simbol keberuntungan.

Lontong Cap Go Meh dilengkapi dengan berbagai isian.

Seperti lontong yang dilengkapi dengan lodeh terong, sambal goreng hati dan kentang, opor ayam dan telur pindang.

Bahkan racikan lontong cap go meh khas Semarang masih dilengkapi dengan daging abing, ditaburi serundeng dan bubuk kedelai.

Masing-masing dari lauk lontong Cap Go Meh tersebut memiliki makna simbolis.

Seperti lontong misalnya yang dibungkus daun pisang dan berbentuk panjang.

Dari bentuknya, lontong dianggap sebagai simbol panjang umur.

Selain itu, telur yang dimasak pindang melambangkan sumber rezeki.

Begitu pula dengan opor yang berwarna kuning karena diracik dengan kunyit.

Warna kuning keemasan pada kuah lontong Cap Go Meh dianggap sebagai simbol kemakmuran dan kekayaan.

Seperti dengan perayaan Imlek, warna emas merupakan warna keberuntungan.

Dengan menyantap lontong Cap Go Meh dalam perayaan Cap Go Meh, maka orang-orang Tionghoa berharap mendapatkan keberuntungan, rezeki dan kemakmuran yang dipresentasikan dalam sepiring lontong Cap Go Meh.

Bukan hanya isian lauknya saja yang memiliki filosofi.

Cara penyajian lontong Cap Go Meh juga memiliki makna mendalam.

Dalam penyajiannya, piring harus terisi penuh.

Menjulang tinggi dengan berbagai lauk dan kuah melimpah.

Hal tersebut terinspirasi dari tradisi orang Jawa. Orang Jawa biasa makan dan minum dalam porsi yang banyak sebagai bentuk rasa syukur atau kenikmatan dari Tuhan.

Begitu pula dengan orang-orang Tionghoa, ketika mereka menyantap lontong Cap Go Meh dengan piring terisi penuh, tandanya mereka berdoa dan mengharapkan rezeki yang berlimpah.

Baca Juga: 9 Amalan Ketika Haid yang Bisa Dilakukan dan Jadi Sumber Pahala, Termasuk Berzikir dan Berdoa

Resep Lotong Cap Go Meh

resep lontong cap go meh
Foto: freepik.com
Siap dalam 1 jam
Sajian 3 porsi

Lontong Cap Go Meh sebenarnya mudah dibuat sendiri di rumah, lho Moms.

Bahannya pun mudah ditemukan, sehingga cocok bagi Moms yang masih pemula.

Bahan-bahan

Bahan Utama:

Bumbu Halus:

  • 5 siung Bawang merah
  • 4 siung Bawang putih
  • 3 buah Cabe merah besar
  • 2 buah Kemiri
  • sedikit Kunyit
  • sedikit Ketumbar

Bumbu dan Pelengkap:

  • 1/2 batang Sereh geprek
  • Jahe geprek
  • Lengkuas geprek
  • 5 lbr Daun jeruk
  • 2 lbr Daun salam
  • 500 ml Santan encer
  • Garam
  • Gula
  • Penyedap jamur
  • Penyedap sapi

Cara membuat:

  1. Isi panci dengan 3/4 air.
  2. Rebus kulit sapi yang sudah dipotong kecil-kecil selama kurang lebih 1/2jam.
  3. Tumis bumbu halus, sereh, daun, jeruk, daun salam, jahe, dan lengkuas hingga wangi.
  4. Setelah kulit direbus 1/2jam, masukkan tumisan bumbu halus ke dalam panci dan juga labu siam.
  5. Bumbuin dan rasakan sudah pas atau belum lalu tunggu 10 menit agar labu siam empuk
  6. Setelah labu siam berubah transparan tandanya sudah empuk.
  7. Masukkan udang dan santan encer masak sambil di aduk.
  8. Terus agar santan tidak pecah, cicipin kembali kalau ada yang kurang tinggal ditambahin bumbunya.
  9. Lalu matikan.
  10. Siap disajikan, bisa dengan telur balado atau sambal.

Itu dia Moms penjelasan lontong Cap Go Meh mulai dari asal mula hingga resep yang bisa dicoba di rumah. Selain enak, ternyata menyimpan banyak makna mendalam ya.

  • https://cookpad.com/id/resep/12585434-lontong-cap-go-meh