03 Maret 2021

Apakah Saja Tanda-tanda Hamil yang Sehat? Cek 9 Tandanya Berikut Ini!

Jangan kahwatir jika Moms mengalami sakit punggung atau mudah lelah saat hamil

Kehamilan memakan waktu kurang lebih 40 minggu. Apakah Moms sudah mengetahui tanda-tanda hamil?

Pada masa-masa ini terutama di semester pertama kehamilan dan semester akhir kehamilan, Moms dan suami akan diliputi perasaan yang gembira, cemas, penuh antisipasi, penuh rasa syukur, stres dan juga pastinya membutuhkan perhatian.

Tanda-tanda hamil yang sehat  pada semester pertama hingga akhir, salah satunya adalah mendengarkan detak jantung Si Kecil di perut atau dokter yang mengatakan bahwa semua baik-baik saja.

Namun, ketika kunjungan dokter tidak dilakukan, maka pertanyaan di dalam hati bahwa apakah kehamilan Moms baik-baik saja atau tidak akan terus menghantui.

Dikutip dari Romper, American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengatakan bahwa itulah gunanya melakukan pemeriksaan kehamilan.

Pemeriksaan kehamilan dilakukan untuk memantau kehamilan serta tanda-tanda yang mencurigakan.

Tanda-tanda Hamil yang Perlu Moms Ketahui

Bagi beberapa calon Moms, waktu di antara janji temu pada semester pertama bisa sangat menegangkan. Namun jika Moms mengalami tanda-tanda hamil yang normal seperti mual dan muntah, itu bisa menjadi pertanda suatu kebaikan.

Sebuah studi dari National Institutes of Health yang dipublikasikan JAMA Internal Medicine pada 2016, menyebutkan bahwa mual di pagi hari adalah tanda-tanda hamil yang sehat dan terkait dengan risiko keguguran yang lebih rendah pada wanita hamil.

“Di masa kehamilan nanti, merasakan gerakan janin yang sering juga merupakan tanda-tanda hamil yang sehat,” Kata Lucky Sekhon M.D., Dokter Spesialis kesuburan dan OB-GYN bersertifikat.

Tidak peduli seberapa lama usia kehamilan Moms,  kekhawatiran adalah hal yang lumrah. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda hamil yang sehat pada seseorang termasuk pada Moms untuk dipelajari.

Baca Juga: Waspadai Ciri-ciri Preeklamsia pada Ibu Hamil

1. Kelelahan

kelelahan saat hamil.jpg
Foto: kelelahan saat hamil.jpg (gethealthystayhealthy.com)

Foto: gethealthystayhealthy.com

Kelelahan selama trimester pertama adalah tanda-tanda hamil yang sehat dan normal. Bagi sebagian besar wanita, kelelahan merupakan tanda-tanda hamil yang hadir di awal kehamilan.

Jenis kelelahan 'khusus' ini disebabkan oleh perubahan hormon selama hamil, gula darah, dan tekanan darah.

Saat kehamilan Moms berlanjut, Mayo Clinic mencatat bahwa Moms mungkin akan merasa lega pada trimester kedua kehamilan karena kadar hormon yang stabil. Namun,

bersiaplah untuk kembali merasa lelah lagi pada trimester ketiga kehamilan.

“Progesteron, pemain utama dalam mendukung kehamilan dini, disekresikan pada tingkat tinggi dari ovarium dan kemudian oleh plasenta, menjelang akhir trimester pertama,” Kata dr.Sekhon.

Hal ini cenderung memiliki efek 'relaksasi' pada tubuh dan pasti dapat menyebabkan kantuk serta kelelahan. Akan tetapi, karena setiap orang memiliki tanda-tanda hamil normal yang berbeda, maka tidak ada satu versi 'normal' yang dialami setiap orang.

Namun, merasa merasa sedikit atau banyak kelelahan mungkin dapat membuat Moms tetap yakin bahwa kehamilan Moms berjalan dengan baik disertai tanda-tanda hamil yang sehat.

Selain itu, jika Moms tidak merasa terlalu lelah pada trimester pertama kehamilan, itu juga merupakan tanda-tanda hamil yang sehat dan kebetuntungan Moms.

“Bagi pasien yang tidak merasa lelah atau lebih bertenaga di awal kehamilan, itu tidak dianggap pertanda buruk dan saya tidak khawatir itu berarti kehamilannya tidak normal atau sehat,” kata Dr. Sekhon.

2. Tes Skrining Dengan Hasil Normal

Pemeriksaan kehamilan.jpeg
Foto: Pemeriksaan kehamilan.jpeg (evemedicalmiami.com)

Foto: evemedicalmiami.com

Satu hal yang menakjubkan tentang kehamilan hari ini dibandingkan bahkan satu dekade yang lalu, adalah bahwa dokter dan atau bidan Moms memiliki akses ke berbagai pemeriksaan awal kehamilan.

Itu sebabnya, ACOG menyampaikan bahwa sangat penting untuk mendapatkan tes skrining yang direkomendasikan untuk hal-hal seperti diabetes gestasional, infeksi menular seksual, gangguan kromosom, dan pre-eklamsia.

Semua hal ini dilakukam sebelum Moms menerima tanda-tanda hamil yang bermasalah.

Meskipun pemeriksaan kehamilan dirancang untuk menilai risiko kehamilan dan bukan mendiagnosis kondisi kehamilan, pemeriksaan tersebut dapat memberi Moms ketenangan pikiran tentang kehamilan.

Hal ini juga sebagai informasi lebih lanjut kepada Moms dan pasangan bahwa bayi kecil di perut Moms tetap sehat sampai persalinan dan seterusnya.

“Tanda-tanda hamil yang sehat sejak awal dan paling pasti adalah laju peningkatan hormon kehamilan (bhCG) yang seharusnya naik minimal 53% setiap 48 jam. Yang lebih meyakinkan adalah ketika Anda melihat peningkatan dua kali lipat setiap 2 hari. hCG adalah hormon yang terdeteksi oleh tes kehamilan, tetapi juga dapat diukur dengan tes darah," ujarnya.

Baca Juga: 12 Tes Kesehatan yang Harus Dilakukan Sebelum Merencanakan Kehamilan

3. Sering Merasa Mual

Mual saat hamil.jpg
Foto: Mual saat hamil.jpg (parents.com)

Foto: parents.com

Bagi sebagian orang hamil, mual adalah tanda-tanda hamil yang normal karena hormon kehamilan mereka naik sebagaimana mestinya.

Hal ini dibenarkan oleh dr. Sekhon, yang menurutnya morning sickness adalah tanda yang meyakinkan bahwa kehamilan benar sedang tumbuh dan berkembang karena sering berkorelasi dengan kadar HCG yang diproduksi dari kehamilan.

"Inilah mengapa wanita dengan kehamilan kembar akan memiliki tingkat HCG lebih tinggi dan mereka lebih rentan mengalami morning sickness yang parah," ujarnya.

Jika Moms tidak mengalami tanda-tanda hamil seperti mual di pagi hari, jangan panik.

Sepertiga wanita akan cukup beruntung untuk mengatakan bahwa mereka tidak mengalami mual atau muntah selama kehamilan. Namun, masih tidak jelas mengapa beberapa wanita lebih rentan terhadap tanda-tanda hamil ini dibandingkan yang lain.

4. Payudara Sakit

Nyeri payudara saat hamil.jpg
Foto: Nyeri payudara saat hamil.jpg (cancercenter.com)

Foto: cancercenter.com

Nyeri payudara adalah tanda-tanda hamil yang normal atau sehat selama awal kehamilan. Begitu pula pertumbuhan dan perubahan fisik lainnya. Misalnya, areola yang semakin gelap dan pembuluh darah yang tampak lebih menonjol.

Keduanya merupakan tanda bahwa tubuh Moms sedang bersiap-siap untuk melahirkan dan itu adalah tanda-tanda hamil yang sehat pada tubuh Moms.

Baca Juga: Semua Persiapan Melahirkan Caesar yang Perlu Moms Ketahui

5. Semua Tes Diagnostik yang Moms Terima Normal

Pemeriksaan kehamilan normal.jpeg
Foto: Pemeriksaan kehamilan normal.jpeg (https://www.babycenter.in/a1044041/first-trimester-doctor-appointments)

Foto: babycenter.in

Dokter atau bidan Moms mungkin merekomendasikan pengujian genetik, seperti amniosentisis atau CVS, berdasarkan riwayat kesehatan, kehamilan, dan hasil tes skrining yang Moms miliki.

Seperti dikutip dari What To Expect, dijelaskan bahwa tes-tes tersebut dapat mengumpulkan sampel DNA bayi sehingga bisa 100% akurat dalam hal mendiagnosis beberapa kondisi genetik dan kromosom yang tidak terlihat dari tanda-tanda hamil secara fisik.

6. Rahim yang Tumbuh

Rahim tumbuh.jpg
Foto: Rahim tumbuh.jpg (medimetry.com)

Foto: medimetry.com

Mulai trimester kedua kehamilan, penyedia layanan kesehatan akan melihat tanda-tanda hamil secara fisik seperti mengukur tinggi fundus. Fundus adalah ukuran rahim dari bawah ke atas, selama setiap janji pranatal bersama dokter.

Pengukuran ini secara mengejutkan sesuai dengan berapa minggu usia kehamilan Moms dalam sentimeter. Jadi hal ini bisa menjadi tanda-tanda hamil yang penting bahwa bayi Moms tumbuh di jalur yang benar dan dapat bertahan dengan aman di dalam rahim.

“Janin yang tumbuh dan diukur setiap minggu hingga periode terakhir juga merupakan tanda yang meyakinkan di trimester pertama,” kata Dr. Sekhon.

Baca Juga: Sering Ajak Ngobrol Janin dan Mengelus Perut Saat Hamil Mampu Stimulasi Perkembangan Otak Bayi

7. Bayi Bergerak Sesuai Irama Mereka Sendiri

Bayi bergerak sesuai irama.jpeg
Foto: Bayi bergerak sesuai irama.jpeg (https://www.toplinemd.com/why-do-babies-move-so-much-in-the-womb/)

Foto: toplinemd.com

Menurut organisasi kesehatan masyarakat Count the Kicks, bayi Moms akan mulai bergerak ke ritme mereka sendiri saat memasuki trimester ketiga. Ini bisa menjadi tanda-tanda hamil yang sehat dan bisa Moms rasakan langsung.

Rumah sakit merekomendasikan untuk mencatat apa yang Moms rasakan setiap hari dan segera melaporkan setiap perubahan dalam pergerakan mereka ke dokter atau bidan yang menangani Moms.

“Ketika wanita tidak memperhatikan banyak gerakan, saya memberi tahu mereka untuk makan sesuatu, minum air dingin, dan berbaring di tempat yang tenang di mana mereka dapat mendengarkan tubuh mereka dan berkonsentrasi untuk merasakan gerakan,” jelas dr. Sekhon.

Hal ini tidak hanya dapat memberi Moms kepastian bahwa kehamilan Moms memang meberikan tanda-tanda yang baik, tetapi juga dapat membantu mengidentifikasi masalah pada kehamilan Moms.

"Jika Anda tidak dapat merasakan gerakan atau gerakannya terasa berkurang dalam frekuensi atau intensitasnya, hubungi dokter. Mereka mungkin ingin melakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan semuanya baik-baik saja," kata Dr. Sekhon, seperti dikutip dari Parents.com.

8. Mengalami Beberapa Sakit

Mengalami Sakit saat hamil.jpeg
Foto: Mengalami Sakit saat hamil.jpeg (https://www.momjunction.com/articles/most-effective-ways-to-relieve-hip-pain-during-pregnancy_0077926/)

Foto: momjunction.com

Maag, sembelit dan sakit punggung adalah tanda-tanda hamil yang pasti akan dialami oleh Moms yang sedang hamil. Tidak ada yang pernah mengatakan hamil adalah hal yang bisa membuat Moms santai seperti berjalan-jalan di taman.

Akan tetapi, Yvonne Bohn, M.D., salah satu penulis The Mommy Docs 'Ultimate Guide to Pregnancy and Birth, mengatakan bahwa kabar baiknya adalah beberapa efek samping yang sulit ini sebenarnya adalah tanda-tanda hamil Moms yang sehat dan juga berkembang pesat.

Baca Juga: Keputihan Saat Hamil, Bagaimana Solusinya?

9. Peningkatan Keputihan

Keputihan.jpeg
Foto: Keputihan.jpeg (https://www.smartparenting.com.ph/pregnancy/getting-pregnant/vaginal-discharge-during-pregnancy-a00041-20191112)

Foto: smartparenting.com
Saat Moms melihat ada lebih banyak keputihan, maka tidak perlu khawatir karena Moms tidak sendirian. Keputihan memang biasa terjadi sepanjang kehamilan dan salah satu tanda-tanda hamil yang sehat.

Banyak wanita hamil melihat peningkatan cairan encer, bening, dan tidak berbau selama kehamilan.  Penyebabnya adalah peningkatan estrogen.

Selain sebagai tanda kehamilan yang sehat, cairan tambahan tersebut diduga membantu membersihkan vagina dan bahkan mencegah infeksi masuk ke dalam rahim.

Jadi, itulah 9 tanda-tanda hamil yang sehat dan biasa dirasakan Moms yang sedang hamil. Jika Moms tidak merasakan salah satu tanda-tanda hamil yang sehat ini, jangan khawatir karena setiap Moms tentu berbeda.

Pastikan untuk tetap melakukan pemeriksaan pranatal agar memastikan Si Kecil di dalam perut tumbuh dengan sehat.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.