Scroll untuk melanjutkan membaca

RUPA-RUPA
12 September 2022

Penyebab Banjir: Buang Sampah Sembarangan hingga Perubahan Iklim

Proses terjadinya banjir bisa karena alamiah dan non-alamiah
Penyebab Banjir: Buang Sampah Sembarangan hingga Perubahan Iklim

Sering kali datang tiba-tiba, Moms harus tahu proses terjadi dan penyebab banjir agar dapat melakukan pencegahan dan persiapan.

Banjir merupakan bencana alam yang perlu mendapat perhatian karena mengancam jiwa dan ekonomi masyarakat.

Faktanya, banjir merupakan bencana alam ketiga terbesar di dunia yang telah banyak menelan korban jiwa dan kerugian harta benda.

Banjir besar yang sempat melanda beberapa kota di Indonesia pada musim hujan menimbulkan kekhawatiran serta korban jiwa yang tidak sedikit.

Hal ini sangat mengkhawatirkan karena pada saat musim hujan seperti ini sangat mungkin bencana banjir terjadi.

Pengetahuan serta persiapan dalam menghadapi bencana musiman ini sangat diperlukan, khususnya bagi masyarakat yang daerahnya rawan banjir.

Berikut ini adalah informasi seputar proses terjadinya banjir, dampaknya, dan bagaimana Moms harus mempersiapkan diri menghadapi kondisi ini.

Disimak bersama yuk, Moms!

Baca Juga: Siaga Bencana, Stok Makanan Ini Harus Ada di Rumah

Proses Terjadinya Banjir

banjir.jpg

Foto: banjir.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: proses terjadinya banjir (usatoday.com)

Sebelum akhirnya banjir menyambangi tempat tinggal Moms, berikut ini adalah proses terjadinya banjir yang harus Moms tahu.

Banjir adalah peristiwa meluapnya air secara berlebihan di daerah yang sebelumnya kering.

Misalnya seperti di Jakarta, normalnya kering tidak digenangi air. Lalu karena faktor tertentu, Jakarta mengalami luapan air dan terjadi banjir.

Proses terjadinya banjir dapat dibedakan menjadi 2, yaitu alamiah dan non-alamiah.

1. Proses Terjadinya Banjir Alamiah

Pada siang hari, air di laut, danau, hingga sungai akan menguap karena sinar matahari. Kemudian, air yang menguap berkumpul menjadi awan.

Nantinya, awan tersebut ditiup ke daratan dan menurunkan uap lewat hujan.

Hujan dapat turun di berbagai daerah seperti pemukiman dan pegunungan. Air hujan yang turun akan diserap oleh tanah dan ditahan tumbuh-tumbuhan.

Kendati demikian, tanah dengan daya serap kecil biasanya tidak mampu menahan banyak air hujan.

2. Proses Banjir Non-Alamiah

Proses terjadinya banjir non-alamiah disebabkan oleh ulah manusia, seperti membuang sampah sembarangan.

Pada kasus ini, pembuangan sampah secara sembarang dapat membuat aliran air tersumbat.

Jika dibiarkan, kondisi ini dapat membuat sampah dan air meluap, sehingga banjir terjadi.

Sehingga, air hujan tersebut akan mengalir ke tempat rendah dan menyebabkan proses terjadinya banjir.

Baca Juga: Bebas Banjir, Ini Inspirasi Rumah Panggung Modern dan Minimalis

Penyebab Banjir

banjir dengan puing terapung.jpg

Foto: banjir dengan puing terapung.jpg (postindependent)

Foto: penyebab banjir (Orami Photo Stock)

Penyebab banjir merupakan turunan dari proses terjadinya banjir. Sama halnya dengan proses banjir, banjir juga disebabkan dua penyebab utama yaitu alamiah dan non-alamiah.

Berikut ini beberapa penyebab banjir paling umum yang terjadi.

1. Penebangan Pohon Secara Liar

Penyebab banjir yang pertama adalah penebangan pohon secara liar.

Hal ini dikarenakan penebangan secara liar dapat mengurangi jumlah pepohonan yang memiliki fungsi sebagai peresap air.

Ketika tanah sudah gundul akibat penebangan secara liar, maka air dapat mengenang dan banjir karena tidak ada lagi pohon yang meresap air yang jatuh.

Bahkan buruknya, ketika hutan ditebang secara liar dapat meyebabkan banjir bandang terutama jika hutan tersebut berada di daratan yang lebih tinggi dari pemukiman.

2. Membuang Sampah Sembarangan

Penyebab banjir selanjutnya adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Kebiasaan membuang sampah sembarangan di selokan atau sungai ternyata dapat menyebabkan banjir, lho Moms.

Meski kerap dianggap sepele ternyata ini menjadi penyebab umum terjadinya banjir.

Banjir bisa datang ketika hujan lebat hadir, tetapi air tidak bisa mengalir di sungai karena adanya tumpukan sampah.

3. Hujan Lebat

Penyebab banjir paling umum adalah hujan lebat. Kondisi ini tidak memandang kamu tinggal di pemukiman mewah atau tidak.

Selama sistem drainase tidak berjalan baik, banjir mungkin akan datang.

Dalam kebanyakan kasus, saat hujan deras, sistem drainase kewalahan, dan air tidak mengalir sehingga meluap ke rumah dan jalanan.

Namun, ini biasanya terjadi hanya dalam kasus hujan lebat yang berkelanjutan dalam waktu yang lama.

4. Sungai yang Meluap

Sungai meluap menjadi penyebab banjir paling umum selanjutnya. Kasus ini kerap terjadi bagi Moms yang tinggal di sepanjang sungai atau daerah hulu sungai.

Ketika air di sungai tidak dapat mengalir dengan baik ini dapat menyebabkan luapan yang serius di pemukiman.

5. Bendungan Rusak

Rusaknya bendungan bisa menjadi penyebab banjir selanjutnya.

Ketika hujan lebat datang, dan permukaan air naik, bendungan yang bisa jebol dan mengalirkan air ke rumah dan sekitarnya.

Ini pernah terjadi setelah Badai Katrina melanda New Orleans pada tahun 2005. Bendungan pada area tersebut jebol dan membuat banjir jauh lebih serius.

6. Banyaknya Pembangunan

Penyebab banjir yang lainnya adalah banyaknya pembangunan pemukiman atau fasilitas umum lainnya.

Hal ini terjadi ketika pembangunan menghilangkan dataran kosong yang semulanya menjadi area resapan air.

Dengan menghilangnya area resapan air membuat risiko banjir di area tersebut meningkat.

7. Perubahan Iklim

Penyebab banjir yang terakhir adalah perubahan iklim akibat pemanasan global. Kondisi ini yang terjadi di seluruh dunia, juga terjadi di Indonesia.

Dampak pemanasan global yang menyebabkan perubahan iklim tidak teratur membuat curah hujan selalu turun deras bahkan dalam waktu yang lama hingga meningkatkan risiko banjir.

Baca Juga: Benarkah Hujan-hujanan Bikin Sakit? Ini Tips Tetap Sehat setelah Bermain Hujan

Dampak Terjadinya Banjir

banjir'

Foto: banjir' (advancedautopart.com)

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui proses terjadinya banjir, hal yang tidak dapat Moms lupakan adalah dampaknya.

Salah satu dampak banjir bagi lingkungan manusia yang paling penting adalah persoalan kesehatan.

Banjir memiliki risiko yang mengancam nyawa manusia, dimulai dari penyakit hingga kematian.

Dampak banjir terhadap lingkungan kesehatan manusia memang cukup bervariasi, tergantung dari beberapa faktor, misalnya:

  • Lokasi
  • Topografi
  • Penanganan medis yang tepat dari berbagai pihak

Beberapa dampak banjir bagi lingkungan kesehatan yang wajib menjadi perhatian antara lain:

  • Bahaya tenggelam atau terluka
  • Penyakit hipotermia atau penurunan suhu tubuh di bawah 35 derajat Celcius
  • Gigitan hewan dan kuman bakteri
  • Infeksi, keracunan, dan beberapa penyakit bawaan akibat air banjir
  • Risiko kematian atau luka karena kontak listrik
  • Risiko kesehatan lain yang muncul akibat evakuasi pasien

