24 November 2022

12 Alasan Kenapa pada saat Hamil Berhubungan Terasa Sakit, Moms Perlu Tahu!

Ternyata ada sebab-sebab yang unik, Moms!

Jika Moms merasakan hubungan seks saat hamil menyakitkan, Moms pasti bertanya-tanya kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit?

Hubungan seks saat hamil bisa menjadi pengalaman yang sama sekali berbeda.

Beberapa wanita mengklaim bahwa sensitivitas yang meningkat mengarah ke orgasme yang lebih baik dari sebelumnya, sementara yang lain mengeluh tentang ketidaknyamanan yang dialami.

Kemudian munculah pertanyaan apakah boleh melakukan hubungan intim saat hamil.

Hal ini tidak perlu Moms khawatirkan, karena bercinta saat hamil diperbolehkan.

Penetrasi dan gerakan hubungan intim tidak akan membahayakan bayi yang dilindungi oleh perut dan dinding otot rahim.

Baca Juga: Rekomendasi 12 Bahan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil, Sudah Tahu?

Bayi terlindungi karena adanya cairan kantung ketuban.

Namun karena perubahan hormon dan bentuk tubuh wanita, bisa menjadi penyebab kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit.

Seperti yang dilansir dari jurnal Female Pain During Sex (Dyspareunia), hubungan seks yang sakit bisa menyebabkan masalah dalam hubungan seksual pasangan.

Selain rasa sakit fisik yang Moms alami, efek emosional yang negatif juga akan bisa dirasakan.

Jadi kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit?

Kenapa pada Saat Hamil Berhubungan Terasa Sakit?

Hamil Kram
Foto: Hamil Kram

Ada begitu banyak yang menjadi pengaruh rasa sakit saat berhubungan.

Tapi jika Moms khawatir akan terjadi disfungsi seksual, tenang saja, menurut penelitian dari University of California San Fransisco, kehamilan tidak menjadi penyebabnya.

Tidak dipungkiri, beberapa penyebabnya ada yang berdampak sangat berbahaya dan tidak berbahaya.

Lantas, apa kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit? Berikut beberapa penyebab yang mungkin mendasarinya.

1. Perubahan Bentuk Tubuh

Kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit, bisa jadi karena perubahan bentuk tubuh kita.

Meskipun seks saat hamil itu aman, namun bisa menjadi tidak nyaman karena perubahan tubuh wanita.

Pertumbuhan perut disertai dengan jaringan vagina yang membengkak dan gejala kehamilan lainnya ikut berkontribusi pada pengalaman seks yang tidak menyenangkan.

Untuk menghindari rasa sakit, Moms dan Dads perlu berkomunikasi untuk menemukan posisi terbaik.

Baca Juga: 23 Arti Mimpi Orang Meninggal, Bisa Jadi Tanda Rasa Takut Atau Kehilangan

2. Sensitivitas Meningkat

Area yang pernah dianggap sebagai zona kesenangan nyatanya juga bisa Moms berubah jadi menyakitkan selama masa kehamilan.

Darah yang lebih banyak mengalir ke panggul selama kehamilan menyebabkan sensitivitas lebih tinggi yang membuat seks tidak nyaman. Itu lah kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit.

Mungkin inilah saatnya bagi Moms dan Dads untuk mencoba berbagai posisi yang tepat untuk mengeksplor kedalaman penetrasi.

Jika hal ini dilakukan, ketidaknyamanan pada saat seks bisa dihindari.

3. Vagina Jadi Lebih Kering

Pertanyaan kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit, bisa juga disebabkan karena vagina Moms mengering.

Perubahan hormon dan morning sickness bisa menyebabkan vagina menjadi kering.

Jika hal ini terjadi, maka pada saat proses penetrasi akan kekurangan pelumas.

Gesekan yang terjadi pada vagina membuat membuat Moms menjadi tidak nyaman, akibatnya orgasme yang maksimal tidak bisa terasa.

Cobalah untuk menggunakan pelumas berbahan dasar silikon, minyak, dan air. Hindari juga gerakan seks yang terlalu agresif.

4. Adanya Infeksi

"Dalam beberapa kasus, kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit bisa disebabkan adanya infeksi tertentu seperti servisitis, vaginitis, dan korioamnionitis," ujar Jimmy Belotte, seorang Ob-Gyn di Departemen Obstetri & Ginekologi dan Kesehatan Wanita.

Beberapa kondisi seperti ini bisa membahayakan bagi si janin.

Jadi, sangat penting bagi Moms untuk berkonsultasi kepada dokter tentang rasa sakit yang Moms alami selama masa kehamilan.

Baca Juga: Mengenal SDIT atau Sekolah Dasar Islam Terpadu serta Kelebihan dan Kelemahannya!

5. Leher Rahim yang Lemah

Vagina Nyeri
Foto: Vagina Nyeri

Beberapa Moms memiliki serviks yang lemah, yang biasa kita sebut dengan inkompetensi serviks atau insufisiensi serviks.

Ketika bercinta tentunya penis akan mencapai leher rahim dengan penetrasi maksimal.

Sehingga, kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit, bisa terjadi ketika penetrasi mencapai titik terdalam.

Mengenal erosi serviks uteri dan infertilitas, membuat Moms bisa lebih siap menghadapi seks ketika masa kehamilan.

Jika Moms merasakan tekanan vagina yang berlebih, segeralah periksa ke dokter.

6. Akibat Kecemasan

Kecemasan dan ketakutan pasangan akan menyakiti bayi dapat berkontribusi juga pada pengalaman seks yang tidak nyaman.

Dari kecemasan ini mendasari terjadinya otot-otot yang tegang pada beberapa area sensitif Moms.

Oleh sebab itu, penting untuk diingat, tetap lakukan seks aman selama masa kehamilan Moms. Konsultasi ke dokter bila diperlukan.

Baca Juga: 294 Obat Sirop yang Aman Dikonsumsi Menurut Update BPOM, Mulai dari Sanmol hingga Rhinos!

7. Pertumbuhan Rahim

Pembesaran rahim Moms karena memberi ruang bagi bayi di dalam kandungan yang sedang tumbuh dapat menjadi alasan kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit.

Namun menurut Julie Levitt, MD, dokter kandungan di The Women’s Group of Northwestern di Chicago, hal ini umumnya terjadi pada trimester pertama.

8. Kemacetan Panggul

Pembesaran pembuluh darah di panggul kita dapat menyebabkan apa yang disebut kemacetan panggul, yang terasa seperti tekanan berat di vagina.

Ini dapat menjadi penyebab kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit dan "biasanya terasa seperti sakit yang dalam di panggul".

9. Nyeri Ligamen Bundar

Ligamen bundar adalah sepasang struktur seperti tali di panggul Moms yang membantu menopang rahim kita.

Mereka menghubungkan bagian depan rahim kita ke area selangkangan, dan mereka bisa merasa tidak nyaman saat meregang selama kehamilan, dan itulah kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit dan tidak nyaman.

10. Terjadi Pembengkakan

Hamil Nyeri
Foto: Hamil Nyeri (Betterhealthosteopathy.com)

Labia Moms ("bibir" luar dan dalam dari vulva) bisa terasa lebih besar dan vagina bisa terasa lebih kencang karena pembengkakan di jaringan kita.

Oleh karena inilah, berhubungan saat hamil akan terasa menyakitkan.

Baca Juga: 15 Pakaian Adat Sumatera Barat Beserta Aksesorinya, Cantik, Elegan, dan Menawan!

11. Peregangan Panggul

Selama trimester ketiga, panggul kita akan meregang dan melebar agar Moms siap untuk persalinan.

Hal ini dapat menjadi alasan kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit pada trimester ketiga.

12. Rahim yang Berat

Rahim Moms akan meregang selama kehamilan untuk menopang bayi yang sedang tumbuh, dan akan terasa tidak nyaman saat bayi semakin besar.

“Sebagian besar masalah dengan kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit sebagian besar karena rahim kita, dan cara kita membawa bayi dalam perut kita,” kata Mary Jane Minkin, dokter kandungan di Yale New Haven Health di New Haven, Connecticut.

Baca Juga: 9+ Manfaat Konsumsi Teh Panas untuk Kesehatan, Apa Saja?

Nyeri Vagina Saat Hamil, Apakah Normal?

Nyeri saat Hamil
Foto: Nyeri saat Hamil

Ngilu pada kemaluan saat hamil umumnya disebabkan oleh kerja hormon relaksin yang membuat tulang kemaluan merenggang di masa akhir kehamilan guna mempersiapkan kelahiran bayi.

Ngilu biasanya terasa di sekitar kemaluan, tepatnya di atas tulang kemaluan.

Sebagian ibu hamil juga ada yang merasakan ngilu di perut bagian bawah, punggung bawah, di daerah antara vagina dan anus, hingga ke paha.

Rasa nyeri akibat ngilu bisa menjadi lebih parah saat ibu hamil berjalan, naik turun tangga, berdiri dengan satu kaki, bangun dari tempat tidur, atau keluar dari mobil.

Berikut adalah beberapa faktor atau kondisi yang umumnya membuat wanita lebih berisiko mengalami ngilu pada kemaluan saat hamil:

  • Mengandung bayi kembar
  • Hamil anak kedua atau seterusnya
  • Mengandung bayi yang berukuran sangat besar
  • Pernah mengalami nyeri panggul pada kehamilan sebelumnya
  • Memiliki riwayat nyeri punggung bawah atau panggul
  • Melakukan pekerjaan atau aktivitas fisik yang berat
  • Kelebihan berat badan sebelum hamil
  • Memiliki riwayat cedera panggul, misalnya karena jatuh atau kecelakaan

Cara Mengatasi Berhubungan saat Hamil yang Terasa Menyakitkan

Ibu Hamil
Foto: Ibu Hamil

Obat terbaik untuk kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit pada akhirnya tergantung pada penyebab ketidaknyamanan Moms.

Jika tampaknya karena ukuran rahim atau tempat bayi beristirahat, direkomendasikan untuk melakukan sesuatu secara perlahan dan bereksperimen dengan gerakan baru di tempat tidur.

“Banyak hal yang berkaitan dengan menemukan posisi kreatif yang bermanfaat,” kata Minkin.

Moms juga dapat menggunakan bantal untuk membantu mengurangi tekanan pada area tertentu di tubuh kita.

Dalam kasus lain, terutama jika Moms mengalami pembengkakan, menggunakan pelumas dapat membantu meredakan ketidaknyamanan saat berhubungan seks.

Umumnya, rasa sakit berhubungan seks saat hamil tidak mengkhawatirkan kecuali jika menyebabkan rasa sakit yang signifikan, pendarahan atau jika kehamilan Moms berisiko tinggi dan istirahat panggul disarankan.

Tetap saja, seks yang menyakitkan selalu harus dilaporkan ke dokter jika Moms tidak dapat menemukan solusi cepat untuk itu.

Moms sebaiknya menelepon dokter segera, daripada terjadi rasa sakit yang berkepanjangan setelah berhubungan seks selama kehamilan yang berlangsung lebih dari satu jam atau pendarahan yang lebih dari sekedar bercak.

Baca Juga: Simak Sumber Makanan Mengandung Zat Besi, Cegah Anemia!

Kapan Harus ke Dokter?

Dokter Kandungan
Foto: Dokter Kandungan

Meski terkadang sakit pada vagina saat hamil adalah hal yang normal, Moms juga perlu tetap waspada dengan adanya tanda kondisi yang serius

Pada sebagian kasus, sakit pada vagina saat hamil bisa menjadi tanda keguguran, kehamilan ektopik, preeklampsia hingga persalinan prematur.

Segera berkonsultasi ke dokter jika Moms mengalami nyeri vagina diikuti dengan kondisi seperti berikut:

  • Sakit sudah menjalar sampai ke panggul
  • Sulit berjalan dan berbicara
  • Sakit kepala berat
  • Kaki, tangan dan wajah bengkak
  • Demam, menggigil, atau perdarahan pada vagina

Nyeri vagina yang disertai kram di usia kehamilan trimester pertama bisa saja disebabkan akibat ukuran rahim yang membesar.

Namun jika sakit pada vagina disertai perdarahan, maka itu bisa jadi tanda awal keguguran.

Deteksi masalah sedini mungkin sangat diperlukan agar Moms mendapat penanganan yang tepat dengan segera sehingga kehamilan pun dapat tetap berjalan dengan aman.

Baca Juga: 21 Aplikasi Desain Rumah, Yuk Mulai Rancang Rumah Idaman!

Itulah beberapa alasan kenapa pada saat hamil berhubungan terasa sakit.

Hal yang perlu diingat bahwa Moms tidak perlu khawatir dengan kondisi janin dan bisa tetap merasa rileks ya.

Semoga setelah membaca artikel tentang hubungan seks saat hamil yang menyakitkan ini, Moms dan Dads dapat melakukan seks lebih santai dan aman.

  • https://www.ucsf.edu/news/2013/10/109566/childbirth-not-significant-contributor-later-sexual-dysfunction
  • https://www.webmd.com/sexual-conditions/guide/female-pain-during-sex
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/322304#treatments
  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/vaginal-pressure#relief

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.