Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Jun 27, 2018

Apakah Gaya Hidup Modern Memengaruhi Masalah Kesuburan?

Bagikan


Banyak yang mengatakan bahwa gaya hidup modern memengaruhi masalah kesuburan. Konon, di zaman modern ini diketahui 1 dari 10 pasangan suami istri usia produktif mengalami kendala sulit hamil. Jumlah ini justru meningkat terutama pada pasangan yang tinggal di perkotaan, terlebih pada suami istri yang sama-sama aktif bekerja.

Mengapa Sulit Hamil?

penyebab sulit hamil, pasangan menanti keturunan

Kenapa bisa terjadi? Setidaknya ada dua alasan utama yang melatarbelakangi fenomena ini, yaitu:

1. Para wanita cenderung menunda kehamilan

Akhir-akhir ini, para perempuan cenderung berorientasi pada kariernya. Mereka memutuskan untuk menikah di usia yang relatif tua setelah fokus memantapkan diri di bidang pekerjaannya. Hal ini menyebabkan mereka terlambat untuk menikah. Tak heran bila ada beberapa wanita yang akhirnya memutuskan menikah di usia akhir 30-an.

Nah, masalahnya Moms, perlu kita tahu bahwa kemampuan seorang wanita menghasilkan telur yang baik/subur akan menurun drastis setelah usianya 30-an. Pada dasarnya, setiap wanita terlahir memiliki ‘bank telur’ dengan jumlah yang tetap.

Pada awal siklus haid, seorang wanita memiliki sekitar 300.000 hingga 500.000 telur. Namun, ketika ia mencapai menopause, sel telur pun habis. Berbeda dengan pria yang terus menghasilkan telur baru setiap bulan.

Pada wanita, memang telur matang dan berkembang setiap bulan. Tetapi, setelah usia 35 tahun, kualitas terus menurun tajam. Alhasil, membuat wanita usia ini semakin sulit untuk hamil.

Baca Juga : 7 Mitos Seputar Infertilitas

2. Pasangan yang mengalami stres dan kehidupan yang tidak sehat

Pasangan dalam kategori ini cenderung dinilai memiliki kepribadian Tipe-A. Ciri-cirinya adalah pecandu kerja, sangat ambisius dan cenderung mudah merasa cemas serta stres. Tingkat stres yang tinggi secara keseluruhan inilah yang menjadi penyulit kehamilan.

Gaya hidup yang penuh tekanan juga membuat banyak pasangan memiliki kebiasaan buruk seperti merokok dan alkohol,. InI justru yang menghambat kualitas sperma dan telur sehingga semakin mengurangi peluang untuk hamil.

Kehidupan kerja yang terlalu ambisi dan tidak seimbang, juga membuat kebiasaan makanan pasangan modern tidak menentu. Mereka cenderung banyak mengemil dan mengonsumsi makanan kebanyakan makanan cepat saji.

Mereka juga menjalani hidup dengan tanpa olahraga. Gaya hidup yang tidak sehat inilah yang enyebabkan obesitas dan diabetes, yang mengurangi kemungkinan untuk hamil. Kalaupun terjadi kehamilan, biasanya mereka mengalami kehamilan berisiko tinggi, dengan kemungkinan yang lebih besar dari keguguran atau malformasi kongenital.

Nah, agar konsepsi berhasil, tentunya pasangan harus rileks dan melakukan hubungan seksual secara teratur.

Jadi Bagaimana Agar Pasangan Modern Bisa Hamil?

cara agar cepat hamil, wanita dengan test pack kehamilan

Solusi untuk permasalahan ini adalah coba untuk mengikuti “petunjuk alam”. Jam biologis seorang wanita harus dipertimbangkan dan dipatuhi.

Pasangan suami istri sebaiknya mulai mempersiapkan diri atau mencoba untuk hamil di usia 20-an, atau paling lambat pada usia awal 30-an. Toh, banyak wanita memiliki anak pada usia ini dan berhasil mencapai keseimbangan hidup yang sehat antara karier dan kehidupan keluarga.

Agar proses konsepsi berlangsung lancar, pasangan harus menjalani kehidupan yang santai dan bahagia. Terapi relaksasi, yoga, dan meditasi ternyata dapat terbukti sangat bermanfaat bagi pasangan karena dapat membantu meringankan stres yang mereka hadapi. Alkohol dan rokok yang berlebihan harus dihindari.

Pasangan suami istri harus berjuang untuk menjalani hidup yang disiplin dan mengonsumsi makanan sehat dengan sedikit gula, garam, dan lemak. Konsumsilah buah dan sayuran segar yang cukup serta 2 liter air setiap hari. Jangan lupa berolahraga secara teratur dan aktif secara fisik.

Ya, mendapatkan keturunan sebenarnya merupakan kebutuhan alami bagi manusia. Sayangnya, terjadinya kehamilan pada wanita modern menjadi semakin sulit belakangan ini.

Namun, dengan mengikuti gaya hidup yang santai dan sehat, pasangan dapat dengan memenuhi keinginan mereka untuk menjadi orang tua. Plus, anak yang dilahirkan pun sehat.

(HIL)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.