Parenting

26 September 2021

Bayi Tidak Suka Tummy Time? Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!

Bayi tidak nyaman tummy time, mungkin karena hal ini!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Bayi tidak suka tummy time adalah hal wajar. Bisa jadi memang karena tidak terbiasa.

Tummy time adalah memosisikan bayi di posisi tengkurap ketika ia bangun dan diawasi oleh orang dewasa.

Dikutip dari Pathways, tummy time penting untuk bayi karena bisa mengembangkan kekuatan otot leher, punggung, bahu dan juga lengan sehingga tahapan perkembangan anak selanjutnya bisa tercapai dengan baik.

Tummy time bisa segera dilakukan setelah bayi pulang ke rumah dan prosesnya disetiap usia bayi berbeda.

Misalnya pada bayi 0 bulan, kegiatan ini bisa dilakukan di atas tubuh ibu atau ayah sambil melakukan kontak skin-to-skin.

Tummy time ini bisa dilakukan selama 2-5 menit selama beberapa kali sehari.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Mengenalkan Tummy Time?

Penyebab Bayi Tidak Suka Tummy Time

Seiring bertambahnya usia bayi, tummy time bisa dilakukan di tempat yang datar seperti di atas playmat yang tidak terlalu empuk.

Bisa dimulai dalam waktu yang sangat singkat, dan perlahan waktu tummy time ditambahkan hingga anak merasa nyaman.

Tidak perlu memaksa anak untuk melakukan tummy time dalam tempo waktu yang lama.

Namun, bisa dilakukan sebentar-sebentar sesering mungkin. Pemaksaan justu membuat bayi tidak suka kegiatan ini lebih dari sebelumnya.

Meskipun tummy time itu penting dan ada banyak cara membuat bayi nyaman ketika melakukan tummy time, terkadang ada saja bayi yang tidak nyaman dan menolak tummy time.

Kira-kira kenapa ya bayi tidak suka tummy time? Yuk, cari tahu!

1. Masalah Sensori

4 Permainan Sensori untuk Stimulasi Indera Penglihatan Bayi 0-12 Bulan, Yuk Coba!

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab bayi tidak suka tummy time yang pertama adalah masalah sensori.

Anak yang memiliki gangguan sensori terutama indra peraba bisa jadi menolak kegiatan ini karena ia tidak suka dengan sensasi sentuhan pada kulitnya.

Baik berupa sensasi dingin lantai atau sensasi yang ditimbulkan dari kain alas ia melakukan itu.

Hal ini karena mereka belum terbiasa dan mengenal benda-benda baru di sekitarnya.

Moms bisa mengganti alas tummy time bayi dengan alas yang disukai oleh bayi dan dengan perlahan menstimulasi indra perabanya.

2. Jarang Tummy Time

2 Digendong Setiap Menangis.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab bayi tidak suka tummy time yang selanjutnya adalah karena jarang tummy time.

Bayi yang jarang diajak untuk melakukan tummy time secara berkala tidak terbiasa dengan proses ini.

Tummy time bisa diawali dengan skin to skin dengan orang tua dan juga digendong posisi upright.

Hindari menggendong posisi tiduran secara terus menerus karena tidak melatih kekuatan otot leher bayi, sehingga bayi merasa tidak kuat dan tidak nyaman dengan kegiatan ini.

Baca Juga: Ini 3 Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Tummy Time Bayi dan Jawabannya

3. Bayi Lapar

Ibu Terinfeksi Virus COVID-19 Menyusui, Bolehkah?

Foto: Orami Photo Stock

Tak hanya orang dewasa yang mudah marah ketika sedang lapar, penyebab bayi tidak suka tummy time yang selanjutnya adalah karena ia lapar.

Ketika melakukan tummy time, pastikan bayi dalam kondisi prima dan tidak dalam keadaan rewel.

Bayi yang tengah lapar atau kekenyangan bisa menolak tummy time karena kebutuhannya tidak terpenuhi ketika lapar dan ketika kekenyangan ia bisa saja muntah.

Rangsang ia untuk merangkak di jam ia sedang bersantai, misalnya sebelum waktu tidur atau waktu ia bermain di pagi hari.

4. Pertama Kali

memulai tummy time hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab bayi tidak suka tummy time yang selanjutnya adalah karena ini adalah pertama kalinya ia tummy time.

Segala sesuatu yang dilakukan pertama kali bisa membuat bayi tidak nyaman.

Moms harus ekstra sabar ketika mengenalkan sesuatu pada bayi saat kali pertamanya dan jangan berekspektasi tinggi bahwa bayi Moms akan suka dan pasti bisa.

Kenalkan proses tummy time secara perlahan dan bertahap, jangan langsung memaksa dalam durasi yang lama.

Jangan berkecil hati jika bayi Moms tidak menunjukkan suka tummy time, pelan-pelan saja nanti anak akan terbiasa.

Namun, jika dirasa bayi Moms mengalami gangguan perkembangan, Moms bisa berkonsultasi dengan ahlinya, ya.

Baca Juga: 5 Tips Membuat Tummy Time Bayi Menyenangkan, Yuk Dicoba!

Cara Melatih Bayi Tidak Suka Tummy Time

Bayi memiliki berbagai reaksi ketika diletakkan menghadap ke bawah di lantai.

Sampai bayi mengembangkan otot-otot yang diperlukan untuk mengangkat kepala sendiri, banyak bayi yang menunjukkan rasa tidak nyaman saat diajak melakukan kegiatan ini.

Tummy time adalah cara untuk melatih perut bayi agar membantunya mengembangkan otot-otot yang diperlukan untuk mengangkat kepala dan, akhirnya, duduk, merangkak, dan berjalan.

American Academy of Pediatric (AAP) menjelaskan, ini adalah cara terbaik untuk bermain, dan tidur terlentang adalah posisi terbaik untuk tidur.

Moms bisa mulai mengenalkan tummy time sejak dini, bahkan saat Si Kecil masih berusia kurang dari satu bulan.

Selain mengembangkan fisik, dengan menerapkan cara ini juga Membantu mencegah terbentuknya bintik-bintik datar di bagian belakang kepala bayi membantu menghindarkan kepala peyang pada bayi.

Namun, tidak semua bayi memiliki waktu menyenangkan selama tummy time.

Tummy time penting untuk membangun leher bayi dan kekuatan tubuh bagian atas, tetapi tidak semua bayi suka menghabiskan waktu dengan perut menghadap ke bawah. Tak satu pun dari empat bayi saya menyukai tummy time," kata psikolog pengasuhan Heather Wittenberg, penulis buku Let's Get This Potty Starting!

Berikut ini beberapa tips melatih bayi tidak suka tummy time agar merasa nyaman saat melakukannya.

1. Perhatikan Waktu dan Durasi

Coba 4 Cara Ini Agar Bayi Tidak Menolak Tummy Time -1.jpg

Foto: Enjoymomlife.com

Kelelahan bisa menjadi alasan bayi tidak suka tummy time. Tips untuk melatih bayi yang pertama adalah lakukan secara bertahap dan jaga mood-nya dalam waktu tersebut.

Usahakan lakukan terapi ini hanya 1 hingga 2 menit saja di awal-awal perkenalan.

Dengan semakin sering latihan, bayi akan dapat bertahan lebih lama dari sebelumnya.

“Usahakan untuk total 30 menit sehari, tetapi dapat memecahnya selama beberapa hari jika bayi Anda benar-benar tahan,” kata Carrie M. Brown, MD, seorang dokter anak dengan Rumah Sakit Anak Arkansas di Little Rock.

Baca Juga: 5 Permainan yang Bisa Membantu Bayi Belajar Merangkak

2. Cari Lokasi Baru

Coba 4 Cara Ini Agar Bayi Tidak Menolak Tummy Time -2.jpg

Foto: Zerotothree.org

Suatu perubahan dalam pemandangan kadang-kadang cukup untuk membuat tummy time dapat menjadi latihan yang menyenangkan.

Jika Moms biasa mengajak bayi latihan di kamar, tips melatih bayi tidak suka tummy time selanjutnya adalah bisa dengan memindahkan lokasi ke ruang keluarga, atau bahkan ke teras rumah.

Biasanya, Si Kecil akan menunjukkan perubahan mood saat berada di tempat yang baru.

Saat melakukan tummy time, Moms juga bisa sambil memijat beberapa anggota tubuh bayi agar membuatnya rileks.

Berbaring di samping bayi sambil memberikan hiburan dengan nyanyian, ekspresi wajah atau mainan juga bisa menambah rasa tertarik bayi.

3. Undang Si Kakak

Coba 4 Cara Ini Agar Bayi Tidak Menolak Tummy Time -3.jpg

Foto: Pinterest.com

Bayi tidak suka merangkak bisa jadi karena ia bosan. Ia bosan karena hanya wajah Moms yang selalu terlihat.

Ajak kakak Si Kecil untuk bermain bersama saat bayi tummy time.

Wajah yang segar dari kakak dapat membuat suasana tummy time lebih menarik.

Meski begitu, Pastikan untuk terus memantau kedua anak tersebut untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Jika bayi menangis atau marah selama memulai cara ini, cobalah untuk tidak langsung mengangkatnya.

Cobalah untuk menghiburnya dengan cara lain terlebih dahulu, seperti menggosok punggungnya atau menyanyikan lagu-lagu yang menenangkan.

Baca Juga: Ini 3 Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Tummy Time Bayi dan Jawabannya

4. Gunakan Alat yang Membantu

Coba 4 Cara Ini Agar Bayi Tidak Menolak Tummy Time -4.jpg

Foto: Stemstartsnow.com

Jika bayi berusia lebih muda dan Moms khawatir Si Kecil tidak mencapai tonggak fisik yang terkait dengan tummy time, ada beberapa hal yang dapat Moms lakukan untuk melatih bayi tidak suka tummy time.

"Cobalah menggulung handuk dan meletakkannya di bawah ketiak bayi untuk menopang dadanya. Ini akan dapat membantu mendorongnya untuk mulai menggunakan tubuh bagian atasnya untuk mendorong ke atas," jelas Carrie.

Selama menggunakan gulungan handuk, Moms bisa meletakkan beberapa mainan di bawah atau mainan yang digantung untuk merangsang gerakan bayi selama tummy time.

Si Kecil juga akan lebih excited jika Moms membawa mainan kesukaannya.

5. Hindari Melakukan Setelah Makan

5 Persiapan Tummy Time sebelum Bayi Mulai Merangkak, Segera Lakukan!

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, lebih baik menghindari waktu tengkurap segera setelah makan.

Untuk beberapa bayi, meletakkannya di tengkurap saat kenyang dapat mengganggu pencernaan, yang dapat menyebabkan gas atau muntah.

Namun, bayi lain tampaknya lebih mudah buang angin ketika diposisikan dalam merangkak.

Semakin muda usia bayi saat memulai waktu tengkurap, semakin baik dalam melatih merangkak, sehingga mereka terbiasa.

Moms juga bisa berbaring atau duduk di lantai di samping mereka dan membuat wajah atau membacakan buku untuk mereka.

Baca Juga: Bayi Tidak Merangkak? Bagaimana Cara Melatihnya?

Manfaat Tummy Time

Selain melatih sensorik dan motorik anak, ada manfaat tummy time yang perlu Moms ketahui sebagai orang tua.

Tentunya ini sangat berdampak bagi kesehatan dan pertumbuhan Si Kecil.

1. Mengurangi Risiko Kepala Datar

Perlukah Bayi Tummy Time? Ketahui Manfaatnya!

Foto: Orami Photo Stocks

Dengan menempatkan bayi secara merangkak dan dalam keadaan terjaga dan diawasi, ini dapat membantu Si Kecil mengembangkan otot leher dan bahu yang kuat serta meningkatkan keterampilan motorik.

Dengan merangkak, ini juga dapat mencegah sindrom plagiosefali pada bayi, yakni kerusakan pada otak yang mengganggu perkembangan bayi akibat menghabiskan terlalu banyak waktu berbaring di punggungnya.

Menurut Mayo Clinic, jika kepala bayi dibiarkan pada posisi yang sama untuk jangka waktu yang lama, lempeng tulang tengkorak dapat bergerak yang menciptakan datar pada punggung kepala.

Meskipun disarankan untuk bayi terlentang dalam mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), waktu tengkurap memberi bayi kesempatan untuk mengalami posisi yang berbeda.

Ini dapat membantu mengurangi risiko plagisefali pada bayi.

2. Membuat Tubuhnya Lebih Kuat

Tummy time juga dapat membantu bayi membangun kekuatan yang dibutuhkan untuk duduk, berguling, merangkak dan berjalan.

Mulailah waktu tengkurap dengan membentangkan selimut di tempat yang bersih.

Setelah mengganti popok atau tidur siang, letakkan bayi dengan posisi merangkak di atas selimut selama tiga sampai lima menit.

Melatih anak merangkak idealnya dua hingga tiga kali sehari. Saat bayi terbiasa dengan waktu tengkurap, letakkan bayi lebih sering atau untuk jangka waktu yang lebih lama.

Moms dapat mengatur mainan yang sesuai dengan usia dalam jangkauannya.

3. Meningkatkan Sensorik

bentuk-kepala-bayi-kerucut,-apakah-normal-.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Posisi tengkurap memungkinkan bayi mengalami posisi dan gerakan tubuh yang berbeda.

Ini membantu mereka untuk mendapatkan pandangan dan pengertian yang berbeda tentang dunia.

"Tak hanya membuat tubuhnya menjadi lebih kuat, tengkurap juga membantu mengembangkan sistem vestibular mereka karena mereka bisa mengetahui bagaimana lengan dan kaki mereka bergerak." kata Dr. Ei Ye Mon, seorang dokter anak di Amerika.

Pada saat tengkurap, Si Kecil akan mmenggunakan otot yang memungkinkan mereka mengangkat kepala, berguling, dan akhirnya merangkak.

“Menempatkannya di lantai membantu mengembangkan kekuatan otot inti serta punggung, leher, dan lengan,” jelas Dr. Ei.

Studi dalam National Center for Biotechnology Information menemukan, bahwa bayi yang tidak menghabiskan waktu dengan posisi ini lebih cenderung mengalami keterlambatan perkembangan sensorik motorik.

Baca Juga: Ini 4 Cara Mempersiapkan dan Merangsang Bayi Berjalan

4. Membuat Bayi Terasa Nyaman

Menelentangkan bayi dalam waktu yang lama membuat tubuhnya mudah lelah. Dengan ini anak akan mudah rewel, menangis hingga orang tua sulit untuk mengatasinya.

Sehingga, manfaat tummy time selanjutnya yakni dapat membuat mood-nya menjadi lebih baik.

Anak akan mengeksplor lebih banyak gerakan dalam proses tumbuh kembangnya.

Meski tidak terjadi secara cepat, tahapan merangkak ini dapat membuat ia mengenali segala bentuk hal baru di dunia.

Selain itu, anak jadi dapat belajar orang-orang di sekitarnya dengan tidak hanya melihat dalam satu pandangan lurus ketika terlentang atau berbaring.

Maka dari itu, tak heran anak yang suka merangkak akan lebih mudah tersenyum atau senang diajak bercanda.

Itulah beberapa penyebab bayi tidak suka tummy time dan cara melatih dan membiasakannya. Semoga membantu ya Moms.

Ingat, bagaimanapun, Moms dan bayi harus terjaga selama waktu ini. Jangan pernah meninggalkan bayi tanpa pengawasan selama waktu tengkurap.

  • https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/Back-to-Sleep-Tummy-to-Play.aspx
  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/tummy-time/faq-20057755
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17979866/
  • https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/Cleft-Craniofacial/Pages/Positional-Skull-Deformities-and-Torticollis.aspx
  • https://pathways.org/topics-of-development/tummy-time/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait