PARENTING ISLAMI
23 Agustus 2022

Kandungan Surat Al Araf Ayat 34 tentang Ketentuan Ajal Manusia yang Ditetapkan Allah SWT

Ajal manusia tidak dapat dimajukan maupun dimundurkan
Kandungan Surat Al Araf Ayat 34 tentang Ketentuan Ajal Manusia yang Ditetapkan Allah SWT

Surat Al Araf ayat 34 menjelaskan tentang ketentuan kematian tiap manusia yang tidak dapat dimajukan maupun dimundurkan.

Sekali lagi ayat ini mengingatkan kita kepada kekuasaan Allah SWT atas mahluk-Nya, baik itu manusia, hewan, maupun tumbuhan.

Kali ini kita akan membahas bagaimana penafsiran ahli kitab terhadap ayat yang satu ini. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Baca Juga: Tafsir Surat Ali Imran 134, Ini 4 Sifat Orang Bertaqwa Menurut Alquran

Mengenal Surat Al Araf Ayat 34

Mengenal surat al araf ayat 34

Foto: Mengenal surat al araf ayat 34 (smol.id)

Foto: orang membaca Alquran (Orami Photo Stock)

Surat Al Araf memiliki arti tempat yang tertinggi. Disebut demikian karena di ayat ke-46 dijelaskan tentang keadaan orang-orang yang berada di atas Al A’raf, yaitu tempat tertinggi di batas neraka dan surga.

Mereka adalah golongan orang yang amal kebaikan (pahala) dan amal keburukan (dosa) sama besar.

Surat ke-7 dalam Alquran ini terdiri dari 206 ayat dan termasuk dalam golongan surat Madaniyah yang diturunkan di Kota Madinah.

Surat ini juga masuk dalam golongan surat al-sab’ul al-thiwal atau 7 surat terpanjang di Alquran, di antaranya surat Al-Baqarah, Ali Imran, An-Nisa’, Al-A’raf, Al-An’am, Al-Maidah, dan Yunus.

Secara garis besar, surat ini berisi tentang tauhid, hukum, kisah-kisah Nabi, dan adab orang mukmin.

Nah, kalau surat Al Araf ayat 34 ini membahas tentang ketentuan ajal (kematian) manusia yang telah diatur oleh Allah SWT.

Kematian pasti terjadi pada setiap mahluk yang hidup. Waktunya tidak dapat dimajukan maupun dimundurkan.

Baca Juga: Surat At Taubah Ayat 128–129: Bacaan, Arti, Kandungan, hingga Keutamaan Melafazkannya

Bacaan Surat Al Araf Ayat 34 dan Artinya

Bacaan surat al araf ayat 34 dan artinya

Foto: Bacaan surat al araf ayat 34 dan artinya

Foto: ayat Alquran (Orami Photo Stock)

Berikut ini bacaan surat Al Araf ayat 34 dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

"Wa likulli ummatin ajal, fa iżā jā`a ajaluhum lā yasta`khirụna sā'ataw wa lā yastaqdimụn"

Artinya: “Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya,” (QS. Al Araf: 34).

Tafsir Surat Al Araf Ayat 34: Ketentuan Kepastian Ajal Manusia

Tafsir Surat al araf ayat 34

Foto: Tafsir Surat al araf ayat 34

Foto: orang mengaji (Orami Photo Stock)

Berikut ini tafsir kandungan surat Al Araf ayat 34.

Menurut tafsir Al-Wajiz oleh Syaikh Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili, ayat ini menjelaskan bahwa:

“Bagi setiap umat dan manusia itu memiliki batas waktu hidup masing-masing.

Dan ketika ajal yang membuat mereka mati telah datang maka itu yang tidak bisa ditunda dan dimajukan sesaat pun. Dan ketentuan itu terjadi pada mereka.”

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) menafsirkan bahwa umat di sini bukan hanya manusia sebagai individu saja, melainkan juga bangsa atau golongan tertentu.

Ajal dapat terjadi karena azab atau juga tiba-tiba. Azab terjadi pada umat atau bangsa yang durhaka, tidak mau menerima kebenaran, berbuat sewenang-wenang, dan melakukan tindakan keji dan munkar.

Azab dapat terjadi dalam 2 bentuk yaitu, bisa berupa bangsa itu hancur, musnah, dan hilang dari bumi. Kedua, mereka menjadi hina, miskin, bodoh, dijajah, dan lain-lain.

Baca Juga: 9 Keutamaan Surat Al Waqiah, Salah Satunya Dijauhkan dari Kemiskinan, Masya Allah!

Azab yang pertama berlaku bagi umat-umat terdahulu di zaman Rasulullah SAW, contohnya kaum Nuh yang ditenggelamkan dalam banjir bandang yang besar.

Mereka dimusnahkan dari muka bumi karena durhaka dan mengingkari ajaran-ajaran yang dibawa oleh para nabi.

Allah berfirman, “Dan begitulah siksa Tuhanmu apabila Dia menyiksa (penduduk) negeri-negeri yang berbuat zalim. Sungguh, siksa-Nya sangat pedih, sangat berat,” (QS. Hud: 102).

Sedangkan azab yang kedua lebih banyak ditemui pada umat di zaman sekarang. Salah satunya contohnya yaitu mereka yang korupsi kemudian oleh Allah dijatuhkan derajatnya.

Adapun ajal yang datang secara tiba-tiba menunjukkan bahwa Allah Maha Kuasa dan tidak bisa dihalangi atau ditandingi kekuasaan-Nya oleh manusia.

Tidak ada seorang pun yang tahu kapan ajal akan menjemput mereka. Apakah itu saat pagi, siang, atau malam. Ketika mereka sedang tidur, makan, atau berkendara.

Itulah Moms bacaan, arti dan kandungan surat Al Araf ayat 34 yang menjelaskan tentang kepastian ajal manusia merupakan sesuatu yang tak bisa ditebak oleh manusia juga tidak dapat dinegosiasi oleh manusia.

Karena Allah SWT yang Maha Mengetahui dan menetapkan takdir manusia.

  • https://tafsirweb.com/2488-surat-al-araf-ayat-34.html
  • https://tafsirq.com/7-al-araf/ayat-34
  • https://risalahmuslim.id/quran/al-araaf/7-34/
  • https://muslim.or.id/29578-bunuh-diri-bukan-mengakhiri-kehidupan.html