Newborn

8 April 2020

Silent Disease pada Bayi Mengintai, Waspada!

Banyak orang tua tidak tahu tentang penyakit ini, lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Indah
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Silent disease adalah penyakit yang tidak menunjukkan gejala apapun atau gejalanya sangat ringan namun baru mulai memunculkan tanda atau gejala setelah penyakit tersebut sudah sangat parah.

Pada orang dewasa, penyakit-penyakit silent disease ini seperti kanker, stroke, jantung, hipertensi, diabetes, dan yang lainnya. Penyakit-penyakit ini pada umumnya tidak menunjukkan gejala yang signifikan dan biasanya baru diketahui ketika seseorang menjalani medical check up.

Baca Juga: Gejala & Pengobatan Penyakit Kurap Pada Bayi

Silent Disease pada Bayi Pengaruhi Kecerdasan

silent disease pada bayi

Foto: Orami Photo Stock

Pada anak-anak, hal yang paling ditakutkan oleh orang tua adalah gagal tumbuh atau stunting. Gagal tumbuh sendiri ditandai dengan tidak bertambahnya berat dan tinggi anak sesuai dengan kurva atau ketika pertumbuhan anak berada pada garis merah kurva pertumbuhan atau justru di bawah garis merah.

Perlu orang tua ketahui, bahaya gagal tumbuh salah satunya adalah mempengaruhi kecerdasan atau kognitif anak. Kecerdasan bukan melulu seputar akademik anak di sekolah, namun kecerdasan terdiri dari berbagai aspek, salah satunya adalah kemampuan memecahkan masalah untuk kemandirian seorang anak.

Gagal tumbuh bisa diakibatkan oleh banyak faktor, seperti yang dituliskan oleh Bergman dan Graham dalam jurnalnya yang diterbitkan Australia Family Physician, yakni genetik, makan tidak cukup bisa karena kurang nafsu makan (GTM) atau tidak tersedia bahan makanan di suatu tempat (kelaparan), atau penyakit kronis, infeksi atau alergi.

Tidak jarang orang tua yang mengalami anak tidak mengalami GTM atau Gerakan Tutup Mulut berkepanjangan tidak mengetahui bahwa penyebab GTM anak adalah penyakit infeksi, kronis atau alergi karena anak tidak menunjukkan gejala-gejala sakit seperti demam atau lemas. Penyakit-penyakit yang tidak terlihat gejala-gejalanya inilah yang disebut dengan silent disease.

Baca Juga: Penyebab Penyakit Kawasaki Pada Bayi

Silent Disease pada Bayi

Bayi Lebih Pendek dari Temannya, Benarkah Pertanda Stunting 1.jpg

Photo: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, silent disease bisa mempengaruhi terhadap tingkat nafsu makan anak atau anak sudah makan banyak tapi berat badan tetap tidak naik juga, dan lama kelamaan bisa menyebabkan stunting pada anak.

Silent disease yang biasa menyerang anak-anak di antaranya adalah:

  • Anemia Defisiensi Besi (ADB)
  • Infeksi Saluran Kemih (ISK)
  • TBC
  • Kelainan endokrin
  • Coeliac Disease
  • Penyakit liver
  • Penyakit jantung

Untuk menyelesaikan suatu masalah, yang perlu diselesaikan adalah akar masalahnya. Jika ternyata anak terkena ISK namun anak hanya selalu diberikan vitamin nafsu makan, tentu vitamin tidak akan menjawab permasalahan.

Dengan mengetahui sumber masalah dari akar, maka solusi yang diberikan lebih tepat sasaran.

Nah, orang tua yang khawatir anaknya tidak naik berat atau tinggi badan selama lebih dari 3 bulan tapi anak tidak habis sakit, sebaiknya mengkonsultasikan ke dokter dan meminta untuk dilakukan pengecekan terhadap dalam tubuh anak.

Yakni seperti pengecekan darah dan air kencing untuk mengetahui apakah ada infeksi pada tubuh anak yang tidak kasat mata oleh orang tua.

Baca Juga: 5 Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi, Waspada!

Jangan anggap remeh silent disease pada bayi ini ya Moms, karena masa depan anak bisa terancam.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait