Di atas 5 tahun

DI ATAS 5 TAHUN
10 April 2019

Apa Itu Picky Eater dan Gejalanya Pada Anak?

Apa Si Kecil mengalami kondisi ini?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Mendampingi anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya menjadi hal yang tak akan datang untuk kedua kalinya. Orang tua wajib memerhatikan asupan gizi dan nutrisi anak tercukupi dengan baik agar tumbuh kembangnya tidak terganggu.

Perlu diingat, anak yang kekurangan gizi dapat terganggu pertumbuhannya hingga berisiko cepat terinfeksi berbagai jenis penyakit.

Tentunya hal ini dapat berdampak pada anak di kemudian hari, sehingga penting sekali untuk memantau terus fase perkembangan dan pertumbuhan anak.

Fase ini berkaitan erat dengan asupan makanan yang disantapnya. Jangan sampai anak tidak menerima asupan gizi yang cukup pada menu makanan hariannya.

Selama fase ini, ada hambatan yang bisa terjadi, misalkan pola makan anak membuat ia mendapat asupan gizi yang kurang.

Salah satu kebiasaan yang hampir terjadi pada 30-70% anak adalah picky eater. Apakah picky eater itu dan apa gejala yang harus diperhatikan oleh orang tua? Simak ulasannya di sini!

Baca Juga: Hati-hati! Anak yang Suka Pilih-pilih Makanan Berisiko Kurang Gizi

Picky Eater dan Gejalanya

Seorang dokter spesialis gizi klinik, DR. dr. Francisca A. Tjakradidjaja dari RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa menjelaskan lebih dalam tentang kebiasaan picky eater yang harus Moms ketahui.

Picky eater adalah anak yang suka pilih-pilih makanan. Bisa jadi sangat suka pada makanan tertentu atau sebaliknya tidak mau makanan yang lain. Gejala yang terjadi adalah aksi anak menolak sama sekali pada jenis makan tertentu, melepeh, atau mengemut lama makanan tersebut. Hal ini sering terjadi anak berusia 1-5 tahun,” ungkap dokter yang akrab disapa dr. Chika ini saat Kulwap Orami Community pada Kamis (26/2) lalu.

Keadaan ini mungkin membuat perasaan Moms campur aduk, seperti rasa khawatir, kesal, gemas, sampai stres.

Tapi sebaiknya Moms harus tetap sabar karena kebiasaan ini wajar terjadi pada anak. Sehingga yang perlu diperhatikan adalah mengetahui penyebab dan cara penangannya sejak dini.

Baca Juga: Anak Picky Eater, Ini Dampaknya Pada Mental Si Kecil dan Orang Tua

Penyebab Anak yang Picky Eater

Kondisi picky eater dapat terjadi karena beberapa penyebab yang harus diperhatikan orang tua. Ini penyebab picky eater pada anak, seperti yang dijelaskan oleh dr. Chika, yaitu:

1. Anak merasa tidak lapar atau bosan.

2. Tidak menyukai tekstur makanan.

3. Anak mengalami sakit seperti sariawan, gigi berlubang, atau infeksi pada gusinya.

4. Masalah psikologis seperti kurang perhatian, hubungan orang tua yang kurang harmonis.

5. Pernah alami trauma makan, seperti pernah dipaksa makan atau rasa makanan yang tidak menyenangkan.

6. Terlambat memperkenalkan makanan pada anak.

7. Pola asuh pemberian makan, seperti pola asuh otoriter dengan tekanan meningkatkan risiko anak picky eater.

Setiap anak pastinya mempunyai penyebab picky eater yang berbeda-beda. Penting bagi orang tua untuk memahami penyebab anak picky eater, lalu mencari cara untuk mengatasinya.

Baca Juga: Trik Cerdas Menghadapi Anak yang Picky Eater

Picky Eater Memengaruhi Pertumbuhan Anak

Pertumbuhan anak berkembang pesat pada usianya di bawah 1 tahun dan selanjutnya melambat sehingga berpengaruh pada nafsu makannya yang menurun.

Pada saat ini dapat timbul kebiasaan picky eater yang secara tidak langsung dapat memengaruhi perkembangan dan pertumbuhannya.

Jika nafsu makan anak menurun atau asupan makanannya kurang bervariasi dan keadaan ini terus berlanjut dapat menyebabkan anak kekurangan gizi.

Untuk itu, Moms harus memastikan asupan gizi anak terpenuhi oleh sayuran, buah, protein, dan serat pada setiap makanan yang disantapnya.

Meskipun anak mengalami picky eater, jangan langsung berikan suplemen makanan sebagai solusinya. Hal yang harus dilakukan orang tua adalah mengatasi picky eater tersebut lalu memberikan makanan dengan gizi yang seimbang.

(DG/INT)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait