Newborn

7 Juli 2021

Begini Cara Membuat dan Menyimpan Kaldu untuk MPASI

Jika disimpan di freezer, kaldu untuk MPASI bisa tahan hingga 12 bulan lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Widya Citra Andini

Memasuki masa MPASI, Moms biasanya membutuhkan kaldu untuk membuat berbagai makanan untuk Si Kecil. Tidak hanya membuat, pastikan Moms juga tahu cara menyimpan kaldu MPASI agar awet dan terjaga kandungan gizinya.

Moms memang bisa membeli kaldu ayam bubuk yang tinggal diseduh di supermarket. Namun, alangkah lebih baik jika membuatnya sendiri. Selain segar, Moms juga bisa memastikan kualitas dari bahan-bahan pembuatannya.

Kaldu buatan sendiri dapat disimpan di lemari es selama 4-5 hari. Namun, dalam keadaan beku kaldu bisa tahan sekitar 6-9 bulan lamanya.

Kaldu ayam buatan rumah ini sudah pasti lebih sehat dan enak lho, Moms.

Masih bingung bagaimana cara membuat dan menyimpannya? Yuk kita simak di bawah ini!

Baca Juga: Siap Memperkenalkan MPASI Pada Si Kecil Dengan 6 Cara Ini

Cara Membuat Kaldu Ayam Rumahan

shutterstock 319422350

Foto: Orami Photo Stock

MPASI adalah makanan pengganti ASI yang diberikan ketika bayi memasuki usia 6 bulan. Jadi, setelah menginjak usia 6 bulan, bayi akan dibiasakan untuk mengkonsumsi makanan lain selain ASI.

Kaldu ayam murni bisa menjadi MPASI yang sehat dan aman untuk bayi. Bahkan, kaldu untuk MPASI ini juga bisa disimpan berhari-hari dengan cara yang tepat.

Bahan-bahan:

- Ayam utuh atau tulang ayam

- 2 buah wortel, potong menjadi 3-4 bagian

- 2 buah bawang bombay, potong menjadi dua bagian

- 2 batang seledri

- Daun salam

Cara membuat:

  1. Masukkan seluruh bahan ke dalam panci. Tambahkan air hingga seluruh bahan terendam.
  2. Panaskan dengan api besar hingga mendidih. Setelah itu, gunakan api kecil untuk memasak selama 4-5 jam. Buang sisa lemak yang mengapung.
  3. Saring kaldu hingga jernih.
  4. Kaldu ayam siap digunakan.

Setelah memegang daging mentah pasca mengolah kaldu, jangan lupa cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penyebaran bakteri ya, Moms!

Baca Juga: Jangan Telat Naik Tekstur MPASI, Yuk Pelajari Tahapannya!

Cara Menyimpan Kaldu MPASI

shutterstock 160323449

Foto: Orami Photo Stock

Setelah kaldu ayam jadi, kini saatnya Moms tahu cara menyimpan kaldu MPASI. Beberapa Moms mungkin masih bingung cara menyimpan kaldu yang benar.

Tidak hanya dibekukan ke dalam kulkas atau freezer, ada beberapa hal lain juga yang Moms harus ketahui dalam menyimpan kaldu MPASI.

Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Moms lakukan!

1. Dinginkan dan Bekukan Kaldu

Cara menyimpan kaldu MPASI yang pertama adalah membekukannya ke dalam freezer menggunakan cetakan es.

Ketika Moms hendak menyimpan kaldu, jangan langsung di simpan dalam kulkas.

Biarkan suhu kaldu turun sama seperti suhu ruang agar kandungan nutrisi di dalam kaldu tetap terjaga. Selain itu, cara ini juga membantu menjaga kulkas Moms tetap awet, lho!

Barulah setelah dingin, Moms bisa memasukkannya ke freezer. Jika sudah beku, Moms bisa mengeluarkan kaldu dari cetakan dan menyimpannya dalam plastik ziplock agar tidak memakan tempat.

Tempatkan beberapa balok sesuai dengan kebutuhan masak. Lalu kembali simpan kaldu dalam freezer.

Baca Juga: 11+ Pilihan Menu MPASI Pertama untuk Si Kecil, Lezat dan Bernutrisi!

2. Gunakan Wadah yang Tepat

Saat hendak menyimpan kaldu, Moms harus menentukan wadah yang tepat.

Cara menyimpan kaldu MPASI berikutnya yaitu lebih disarankan menggunakan plastik ziplock untuk menyimpan kaldu atau stoples bening.

Pastikan Moms tidak mengisi wadah terlalu penuh, sisakan ruang sekitar 5 cm agar kaldu memiliki ruang untuk mengembang ketika membeku.

Bisa juga menyimpan di bungkus plastik biasa dan diikat dengan karet pada ujungnya. Cara ini bisa lebih memudahkan Moms ketika akan memasak.

Ini karena Moms tidak perlu mencairkan seluruh kaldu di dalam wadah makanan dan cukup mengeluarkan beberapa bungkus plastik kaldu sesuai kebutuhan.

Satu lagi cara menyimpan kaldu MPASI dalam jumlah banyak yang sangat praktis. Biarkan kaldu di dalam wadah stainless steel, lalu tutup wadah dengan penutup panci atau plastic wrap.

Setelah itu, masukkan wadah ke rak kulkas (tidak perlu freezer) di bagian paling atas. Cara menyimpan kaldu MPASI yang satu ini berlaku untuk penyimpanan kaldu dalam waktu kurang satu minggu saja.

Baca Juga: 11+ Pilihan Menu MPASI Pertama untuk Si Kecil, Lezat dan Bernutrisi!

3. Perhatikan Tanggal Pembuatan Kaldu

Cara menyimpan kaldu MPASI yang tepat tentu akan sia-sia jika kaldu sudah basi atau rusak. Oleh karenanya, Moms harus perhatikan kapan tanggal kaldu dibuat.

Pastikan Moms mencatat tanggal pembuatan kaldu. Jika memungkinkan, bisa juga tempel di tempat menyimpannya.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui batas waktu kelayakan kaldu sebelum Moms menggunakannya untuk membuat MPASI Si Kecil.

4. Bagi Kaldu untuk Satu Porsi Makan Bayi

Setelah membuat kaldu dalam satu panci penuh, cara menyimpan kaldu MPASI berikutnya adalah menyimpan dan membaginya per porsi sesuai dengan jadwal makan bayi.

Pembagian kaldu per porsi makan bayi ini memudahkan Moms saat membuat menu makanan pendamping ASI untuk si kecil.

Baca Juga: Mana yang Lebih Baik, Bubur atau Tim untuk MPASI Si Kecil?

Karena alasan kualitas, kaldu harus digunakan dalam dua sampai tiga bulan.

Sementara kaldu buatan rumah cenderung memiliki umur simpan yang lebih pendek hingga dua sampai tiga hari jika disimpan di  lemari es. Kaldu beku paling baik dikonsumsi dalam dua sampai tiga bulan.

Pastikan untuk menyimpannya di tempat yang kering, sejuk, jauh dari sinar matahari langsung dan panas.

Nah, ternyata mudah sekali kan membuat dan cara menyimpan kaldu MPASI? Selamat mencoba ya, Moms!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait