15 Maret 2023

Mengenal Infeksi Sinus: Gejala, Penyebab, dan Cara Obatinya

Bagaimana cara mengobati sinusitis?

Sinus adalah rongga kecil yang terhubung melalui saluran udara di dalam tulang tengkorak.

Letaknya di bagian belakang tulang dahi, bagian dalam struktur ruang pipi dan kedua sisi batang hidung serta belakang mata.

Sinus membuat lendir tips yang mengalir keluar dari saluran hidung.

Drainase ini membantu hidung agar tetap bersih dan terbebas dari bakteri.

Area sinus sendiri biasanya diisi dengan udara dan bisa tersumbat ketika diisi dengan cairan atau lendir.

Ketika penyumbatan terjadi, bakteri bisa tumbuh dan kemudian menyebabkan infeksi atau yang biasa disebut dengan sinusitis bakterial.

Melansir dari Cleveland Clinic, sinusitis adalah sebuah peradangan atau pembengkakan dari jaringan sinus.

Penyebab terseringnya adalah infeksi virus, biasanya gejala sinusitis akan menghilang dengan sendirinya bersamaan dengan perbaikan kondisi daya tahan tubuh.

Baca Juga: 5 Penyebab Hidung Mampet Tapi Tidak Pilek dan Penanganannya

Jenis-Jenis Penyakit Sinus

Jenis-Jenis Penyakit Sinus (Orami Photo Stock)
Foto: Jenis-Jenis Penyakit Sinus (Orami Photo Stock)

Kondisi infeksi ini ternyata terdiri dari beberapa jenis, lho!

Yuk, kita ketahui lebih dalam di sini!

1. Sinusitis Akut

Sinusitis akut adalah yang paling sering dialami masyarakat.

Kondisi ini bisa menyebabkan rongga sinus meradang dan kemudian bengkak.

Ketika hal itu terjadi, pengeluaran lendir dari sinus bisa terhambat dan menyebabkan penumpukan lendir.

Sebagian besar kondisi ini disebabkan oleh pilek dan batuk biasa.

Tak perlu khawatir, pada umumnya penyakit ini bisa sembuh dalam waktu 7 - 10 hari.

Berikut ini gejalanya yang perlu diperhatikan:

  • Hidung tersumbat dan menyebabkan penderita sulit bernapas dari hidung.
  • Lendir kental, berwarna kuning atau memiliki warna kehijauan. Keluar dari hidung atau terasa mengalir di belakang tenggorokan
  • Nyeri, bengkak, dan rasa tertekan di sekitar pipi, hidung, dahi dan mata.

Gejala di atas pun bisa dirasakan bersamaan dengan gejala lain seperti sakit tenggorokan, sakit gigi, batuk, demam, bau mulut, dan sakit kepala.

Baca Juga: Perlu Dicoba, Ini 7 Cara Memancungkan Hidung Bayi Secara Alami

2. Sinusitis Subakut

Sinus subakut menyerang karena adanya infeksi bakteri, atau alergi musiman.

Alergi musiman sendiri contohnya ditimbulkan dari serbuk sari atau bisa juga karena alergi bulu hewan.

Sinusitis subakut sendiri biasanya hadir lebih lama dari sinusitis akut lho, Moms!

Berlangsungnya antara 4 - 12 minggu.

3. Sinusitis Kronis

Sinusitis kronis terjadi ketika peradangan dan pembengkakan dalam sinus berlangsung lebih dari 3 bulan.

Gejala yang terjadi hampir sama dengan sinusitis akut.

Meski demikian, jenis yang kronis akan berlangsung lebih lama.

Ada beberapa gejala khas yang dirasakan penderitanya, seperti:

  • Sering berdehem karena aliran lendir dari hidung menuju tenggorokan.
  • Nyeri telinga.
  • Kurangnya kemampuan dalam mencium bau.
  • Memiliki lendir kental dan berwarna pucat yang keluar dari hidung atau terasa mengalir di belakang tenggorokan.

Penyebab dari sinus kronis sendiri bisa terjadi karena infeksi bakteri.

Biasanya kondisi ini akan hadir bersamaan dengan alergi persisten atau masalah pada struktur hidung seperti polip hidung atau deviasi septum.

Tidak perlu khawatir ya, Moms! Semua jenis sinusitis sendiri biasanya bisa diatasi.

Tak hanya itu, bahkan penderitanya bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perlu ke dokter.

Kendati demikian, pada beberapa kasus, sinusitis yang tak ditangani tepat waktu dan dengan benar bisa menyebabkan komplikasi lain, seperti meningitis, infeksi tulang hingga abses otak.

4. Sinusitis yang Bisa Datang Kembali

Jenis ini biasa dikenal juga sebagai sinus kambuhan atau jenis yang bisa datang kembali.

Biasanya jenis sinus akut ini akan terjadi 3 kali atau lebih di dalam 1 tahun.

Nah, itu dia jenis-jenis sinusitis yang bisa menyerang.

Yuk, kita ketahui bagaimana cara mencegahnya agar kita terhindar dari kondisi yang bisa menghambat aktivitas harian ini!

Baca Juga: 3 Cara Cepat Atasi Hidung Bayi Tersumbat, Simak Yuk!

Cara Mencegah Infeksi Sinus

Cara Mencegah Infeksi Sinus (Orami Photo Stock)
Foto: Cara Mencegah Infeksi Sinus (Orami Photo Stock)

Usai mengetahui jenis-jenis infeksinya, sekarang mari kita mengulas tentang pencegahan sinusitis agar tak terjadi pada kita.

Tahukah Moms kalau infeksi ini bisa dicegah?

Caranya dengan menghindari berbagai hal yang bisa membuat iritasi pada hidung.

Dengan begitu, kita bisa membantu mengurangi risiko mengalami kondisi ini.

Merokok adalah salah satu hal yang bisa membuat sinusitis hadir.

Rokok bisa merusak elemen alami hidung, mulut, tenggorokan dan sistem pernapasan.

Cobalah untuk langsung berkonsultasi ke dokter jika Moms atau Dads ingin segera berhenti merokok.

Hal ini bisa menjadi langkah yang sangat penting untuk mencegah hadirnya sinusitis akut dan kronis di masa yang akan datang.

Tak hanya itu, mencuci tangan secara berkala, terutama saat musim penyakit batuk dan pilek juga bisa membantu agar area hidung tidak teriritasi atau terinfeksi oleh virus dan bakteri yang ada di tangan.

Jangan lupa untuk langsung memeriksakan diri ke dokter ketika alergi yang Moms atau Dads miliki menyebabkan sinusitis.

Jika Moms dan Dads memiliki suatu alergi yang bisa menyebabkan gejala sinus yang sering, maka sebaiknya pengobatan alergi pun perlu dilakukan.

Moms dan Dads mungkin perlu untuk berkonsultasi dengan ahli alergi agar mendapatkan suntikan imunoterapi alergi atau pengobatan lainnya.

Dengan mengontrol alergi, Moms bisa membantu untuk mencegah terjadinya sinusitis di kemudian hari.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Rhinitis Kehamilan yang Jadi Penyebab Hidung Tersumbat saat Hamil

Siapa Saja yang Bisa Terkena Sinusitis?

Pengidap Sinusitis (Orami Photo Stock)
Foto: Pengidap Sinusitis (Orami Photo Stock)

Infeksi sinusitis sayangnya tidak pandang bulu dalam menyerang korbannya.

Pasalnya, infeksi dari penyakit ini bisa menyerang siapa saja.

Meski demikian, orang-orang yang memiliki alergi, polips, asma, serta mereka yang memiliki struktur hidung abnormal bisa menjadi orang yang memiliki risiko terkena masalah sinus lebih tinggi.

Tak hanya sampai di sana, orang-orang yang merokok pun memiliki risiko yang lebih tinggi terkena jika dibandingkan mereka yang tidak merokok.

Di Amerika Serikat sendiri, diestimasikan terdapat 31 juta orang yang menderita sinusitis.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Anak

Infeksi Sinus pada Anak-Anak

Infeksi Sinus pada Anak-Anak (Orami Photo Stock)
Foto: Infeksi Sinus pada Anak-Anak (Orami Photo Stock)

Bisakah sinus menyerang anak-anak? Jawabannya tentu saja "bisa", Moms.

Adalah sebuah hal yang wajar bagi anak-anak untuk memiliki alergi dan mengalami infeksi di hidung dan telinga.

Jika Moms mencurigai Si Kecil mungkin terkena infeksi sinusitis, maka mereka biasanya akan mengalami gejala seperti;

  • Menggigil disertai panas yang bisa terjadi hingga 7 hari.
  • Mata bengkak.
  • Memiliki cairan kental di hidung.
  • Bau mulut.
  • Batuk.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit kepala.
  • Sakit telinga.

Baca Juga: 5 Penyebab Utama Sakit Telinga dan Cara Mengobatinya

Jika Moms khawatir, maka sebaiknya Moms langsung membawa Si Kecil langsung ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Nasal sprays, saline sprays, atau pereda rasa nyeri bisa menjadi pengobatan yang efektif untuk sinusitis akut.

Dilansir dari Healthline, Moms jangan berlebihan dalam memberikan obat batuk atau demam pada Si Kecil jika mereka masih berusia di bawah 2 tahun, ya!

Kebanyakan anak-anak bisa kembali sembuh dari infeksi ini tanpa mengonsumsi antibiotik.

Antibiotik sendiri biasanya digunakan untuk kasus sinus yang khusus atau ketika Si Kecil memiliki penyakit komplikasi yang disebabkan oleh sinus.

Ketika Si Kecil tak merespon pengobatan yang sudah dilakukan untuk mengatasi sinus kronis, dokter mungkin akan merekomendasikan Moms untuk menemui dokter spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan alias THT.

Seorang dokter yang ahli THT biasanya memiliki cara pemulihan yang baik.

Spesialis THT bisa melakuan sesuatu pada drainase hidung agar bisa lebih memahami penyebab infeksi.

Spesialis THT juga bisa memeriksa sinus lebih cermat dan mencari masalah dalam struktur saluran hidung yang menjadi penyebab utama masalah sinus kronis.

Baca Juga: Awas Infeksi! Ini 6 Penyebab Sakit Telinga Kiri

Cara Mengobati Penyakit Sinus

Cara Mengobati Penyakit Sinus (Orami Photo Stock)
Foto: Cara Mengobati Penyakit Sinus (Orami Photo Stock)

Ada beberapa cara mengobati sinus, nih, Moms.

Yuk, kita lihat apa saja pengobatan yang bisa dilakukan!

1. Menyembuhkan Sinus dengan Obat

Seperti penyakit lain pada umumnya, sinusitis pun bisa disembuhkan dengan mengonsumsi obat.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan ketika melakukan penyembuhan dengan obat.

Pengobatan sinusitis bisa diawali dengan:

  1. Dekongestan hidung.
  2. Antibiotik jika terjadi infeksi bakteri.
  3. Nasal drop/spray.
  4. Steroid spray/drop untuk melegakan hidung dan mengurangi peradangan pada sinus.
  5. Antihistamin jika disebabkan alergi.

Baca Juga: 4 Penyebab Telinga Berdenging Sebelah Kiri dan Cara Mengatasinya

2. Pengobatan dengan Operasi

Jika terapi dengan obat obatan gagal, maka tindakan operasi layak dipertimbangkan.

Indikasi operasi pada sinusitis adalah ketika:

  1. Gejala sangat parah dan mengganggu.
  2. Pemberian obat tidak menimbulkan efek yang diinginkan atau kesembuhan.

Tindakan operasi yang tersering dilakukan adalah FESS (Functional Endoscopic Sinus Surgery).

Sebaiknya Moms berkonsultasi ke dokter spesialis THT untuk penanganan paling tepat.

3. Pengobatan dengan Herbal

Tahukah Moms kalau di benua Eropa, pengobatan herbal sangat umum dilakukan untuk mengatasi sinusitis?

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Drug Research, produk yang bernama gelomytrol, bisa menyembuhkan penyakit sinusitis.

Gelomytrol adalah obat kapsul minum yang terdiri dari essential oil, sinupret dan campuran dari beberapa ramuan herbal seperti elderflower, cowslip, sorrel, verbena, dan akar gentian.

Dalam penelitian tersebut, jenis herbal yang sudah disebutkan pun terbukti bisa menyembuhkan sinus.

Meski demikian, sangat tidak direkomendasikan untuk mencampurkan berbagai bahan di atas sendirian.

Menggunakannya terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa menimbulkan efek samping yang tak diinginkan seperti alergi atau diare.

Baca Juga: 15 Cara Mengatasi Pilek Pada Bayi Tanpa Minum Obat

Kapan Harus ke Dokter?

Sinus (Orami Photo Stock)
Foto: Sinus (Orami Photo Stock)

Seperti yang sudah dibahas di atas, kebanyakan kondisi sinus sendiri sangat mudah untuk disembuhkan.

Bahkan sebagian besar orang bisa melewatinya tanpa mengonsumsi antibiotik apapun.

Meski demikian, ketika Moms atau anggota keluarga di rumah terus-terusan mengalami gejala sinus yang mengkhawatirkan atau ketika infeksinya terus saja mengganggu, sebaiknya Moms perlu langsung segera menemui dokter.

Moms juga perlu untuk menemui dokter ketika hasil dari CT scan menunjukkan ada sesuatu hal yang tidak baik atau tidak normal.

Nah itu dia penjelasan lengkap mengenai sinus, mulai dari penyebab, gejala, cara mencegah, hingga mengobatinya.

Jadi, lebih baik untuk menjaga diri kita mulai dari sekarang ya!

Berhenti merokok dan sering cuci tangan bisa menjadi langkah awal yang sangat baik!

  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17701-sinusitis
  • https://www.healthline.com/health/cold-flu/sinus-infection-symptoms#types
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23447044/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.