Selain itu, dampak banjir bagi lingkungan infrastruktur media yang tersedia juga menjadi pertimbangan, misalnya:

  • Rumah sakit yang terendam
  • Produk dan suplai medis yang rusak
  • Kesulitan mengakses pelayanan kesehatan akibat banjir

Baca Juga: 5 Bahaya Membiarkan Anak Bermain Air Banjir

Tips Persiapan Menghadapi Banjir

banjir.jpg

Foto: banjir.jpg

Foto: thejakartapost.com

Moms perlu melakukan persiapan tanggap banjir sebagai berikut:

  • Periksa lubang saluran pembuangan air dan kloset
  • Bersihkan saluran air dari segala penghalang
  • Pastikan saluran tertutup rapat supaya air banjir tidak melimpah masuk melalui lubang saluran air
  • Pastikan Moms tahu benar dimana posko banjir terdekat dari rumah Moms
  • Buat perencanaan dengan keluarga
  • Kalau perlu, latihan evakuasi keluarga sebagai persiapan jika banjir benar-benar datang

Melansir Susquehanna Flood Forecast and Warning, pastikan Moms sudah menyiapkan barang-barang di bawah ini untuk menghadapi banjir.

1. Perlengkapan P3K

Penyakit dan luka adalah hal yang tidak bisa dihindari saat menghadai banjir.

Oleh karena itu, ada baiknya Moms mempersiapkan P3K dan alat-alat standar penyelamatan.

Selain itu, Moms juga perlu menyediakan obat-obatan sepert:

2. Alat Pelampung

Ini yang sering lupa disiapkan. Karena merasa aman dari kepungan air banjir, alat pelampung menjadi hal yang dianggap remeh.

Jadi, tak ada salahnya siap siaga sebelum bencana menghadang.

3. Lampu Senter

Siapkan lampu senter dengan baterai penuh untuk memberikan cahaya di malam hari.

Untuk menghindari konsleting, pihak berwajib akan memadamkan listrik agar tidak terjadi kebakaran.

Oleh sebab itu, lampu senter sangat berguna untuk memberikan cahaya di malam yang gelap gulita.

4. Surat Berharga

Jangan sampai lupa dengan isi lemari Moms yang menyimpan berbagai surat berharga. Pindahkan surat-surat ke tempat yang aman dari banjir.

Moms dapat menyimpannya di rumah anggota keluarga yang aman dari banjir. Jangan sampai saat banjir surut Moms repot karena harus mengurus berbagai surat berharga.

5. Powerbank

Ini juga penting untuk dimiliki jika Moms sudah tahu bahwa tempat Moms rawan banjir.

Moms perlu menyiapkan powerbank untuk mengisi baterai handphone Moms yang sangat berguna untuk menghubungi rekan sampai tim SAR.

Selain hal-hal tersebut, waspadai binatang yang dapat terbawa atau muncul saat banjir tiba.

Ular, biawak, tikus, dan serangga sangat dikhawatirkan dapat masuk ke dalam rumah Moms.

Berhati-hatilah dan jaga anak-anak Moms dari ancaman binatang yang dapat mengganggu kesehatan, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Tutup lubang-lubang yang terbuka, karena binatang bisa bersarang di sana saat banjir surut.

Baca juga: Lakukan 10 Langkah Keselamatan Ini Saat Rumah Kebanjiran

Nah, itu dia Moms informasi seputar proses terjadinya banjir dan tips menghadapi kondisi tersebut.

Semoga tips ini dapat membantu Moms mengantisipasi banjir yang akan datang.

Selalu waspada dan tanggap agar Moms dan keluarga dapat terlindung dari berbagai macam penyakit setelah banjir surut, ya.

  • https://www.susquehannafloodforecasting.org/before-during-after.html
  • https://www.researchgate.net/publication/282597900_Chapter_1_Flood_Processes_and_Hazards
  • https://www.nssl.noaa.gov/education/svrwx101/floods/
  • https://www.chiefscientist.qld.gov.au/publications/understanding-floods/what-is-a-flood
  • https://b-air.com/2018/02/common-causes-flooding/