Balita dan Anak

BALITA DAN ANAK
8 Desember 2019

Gejala Imunodefisiensi Primer pada Anak, Simak di Sini!

Penyakit ini seringnya terdeteksi saat anak sudah besar
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Gangguan imunodefisiensi primer disebut juga dengan gangguan imun primer atau defisiensi imun primer. Gangguan ini melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga memungkinkan terjadinya infeksi, dan masalah kesehatan lainnya.

Beberapa bentuk imunodefisiensi primer sangat ringan sehingga tidak diketahui gejalanya selama bertahun-tahun. Jenis lainnya cukup parah sehingga mereka ditemukan dengan mudah setelah bayi yang terinfeksi lahir.

Baca Juga: Celiac Disease Pada Bayi: Gangguan Autoimun Genetik Penyebab Kekurangan Gizi

Ketika anak Moms menderita penyakit ini, tubuhnya akan lebih sulit melawan kuman yang membuat orang sakit. Si Kecil mungkin akan mendapatkan banyak infeksi di telinganya, paru-paru, kulit, atau daerah lain yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh.

Sebagian besar imunodefisiensi primer terjadi pada bayi atau anak kecil, tetapi kadang-kadang tidak muncul hingga anak beranjak dewasa. Bagaimana cara mengenali gejala imunodefisiensi primer pada anak? Simak di bawah ini.

Gejala Imunodefisiensi Primer pada Anak

Gejala Imunodefisiensi Primer pada Anak.jpg

Foto: healthyessentials.com

Meskipun cacat genetik yang menyebabkan imunodefiensi primer hadir saat lahir, anak-anak dengan penyakit ini mungkin tidak mengalami gejala sampai mereka berusia beberapa bulan setelah dilahirkan.

Dalam beberapa kasus, mereka tidak didiagnosis sampai nanti di masa kanak-kanak atau bahkan dewasa.

Baca Juga: 11 Jenis Imunisasi yang Disarankan untuk Bayi 0-12 Bulan dan Jadwal Pemberiannya

Dilansir dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kita harus mencurigai seorang anak mengalami imunodefisiensi primer jika anak tersebut mengalami:

  • penyakit infeksi yang sangat berat yang membutuhkan perawatan rumah sakit atau antibiotik intravena,
  • infeksi yang persisten, tidak sembuh sempurna atau membutuhkan waktu untuk sembuh lebih lama dari seharusnya,
  • infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang tidak biasa, umumnya oleh kuman oportunistik seperti jamur,
  • infeksi yang timbul berulang-ulang, serta
  • terdapat anggota keluarga lain yang juga memiliki kecenderungan untuk mudah mengalami infeksi.

Selain itu dilansir dari laman Children Boston Hospital, ada beberapa gejala penyakit imunodefiensi primer yang bisa kita lihat dan kenali.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Infeksi pada Telinga Bayi

  • Terjadi 4 atau lebih infeksi baru pada telinga dalam satu tahun, termasuk infeksi kulit dan selaput lendir di mata, mulut, dan area genital.
  • Infeksi yang memerlukan antibiotik intravena.
  • Dua atau lebih infeksi organ dalam atau sepsis.
  • 2 atau lebih infeksi sinus serius dalam setahun.
  • Dua atau lebih pneumonia dalam satu tahun.

Seorang anak yang hanya memiliki satu dari gejala imunodefiensi primer atau tanda-tanda di atas mungkin tidak menderita penyakit ini. Tetapi, jika seorang anak memiliki beberapa gejala ini, atau telah mengalami infeksi berulang dalam waktu berdekatan, bisa jadi menderita imunodefiensi primer.

Nah, Moms. Itulah gejala imunodefisiensi primer pada anak yang bisa Moms ketahui dan kenali. Jadi, kenali gejala-gejala ini pada anak dan segera kunjungi dokter, ya, Moms.

(AWD/DIN)

Artikel Terkait