Scroll untuk melanjutkan membaca

HOME & LIVING
26 Maret 2022

Mengenal Smart Home System, Teknologi Canggih untuk Mengatur Rumah dari Jarak Jauh!

Tidak perlu khawatir lagi lupa menyalakan lampu saat pulang larut malam, tinggal klik di ponsel!
Mengenal Smart Home System, Teknologi Canggih untuk Mengatur Rumah dari Jarak Jauh!

Apakah Moms pernah melihat rumah yang begitu canggih dengan beragam teknologinya? Ya, kini rumah bisa diatur dengan mudah menggunakan smart home system.

Smart home system atau teknologi rumah pintar, mengacu pada pengaturan rumah yang nyaman di mana peralatan dan perangkat dapat dikontrol secara otomatis dari jarak jauh atau dari mana saja dengan koneksi internet.

Sistem ini menggunakan perangkat seluler atau perangkat jaringan lainnya.

Smart home system memungkinkan pengguna untuk mengontrol fungsi seperti akses keamanan ke rumah, suhu, pencahayaan, dan home theater dari jarak jauh.

Sistem ini dibuat agar pemilik rumah menjadi lebih mudah dan nyaman mengatur rumahnya dan juga membantu penghematan biaya.

Namun, smart home system juga tetap memiliki risiko keamanan dan bug, sehingga pemilik rumah harus selalu memantau dan memperbarui sistemnya.

Baca Juga: Hemat Uang dan Menyehatkan, Yuk Tanam Sayuran Sendiri di Rumah

Cara Smart Home System Bekerja

Cara Smart Home System Bekerja

Foto: Cara Smart Home System Bekerja (techhive.com)

Foto: techhive.com

Perangkat smart home system terhubung satu sama lain dan dapat diakses melalui satu titik pusat yaitu smartphone, tablet, laptop, atau konsol game.

Kunci pintu, televisi, termostat, CCTV, kamera, lampu, dan bahkan peralatan seperti kulkas dapat dikontrol melalui 1 sistem otomatisasi rumah yaitu smart home system.

Sistem rumah pintar diinstal pada perangkat seluler atau perangkat jaringan lainnya.

Pengguna dapat membuat jadwal serta waktu agar perubahan tertentu diterapkan, sehingga sistem lebih up to date.

Smart home system dilengkapi dengan artificial intelligence sehingga mereka dapat mempelajari jadwal pemilik rumah dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan.

Salah satunya yang banyak diterapkan pemilik smart home system adalah dengan kontrol pencahayaan.

Ini memungkinkan pemilik rumah mengurangi penggunaan listrik dan mendapat manfaat dari penghematan biaya terkait energi.

Beberapa smart home system memperingatkan pemilik rumah jika ada gerakan yang terdeteksi di dalam rumah saat para penghuni pergi.

Sementara sistem lainnya dapat menghubungi pihak berwenang seperti polisi atau pemadam kebakaran, jika ada situasi yang akan segera terjadi.

Setelah terhubung, layanan seperti bel pintu, sistem keamanan, dan peralatan smart home system lainnya akan menjadi bagian dari teknologi internet of things (IoT) atau jaringan objek fisik yang dapat mengumpulkan dan berbagi informasi elektronik.

Keamanan dan efisiensi adalah alasan utama di balik peningkatan penggunaan smart home system.

Sistem dapat menampilkan sistem nirkabel, terprogram atau keduanya.

Smart home system secara nirkabel lebih mudah dipasang.

Memasang sistem otomatisasi rumah nirkabel dengan fitur-fitur seperti pencahayaan cerdas, kontrol iklim, dan keamanan dapat menghabiskan biaya yang tidak terlalu besar sehingga memang banyak direkomendasikan.

Di sisi lain, sistem rumah pintar dianggap lebih andal dan biasanya lebih sulit untuk diretas. Sistem bawaan dapat meningkatkan nilai jual kembali rumah.

Akan tetapi, smart home system bawaan sudah pasti akan cukup mahal.

Dikutip dari Investopedia, smart home system yang mewah dan terprogram dapat menghabiskan biaya puluhan bahkan ratusan juta bagi pemilik rumah.

Dikuti dari Fortune Business Insights, pasar smart home system secara global bernilai sekitar USD24 miliar atau sekitar Rp346 T pada tahun 2016.

Angka tersebut tumbuh menjadi USD 45,8 miliar atau sekitar Rp658 T pada tahun 2017.

MarketWatch menerangkan bahwa dalam dunia smart home system di Amerika Serikat, jumlah rumah tangga yang aktif diperkirakan akan berjumlah 77 juta pengguna pada tahun 2025.

Hiburan smart video dan smart speaker saat ini merupakan komponen terbesar dari teknologi smart home system, diikuti oleh sistem keamanan rumah dan layanan pemantauan atau monitoring system.

Teknologi smart speaker telah sepenuhnya merambah pasar Amerika Serikat.

Lebih dari sepertiga rumah tangga saat ini menggunakan perangkat seperti Amazon Echo (Alexa) atau Google Nest.4

Baca Juga: 6 Ide Desain Ruang Tamu Mewah Bergaya Minimalis, Klasik Hingga Modern

Kelebihan dan Kekurangan Smart Home System

Kelebihan dan Kekurangan Smart Home System

Foto: Kelebihan dan Kekurangan Smart Home System (tehouseturkey.com)

Foto: thehouseturkey.com

Memasang teknologi smart home system, tentu saja tidak berbeda dengan penggunaan teknologi lainnya yang memiliki dampak positif juga negatif.

Semuanya kembali dengan bagaimana perspektif dan preferensi masing-masing orang.

Daripada mengontrol peralatan, termostat, pencahayaan, dan fitur lainnya menggunakan perangkat yang berbeda, pemilik rumah dengan smart home system dapat mengontrol semuanya menggunakan satu perangkat yang biasanya menggunakan smartphone atau tablet.

Karena smart home system terhubung ke perangkat portabel, pengguna bisa mendapatkan pemberitahuan dan pembaruan tentang masalah di rumah mereka.

Misalnya, smart doorbeels memungkinkan pemilik rumah untuk melihat dan berkomunikasi dengan orang-orang yang datang ke rumah mereka bahkan ketika mereka tidak di rumah.

Dengan smart home system, pemilik rumah dapat mengatur dan mengontrol suhu internal, pencahayaan, dan juga peralatan lainnya.

Untuk biayanya, pemilik rumah bisa mendapatkan keuntungan dari penghematan biaya yang signifikan.

Peralatan elektronik dapat digunakan lebih efisien, dimana hal tersebut dapat menurunkan biaya energi.

Baca Juga: 15 Aplikasi Desain Rumah, Yuk Mulai Rancang Rumah Idaman!

Kekurangan Smart Home System

Ketika smart home system menawarkan kenyamanan dan penghematan biaya, bukan berarti teknologi ini tidak memiliki tantangan.

Risiko keamanan dan bug terus mengganggu pembuat dan pengguna teknologi.

Peretas yang mahir misalnya, dapat memperoleh akses ke peralatan smart home system yang terhubung di internet.

Pada Oktober 2016, sebuah botnet bernama Mirai menyusup ke perangkat DVR, kamera, dan router yang saling terhubung untuk menjatuhkan sejumlah situs web utama melalui serangan penolakan layanan, yang juga dikenal sebagai serangan DDoS.

Langkah-langkah untuk mengurangi risiko serangan tersebut termasuk melindungi peralatan dan perangkat smart home system dengan kata sandi yang kuat, menggunakan enkripsi jika tersedia, dan hanya menghubungkan perangkat tepercaya ke jaringan seseorang.

Seperti disebutkan di atas, biaya pemasangan smart home system juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Baca Juga: Inspirasi Desain Rumah Mungil Minimalis

Penyedia Layanan Smart Home System di Indonesia

Penyedia Layanan Smart Home System di Indonesia

Foto: Penyedia Layanan Smart Home System di Indonesia (otelco.com)

Foto: otelco.com

Kini semakin banyak perusahaan teknologi di Indonesia yang menyediakan layanan smart home system. Simak beberapa di antaranya berikut ini.

1. Mulia Teknologi Utama

Mulia Teknologi Utama.jpeg

Foto: Mulia Teknologi Utama.jpeg (https://www.smarthomesurabaya.id/2019/07/smarthome-di-surabaya.html)

Foto: smarthomesurabaya.id

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2015 di Surabaya ini berusaha mengedepankan mutu atau kualitas layanan yang berupa smart home system pada apartemen, gedung perkantoran dan automatisasi.

Demikian juga mutu dari produk yang digunakan, perusahaan ini memberikan pilihan beberapa alternatif smart home system sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Ada beberapa level yang tersedia terkait dengan jumlah perangkat yang terintegrasi dengan smart home system.

Pada dasarnya semua perangkat elektronik bisa diintegrasikan dengan sistem ini, yang tentu pada implementasinya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Mulia Teknologi Utama menyediakan perangkat smart home sytem yang sering dihubungkan dengan TV, proyektor, CCTV, audio-video, AC, pompa air, lampu on/off, lampu dimmer, gorden, door lock, pagar sliding, dan sensor.

2. Rumah Pintar Indonesia

Rumah pintar Indonesia.png

Foto: Rumah pintar Indonesia.png (https://rumah-pintar.id/)

Foto: rumah-pintar.id
Rumah Pintar Indonesia adalah perusahaan penyedia produk smart home system merk ARBIT, dan penyedia jasa instalasi tekonologi rumah pintar.

Misalnya smart light, teknologi ini memungkinkan pengguna mengontrol lampu melalui handphone dan perintah suara dari mana saja dan kapan saja.

Pengguna juga dapat mengganti warna lampu sesuai yang diinginkan.

Teknologi smart home system lainnya yang bisa Moms coba yaitu smart curtain set. Ukuran rail dapat dengan mudah disesuaikan karena menggunakan sistem modular.

Terdapat pula smart door lock, di mana gagan pintu dapat diputar ke kiri atau ke kanan.

Beberapa cara membukanya yaitu fingerprint, RFID Card, PIN, manual key (dari bawah) dan remote control unlock dari aplikasi.

3. KARSYTE

KARSYTE.jpeg

Foto: KARSYTE.jpeg (https://news.karsyte.com/rumah-pintar-indonesia/)

Foto: karsyte.com

Salah satu vendor smart home system KARSYTE punya banyak pilihan pelayanan bagi pemilik rumah yang berminat untuk mencoba konsep smart home.

Tentu saja beberapa pelayanan yang diberikan dapat membantu kenyamanan dan kemudahan pemilik rumah.

Dikutip dari situs web KARYSTE, misalnya terdapat layanan smart lightning control dalam sistem rumah pintar yang mereka tawarkan.

Dengan fitur ini, pemilik rumah dapat dengan mudah mengendalikan lampu.

Meskipun ketika tidak sedang berada dalam rumah. Semua dapat diatur hanya melalui smartphone saja.

Tidak saja hanya untuk mengatur dalam keadaan on atau off. Namun, pemilik rumah juga bisa mengatur level kecerahan lampu.

Terdapat pula smart curtain, dimana gorden dapat dengan mudah dikendalikan secara otomatis.

Walaupun pemilik rumah sedang berada di luar, menutup gorden sudah bukan perkara susah. Cukup kendalikan saja lewat sistem android maupun IOS.

Smart garden juga produk andalan KARYSTE. Pemilik rumah yang suka berkebun, mungkin khawatir jika harus meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama.

Takut tanaman tidak terawat karena tidak disiram, misalnya. Dengan teknologi rumah pintar, proses penyiraman tanaman bisa dikendalikan secara otomatis.

Baca Juga: Ingin Memulai Kredit Rumah? Perhatikan 4 Hal Berikut Ini

Itulah beberapa hal tentang smart home system. Ingatlah bahwa teknologi dibuat untuk selalu memudahkan penggunanya.

Namun, di balik itu semua, ada harga yang harus dibayar cukup mahal untuk menikmati semua perkembangan teknologi tersebut.

Akan tetapi, teknologi rumah pintar membuat semua seolah ada di genggaman Moms karena kontrol yang bisa dilakukan hanya melalui smartphone.

Jadi, tertarik untuk menggunakannya?

  • https://www.investopedia.com/terms/s/smart-home.asp
  • https://www.globenewswire.com/news-release/2021/04/27/2217431/0/en/Home-Automation-Market-to-Expand-at-12-1-CAGR-and-Reach-USD-114-Billion-by-2025.html