12 Desember 2023

Berapa Suhu Normal Anak dan Kapan Dikatakan Demam?

Wajib tahu, suhu normal anak ternyata berbeda-beda, Moms.
Berapa Suhu Normal Anak dan Kapan Dikatakan Demam?

Banyak hal yang perlu Moms ketahui saat memantau tumbuh kembang Si Kecil. Salah satunya adalah mengetahui suhu normal anak.

Hal ini penting agar bisa melakukan pencegahan dan penanganan yang tepat saat suhu Si Kecil tiba-tiba meningkat. 

Apalagi ketika Si Kecil masih bayi, ia belum bisa menjelaskan apa yang dirasakan saat sedang sakit.

Sebagai gantinya, Si Kecil pasti langsung menangis jika mengalami sesuatu yang tidak enak.

Begitu pula saat sedang demam, pasti ia akan menangis dan menunjukkan gejala lain.

Kondisi tersebut seringkali membuat sebagian Moms bingung dan panik. 

Baca Juga: Tanya Jawab Dokter tentang Perbedaan BBLR dan Prematur

Suhu Normal Anak

Suhu normal anak (Orami Photo Stock)
Foto: Suhu normal anak (Orami Photo Stock)

Suhu tubuh anak yang normal berbeda-beda, tergantung dari usianya dan bagian tubuh mana yang Moms ukur dengan termometer sebagai patokan.

Menurut dr. Robert Soetandio, Sp.A, M.Si.Med Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, suhu normal pada bayi baru lahir hingga usia 3 bulan adalah 36,5 hingga 37,5 derajat Celsius.

Namun, pada umumnya, semua orang mengalami fluktuasi suhu badan sekitar 0,5 setiap harinya.

Kondisi ini dipengaruhi aktivitas yang baru saja dilakukan dan suhu lingkungan sekitar.

Suhu normal bayi cenderung lebih tinggi daripada anak yang berusia lebih tua, karena metabolismenya yang lebih cepat.

Suhu rata-rata pada bayi sampai usia adalah 37,4 C dan mencapai 37,6 derajat celcius pada usia 1 tahun.

Kemudian, seiring bertambahnya usia, di masa balita suhu normalnya berkisar pada 37 C, seperti pada orang dewasa.

Untuk lebih jelasnya, berikut kisaran suhu normal bayi dan anak sesuai usia dilansir dari Medical News Today:

1. Suhu Normal Anak usia 0-2 tahun

  • Suhu mulut: 35,5 - 37,5 derajat Celsius
  • Suhu rektum (dubur): 36,6 - 38 derajat Celsius
  • Suhu ketiak: 34,7 - 37,3 derajat Celsius
  • Suhu telinga: 36,4 - 38 derajat Celsius

2. Suhu Normal Anak usia 3-10 tahun

  • Suhu mulut: 35,5 - 37,5 derajat Celsius
  • Suhu rektum (dubur): 36,6 - 38 derajat Celsius
  • Suhu ketiak: 35,9 - 36,7 derajat Celsius
  • Suhu telinga: 36,1 - 37,8 derajat Celsius

Nah, dilihat dari rentang suhu normal anak di atas, para ahli menyepakati bahwa angka rata-rata suhu tubuh anak yang normal yaitu sekitar 37 derajat Celsius.

Akan tetapi, suhu tubuh normal ini tentu akan berubah-ubah juga setiap saat. Perubahan suhu normal anak dipengaruhi oleh faktor seperti:

  • Waktu: di pagi hari saat baru bangun, suhu normal anak biasanya lebih rendah daripada di siang hari.
  • Tingkat aktivitas: anak yang lebih banyak bergerak dan beraktivitas biasanya memiliki suhu tubuh yang lebih tinggi daripada anak yang tidak banyak berkegiatan.
  • Makanan dan minuman: asupan makanan dan minuman yang seimbang penting untuk membantu menjaga suhu normal anak.

Baca Juga: Ibu Hamil Sering Gerah dan Berkeringat, Ini Kata Dokter!

Penyebab Suhu Bayi Tidak Normal

Suhu normal bayi (Orami Photo Stock)
Foto: Suhu normal bayi (Orami Photo Stock)

Ada beberapa penyebab kenaikan suhu pada tubuh bayi.

"Salah satu penyebab yang paling lazim adalah akibat adanya infeksi. Secara umum, kenaikan suhu tubuh merupakan tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi.

Sebagian besar kasus infeksi pada masa anak-anak dipicu oleh virus. Bakteri juga dapat menyebabkan infeksi.

Namun, virus 10 kali lipat lebih berpotensi menyebabkan infeksi dibandingkan dengan bakteri," papar dr. Robert Soetandio.

Kenaikan suhu tubuh juga dapat dipengaruhi oleh kekurangan cairan.

Hal ini biasanya ditandai dengan gejala lain seperti jarang buang air kecil (lebih dari 3 jam tidak buang air kecil).

Lalu, air seni berwarna kuning teh atau merah muda, serta suhu lingkungan yang menjadi panas (suhu kamar, selimut atau bedung yang tebal).

Cara Mengembalikan Suhu Normal Anak

Yuk, Moms simak cara mengembalikan suhu normal anak berdasarkan pemaparan dr. Robert Soetandio.

Jika pada pengukuran dengan termometer ada kenaikan suhu dan tidak tampak gejala yang serius, ada beberapa langkah yang dapat orang tua lakukan sebagai cara menurunkan panas si kecil, antara lain:

  • Kenakan Si Kecil pakaian yang tidak tebal dan nyaman
  • Pastikan ia tetap minum agar tidak mengalami dehidrasi
  • Mandikan Si Kecil dengan air hangat
  • Kompres dahi dengan kain basah saat tidur
  • Nyalakan penyejuk udara di kamar agar Si Kecil merasa nyaman

Apabila demam cukup mengganggu, membuat rewel, dan tidak membaik, diperbolehkan untuk memberikan parasetamol.

Untuk memperoleh diagnosis dan penanganan lebih lanjut, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

Karena suhu tubuh anak memang akan selalu berubah dan faktor yang memengaruhinya ada banyak, Moms...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.