15 Februari 2024

Hukum Sikat Gigi setelah Sahur, Bolehkah sesudah Imsak?

Sebaiknya sikat gigi dilakukan sebelum imsak, ya Moms!

Saat tidak puasa, sikat gigi bisa kapan saja. Namun, di bulan Ramadan, apakah sebaiknya kita melakukan sikat gigi setelah sahur?

Lalu, apakah boleh sikat gigi dilakukan setelah waktu imsak berlalu? Yuk, kenali bersama penjelasannya, Moms!

Baca Juga: 12 Adab Makan dan Minum Menurut Anjuran Rasulullah SAW

Hukum Sikat Gigi setelah Sahur

Sikat Gigi saat Puasa
Foto: Sikat Gigi saat Puasa (Orami Photo Stocks)

Setelah santap sahur, biasanya banyak orang yang melanjutkan tidurnya atau menonton televisi.

Tentunya ini sambil menunggu azan subuh berkumandang.

Namun, tak sedikit juga yang menyikat gigi setelah sahur untuk membersihkan sisa-sisa makanan.

Melansir MyIslam, ada penjelasan para ulama terkait hukum menyikat gigi setelah sahur.

Faktanya sikat gigi setelah sahur atau imsak sah dan boleh dilakukan. Syaratnya, asalkan tidak sengaja menelan air atau pasta gigi tersebut.

Jika dilakukan dengan sengaja untuk mendapatkan kepuasan, puasa akan batal atau tidak sah.

Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, Nabi Muhammad SAW bersabda,

مَنْ نَسِيَ وَهُوَ صَائِمٌ فَأَكَلَ أَوْ شَرِبَ فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللَّهُ وَسَقَاهُ

Artinya: "Barang siapa yang lupa sementara dia dalam kondisi puasa, kemudian makan atau minum.

Maka hendaknya dia sempurnakan puasanya. Sesungguhnya Allah telah memberi makan dan minum kepadanya." (HR Bukhari dan Muslim)

Sehingga, jangan lagi melewatkan kebiasaan menyikat gigi setelah sahur.

Mengingat ini termasuk upaya menjaga kebersihan gigi yang baik.

Baca Juga: Hadis Adab Makan dan Minum dengan Tangan Kanan, Yuk Catat!

Kapan Waktu Sikat Gigi yang Tepat saat Puasa?

Menyikat Gigi
Foto: Menyikat Gigi (Evansondds.com)

Menurut NU Online, sebaiknya sikat gigi setelah sahur dilakukan sebelum waktu imsak tiba.

Ini dilakukan untuk menjaga agar tidak ada air yang tertelan jika sikat gigi dilakukan saat waktu puasa sedang dijalankan.

Imam Nawawi, dalam al-Majmu’, syarah al-Muhadzdzab menjelaskan: 

لو استاك بسواك رطب فانفصل من رطوبته أو خشبه المتشعب شئ وابتلعه افطر بلا خلاف صرح به الفورانى وغير

"Jika ada orang yang memakai siwak basah.

Kemudian airnya pisah dari siwak yang ia gunakan, atau cabang-cabang (bulu-bulu) kayunya itu lepas kemudian tertelan, maka puasanya batal tanpa ada perbedaan pendapat ulama.

Demikian dijelaskan oleh al-Faurani dan lainnya," (Abi Zakriya Muhyiddin bin Syaraf an-Nawawi, al-Majmu’, Maktabah al-Irsyad, Jeddah, juz 6, halaman 343).

Jadi, jika ada air atau pasta gigi yang tertelan saat sikat gigi setelah sahur dan setelah Subuh atau pada saat waktu puasa sudah dimulai, maka puasanya batal.

Namun, jika sikat gigi setelah sahur yang dilakukan dengan tidak adanya air dan odol yang tertelan, puasa tetap bisa dilanjutkan.

Sikat gigi setelah sahur sebaiknya memang sebelum waktu imsak, untuk menjaga kehati-hatian tersebut.

Hukum Sikat Gigi setelah Sahur tapi Sudah Siang Hari

Jika sudah tahu bahwa sikat gigi setelah sahur dilakukan sebelum imsak, maka bagaimana hukumnya jika dilakukan saat siang hari?

Melansir NU Online, Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam Nihayatuz Zain, menjelaskan bahwa hukum sikat gigi saat puasa di siang hari bisa menjadi makruh.

“Hal yang makruh dalam puasa ada tiga belas. Salah satunya bersiwak setelah Zuhur,” (lihat Nihayatuz Zein fi Irsyadil Mubtadi’in, Cetakan Al-Maarif, Bandung, Halaman 195).

Manfaat Sikat Gigi Setelah Sahur

Pasta Gigi
Foto: Pasta Gigi (Freepik.com/karlyukav)

Jangan ragu lagi menyikat gigi setelah sahur ya, Moms.

Bagi yang selalu rutin dan membiasakan untuk selalu menyikat gigi, akan mendapatkan berbagai manfaat positif. Apa saja? Simak yuk!

1. Kesegaran Napas Tetap Terjaga

Jika Moms rutin selalu sikat gigi setelah sahur, akan merasakan manfaat satu ini.

Menyikat gigi tentunya akan membuang sisa makanan yang menempel pada sela-sela mulut.

Hal ini akan membuat napas yang dihasilkan dari mulut tidak berbau akibat sisa makanan.

Napas jadi lebih segar ketika beraktivitas seharian, lho.

2. Gigi Tetap Sehat dan Kuat

Banyak kandungan yang didapat dari pasta gigi yang Moms gunakan, salah satunya fluorida.

Menurut American Dental Association (ADA), kandungan fluoride dalam sikat gigi dapat menghilangkan plak dan bakteri pada mulut.

Di mana plak ini jika dibiarkan dapat menyebabkan penyakit dan kerusakan gigi.

3. Cegah Periodontitis

Selain itu, fluoride pada pasta gigi juga bermanfaat untuk mencegah kerusakan gigi lainnya. Salah satunya adalah periodontitis.

Periodontitis termasuk salah satu penyakit gigi yang sering dialami akibat bakteri.

Manfaat sikat gigi setelah sahur adalah dapat menghilangkan penumpukan bakteri dari sisa-sisa makanan, sehingga periodontitis dapat diminimalisir.

Bahkan, lapisan atau enamel putih pada gigi jadi lebih kuat.

Baca Juga: 5 Doa Keluarga Bahagia Dunia Akhirat, Masya Allah!

4. Mencegah Munculnya Karang Gigi

Menyikat gigi teratur setelah santap sahur dapat mengurangi risiko munculnya karang gigi.

Pilih sikat dengan bulu sikat lembut, sehingga bisa menjangkau bagian sela-sela gigi.

Jika perlu, Moms bisa menggunakan dental floss untuk menjangkau bagian tersulit di mulut. Ini supaya tidak ada makanan yang tertinggal di gigi, Moms.

Saat gigi bersih dan berkilau, Moms bisa tersenyum atau ngobrol dengan percaya diri.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb