ADVERTISEMENT

TRIMESTER 3
21 Juni 2022

Serba-serbi tentang Baby Shower vs Tujuh Bulanan, Kenali Moms!

Pilih baby shower atau tujuh bulanan, Moms?
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Adeline Wahyu

Moms, pernahkah mendatangi acara baby shower di kalangan pertemanan?

Acara dalam menyambut kehadiran buah hati ini semakin tren dan gencar dilakukan, lho!

Tak hanya sebagai ajang penyambutan, ini juga upaya meminimalisir stres dari calon ibu yang akan segera melahirkan.

Ingin mengadakan pesta baby shower menjelang kelahiran Si Kecil?

Yuk, coba kenali berbagai hal penting dalam persiapan acara ini.

Baca Juga: Ketahui 6 Faktor yang Menghambat Kelahiran di Suatu Negara

Apa Itu Baby Shower?

ADVERTISEMENT

Baby shower adalah momen pertemuan untuk merayakan calon bayi bersama teman dan keluarga terdekat.

Seperti layaknya keseruan pesta pada umumnya, acara baby shower pun dipenuhi oleh hal-hal menarik tentang newborn.

Ini akan disemarakkan dengan banyaknya bungkusan kado dan dikelilingi orang-orang terdekat.

ADVERTISEMENT

Di Indonesia sendiri, acara ini hampir mirip dengan empat atau tujuh bulanan.

Baik baby shower atau acara 7 bulanan, tujuan melaksanakan momen menjelang kelahiran ini meliputi:

Acara yang kini menjadi tren di kalangan pasangan muda, sekaligus merayakan diketahuinya jenis kelamin janin.

Sering dikenal sebagai gender reveal ini mengadopsi konsep orang Barat pada umumnya.

ADVERTISEMENT

Biasanya, waktu acara ini juga cukup fleksibel dan terdapat suguhan kue-kue manis dengan dekorasi atraktif.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Baby Box yang Nyaman dan Aman untuk Bayi

Asal Muasal Baby Shower

Foto: sejarah baby shower

Foto: Orami Photo Stocks

Berikut beberapa fakta menarik terkait sejarah baby shower antara lain:

1. Awalnya Hanya untuk Tamu Wanita

ADVERTISEMENT

Awalnya, tradisi baby shower hanya diadakan untuk merayakan kehamilan anak pertama dan para wanita yang diundang.

Tujuan utamanya adalah untuk merayakan peran baru yang akan dijalani calon ibu.

Selain itu, para tamu juga akan membagikan pengalaman, pengetahuan, dan wejangan tentang menjadi seorang ibu.

Seiring berjalannya waktu, tamu-tamu pria juga boleh datang ke acara ini.

2. Bisa untuk Anak Kedua

Dunia semakin modern, pesta juga diadakan untuk merayakan kelahiran anak kedua dan seterusnya, termasuk anak adopsi.

Perayaan menyambut buah hati ini tak dibedakan untuk setiap anak.

Jadi tak perlu ragu untuk merayakannya ya, Moms.

Baca Juga: Ini Cara Bermain UNO Kartu dan Uno Stacko Bersama Anak agar Tak Bosan

ADVERTISEMENT

3. Acara Digelar oleh Sahabat

Foto: Bridal-Shower-Garden-Tea-Party-via-Karas-Party-Ideas-KarasPartyIdeas.com32.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Menurut etika orang Barat, baby shower digelar atas inisiatif dan patungan dari para sahabat wanita.

Acara ini diadakan untuk menunjukkan dukungan pada calon orang tua baru dengan membuatkan pesta.

Secara tak langsung, mereka juga akan membawakan berbagai hadiah untuk meringankan beban finansial keluarga.

4. Puncak Acara Buka Kado

Puncak acara dari baby shower adalah momen buka kado.

Ini ketika si calon ibu akan duduk di tengah-tengah para tamu dan membuka satu per satu hadiah yang diberikan.

ADVERTISEMENT

Ya, sesuai makna kata ‘showered’, si calon ibu dihujani hadiah berupa berbagai perlengkapan bayi dan ibu pasca melahirkan.

Ini mirip dengan acara bridal shower yang merupakan pesta kado untuk calon pengantin wanita.

5. Ada Dekorasi Meriah

Baby shower juga identik dengan dekorasi yang menggemaskan nan lucu.

Waktu acara juga fleksibel dan biasanya terdapat suguhan kue-kue manis Barat dengan penampilan atraktif.

Sesuaikan ini dengan anggaran biaya Moms dan keluarga, ya.

Baca Juga: Edukasi Anak Cara Membuat Mainan Pesawat Kertas, Yuk, Moms!

Tips Persiapan Baby Shower

ADVERTISEMENT

Saat ini sedang populer di Indonesia untuk mengadakan baby shower.

Agar acara baby shower menyenangkan dan seru, Moms perlu menyimak tips-tips di bawah ini.

1. Undang Orang Terdekat Saja

Foto: Sedang Persiapan Baby Shower Ini Rules Do and Don’t-nya -1.jpg

Foto: Metro.co.uk

Tentukan undangan yang hadir saat acara akan menjadi hal yang penting.

Agar lebih bersifat intens dan hangat, undanglah orang-orang yang paling dekat dengan Moms.

Jadi, semua orang benar-benar berbagi kegembiraan daripada merasa berkewajiban untuk hadir.

Ingatlah untuk tidak menekan diri sendiri dengan terlalu banyak tamu, sehingga Moms dapat mengelolanya.

Jangan repot-repot dengan undangan kertas.

Moms bisa membuat undangan online dan kirimkan ke semua tamu.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Hotel di Jogja, Cocok untuk Honeymoon hingga Babymoon!

2. Sesuaikan Lokasi Acara

Tempat mengadakan baby shower akan tergantung pada jumlah tamu, cuaca, dan tentu saja anggaran.

Berikut beberapa opsi tempat yang bisa jadi pilihan:

  • Teras rumah
  • Restoran
  • Taman atau Kebun

Jika merencanakan baby shower di rumah, mulailah membersihkan rumah.

Nah, bisa juga menambahkan bunga untuk dekornya.

Jika tempatnya berada di lokasi luar ruangan, pastikan ruangan sudah bersih.

3. Buat Tema Menarik

Foto: pesta bungabunga

Foto: Orami Photo Stock

Penentuan tema juga menentukan lokasi pelaksanaan baby shower.

Persiapan ini bukan menjadi keharusan, tetapi jika menginginkannya bisa dicoba.

Pilih tema yang sesuai dengan jenis kelamin calon bayi.

Jika telah mengetahui jenis kelamin bayi, sesuaikanlah dekorasinya.

Atau, bisa juga membuat tema tetap sederhana atau mewah tergantung pada anggaran.

Baca Juga: Fakta Penting Seputar Hipospadia pada Bayi Laki-laki

4. Tentukan Dresscode Senada

Jangan sampai terlewat, Moms bisa juga menentukan dresscode untuk para tamu.

Keputusan tentang tema harus dibuat sebelum undangan dikirim karena tamu perlu mengetahuinya.

Hal ini agar pemilihan warna dresscode dapat dibuat seiring undangan dibagikan nantinya.

Penyeragaman warna pakaian ini agar terlihat lebih kompak ketika acara foto bersama.

Pilihlah warna-warna earth tone apabila menyukai nuansa sederhana dan terkesan klasik.

5. Pertimbangkan Event Organizer (EO)

Agar acara baby shower berjalan dengan lancar, pertimbangkan untuk memakai event organizer (EO).

Sebagian orang mengambil jasa EO agar acara tak repot mengurus berbagai hal-hal kecil.

Pilihlah jasa party organizer yang tepercaya dan pernah menyelenggarakan acara seperti ini sebelumnya.

Apabila tak merasa punya budget lebih, pilih orang terdekat seperti sahabat, kakak, atau adik perempuan untuk jadi panitia acara.

6. Mencatat Anggaran Keuangan

Setelah memutuskan daftar tamu dan lokasi, perkirakan kemungkinan biaya yang akan dikeluarkan.

Biaya-biaya ini baik untuk tempat, makanan, minuman, perlengkapan dekorasi, dan lain-lain.

Pilih tempat dan makanan yang sesuai dengan anggaran.

Ingat, kebutuhan untuk sang buah hati akan lebih banyak nantinya.

Jadi, sebisa mungkin untuk berhemat, ya!

Baca Juga: Mengenal Tradisi Tedak Siten, Tradisi Jawa agar Anak Sukses di Masa Depan

7. Alokasikan Waktu

Foto: Sedang Persiapan Baby Shower Ini Rules Do and Don’t-nya -3.jpg

Foto: 100layercakelet.com

Mengadakan baby shower bisa dilakukan saat calon ibu memasuki usia 28 hingga 35 minggu.

Semakin lama pesta diadakan akan semakin besar perut pada ibu hamil.

Hal ini dapat membuat ibu hamil merasa tidak nyaman.

Apabila tak nyaman, tinggi risikonya mengalami hal-hal yang berbahaya.

Jangan lupa, selenggarakan acara dengan waktu yang tidak terlalu lama.

Tujuannya, agar calon ibu tidak merasa kelelahan.

Bisa juga dipilih acara saat sore hari agar terasa lebih santai dan leluasa.

8. Siapkan Aneka Camilan Ringan

Pastikan tamu Moms tidak kecewa dengan makanan dan minuman yang disediakan.

Moms bisa menggunakan layanan katering atau masak sendiri untuk lebih hemat.

Jangan lupa untuk menyiapkan makanan ringan seperti biskuit, cupcake, dan kue kering.

Selain itu, kita bisa mendekor bungkus makanan dan minuman sesuai tema yang sudah ditentukan.

Hal ini memberikan kesan yang menarik dan rapi.

9. Siapkan Momen Unboxing Hadiah

Foto: Sedang Persiapan Baby Shower Ini Rules Do and Don’t-nya -4.jpg

Foto: Thebump.com

Orang-orang tentunya suka melihat baju-baju kecil, boneka imut, serta deretan keperluan newborn lainnya.

Agar acara baby shower lebih hangat, siapkan waktu untuk membuka kado dari para undangan.

Jika memungkinkan waktunya, bisa dilakukan pembukaan kado sambil mendengarkan testimoni dari kado yang dibuka.

Acara sesi ini juga akan lebih seru jika dibantu oleh para tamu undangan untuk unboxing hadiah.

Baca Juga: Diundang Jadi Bridesmaid? Kenali 6 Tugas yang Harus Dilakukan

10. Siapkan Sesi Games

Susun acara baby shower agar lebih meriah.

Memiliki agenda membantu Moms mengelola pesta dengan baik tanpa kekacauan atau kebingungan.

Moms kemungkinan besar akan menghadirkan sesi permainan di sela perjamuan makanan dan minuman.

Permainan ini harus dibuat untuk menghibur para tamu yang datang.

Tak perlu mewah, biarkan permainan sederhana dan seru untuk dimainkan.

Untuk lebih banyak ide tentang permainan baby shower kita dapat mencari di internet.

Jangan lupa menyiapkan hadiah untuk pemenang agar tamu semakin antusias.

11. Jangan Lupakan Momen Foto

Foto: Foto-Keluarga-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Begitu para tamu tiba, Moms bisa menyambut mereka dengan menghadirkan aneka makanan dan minuman.

Setelahnya, acara baby shower bisa diisi dengan pemberian kado, momen kumpul, dan foto bersama dengan tamu undangan.

Jangan lupakan foto bersama ini agar suasana semakin meriah dan mengabadikan momen seumur hidup.

Sebagian orang juga mendirikan photo box agar kegiatan foto bersama terkesan lebih modern dan unik menggunakan properti menggemaskan.

Baca Juga: Cara Menghitung Hari Baik Pernikahan Menurut Primbon Jawa, Catat!

12. Tentukan Host Acara

Host akan membuat suasana baby shower yang dibuat menjadi lebih meriah.

Mereka haruslah yang mengenal Moms dengan baik atau bisa dari jasa event organizer yang sebelumnya.

Menggunakan jasa orang luar seperti public figure sebenarnya tidak dilarang, lho.

Namun, sang pembawa acara harus memahami bahwa bintang dari acara ini adalah Moms.

Jangan sampai pembawa acara tak tahu sama sekali terkait Moms dan proses kehamilan saat ini.

13. Siapkan Souvenir

Foto: souvenir pesta

Foto: Orami Photo Stock

Moms mungkin ingin membeli beberapa hadiah untuk para tamu sebagai tanda 'terima kasih'.

Jika memang ada anggaran terkait ini, pilih barang yang berguna dan diingat untuk waktu yang lama.

Beli satu minggu sebelumnya dan simpan dengan nama yang tertulis di seluruh goody bag.

Moms juga bisa membuat hadiah dengan bahan-bahan yang ada di rumah agar lebih hemat biaya, lho.

Baca Juga: Babymoon, Ini 6 Hal yang Bisa Moms Lakukan bersama Pasangan

Bolehkah Menggelar Baby Shower 2 Kali?

Foto: Outdoor-Bridal-shower-idea-and-decor.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Hal ini tidak akan menjadi masalah apabila Moms dan teman-teman ingin melakukannya. Baby shower adalah tentang merayakan momen kehidupan baru.

Pertimbangkanlah untuk mengadakan acara kumpul keluarga kecil atau makan siang bersama.

Sebagian orang merayakan momen ini 2 kali karena ingin merasakan kehangatan yang berbeda di setiap lingkup pertemanan.

Apalagi, di masa pandemi COVID-19 seperti ini kumpul bersama dengan kapasitas terbatas menjadi disoroti.

Oleh karena itu, tak masalah jika ingin melaksanakan baby shower di tempat dan waktu yang berbeda.

Jika ada yang membawa keluarga serta anak mereka, jangan lupa siapkan tempat sedikit luas untuk para tamu undangan.

Baby shower biasanya diadakan kapan saja. Umumnya, baby shower diadakan sekitar 8 minggu sebelum lahiran atau tujuh bulan.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Tempat Honeymoon di Bandung, Suasananya Menyenangkan dan Romantis!

Pilih Baby Shower atau Tujuh Bulanan?

Foto: 6 Fakta Unik Tentang Newborn yang Jarang Moms Tahu.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Baby shower mungkin bisa dengan mudah diterima masyarakat Indonesia karena budaya dan tradisi serupa secara turun temurun.

Contohnya adalah acara 7 selamatan bulanan atau mitoni dalam adat Jawa yang digelar saat ibu hamil berusia 7 bulan.

Sebenarnya, inti acara baby shower dan tujuh bulanan adalah untuk memberi dukungan dan doa.

Sebab, pada 7 bulan kehamilan, kesehatan bayi dianggap sudah cukup matang.

Ada pula yang menggelar syukuran atau pengajian saat hamil 4 bulan lho.

Hal ini karena secara agama, di usia kehamilan tersebut, janin sudah memiliki ruh.

Jadi, pilih baby shower atau tujuh bulanan, dikembalikan lagi pada Moms dan tujuan yang ingin dicapai.

Beberapa orang merasa penting melibatkan unsur budaya dan religi dalam acara yang diikuti keluarga besar.

Sedangkan, orang lain merasa perlu merayakannya dengan kumpul-kumpul serta adanya hidangan dan dekorasi ala Barat.

Jika ingin mengadakan pesta, jangan lupa untuk mempertimbangkan cuaca saat itu, ya!

Demikian persiapan baby shower dan pilihan acara seperti nujuh bulanan yang bisa jadi alternatif.

Seru kan Moms? Tak perlu mahal yang penting berkesan dan personal dalam penyambutan buah hati ke dunia.

  • https://www.momjunction.com/articles/planning-a-baby-shower_00443118/
  • https://www.parents.com/baby/shower/planning-a-baby-shower/how-to-plan-a-baby-shower/

Sebelumnya

Tidak Ingin Melahirkan Caesar, Ini 3 Persiapan Melahirkan Normal yang Harus Dilakukan
Ria Indhryani • 15 Jun 2022

Selanjutnya

Ciri-ciri Kontraksi Asli dan Palsu saat Hamil, Ini Perbedaannya, Moms!
Dresyamaya Fiona • 22 Jun 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT