21 December 2022

10 Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas Agar Awet dan Tidak Busuk, Catat!

Langkah ini efektif mencegah proses pembusukan
10 Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas Agar Awet dan Tidak Busuk, Catat!

Foto: Orami Photo Stocks

Cara menyimpan sayuran di kulkas yang tepat dapat memperpanjang masa waktu dan mencegah proses pembusukan.

Moms mungkin termasuk orang yang memilih membeli sayuran dalam jumlah banyak untuk stok selama seminggu atau lebih.

Nah, agar kondisi sayuran tetap baik, Moms harus mengetahui bagaimana cara menyimpan sayuran di kulkas dengan benar.

Faktanya, sayuran memiliki kadar air yang cukup tinggi.

Jika menyimpannya terlalu lama di dalam kulkas, hal ini bisa membuatnya lebih cepat rusak dan membusuk.

Moms tentu tidak ingin mengalami hal yang seperti itu, bukan?

Yuk, cari tahu cara menyimpan sayuran di kulkas agar tidak mudah busuk, Moms!

Baca juga: 17 Jenis Sayuran Buah, Ternyata Semangka Salah Satunya lho Moms!

Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas Agar Tidak Mudah Busuk

Menyimpan Sayuran di Kulkas
Foto: Menyimpan Sayuran di Kulkas (Istockphoto)

Tidak ada salahnya menyimpan sayuran di dalam kulkas.

Namun, guna mempertahankan kualitas sayur dan agar tidak cepat membusuk, terdapat beberapa hal yang mesti Moms perhatikan.

Berikut ini cara menyimpan sauran di kulkas yang sebaiknya Moms praktikkan:

1. Menjaga Tingkat Kelembapan Sayuran

Cara menyimpan sayuran di kulkas yang pertama, yakni menjaga tingkat kelembapan sayuran tersebut.

Sayuran mengandung 90 persen air. Nah, kandungan air inilah yang seharusnya dijaga dengan baik.

Dengan begitu, sayuran bisa bertahan lama dan tidak cepat membusuk.

Selain itu, upayakan agar sayur tetap memiliki sirkulasi udara di dalam kulkas.

Caranya, masukkan sayuran pada wadah plastik dan lubangi kecil-kecil di setiap sisinya.

2. Cuci dan Keringkan Sayuran Sebelum Menyimpannya

Setelah Moms selesai belanja sayuran, sebaiknya langsung cuci bersih menggunakan air mengalir.

Lebih baik lagi jika sayuran dicuci menggunakan sabun antibakteri berlabel food grade.

Tujuannya adalah agar semua bakteri di dalam sayuran cepat mati.

Tahukah Moms bahwa bakteri di dalam sayur menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pembusukan?

Jangan keringkan sayuran dengan lap setelah dicuci dan masukkan ke dalam kulkas, ya, Moms!

3. Pisahkan Buah dan Sayuran

Jika Moms belanja sayuran dan buah-buahan sekaligus, sebaiknya pisahkan keduanya saat sudah dimasukkan ke dalam kulkas.

Sebab, buah-buahan menghasilkan zat etilen yang membuat bahan makanan lain menjadi cepat matang.

Jika disatukan dengan sayuran, maka sayuran tersebut akan lebih cepat membusuk.

Oleh sebab itu, jangan lupa pisahkan sayuran dan buah-buahan ketika akan dimasukkan ke dalam kulkas, ya, Moms.

Caranya bisa dilakukan dengan menggunakan wadah yang berbeda, sehingga tidak terjadi gesekan di antara kaduanya saat disimpan dalam kulkas.

4. Sortir Sayuran Sebelum Disimpan

Menyimpan Sayuran di Kulkas
Foto: Menyimpan Sayuran di Kulkas (Istockphoto)

Cara menyimpan sayuran di kulkas yang selanjutnya adalah menyortirnya terlebih dulu.

Jika Moms sudah terlanjur membeli sayuran yang sedikit ‘cacat’, buanglah bagian tersebut agar kerusakannya tidak menyebar ke bagian lainnya.

Moms juga perlu memotong bagian akar sayuran. Sebab, di sana terdapat bakteri yang bisa merusak kesegaran sayuran tersebut.

Baca juga: 20 Sayuran yang Cocok Ditanam di Pekarangan Rumah, Mudah Perawatannya!

5. Periksa Sayuran secara Berkala

Langkah selanjutnya, yakni memeriksa kondisi sayuran secara berkala.

Pada umumnya, kualitas sayuran hanya mampu bertahan selama 3 hari saja di dalam kulkas.

Jadi, jika Moms ingin menyimpannya lebih dari waktu tersebut, disarankan untuk melakukan pengecekan suhu kulkas secara berkala.

Jangan lupa juga membuang daun yang sudah menguning, ya.

Dengan demikian, bagian 'busuk' tersebut tidak menyebar ke area lain yang masih layak dikonsumsi.

6. Memeriksa Suhu Kulkas

Suhu yang tepat untuk menyimpan sayuran di dalam kulkas adalah 1 hingga 4 derajat Celsius.

Jika suhu jauh lebih tinggi dari itu, maka bakteri akan lebih mudah berkembang biak dan membuat aroma sayuran menjadi tidak sedap.

Oleh karena itu, Moms disarankan untuk memeriksa suhu kulkas secara berkala agar kualitas sayuran tetap terjaga dengan baik.

7. Tata Sayuran Sesuai dengan Jenisnya

Menyimpan Sayuran di Kulkas
Foto: Menyimpan Sayuran di Kulkas (Istockphoto)

Secara umum, kulkas memiliki 3 hingga 4 rak penyimpanan barang.

Moms bisa menggunakan setiap rak untuk menggolongkan sayuran sesuai dengan jenisnya.

Misalnya, rak terbawah adalah tempat untuk menyimpan sayur berdaun hijau, seperti sawi, kangkung, dan bayam.

Sebab, rak bagian bawah memiliki suhu yang cenderung stabil dan tidak membuat sayuran cepat membusuk.

Nah, di bagian tengah, Moms bisa menyimpan sayuran dengan kadar air rendah. Contohnya, kacang-kacangan, buncis, kol, atau wortel.

Sementara itu, untuk rak paling atas, Moms bisa menyimpan sayuran dengan kadar air paling tinggi. Contohnya adalah paprika, mentimun, cabai, terung, dan lainnya.

Menyimpan sayuran sesuai jenisnya dapat mempermudah Moms melakukan pemeriksaan secara berkala.

Langkah ini juga bisa menjaga kualitas sayuran tetap segar, berumur panjang, dan tidak mudah busuk.

8. Menjaga Kebersihan Kulkas dengan Baik

Ini menjadi salah satu hal yang perlu Moms perhatikan. Jangan lupa untuk menjaga kulkas tetap dalam keadaan bersih.

Jika kulkas bersih, sayuran dan isinya akan terjaga kualitasnya.

Apabila kulkas kotor, bakteri dan kotoran dapat menempel di permukaan sayuran maupun isi kulkas. Hal ini bisa membuat proses pembusukan menjadi lebih cepat, lho.

Nah, agar kulkas tetap bersih, pastikan untuk dilap secara berkala.

Selain itu, Moms juga disarankan untuk mencuci masing-masing rak di dalamnya secara berkala.

9. Simpan Sayuran dalam Bentuk Utuh

Cara menyimpan sayuran di kulkas yang terakhir, yakni disimpan dalam bentuk utuh.

Jika Moms memotong sayuran tersebut, hal ini berpotensi membuatnya lebih cepat membusuk, lho.

10. Hindari Menyimpan Jenis Sayur Ini di Dalam Kulkas

Perlu Moms ketahui bahwa tidak semua sayuran bisa dimasukkan dan disimpan di dalam kulkas.

Contohnya saja tomat. Sayuran ini tidak boleh disimpan pada udara dingin, karena dapat menghambat proses pematangan tomat.

Jika Moms tetap ingin menyimpannya di dalam kulkas, maka harus dipisahkan dari mentimun.

Alasannya, gas yang terdapat di dalam tomat dapat membuat mentimun membusuk dengan lebih cepat.

Selanjutnya, yaitu daun kemangi. Udara dingin di dalam kulkas membuat sayuran ini lebih cepat layu dan tidak segar.

Terakhir, kentang. Sayuran ini sebaiknya disimpan di tempat yang gelap dan dingin. Tujuannya agar zat tepungnya tetap terjaga dengan baik.

Baca juga: Moms, Ini 12 Contoh Sayuran Batang yang Penuh Nutrisi!

Itu dia beberapa cara menyimpan sayuran di kulkas yang penting untuk Moms ketahui. Semoga bermanfaat, ya!

  • https://www.unlockfood.ca/en/Articles/Cooking-Food-Preparation/How-to-store-vegetables-to-keep-them-fresh.aspx#:~:text=Most%20vegetables%2C%20like%20carrots%2C%20potatoes,them%20from%20ripening%20too%20fast.
  • https://www.nytimes.com/wirecutter/blog/keep-your-produce-fresh/
  • https://www.electrolux.co.id/en-id/support/blog/how-to-store-vegetables-fruits-in-refrigerator/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb