Newborn

11 Maret 2021

Cara Memandikan Bayi Baru Lahir, Panduan untuk Ibu Baru

Tak perlu bingung lagi, ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Adeline Wahyu

Cara memandikan bayi yang baru lahir tidak bisa dibilang mudah dan juga tidak bisa dibilang sulit. Apalagi jika membicarakan ibu muda.

Bulan pertama menjadi seorang ibu adalah saat-saat membahagiakan sekaligus membingungkan.

Ada begitu banyak cara merawat bayi baru lahir yang tidak dimengerti si ibu baru, mulai dari cara menggendong bayi, posisi menyusui yang nyaman, sampai cara memandikan bayi baru lahir.

Menambahkan waktu mandi ke rutinitas bayi adalah sesuatu yang dapat Moms mulai segera setelah bayi lahir. Namun Moms biasanya takut kalau yang ia lakukan akan menyakiti bayi, mengingat tubuh si buah hati sangat mungil dan tulang-tulangnya masih rapuh.

Di sinilah Moms harus tahu cara memandikan bayi yang benar.

Baca Juga: Manfaat Tes Glukosa Pada Bayi Baru Lahir

Membicarakan cara memandikan bayi, beberapa dokter merekomendasikan untuk menunda kegiatan tersebut. Ini dikarenakan setelah lahir bayi masih ditutupi vernix, yang merupakan zat lilin pada kulit yang melindungi bayi dari kuman di lingkungan. Jadi, Moms harus benar-benar paham cara memandikan bayi, ya!

Menurut Journal for Specialist in Pediatric Nursing, menunda waktu mandi pertama bayi yang baru lahir hingga 48 jam efektif dalam menjaga suhu tubuh bayi.

Selain itu juga meningkatkan kelembapan, yang dapat meningkatkan integritas kulit dan membantu perkembangan kulit.

Jika Moms bersalin di rumah sakit, perawat atau staf rumah sakit akan membersihkan cairan ketuban dan darah setelah bayi Moms lahir. Namun Moms bisa memberitahu mereka untuk meninggalkan kelebihan vernix jika ingin.

Setelah Moms membawa Si Kecil pulang, kita bisa memberi mereka mandi spons. Moms dapat membersihkan kepala, tubuh, dan area popok mereka. Ini adalah cara paling aman untuk memandikan bayi sampai tali pusarnya terlepas.

Setelah tali pusar lepas dengan sendirinya, Moms dapat mulai memandikan bayi dengan merendam tubuhnya di bak mandi yang dangkal. Mulai dari sini, Moms pun perlu memahami cara memandikan bayi.

Pada tahun pertama kehidupan bayi, mungkin hanya membutuhkan sekitar tiga kali mandi dalam waktu satu minggu. Ini biasanya cukup jika Moms ingin mencuci area popok pada bayi secara menyeluruh setiap kali mengganti popok Si Kecil.

Laura Jana, M.D., seorang dokter anak dari Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, menulis cara memandikan bayi baru lahir lewat bukunya, Heading Home with Your Newborn.

Baca Juga: Intip Cara Menyenangkan Saat Memandikan Bayi Kembar Ini, Moms

Cara Memandikan Bayi yang Baru Lahir

Ada banyak cara memandikan bayi yang bisa Moms lakukan. Namun banyak juga hal yang harus diperhatikan.

Apa saja cara memandikan bayi yang bisa dilakukan untuk pertama kali? Yuk kita cari tahu Moms.

1. Menggunakan Kain Lap

cara memandikan bayi

Foto: Orami Photo Stock

Cara memandikan bayi yang baru lahir yang pertama adalah dengan menggunakan kain lap.

Mungkin ibu baru akan beranggapan bahwa yang dimaksud adalah menghindarkan tali pusar dari air atau air seni sama sekali. Padahal, maksudnya adalah tidak membiarkan tali pusar tertutup dalam keadaan basah atau lembap, karena akan mengundang tumbuhnya jamur.

Tali pusar yang basah sebaiknya dikeringkan dengan saksama sebelum si kecil dipakaikan popok.

Menurut Laura, bayi yang tali pusarnya belum lepas sebaiknya dimandikan menggunakan waslap basah. Fokuskan perhatian pada area popok serta bagian belakang telinga dan lipatan leher.

Kedua area yang disebut terakhir ini adalah tempat berkumpulnya susu dan air liur yang mengalir keluar dari mulut bayi. Agar cara memandikan bayi tak salah, berikut alat-alat yang perlu Moms persiapkan:

  • bantalan untuk permukaan yang keras, seperti selimut atau handuk
  • Ember air hangat, bukan panas
  • waslap mandi
  • sabun bayi ringan
  • popok bersih
  • handuk bayi

Setelahnya, Moms bisa ikuti langkah-langkah cara memandikan bayi di bawah ini. Yuk kita lihat.

  1. Pilih kamar yang hangat, atau dengan suhu 23,8 derajat Celcius untuk mandi, lepaskan pakaian dan popok bayi , dan bungkus dengan handuk.
  2. Baringkan bayi di permukaan yang rata, seperti lantai, meja ganti, meja sebelah wastafel, atau tempat tidur kita. Pastikan bayi tidak jatuh.
  3. Buka handuk satu per satu untuk membuka hanya bagian tubuh yang akan Moms lap saja.
  4. Mulailah dari wajah bayi dan bagian atas kepalanya. Celupkan kain bersih ke dalam air hangat. Gunakan hanya air hangat tanpa sabun untuk menghindari sabun masuk ke mata atau mulut bayi. Usap bagian atas kepala dan sekitar telinga luar, dagu, lipatan leher, dan mata.
  5. Tambahkan satu atau dua tetes sabun ke dalam air hangat. Celupkan waslap ke dalam air sabun dan peras.
  6. Gunakan air sabun untuk membersihkan seluruh bagian tubuh dan popok. Moms mungkin ingin membersihkan di bawah lengan dan di sekitar area genital.
  7. Keringkan bayi, jangan lupakan bagian lipatan kulit. Kenakan popok bersih. Moms bisa menggunakan handuk dengan tudung untuk menjaga kepala tetap hangat saat mengering.

Baca Juga: 5 Manfaat Mandi Air Hangat

Jika Moms memiliki bayi laki-laki dan baru saja disunat, Moms harus ikuti instruksi dokter dengan hati-hati untuk menjaga daerah kelamin anak tetap bersih atau kering sampai sembuh. Ini biasanya membutuhkan waktu sekitar satu minggu atau lebih.

2. Menggunakan Bak Mandi

Menggunakan Bak Mandi

Foto: Orami Photo Stock

Cara memandikan bayi yang baru lahir yang kedua adalah dengan menggunakan bak mandi.

Kini, Si Kecil bisa mulai dimandikan di bak mandi khusus bayi. Perlu trik agar acara mandi tidak terlalu lama (supaya bayi tidak kedinginan) namun efisien.

Jika Moms tidak mempunyai bak mandi, bisa menggunakan wastafel di rumah. Ini bisa menjadi pilihan yang baik jika Moms sedang bepergian atau kekurangan ruang di rumah. Tetapi Moms harus berhati-hatilah dan pastikan air dari kran wastafel tidak panas ya.

Agar Moms bisa memandikan Si Kecil dengan aman dan nyaman, ikuti beberapa cara memandikan bayi yang baru lahir ini yuk, Moms.

  • Persiapan peralatan dan perlengkapannya terlebih dahulu

Mulai dari bak mandi yang sudah diisi air hangat, waslap, sabun dan sampo bayi, handuk, bedak, popok, minyak telon, hingga pakaiannya, harus dipastikan sudah terkumpul di dekat Moms.

Sebab, kalau Moms bolak-balik mengambil peralatan-peralatan mandi tersebut, si kecil jadi ditinggalkan tanpa pengawasan dan merasa kedinginan.

  • Suhu air yang pas

Suhu air untuk memandikan bayi harus hangat, jangan panas. Suhu ideal adalah antara 37 derajat Celcius hingga 38 derajat Celcius.

Moms dapat menggunakan termometer untuk mengukur suhu, atau memeriksa air dengan pergelangan tangan atau siku untuk memastikannya hangat dan tidak panas.

Juga, periksa berbagai sisi bak mandi atau tempat mandi bayi untuk memastikan tidak ada hot spot. Jika menggunakan bak atau baskom, nyalakan air dingin terlebih dahulu lalu air panas untuk mengisinya.

Jika Moms tinggal di rumah, juga dapat menyesuaikan pemanas air untuk memastikan pemanasnya tidak di lebih dari 48,8 deratat Celcius, yang dapat merusak kulit bayi.

Moms kemungkinan tidak dapat menyesuaikan pemanas air jika tinggal di apartemen atau kondominium.

  • Alas antislip

Alas antislip perlu diletakkan di berbagai pojok, mulai dari permukaan bak mandi bayi hingga di sekelilingnya. Untuk permukaan bak mandi bayi, gunakan handuk besar yang sudah dilipat-lipat dan letakkan di dasar bak sebelum bak diisi air hangat.

Hal ini berguna untuk mencegah risiko bayi ‘tenggelam’ saat terlepas dari pegangan Moms. Sebab, kulit bayi saat basah sangat licin. Untuk di sekitar bak mandi bayi, Moms bisa meletakkan handuk lebar untuk mencegah permukaan lantai licin karena tumpahan air mandi.

  • Basuh mulai dari wajah hingga kaki

Inilah cara memandikan bayi yang baru lahir yang sangat penting. Sangga kepala dan leher bayi dengan satu tangan, kemudian mandikan bayi dengan tangan yang lain.

Mulailah membasuh bagian wajahnya (dahi, telinga, pipi, kelopak mata) dengan telapak tangan yang sudah dibasahi air.

Selanjutnya, gunakan waslap yang sudah diberi sabun untuk membersihkan area leher, perut, tangan, kaki, hingga bokong dan kemaluannya.

Untuk sabun bayi, Moms bisa menggunakan sabun yang ringan saat memandikan bayi Moms yang baru lahir. Hindari menggunakan sabun biasa ya Moms, karena kandungan di dalamnya bisa terlalu keras dan bisa mengeringkan kulit bayi yang halus, bahkan paling parahnya bisa menimbulkan iritasi.

Kulit buah hati kita yang baru lahir juga tidak perlu pelembap.

Baca Juga: 3 Tips Memilih Sabun dan Sampo Bayi yang Aman

  • Terakhir, bersihkan kepalanya dan beri sampo

Bilas segera dengan cara mengusap-usap sisa sabun dan sampo dengan telapak tangan Moms yang sudah dibasahi air.

Saat mencuci kulit kepala atau rambut bayi, pijat lembut sampo bayi ke rambut mereka, atau langsung ke kulit kepala mereka. Bilas dengan menyeka menggunakan handuk basah.

Dalam bak bayi, Moms juga dapat dengan lembut mengarahkan kepala bayi ke belakang dan meletakkan satu tangan di dahi mereka saat menuangkan air hangat. Air akan tumpah ke sisi kepala mereka untuk membilas sampo.

Mencuci rambut bayi dengan lembut tidak akan melukai anak, tetapi bicarakan dengan dokter anak jika Moms memiliki masalah. Jika memiliki dudukan bayi, dapat dengan lembut menyisir rambut dan kulit kepala bayi.

Tetapi berhati-hatilah untuk tidak mengambil atau mengikis kulit kepala mereka.

  • Bayi siap dipakaikan baju

Kemudian, angkat tubuh si kecil dari bak mandi, tepuk-tepuk menggunakan handuk sampai kering, lalu bungkus dengan handuk. Bayi Moms siap dipakaikan baju!

Ingat untuk tidak meninggalkan bayi tanpa pengawasan di bak mandi, bahkan sedetik pun. Si Kecil dapat dengan cepat tenggelam, bahkan dalam jumlah air yang sedikit sekalipun.

Nah, apakah Moms sudah memahami cara memandikan bayi yang baru lahir? Jika sudah, berikut Orami akan membahas hal yang tak boleh dilakukan ketika memandikan Si Kecil!

Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Memandikan Bayi

cara memandikan bayi

Foto: Orami Photo Stock

1. Memandikan Bayi Setiap Hari

Mungkin Moms ingin memastikan bahwa si kecil selalu di dalam kondisi yang bersih. Namun, apakah Moms tahu bahwa memandikan bayi setiap hari malah bisa membuat kulit Si Kecil menjadi kering?

Perlu diketahui bahwa Moms tidak perlu memandikan bayi setiap hari. Hal tersebut dikarenakan Si Kecil masih belum terpapar debu atau kotoran lain dalam jumlah yang banyak

Jadi, daripada memandikannya, Moms sebaiknya menyeka wajah dan sela-sela badan Si Kecil menggunakan waslap sehingga bayi terlihat lebih segar.

2. Mengabaikan Rasa Tidak Nyaman Bayi

Tahukah Moms kalau Si Kecil kerap menunjukkan ketidaksukaannya pada saat dimandikan? Hal ini jangan pernah diabaikan, ya!

Tips memandikan bayi baru lahir yang menangis saat akan mandi ini adalah dengan melakukan alternatif seperti mengusap mata dan wajah bayi dengan menggunakan waslap yang sebelumnya dicelupkan ke dalam air hangat.

Setelah bagian wajah, Moms bisa melanjutkan untuk membasuh bagian tubuh bayi lainnya dengan trik yang sama.

Baca Juga: Review 5 Sabun Cuci Botol Bayi, Mana yang Jadi Andalan Moms?

3. Tidak Menggunakan Sabun Khusus Bayi

Sabun biasa memang akan memberikan busa yang banyak ketika digunakan. Namun tahukah Moms, bahwa inilah penyebab kulit bayi menjadi kering? Memandikan bayi, wajib menggunakan sabun dan shampoo yang diproduksi secara khusus untuk kulit bayi dengan kandungan pH netral.

Sekarang ini sudah ada begitu banyak pilihan produk yang tersedia dan dapat Moms pilih sebagai bahan pertimbangan. Baca baik-baik kandungan yang ada di dalamnya sebelum Moms memutuskan untuk membeli dan menggunakannya saat memandikan bayi.

Meski wanginya harum atau bisa memberikan busa yang banyak, Moms tak boleh memakainya jika itu bukan produk bayi, ya!

4. Tidak Menyadari Kesalahan Penyebab Kulit Bayi Kering

Jangan sampai Moms tidak tahu penyebab kulit Si Kecil menjadi kering ya!

Moms memang harus mengingat bahwa kulit bayi memang pada dasarnya sangat mudah berubah menjadi kering. Oleh karena itu, jangan lupa mengaplikasikan krim khusus bayi yang bisa menjaga kelembapan kulitnya, terutama setelah mandi.

5. Bergonta-ganti Shampo Untuk Mencuci Rambut Bayi Baru Lahir

Menurut Dr. Rini Sekartini, SpOg., bayi baru lahir cukup keramas sebanyak dua kali dalam seminggu. Selain itu, gunakan shampo yang sesuai dengan jenis rambut bayi. Hindari bergonta-ganti produk shampo dan Moms perlu memerhatikan keamanan produk bayi tersebut, ya.

Nah, jangan lupa untuk membersihkan kerak-kerak yang mungkin terdapat pada kulit kepala bayi. Jika berat bayi masih di bawah 2 – 5 kg, sebaiknya cukup gunakan waslap.

6. Mengabaikan Pemilihan Waktu Mandi

cara memandikan bayi

Foto: Orami Photo Stock

Kebanyakan bayi akan langsung merasa lebih tenang dan nyaman setelah dimandikan. Maka dari itu, sebaiknya di dalam memandikan bayi Moms juga perlu memperhatikan pemilihan waktu.

Contohnya adalah saat sore hari, secara rutin di jam yang sama setiap harinya.Ketika sore hari setelah mandi, Si Kecil bisa tidur dengan lebih nyenyak karena tubuhnya terasa segar dan nyaman.

Setelah selesai mandi jangan lupa untuk mengeringkan tubuh bayi menggunakan handuk bayi, ya Moms!

Dalam memilih handuk bayi Moms juga perlu memperhatikan beberapa hal seperti memilih handuk bayi dengan tekstur yang lembut (berlabel “cotton combed”), tidak mengandung parfum atau pewangi dan mudah menyerap air.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Sabun Bayi untuk Kulit Sensitif, Aman!

7. Mengabaikan Kondisi Bak Mandi yang Licin

Cara memandikan bayi baru lahir untuk pertama memang terasa sulit bagi ibu baru. Jika tidak dilakukan secara hai-hati dapat membahayakan bayi. Air di dalam bak mandi yang bercampur dengan sabun sangat licin dan bayi rawan terjatuh hingga terbentur.

Salah satu cara untuk dapat mengatasi risiko tersebut adalah dengan menggunakan baby bath helper. Baby bath helper merupakan tempat tidur bayi yang bisa dipasang pada bak mandi. Pada empat sisi baby bath helper terdapat jepitan yang dapat dijepitkan ke bak mandi. Jepitan tersebut sangat kuat dan aman bagi bayi.

Nah, bagaimana nih Moms? Apakah Moms sudah memahami cara memandikan bayi yang baru lahir serta mengetahui apa saja yang tak boleh dilakukan?

Jika Moms masih memiliki pertanyaan seputar cara memandikan bayi yang baru lahir, jangan lupa untuk menuliskannya di kolom komentar, ya!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait