05 April 2022

Pahami Aturan Pakai Cinolon, Obat untuk Kulit Gatal Meradang

kulit gatal akibat alergi atau pruritis bisa diobati dengan Cinolon

Cinolon adalah obat untuk mengatasi gatal pada kulit.

Namun, Moms dan Dads tidak bisa menggunakan obat ini tanpa resep dokter.

Rasa gatal pada kulit yang diatasi juga harus dipastikan lebih dulu karena alergi maupun pruritus.

Pasalnya, ada banyak penyebab kulit terasa gatal.

Bila dokter meresepkan obat ini, simak lebih dulu aturan pakai sekaligus efek sampingnya berikut ini.

Baca Juga: Petekie, Bintik Merah seperti Ruam di Kulit

Manfaat Cinolon

4cfe785333475222abb9faf6842db222
Foto: 4cfe785333475222abb9faf6842db222 (https://id-test-11.slatic.net/p/4cfe785333475222abb9faf6842db222.jpg)

Foto: lazada.com

Cinolon adalah obat yang mengandung fluocinolone acetonide dan digunakan untuk mengobati masalah kulit akibat alergi, peradangan, dan pruritus.

Pruritus merupakan sensasi tidak nyaman dan gatal pada kulit.

Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh kulit kering.

Bila rasa gatalnya tidak tertahankan, dan Moms menggaruknya bisa jadi iritasi.

Kulit bisa berdarah dan akhirnya terluka.

Kasus ini sama halnya dengan kondisi kulit gatal akibat alergi.

Penggunaan obat harus dengan resep dokter, mengingat masalah kulit gatal ada banyak penyebabnya, bisa jadi karena jamur kulit.

Untuk masalah ini, tentu penggunaan obat Cinolon tidaklah tepat.

Resep dokter memastikan diagnosis kulit gatal memang disebabkan oleh alergi, peradangan, atau pruritus.

Baca Juga: Mengenal Nisagon (Obat Kulit): Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

Dosis dan Aturan Pakai Cinolon

salep-gatal.jpg
Foto: salep-gatal.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tidak ada dosis pasti untuk penggunaan obat ini.

Moms bisa mengoleskan obat tipis-tipis sesuai kebutuhan.

Namun, batasnya adalah 3 hingga 4 kali sehari.

Biasanya dipakai setelah mandi dan ketika ingin tidur.

Gunakan obat sesuai dengan arahan dokter atau aturan pakai obat yang tertera pada label kemasan.

Berikut ini adalah langkah-langkah menggunakan obat salep gatal untuk mengatasi alergi dan pruritis.

  • Cuci tangan dengan sabun dan air sebelum menggunakan obat.
  • Setelahnya, keringkan kulit yang basah dengan handuk bersih.
  • Oleskan obat tipis-tipis pada bagian kulit yang gatal meradang.
  • Jangan tempelkan ujung jari pada ujung wadah obat.
  • Lalu, tutup kemasan obat jika sudah selesai digunakan rapat-rapat.

Setelah memakai obat, bersihkan kembali tangan.

Tujuannya, agar sisa obat yang menempel tidak termakan atau mengenai mata.

Baca Juga: Mengenal Flamar (Obat Nyeri): Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

Efek Samping Pemakaian Cinolon

jerawat gatal
Foto: jerawat gatal

Foto: Orami Photo Stock

Sama seperti obat lainnya, obat yang mengandung fluocinolone ini bisa menimbulkan efek samping.

Efek sampingnya pada setiap orang bisa saja berbeda-beda, bergantung respons tubuh terhadap bahan aktif obat.

Ada pula yang mengalami efek samping yang tidak tercantum, yaitu:

  • Sensasi panas terbakar
  • Gatal
  • Iritasi
  • Ruam kemerahan
  • Kulit menjadi kering
  • Kulit menipis

Bila mengalami gejala di atas dan tidak membaik dalam beberapa hari, periksa ke dokter lebih lanjut.

Jika mengalami reaksi alergi, seperti pembengkakan, ruam kulit, dan sesak napas, juga periksa ke dokter sesegera mungkin.

Biasanya, bila Moms atau Dads mengalami alergi, penggunaan obat akan dihentikan.

Dokter mungkin meresepkan obat lain dengan manfaat yang sama tapi dengan efek samping yang lebih minim sehingga lebih aman digunakan.

Baca Juga: Clotrimazole, Obat untuk Atasi Beragam Infeksi Jamur di Kulit

Jadi, beri tahu dokter jika Moms memang memiliki alergi dengan obat sejenis.

Rasa gatal bisa saja disebabkan oleh infeksi virus, infeksi bakteri, atau jamur pada kulit.

Bisa juga akibat jerawat, rosacea, dan dermatitis perioral, yakni eksim di sekita mulut dan lipatan hidung.

Semua kondisi di atas sebaiknya tidak menggunakan obat gatal ini karena penyebabnya berbeda.

Beri tahu juga dokter jika Moms sedang hamil atau menggunakan obat tersebut di area wajah.

Baca Juga: Obat Gatal Digenta Cream: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Ibu hamil biasanya lebih sensitif dengan obat-obatan.

Dikhawatirkan penggunaan obat bisa menganggu hormon atau janin, jadi konsultasikan lebih dahulu dengan dokter.

Sementara itu, penggunaan di wajah bisa menyebabkan masalah apalagi jika digunakan dalam jangka panjang.

Jadi, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Terakhir, beri tahu juga dokter jika sedang menggunakan obat lain yang tujuannya sama.

Penggunaan obat bersamaan tanpa pengawasan dokter bisa menimbulkan interaksi obat atau dosis ganda, yang bisa mendatangkan masalah pada kulit nantinya.

  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cinolon?type=brief&lang=id
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/fluocinolone?mtype=generic
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/itchy-skin/symptoms-causes/syc-20355006

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.