Parenting

14 Mei 2020

5 Cara Menyapih Anak Menurut Islam, Moms Wajib Tahu!

Yuk coba terapkan cara menyapih anak dalam Islam berikut ini!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Zarah Amala
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Menyusui merupakan momen yang sangat diberkahi oleh Allah SWT. Bahkan, dalam Al-Quran Allah SWT memerintahkan semua ibu di dunia untuk memberi ASI untuk anak-anaknya. Hal ini tercantum dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 233.

"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian," (Q.S Al-Baqarah: 233).

Baca Juga: 8 Persiapan Melahirkan menurut Islam, Yuk Lakukan Moms!

Anjuran Waktu Menyapih Anak Menurut Islam

menyapih anak menurut islam-2.jpg

Foto: Shutterstock

Dalam surah di atas, Allah SWT menegaskan, bila seorang ibu ingin menyempurnakan penyusuannya, mereka dapat melakukannya selama dua tahun. Namun, bila tidak menyusui bayinya hingga dua tahun, saat usia anak 6 bulan pun tidak mengapa.

Biasanya menyapih dilakukan saat ia sudah bisa mengonsumsi MPASI (makanan pendamping ASI) saat usianya 6 bulan. Tetapi, proses menyapih ini dilakukan secara bertahap, sampai anak dan ibunya siap untuk menyapih..

Sebagaimana yang tertera dalam lanjutan Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 233.

"... Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patur. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Besar Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (QS Al-Baqarah : 233).

Cara Menyapih Anak Menurut Islam

menyapih anak menurut islam-3.jpg

Foto: Shutterstock

Nah, proses menyapih ini yang biasanya menimbulkan drama dan penuh emosional. Apa Moms juga pernah mengalaminya?

Ternyata, Islam pun mengatur bagaimana menyapih anak agar tidak menimbulkan drama.

Menurut A Muslim Mama, ada 5 cara menyapih anak menurut Islam yang bisa Moms terapkan. Cara ini juga bisa membantu mengurangi tekanan saat berusaha menyapih si kecil.

1. Berniat dan Berdoa

Karena Moms mengasuh Si Kecil lillahi'taala karena Allah SWT, Moms juga harus menyertakan Alah SWT dalam setiap perkembangan Si Kecil.

Ucapkan niat dalam hati kalau Moms ingin menyapih Si Kecil sekitar 24 bulan (2 tahun) atau sesuai dengan kondisi. Kemudian, berdoa agar proses menyapih Si Kecil dilancarkan dan dimudahkan oleh Allah SWT.

Baca Juga: 7 Cara Mendidik Anak Laki-Laki Menurut Islam, Yuk Ikuti!

2. Rencanakan Waktu Manyapih yang Tepat

menyapih anak menurut islam-4.jpg

Foto: Shutterstock

Ingat, menyapih adalah proses yang membutuhkan waktu. Jadi, bersabarlah dengan proses yang dijalani dan hargai setiap usaha Moms dan si kecil saat melakukannya.

Karena itu, bila Moms berencana untuk menyapih Si Kecil tepat di usia dua tahun, sebaiknya sudah lakukan usaha beberapa bulan sebelumnya. Dengan harapan ia berhasil lepas ASI tepat di usia dua tahun.

Atau Moms bisa menyesuaikan dengan kondisi masing-masing.

3. Bicarakan dengan Anak

Selalu libatkan anak dalam proses menyapih. Misalnya, jelaskan padanya bahwa dia tidak bisa lagi menyusui, karena dia semakin tumbuh dewasa.

Biasanya konsep ingin menjadi 'dewasa' membuat Si Kecil sangat terobsesi dan mungkin bisa memotivasinya untuk belajar menyapih. Moms juga perlu memberitahu Si Kecil mengapa ia harus disapih.

Hal ini dilakukan agar mereka memiliki kontrol terhadap situasi tersebut, dan mereka tahu mengapa harus melakukannya. Jelaskan dengan bahasa yang logis dan mudah dimengerti oleh Si Kecil ya, Moms.

4. Mulai Mengganti ASI dengan Susu Formula

Bila sudah masanya Si Kecil untuk disapih, Moms bisa mulai mengenalkan susu formula padanya. Kenalkan susu formula setidaknya 2 atau 3 bulan sebelum proses menyapih dimulai. Secara bertahap mulailah mengurangi menyusui langsung dengannya.

Baca Juga: Anak Suka Menyisakan Makanan? Begini Menurut Pandangan Islam

5. Menyiapkan Makanan Pendamping ASI yang Cukup

Bila Si Kecil sudah tidak mengonsumsi ASI, tentu saja kebutuhan makannya harus memenuhi kecukupan gizi sesuai usia. Anak di bawah dua tahun masih membutuhkan asupan nutrisi yang optimal untuk membantu menyempurnakan tumbuh kembangnya.

Bila Moms sudah merencanakan menyapih Si Kecil di usia 6 bulan, 1 tahun, atau pun lebih, pastikan Moms menyediakan MPASI yang bergizi seimbang untuknya.

Itulah 5 cara menyapih anak menurut Islam. Bila Moms sedang berusaha melakukannya, jangan lupa sertakan peran Dads untuk membantu, ya.

Apalagi dalam ayat yang tercantum di atas, para suami berperan penting untuk menyediakan kebutuhan pokok untuk Moms dan Si Kecil. Selain itu, Dads juga dapat memberi dukungan emosional pada anak saat proses menyapih.

Semangat terus ya, Moms dan Dads!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait