Kesehatan

6 Oktober 2021

Cari Tahu Jenis Behel Gigi, Fungsinya dan Tahapan Pemasangannya!

Pastikan memasang behel gigi di dokter spesialis ortodontis ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Meiskhe
Disunting oleh Karla Farhana

Apakah Moms atau si Kecil berniat memasang behel untuk merapikan gigi? Sebelum ke dokter gigi, ada baiknya Moms mencari tahu tentang jenis-jenis behel gigi.

Selain jenisnya, Moms juga harus tahu fungsi, beserta tahapan atau prosedur memasang behel gigi!

Behel gigi dalam bahasa kedokteran disebut dental braces atau orthodontic braces, yaitu alat yang digunakan untuk memperbaiki susunan gigi yang tidak teratur.

Melansir MayoClinic.org, selain untuk alasan kesehatan, kebanyakan orang memasang behel atau kawat gigi dengan tujuan meningkatkan penampilan dan mendapatkan garis senyum yang manis.

Fungsi Behel Gigi

jenis behel gigi

Foto: Topangadental.com

Baca Juga: 10 Cara Merapikan Gigi Tanpa Menggunakan Behel, Yuk Coba!

Seberapa perlukah memasang behel atau kawat gigi? Sebenarnya hal ini tergantung pada masing-masing orang.

Apabila Moms termasuk yang memiliki keluhan gigi tidak rata dan sulit mengunyah ketika makan, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter gigi apakah perlu memasang behel gigi atau tidak.

Perlu diketahui bahwa behel gigi merupakan bagian dari perawatan ortodonti yang bertujuan untuk memperbaiki susunan gigi agar rapi dan teratur.

Selain itu, untuk memperbaiki gigitan antara gigi pada rahang atas dan rahang bawah, serta posisi rahang.

Tentunya, dengan gigi yang rapi dan posisi rahang yang sesuai akan memengaruhi aktivitas mengunyah ataupun berbicara menjadi lebih baik.

Di sisi lain, pemakaian behel gigi bertujuan untuk:

  • Mengatasi masalah sendi pada rahang
  • Menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan gusi, karena gigi tidak rapi atau tidak rata lebih berisiko menjadi tempat penumpukan plak dan sisa makanan yang bisa menyebabkan penyakit gigi dan mulut
  • Keperluan estetika untuk meningkatkan penampilan
  • Mengembalikan fungsi gigi
  • Bagian dari fashion atau gaya hidup

Jenis-Jenis Behel Gigi

jenis behel gigi

Foto: Stokeorthodontics.co.uk

Baca Juga: Serba-serbi Perawatan Ortodonti, Bukan Hanya Sebatas Behel

Nah, sebelum Moms memasang behel gigi, sebaiknya kenali dulu jenis-jenis behel gigi. Dengan begitu Moms dapat memutuskan lebih cocok memakai jenis yang mana.

Melansir jurnal ADLN - Perpustakaan Universitas Airlangga, terdapat 2 jenis behel gigi yang sering digunakan, yaitu jenis behel gigi lepasan (removable appliance) dan jenis behel gigi cekat (fixed appliance).

Bedanya, behel gigi lepasan dapat dipasang, dilepas dan dibersihkan oleh si pasien atau penggunanya sendiri.

Sementara behel gigi cekat hanya dapat dilepas dan dipasang oleh dokter spesialis ortodontis atau dokter gigi umum.

Untuk lebih jelasnya, simak jenis-jenis behel gigi yang dirangkum dari Bellevueorthodontist.com berikut!

1. Behel Gigi Logam

jenis behel gigi

Foto: Bellevueorthodontist.com

Behel gigi logam atau dikenal dengan sebutan metal braces merupakan bentuk behel gigi yang paling umum. Bahkan sudah ada selama lebih dari 100 tahun, lho!

Jenis behel gigi ini paling banyak digunakan. Terbuat dari bahan logam yang berfungsi untuk menghubungkan setiap gigi dan menariknya ke posisi sesuai yang diinginkan.

Dilengkapi dengan karet warna-warni elastis, sehingga behel gigi yang satu ini terlihat manis saat digunakan.

Kelebihan behel ini adalah sifatnya yang permanen, tidak perlu lepas-pasang.

Namun, dari sisi perawatan memerlukan perhatian ekstra dan harus selalu dibersihkan agar tidak menimbulkan masalah kesehatan gigi.

2. Behel Gigi Keramik

jenis behel gigi

Foto: Bellevueorthodontist.com

Behel gigi keramik atau ceramic braces adalah kawat gigi yang terbuat dari bahan berwarna bening serupa warna gigi.

Cara kerja hampir sama dengan kawat gigi logam, yaitu menarik gigi ke posisi yang diinginkan.

Biasanya, jenis behel gigi ini digunakan oleh remaja atau dewasa muda yang lebih mengutamakan memakai behel yang estetik dan kurang terlihat.

Dibanding behel gigi logam, behel keramik memiliki harga yang lebih terjangkau.

Bentuknya pun sedikit lebih besar dan cukup mudah berubah warna, tergantung pada pola dan jenis makanan yang dikonsumsi.

3. Behel Gigi Lingual

jenis behel gigi

Foto: Healthline.com

Behel gigi lingual menggunakan bahan yang sama dengan behel gigi metal atau logam. Bedanya, jenis behel gigi ini dipasang di bagian belakang gigi.

Bracket akan disesuaikan dengan struktur belakang gigi yang lebih tidak beraturan.

Behel gigi lingual biasanya digunakan oleh mereka yang tidak ingin behel yang digunakan terlihat atau tampak mencolok.

Namun, kelemahannya adalah karena berada di belakang gigi, beberapa pasien mengalami sedikit perubahan pada bicara, biasanya cadel dan terjadi iritasi pada lidah.

Gejala-gejala sakit gigi karena behel ini biasanya muncul setelah kawat gigi dipasang, dan akan hilang beberapa minggu setelah rongga mulut menjadi terbiasa.

4. Behel Gigi Damon

jenis behel gigi

Foto: Bellevueorthodontist.com

Behel gigi damon dikenal juga dengan sebuatan self-ligating braces, yang cara bekerjanya mirip dengan kawat gigi logam dan keramik.

Jenis behel gigi ini tersedia dalam bahan logam, bening dan keramik.

Perbedaannya dengan kawat gigi logam atau keramik, kawat gigi self-ligating tidak dilengkapi dengan karet, melainkan menggunakan klip untuk mengunci posisi behel atau kawat.

Biasanya, behel gigi ini dikenakan oleh mereka sensitif terhadap ketidaknyamanan dan mengalami keterlambatan perkembangan, juga karena kebutuhan ortodontik.

Kelebihannya, behel gigi damon tidak mengharuskan Moms untuk sering mengontrolnya ke dokter gigi, tidak sesering behel gigi yang lain.

5. Behel Gigi Lepasan

jenis behel gigi

Foto: Windmillorthodontics.com

Behel gigi lepasan juga banyak digunakan oleh orang-orang karena dirasa praktis, dan hasil akhirnya pun tidak jauh beda dengan behel gigi permanen yang dibuat dari logam dan keramik.

Umumnya, behel gigi lepasan terbuat dari kawat stainless steel yang berfungsi untuk menggeser posisi gigi agar bergerak ke tempat yang diinginkan.

Jenis ini biasanya lebih disukai penggunakan behel gigi karena biayanya lebih murah, perawatannya lebih muda dan tidak terlalu mengganggu penampilan.

Di sisi lain, karena bisa dilepas sendiri, sehingga memudahkan dalam melakukan perawatan dan menjaga kebersihan mulut.

Tahapan Pemasangan Behel Gigi

jenis behel gigi

Foto: Nytimes.com

Baca Juga: Penting Memasang Behel untuk Anak Remaja! Bukan Sekadar Tren!

Prosedur pemasangan behel gigi memiliki beberapa tahapan, yaitu:

1. Pra Pemasangan Kawat Gigi

Sebelum melakukan pemasangan kawat gigi, dokter akan menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan kawat gigi. Mengenai lama perawatan, waktu mulai perwatana, biaya dan kesepakatan harga.

Pada tahapan ini, pasien akan melakukan konsultasi dengan dokter spesialis ortodontis terkait masalah gigi yang tidak teratur dan rapi.

Selain itu, akan dilakukan pengecekan dan ronsen untuk memastikan keaddan gigi dan memilih kawat gigi yang sesuai.

2. Pemasangan Kawat Gigi

Setelah berkonsultasi dan dilakukan pengecekan, dokter akan memastikan kondisi gigi pasien benar-benar dalam keadaan baik, dan siap melakukan pemasangan kawat gigi.

Namun, jika ternyata keadaan gigi dan mulut pasien bermasalah dan belum layak untuk dipasangkan kawat gigi, maka akan dilakukan perawatan kesehatan gigi dan mulut terlebih dahulu.

3. Pasca Pemasangan

Setelah pemasangan kawat gigi selesai, dokter akan terus melakukan perawatan ortodonti secara rutin dan dalam jangka yang cukup panjang.

Dalam tahapan ini, pasien diharuskan kontrol secara rutin, misalnya sebulan sekali, hingga gigi pasien mencapai kondisi yang diinginkan.

Baca Juga: Lalai Menjaga Kesehatan Gigi, Hati-hati Alami Tumor Gusi

Demikian jenis behel gigi, fungsi dan tahapan pemasangannya.

Pastikan Moms memasang behel gigi di dokter spesialis ortodontis, dan bukan ahli gigi abal-abal yang menjamur di setiap tempat ya!

  • https://bellevueorthodontist.com/types-of-braces/
  • https://www.sciencedirect.com/topics/nursing-and-health-professions/orthodontic-bracket
  • http://repository.unair.ac.id/29613/3/12.%20BAB%20II.pdf
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait