Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
15 November 2022

14 Penyebab Bintik Merah Gatal Menyebar yang Harus Diwaspadai dan Cara Mengatasinya

Ada banyak faktor munculnya bintik merah pada kulit
14 Penyebab Bintik Merah Gatal Menyebar yang Harus Diwaspadai dan Cara Mengatasinya

Bintik merah gatal menyebar membuat sebagian orang merasa tidak percaya diri.

Sebab, biasanya bintik merah terlihat jelas pada permukaan kulit wajah atau bagian tubuh lainnya.

Ada yang gatal dan tidak menunjukkan gejala, apakah ini bisa diobati dan tanda penyakit apa?

Yuk, kenali serba-serbi bintik merah gatal menyebar yang perlu diwaspadai dan faktor penyebabnya, Moms!

Baca Juga: 12 Antena TV Digital Terbaik di Dalam dan Luar Ruangan, Harga Terjangkau!

Penyebab Bintik Merah Gatal Menyebar

Mungkin sulit untuk menentukan apa yang menyebabkan bintik merah gatal menyebar.

Namun, setidaknya ada penyebab umum yang bisa dijadikan acuan dan diwaspadai jika hal tersebut menimpa Moms atau anggota keluarga lainnya.

Berikut ini penyebab bintik merah pada tangan serta kulit lainnya, meliputi:

1. Pityriasis Rosea

Ilustrasi Pityriasis Rosea

Foto: Ilustrasi Pityriasis Rosea (parents.com)

Pityriasis rosea adalah peradangan kulit yang menyebabkan ruam merah dan menjadi penyebab bintik merah gatal menyebar.

Tapi, hingga kini belum ada kepastian apa penyebab pityriasis rosea.

Banyak peneliti menduga bahwa pityriasis rosea berasal dari infeksi virus.

Ruam ini juga disebut 'ruam pohon Natal' karena bercak merah berbentuk oval yang terlihat seperti pohon Natal.

Biasanya pityriasis rosea ditemukan di dada, punggung, atau perut.

Ciri lainnya dari pityriasis rosea ialah bercak merahnya berbentuk oval, merah, dan terkadang bersisik dengan tepi menonjol yang terlihat mirip kurap.

2. Gejala Demam Berdarah (DBD)

Waspada gejala DBD ketika ada bintik merah gatal menyebar tangan yang tidak gatal.

Selain tidak terasa gatal, gejala dari DBD ini meliputi:

  • Sakit tenggorokan
  • Badan demam
  • Sakit kepala
  • Badan terasa pegal linu

Demam berdarah biasanya bisa dengan sendirinya dengan memastikan cairan terpenuhi.

Tetapi, Moms bisa menggunakan pengobatan rumahan untuk meredakan gejala, seperti kompres air hangat untuk redakan suhu demam yang tinggi.

Baca Juga: Moms, Yuk Kenalan dengan 5 Pahlawan Baru Indonesia, Lengkap dengan Biografinya!

3. Biang Keringat

Ilustrasi Biang Keringat

Foto: Ilustrasi Biang Keringat

Biang keringat juga menjadi penyebab bintik merah gatal menyebar.

Kondisi ini terbentuk ketika pori-pori di kulit tersumbat saat berkeringat.

Misalnya, ketika sedang berolahraga atau berada dalam cuaca panas atau lembap.

Jika keringat terhalang untuk muncul ke permukaan kulit, maka akan membentuk benjolan kecil mirip lepuhan.

Ini berisi cairan bening dan berwarna merah. Benjolan bisa terasa gatal atau nyeri ketika disentuh.

Sering kali, ruam panas terbentuk di area kulit yang bergesekkan dengan baju seperti di area leher.

Meski begitu, hal ini dapat diobati dengan salep dan krim. Pengobatan termasuk calamine untuk meredakan gatal dan krim steroid untuk kasus yang lebih serius.

4. Dermatitis Kontak

Kulit dapat bereaksi ketika bersentuhan dengan sesuatu yang merupakan alergen atau iritan.

Dermatitis kontak bisa menyebabkan bintik merah gatal menyebar di tangan atau sekitarnya.

Ini terjadi setelah menyentuh zat yang membuat alergi pada kulit, seperti produk pembersih dengan zat kuat alergen.

Gejala umum dermatitis kontak dalam jurnal Missouri Medicine, meliputi:

  • Kemerahan
  • Gatal-gatal
  • Pembengkakan
  • Lepuh yang bisa mengeluarkan cairan
  • Pengerasan lapisan kulit

Perawatan tergantung pada apa yang menyebabkan reaksinya.

Moms bisa mengoleskan krim dan antihistamin. Jika reaksinya parah, harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Baca Juga: Profil dan Perjuangan Bung Tomo, Pahlawan Penyeru Semangat Kemerdekaan RI

5. Herpes Zoster

Herpes Zoster

Foto: Herpes Zoster

Herpes zoster adalah ruam yang menyakitkan dengan lepuh yang berkembang di satu sisi wajah atau tubuh.

Ini disebabkan oleh virus varicella zoster (VZV), yang merupakan virus penyebab cacar air.

Jika Moms pernah mengalami cacar air, virus tersebut bisa kembali menyerang dan menyebabkan herpes zoster.

Saat terserang herpes zoster, tubuh akan merasa gatal atau kesemutan pada area yang terkena herpes.

Lalu, akan membentuk garis di sisi kiri atau kanan dan terasa nyeri juga gatal.

Selanjutnya, herpes akan berkembang dan berkeropeng dalam waktu sekitar 7 hingga 10 hari.

6. Perenang Gatal atau Dermatitis Serkaria

Perenang gatal atau dermatitis serkaria juga menjadi penyebab bintik merah gatal menyebar.

Ini adalah ruam yang berasal dari air yang penuh dengan parasit.

Serangga yang terinfeksi parasit bisa menyebarkannya di kolam, danau, bahkan lautan.

Saat orang berenang di air, parasit bisa mengenai kulitnya, hal inilah yang menyebabkan ruam. Bagi sebagian orang, parasit ini bisa memicu reaksi.

Mereka menyebabkan rasa terbakar dan gatal serta jerawat kecil kemerahan atau lecet.

Gatal perenang biasanya hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar 1 minggu dan biasanya tidak memerlukan pengobatan medis.

Baca Juga: 10 Restoran All You Can Eat Bandung yang Murah, Enak, dan Halal!

7. Kurap

Kurap

Foto: Kurap

Kurap adalah ruam yang disebabkan oleh jamur dan dapat muncul di bagian tubuh manapun.

Ruam ini tidak hilang kecuali jamur dibunuh atau diberantas.

Kurap juga menular, sehingga Moms bisa tertular atau malah menyebarkannya ke orang lain.

Umumnya, dokter akan memberikan resep obat antijamur untuk mengatasi kurap yang membuat rasa gatal di tangan.

8. Dermatitis Atopik

Dalam jurnal yang diterbitkan oleh American Family Physician, dermatitis atopik adalah jenis eksim yang biasanya menyerang bayi.

Ini akan hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak atau ketika beranjak dewasa.

Hingga kini, para peneliti masih belum yakin apa yang menyebabkan kondisi kulit tersebut.

Genetik atau reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu jadi kemungkinan terbesar seseorang mengalami dermatitis atopik.

Beberapa gejala yang ditimbulkan dermatitis atopik meliputi:

  • Gatal-gatal
  • Kulit nyeri
  • Kulit menjadi kering
  • Kemerahan pecah-pecah

Jika digaruk terlalu sering, akan menyebabkan lecet dan mengeluarkan cairan kuning.

Perawatan untuk dermatitis atopik melibatkan kecantikan untuk menjaga kelembaban kulit.

Selain itu, dokter akan memberikan resep obat krim untuk mengurangi gejala dermatitis atopik.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Wakatobi dengan Pesona Keindahannya

9. Lichen Panus

Lichen Panus

Foto: Lichen Panus (https://www.thesun.co.uk/wp-content/uploads/2017/08/nintchdbpict000347905931.jpg)

Lichen planus adalah kondisi yang menyebabkan benjolan ungu kemerahan di berbagai area tubuh.

Biasanya lichen planus terjadi di beberapa area tubuh seperti pergelangan tangan, punggung, dan pergelangan kaki.

Kondisi menimbulkan bintik merah gatal menyebar yang berkelompok dan banyak.

Kondisi ini dapat menyebabkan kulit menjadi kasar dan bersisik serta terasa gatal.

Sayangnya, lichen planus tidak dapat disembuhkan, jadi perawatan tergantung pada pencegahan gejala.

Ini difokuskan pada pengelolaan gejala dengan krim krim topikal, terapi paparan cahaya, dan obat resep dokter.

10. Psoriasis

Melansir dari Understanding Autoimmune Diseases, psoriasis adalah penyakit autoimun.

Inilah yang menyebabkan timbulnya bercak merah, bersisik, dan gatal pada kulit bagian siku, lutut, kulit kepala.

Mereka yang mengalami psoriasis mengalami pertumbuhan sel kulit yang cepat dari biasanya, sehingga menyebabkan penebalan.

Hal ini membuat kulit terasa gatal dan perih. Lingkungan tempat tinggal dan genetik jadi penyebab utama seseorang mengalami psoriasis.

11. Furunkulosis

Furunkulosis

Foto: Furunkulosis (istockphoto.com)

Penyebab bintik merah gatal menyebar selanjutnya adalah Furunkulosis.

Melansir StatPearls Journal, folikulitis adalah peradangan pada folikel rambut yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur.

Kondisi ini biasanya terlihat seperti menyerupai jerawat putih di sekitar folikel rambut.

Folikulitis memang bukan kondisi yang berbahaya, tetapi dapat menimbulkan rasa gatal, perih, dan tidak nyaman.

Folikulitis ringan biasanya dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi Moms dianjurkan tetap memeriksakan diri ke dokter bila radang tidak membaik atau justru bertambah parah.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko munculnya bintik merah gatal menyebar akibat folikulitis, yaitu:

  • Sering memakai pakaian ketat
  • Kebiasaan sering mencukur kumis atau jenggot
  • Berendam di bak air panas yang tidak dijaga kebersihannya

12. Impetigo

Bintik merah gatal menyebar pada kulit juga bisa disebabkan oleh impetigo. 

Kondisi ini terjadi akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus.

Impetigo ditandai dengan luka atau bintik merah yang dapat muncul di mana saja, termasuk kulit sekitar hidung, mulut, tangan, dan kaki.

Setelah beberapa hari, luka tersebut akan pecah dan keluar cairan berwarna kuning yang dapat mengering dan berkerak.

Impetigo bisa diobati dengan mengoleskan krim pada kulit atau mengonsumsi tablet antibiotik yang diresepkan oleh dokter.

Baca Juga: Mengenal Bentuk Hilal yang Dapat Menentukan Bulan Hijriah dan Awal Puasa Ramadan!

13. Sifilis

Sifilis

Foto: Sifilis (iStockphoto.com)

Sifilis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Treponema pallidum melalui aktivitas seksual, baik itu seks oral atau anal maupun cairan tubuh orang terinfeksi.

Gejala yang muncul adalah bintik berwarna merah menjadi luka kecil, tapi tidak terasa nyeri.

Ini akan muncul pada alat kelamin atau sekitar mulut dan akan sembuh dalam enam minggu tanpa perawatan dan meninggalkan bekas luka.

Namun, bisa juga berkembang pada telapak tangan atau kaki.

Karena gejalanya hampir menyerupai penyakit lain, sifilis akan membuat penderita memiliki:

  • kutil di sekitar selangkangan,
  • bercak putih di dalam mulut,
  • pembengkakan kelenjar getah bening, demam, dan
  • penurunan berat badan.

Jika pengobatan terlambat, hal ini bisa berlanjut pada komplikasi, seperti kelumpuhan, kebutaan, demensia, tuli, impotensi, dan bahkan kematian.

14. Rubella

Rubella adalah salah satu penyakit menular yang memicu bintik merah pada kulit.

Penyakit ini muncul akibat infeksi virus rubella.

Selain kemerahan dan bintik-bintik, gejala Rubella yang muncul di antaranya:

  • demam,
  • sakit kepala,
  • batuk, pilek, dan
  • pembengkakan kelenjar getah bening.

Sebuah penelitian Eurosurveillance, menunjukkan bahwa rubella bisa sembuh dengan sendirinya.

Namun, bila menjangkiti ibu hamil, rubella memicu keguguran, kematian janin, hingga bayi lahir cacat.

Sayangnya, belum ada obat untuk mengatasi Rubella. Anda hanya bisa mencegahnya dengan vaksin MMR.

Apakah Bisa Sembuh dan Hilang?

Bintik Merah Gatal Menyebar

Foto: Bintik Merah Gatal Menyebar

Menurut American Academy of Allergy, umumnya, bintik merah gatal menyebar dikarenakan oleh sejumlah penyebab.

Mulai dari reaksi alergi hingga paparan panas sinar matahari yang membuat gatal di tangan atau wajah.

Meski begitu, bintik merah gatal menyebar biasanya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Tapi, tak jarang sebagian orang memerlukan perawatan di rumah atau atau konsumsi obat-obatan untuk menghilangkan bintik merah tersebut.

Ada bintik merah gatal menyebar dengan rasa gatal pada tangan ataupun tubuh yang cukup mengganggu.

Jika ini terjadi, dibutuhkan pengobatan lebih lanjut agar bintik merah gatal menyebar dapat diatasi.

Cara Mengatasi Bintik Merah Gatal Menyebar

Selain mengetahui penyebab bintik merah gatal menyebar, Moms juga bisa melakukan beberapa upaya lain.

Ini seperti pengobatan rumahan dan medis untuk mengatasi bintik merah.

Berikut ini cara mengatasi bintik merah gatal menyebar dengan perawatan dan pengobatan di rumah:

1. Vaksin Herpes

Tangan Gatal

Foto: Tangan Gatal

Diketahui sebelumnya, bintik merah gatal menyebar bisa karena virus herpes.

Karena herpes zoster lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua, diperlukan tindakan pencegahan.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan agar orang berusia 50 tahun ke atas mendapatkan vaksin untuk mencegah tertular herpes.

Wabah herpes zoster dapat diobati dengan obat antivirus untuk mempersingkat waktu munculnya ruam di tubuh.

2. Konsumsi Obat Anti Gatal

Selain itu, obat pereda nyeri dan krim anti gatal dapat membantu meredakan beberapa gejala lainnya.

Jangan menggosok ruam pada kulit, dan alihkan dengan tepuk-tepuk.

Konsumsi obat antigatal pun bisa meredakan gejala dengan lebih efektif. Pastikan membaca aturan pakai sebelum mengonsumsinya.

3. Perhatikan Cara Mandi

Kulit Gatal

Foto: Kulit Gatal

Gunakan sabun lembut dan tidak beraroma. Sabun ini terkadang dikhususkan untuk kulit sensitif, atau untuk kulit bayi.

Hindari juga mencuci dengan air panas dan pilih air yang hangat.

Cobalah untuk membiarkan ruam bernapas. Jangan tutupi dengan Band-Aid atau perban ya, Moms.

Baca Juga: Rumus Keliling Persegi, Lengkap dengan 5 Contoh Soal!

4. Pakai Pelembap Kulit

Jika ruamnya kering, misalnya pada eksim, gunakan pelembab tanpa pewangi.

Jangan gunakan kosmetik atau losion apa pun yang dapat menyebabkan ruam. Misalnya, barang yang memiliki zat aktif tertentu.

Hindari menggaruk untuk mengurangi risiko infeksi yang terjadi pada kulit.

5. Oleskan Salep

Salep untuk Gatal

Foto: Salep untuk Gatal (Orami Photo Stocks)

Meski memiliki tujuan yang sama dalam menghilangkan gatal, tetapi penggunaan beragam salep gatal juga harus disesuaikan dengan penyebabnya.

Berikut ini adalah beberapa jenis salep gatal yang dapat digunakan dan disesuaikan dengan kondisi gatal yang Moms alami:

  • Calamine

Salah satu kandungan yang sering terdapat pada salep gatal ini biasanya digunakan untuk meredakan rasa gatal dan tidak nyaman akibat iritasi kulit ringan.

Ketika dipakai, calamine umumnya akan memberikan sensasi sejuk.

  • Hidrokortison

Salep hidrokortison digunakan untuk mengobati kemerahan, bengkak, gatal, dan ketidaknyamanan pada kulit.

Hidrokortison termasuk dalam kelas obat kortikosteroid, yang cara kerjanya adalah mengaktifkan zat alami di kulit untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan rasa gatal.

  • Crotamiton

Salep gatal crotamiton efektif digunakan untuk mengobati kudis, yaitu infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau.

Crotamiton bekerja dengan membunuh tungau yang menyebabkan kudis dan mengurangi rasa gatal.

6. Konsumsi Obat Anti Nyeri

Jika ruam menyebabkan nyeri ringan, asetaminofen, atau ibuprofen mungkin berguna.

Tetapi ini bukan solusi jangka panjang, obat ini tidak akan mengobati penyebab ruam.

Manfaat obat antinyeri ini untuk meredakan gejala sakit yang diakibatkan dari bintik merah pada tangan.

Itulah serba-serbi mengenai penyebab dan cara mengatasi bintik merah gatal menyebar.

Baca Juga: Arti Nama Kinan dan 30 Rangkaian Namanya yang Indah untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Jika Moms mengalami bercak merah, sebaiknya segera berobat ke dokter kulit. Hal ini untuk mengetahui penyebab dan menentukan jenis perawatan yang tepat.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6170075/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK547754/
  • https://www.healthline.com/health/skin/red-spots-on-skin#psoriasis
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/317999#home-remedies
  • https://nationaleczema.org/eczema/types-of-eczema/atopic-dermatitis/
  • https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/common-skin-conditions/
  • https://www.niams.nih.gov/health_info/Autoimmune/default.asp
  • https://www.cdc.gov/shingles/about/prevention-treatment.html
  • http://www.aafp.org/afp/2015/0801/p211.html
  • https://www.aaaai.org/conditions-and-treatments/library/at-a-glance/medications-and-drug-allergic-reactions