01 Februari 2024

12 Cara Mengatasi Telat Haid agar Cepat Menstruasi

Coba minum jamu kunyit atau teh jahe, Moms

3. Minum Teh Jahe

Teh Jahe
Foto: Teh Jahe (Freepik.com/jcomp)

Jahe tidak hanya membantu menghangatkan tubuh saat musim hujan atau meredakan tenggorokan gatal karena batuk, tapi juga bisa dijadikan cara mengatasi telat haid.

Penelitian di jurnal Phytotherapy Research meneliti 92 wanita yang mengalami volume menstruasi berlebih.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi suplemen jahe, siklus menstruasi mereka menjadi lebih teratur dan volume menstruasi berangsur normal dan tidak berlebihan.

Cara mengatasi telat haid ini sangat mudah, Moms dapat mencampurkan jahe pada segelas teh hangat.

Campurkan dengan kayu manis agar citarasa teh tersebut makin nikmat.

Tak hanya itu saja, Moms pun dapat menikmati jahe dalam semangkuk hangat sekoteng atau makanan lain yang menggunakan jahe sebagai salah satu kandungannya.

4. Lakukan Relaksasi dan Tenangkan Pikiran

Cara mengatasi telat haid agar tidak hamil berikutnya adalah dengan menjauhi stres dan cemas berlebihan.

Saat seseorang mengalami stress, tubuh akan menghasilkan hormon kortisol atau adrenalin yang dapat menghambat produksi hormon estrogen dan progesteron.

Padahal, hormon estrogen dan hormone progesteron inilah yang berperan untuk membantu menjaga siklus menstruasi.

Moms dapat melakukan berbagai cara relaksasi yang dirasa cocok untuk tubuh.

Beberapa contoh kegiatan relaksasi yang bisa dicoba, seperti:

  • Meditasi
  • Yoga
  • Menonton televisi bersama orang tersayang
  • Mandi berendam dalam air hangat
  • Mengurangi beban kerja untuk sementara waktu
  • Mencoba kegiatan yang menyenangkan

Baca Juga: Inspirasi Warna Teal pada Interior, Fashion, dan Makeup

5. Jangan Melakukan Olahraga Terlalu Berat

Perempuan Olahraga
Foto: Perempuan Olahraga (Freepik.com/drobotdean)

Cara mengatasi telat haid agar tidak hamil yang perlu diketahui selanjutnya adalah hindari melakukan olahraga terlalu berat bagi tubuh.

Olahraga berat yang dimaksud adalah HIIT (High Intensity Interval Training), seperti angkat beban, lari marathon, hingga olahraga lain yang tergolong olahraga intensitas tinggi.

Jika Moms terbiasa melakukan olahraga ini dan sedang terlambat datang bulan, cobalah untuk “istirahat” sementara waktu.

Moms juga bisa mengurangi porsi latihan untuk sementara, atau mengganti jenis olahraga lain yang lebih ringan.

6. Menjaga Berat Badan Tubuh

Cara mengatasi telat haid yang tak kalah penting adalah dengan menjaga berat badan tubuh.

Berat badan yang terlalu rendah atau berat badan yang terlalu tinggi (bahkan cenderung obesitas) dapat memengaruhi siklus menstruasi.

Hal ini pun meningkatkan risiko kista PCOS.

PCOS merupakan kista yang menyebabkan telur-telur dalam sel telur sulit matang.

Jaga berat badan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan berolahraga secara rutin minimal 30 menit setiap hari.

Moms juga perlu mengonsumsi air mineral setidaknya 2 liter setiap hari dan istirahat cukup.

Baca Juga: 6+ Rekomendasi Minuman Penurun Berat Badan, Aman dan Ampuh!

7. Konsumsi Obat Pelancar Haid

Agar haid lebih lancar, Moms juga bisa meminta saran dokter kandungan untuk meresepkan obat pelancar haid.

Biasanya, dokter akan merekomendasikan pil KB yang mengandung estrogen dan progesteron dapat membantu mengontrol menstruasi.

Konsumsi pil KB ini secara teratur, setiap hari, setiap bulan untuk membantu memperlancar siklus menstruasi tidak teratur.

8. Mengonsumsi Kayu Manis dalam Makanan

Kayu Manis
Foto: Kayu Manis (Freepik.com/nipapornnan)

Selain memberi aroma dan rasa yang khas pada makanan, kayu manis rupanya memiliki manfaat yang cukup baik untuk kesehatan tubuh, utamanya perempuan.

Hal tersebut dibuktikan dalam sebuah penelitian di American Journal of Obstetrics & Gynecology.

Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa rempah kayu manis memiliki manfaat dalam mengatur siklus menstruasi, serta efektif dalam mengatasi wanita yang mengidap PCOS.

Baca Juga: Infeksi Jamur Vagina: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

9. Memenuhi Kebutuhan Vitamin D

Selain vitamin C, konsumsi vitamin D juga dianggap dapat mengatasi telat datang bulan.

Hal tersebut telah dibuktikan dalam beberapa penelitian, seperti pada penelitian yang diterbitkan di Journal of Reproductive Biology and Endocrinology.

Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa kadar vitamin D dalam tubuh yang rendah membuat perempuan akan berisiko mengalami menstruasi yang tidak teratur.

Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengonsumsi vitamin D, dan mencukupi kebutuhannya setiap hari, dari makanan atau pun dari sinar matahari.

Beberapa contoh sumber makanan yang mengandung vitamin D, seperti telur, ikan laut, jamur, jeruk, kiwi, dan masih banyak lagi.

Cuka apel mungkin memiliki rasa yang tidak terlalu disukai oleh semua orang.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb