Bayi

BAYI
9 September 2020

Menurut Sains, Bayi Juga Mengenal Warna! Simak Penjelasannya di Sini

Ternyata, bayi bisa mengenal warna bahkan ras sejak dini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Dina Vionetta

Sebagian besar Moms tahu bahwa selama minggu-minggu awal kehidupan, bayi hanya dapat melihat benda-benda yang sangat kontras dengan jarak dekat.

Bukan sebuah kebetulan bahwa begitu banyak mainan bayi memiliki pola grafik dan hitam-putih. Jadi kapan bayi mulai mengenal warna?

"Berdasarkan studi khusus yang melihat preferensi bayi dalam menanggapi berbagai rangsangan warna, diyakini bahwa bayi dapat membedakan warna saat tiga hingga empat bulan," kata dokter spesialis mata Riley Children, Dr. Charline Boente.

Dalam sebuah penelitian dalam Scientific American menjelaskan, para peneliti di Jepang memantau aktivitas otak bayi ketika mereka melihat bentuk-bentuk geometris warna yang berbeda, dan menemukan itu mirip dengan orang dewasa yang juga mereka lacak.

Ketika warna berubah, peneliti melihat peningkatan aktivitas di area otak yang memproses rangsangan visual. Ketika tetap konstan, tingkat aktivitas stabil.

Untuk mengetahui apakah bayi benar-benar mengenal warna, membutuhkan banyak waktu.

"Seperti yang dapat Anda bayangkan, sulit untuk secara akurat menguji ketika bayi dapat mengenal dan membedakan warna.

Sampai anak-anak dapat berkomunikasi warna apa yang mereka identifikasi, mungkin sulit untuk mengetahui bahwa seorang anak tidak dapat membedakan atau bahkan melihat warna, karena anak merasakan ini seperti biasa," katanya.

Baca Juga: Benarkah Warna Kulit Bayi Baru Lahir Dipengaruhi Faktor Genetik?

Bagaimana Cara Merangsang Perkembangan Visual Bayi?

Menurut Sains Bayi Juga Mengenal Warna -1

Foto: Orami Photo Stock

Sebenarnya, Moms tidak memerlukan flash card atau gadget khusus untuk mengetahui apakah bayi sudah mengenal warna atau belum.

"Sangat penting bagi orang tua untuk mendorong anak menggunakan penglihatan mereka dengan hanya berinteraksi dengan mereka," kata Charline.

Untuk merangsang perkembangan kognitif, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan kegiatan seperti berjalan-jalan dan menunjuk benda-benda asing, bersenang-senang meniru ekspresi wajah bayi atau melihat buku bersama, yang kesemuanya mendorong interaksi.

Bayi menyukai buku yang menunjukkan wajah, dan penjelasan ilmiah di balik ini:

Sebuah penelitian di Stanford University menunjukkan bahwa tidak seperti benda-benda dasar, bayi dapat memproses wajah manusia menggunakan tingkat aktivitas otak seperti orang dewasa dan dapat mengembangkan keterampilan pengenalan wajah lebih awal.

Baca Juga: Kenali Metode Belajar Anak: Audio, Visual, atau Kinestetik?

Bayi Mengenal Warna, Bahkan Ras

Menurut Sains Bayi Juga Mengenal Warna -2

Foto: Orami Photo Stock

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi tidak buta warna. Si Kecil mulai mencari tahu identitas ras saat mulai belajar warna. Penelitian yag dilakukan oleh Dr. Mary Ellen Goodman menemukan bahwa pada usia 2,5 tahun hingga 5 tahun, anak-anak mengekspresikan preferensi sosial eksplisit untuk orang-orang dari ras mereka sendiri.

"Tingkat kesadaran ras yang tinggi yang telah kita lihat pada banyak anak-anak ini mengejutkan, dan bukan hanya karena tidak sesuai dengan harapan orang dewasa," kata Mary.

Penelitian baru menunjukkan bayi berusia 6 bulan menunjukkan tanda-tanda bias terhadap orang dari berbagai ras. Si Kecil bisa mulai mengenal ras saat berusia 6-9 bulan.

Penelitian lain dari Institut Ontario, menunjukkan bayi usia ini bisa mendukung orang dari ras mereka sendiri dan terhadap orang-orang dari ras lain.

Baca Juga: Infeksi Mata Pada Bayi: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi

Kapan Bayi Harus ke Dokter Mata?

Menurut Sains Bayi Juga Mengenal Warna -3

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Charline, dokter anak dapat mengevaluasi tonggak penglihatan sesuai usia. American Academy of Pediatrics (AAP) juga merekomendasikan jadwal pemeriksaan mata berikut untuk bayi, yakni;

  • Saat bayi baru lahir. Sebelum pulang dari rumah sakit, bayi harus diskrining untuk masalah mata seperti glaukoma atau infeksi.
  • Usia 6 bulan. Dokter anak harus memeriksa hal-hal seperti pengembangan penglihatan dan penyelarasan selama bayi melakukan kunjungan.
  • Usia 1-2 tahun. Dokter dapat menggunakan perangkat penyaringan foto, yang memiliki kamera dan lampu kilat untuk mencari masalah seperti amblyopia

Selama tahun pertamanya, Moms harus memperhatikan perkembangan mata dan penglihatan bayi. Charline menjelaskan, cara utama mengukur penglihatan di tahun pertama kehidupan adalah dengan mengamati perilaku pelacakan bayi.

"Pada bayi yang lahir cukup bulan, pada usia dua hingga tiga bulan dia harus bisa melacak objek dan menanggapi wajah dan objek yang akrab," kata dia.

Yuk rangsang bayi untuk lebih banyak mengenal warna bersama, Moms.

Artikel Terkait