Parenting Islami

6 April 2021

5+ Keutamaan Sahur saat Berpuasa, Salah Satunya Diberikan Keberkahan yang Melimpah!

Apakah hukum sahur dalam berpuasa?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Tak terasa kita akan menyambut bulan Ramadan 2021. Apakah Moms tahu tentang keutamaan sahur dalam berpuasa? Tentu ini menjadi perdebatan banyak orang.

Apakah hukum sahur dalam puasa? Bagaimana jika kita melewatkannaya? Untuk itu, mari simak lebih lanjut keutamaan sahur dalam puasa.

Tentunya ini akan menjadi pedoman dalam menjalankan puasa di bulan Ramadan nanti.

Hukum Makan Sahur

Hukum dan Keutamaan Sahur Agar Puasa Lancar

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, sahur bukanlah kewajiban. Sahur hukumnya adalah sunnah dengan menyantap makanan pada dini hari sebelum waktu shubuh.

Oleh karenanya, jika seseorang tidur hingga kesiangan, melewatkan makan sahur, ia dapat langsung berpuasa, tanpa khawatir puasanya tidak sah.

Dilansir dari NU Online, Rasulullah SAW menganjurkan mereka yang akan berpuasa untuk menyantap hidangan di waktu sahur. Rasulullah SAW mengatakan bahwa santapan hidangan sahur, ada berkah dan keutamaan sahur seperi di dalam hadits tentang sahur berikut ini:

Dari hadits Abu Sa’id Al-Khudri RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Keutamaan sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka itu, jangan kalian meninggalkannya meskipun kalian hanya meminum seteguk air karena Allah dan malaikat bershalawat untuk mereka yang bersahur." (HR Ahmad).

Anjuran makan sahur ini begitu kuat. Oleh karena itu, kesempatan makan di waktu sahur sedapat mungkin tidak dilewatkan. Bahkan Rasulullah SAW menganjurkan sahur meski hanya dengan seteguk air mengingat keutamaan sahur yang begitu indah.

Begitu juga hadits dari Abdullah bin Umar RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘’Hendaklah kalian bersahur meskipun hanya seteguk air.” (HR Ibnu Hibban).

Baca Juga: Yuk, Aktif Melakukan 4 Jenis Olahraga Saat Puasa Bulan Ramadan Ini

Adapun doa dalam keutamaan sahur yang dibaca saat menyantap hidangan sahur. Doa ini dibaca oleh Rasulullah SAW dan diriwayatkan oleh Imam At-Thabarani.

Pada hadits ini, Rasulullah SAW juga mengatakan bahwa kurma adalah sebaik-baik hidangan sahur, "Sebaik-baik hidangan sahur adalah kurma.”

Rasulullah SAW lalu berdoa, "Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.” (HR At-Thabarani).

Keutamaan Sahur dalam Islam

Olahan-Kurma-untuk-Balita,-Praktis-untuk-Keutamaan-Sahur-dan-Berbuka-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Mengutip Muslim AID, salah satu rutinitas sekaligus ibadah di bulan ramadhan ialah melakukan sahur, di mana pahala sahur di bulan Ramadhan memiliki nilai yang luar biasa.

Keutamaan sahur secara umum yang kita tahu, untuk bekal tenaga dalam menahan lapar dan haus sehari penuh.

Selain memiliki berkah, sahur juga mempunyai hkmah atau yang kita tahu dalam keutamaan sahur.

Keutamaan sahur yang bisa diperoleh tatkala makan sahur tertutama di Ramadan, antara lain:

1. Sumber Energi

Keutamaan sahur yang pertama yakni sebagai sumber energi untuk menahan lapar. Seperti diketahui, puasa dilakukan sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Dengan melangsungkan makan sahur sebelumnya, maka dirasa cukup kuat untuk menahan lapar dan dahaga seseorang.

Keutamaan sahur juga dapat mencegah sakit kepala, mual, gemetar dan tanda-tanda glukosa rendah. Ini memberikan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

2. Mendekatkan Waktu Ibadah

keutamaan sahur dalam puasa-1.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Seperti kita tahu, keutamaan sahur tak asing lagi yakni mendekatkan waktu ibadah umat Islam.

Kita dapat melangsungkan salat subuh. Ketika sahur dilakukan mendekati waktu subuh, maka jarak antara makan dengan subuh menjadi tidak terlalu jauh.

Hal ini memungkinkan untuk langsung melaksanakan salat subuh pada awal waktu.

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Lebih baik menunaikan salat pada awal waktunya.” (H.R. Abu Dawud). Dengan ini keutamaan sahur juga dapat menghindari kesiangan untuk salat subuh.

Setidaknya, dengan sahur, ada aktivitas yang dikerjakan sebelum tiba waktu salat. Jika seseorang melewatkan sahur, ada kemungkinan ia tetap mengerjakan salat subuh, tapi tidak awal waktu.

Baca Juga: Mengantuk Saat Puasa, Kenali Penyebab dan Cara Menghindarinya

3. Keberkahan Melimpah

Melandir Islam Q&A, keutamaan sahur yang lainnya yakni keberkahan yang melimpah. Orang yang makan sahur dan bangun di penghujung malam untuk mengingat Allah SWT, melakukan do'a 'dan shalat, dan saat itulah Allah SWT dan malaikat mengirimkan berkah kepada mereka.

Diriwayatkan Abu Sa'id al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda, “Sahur adalah santapan yang diberkahi, jadi jangan mengabaikannya, bahkan jika salah satu dari kalian hanya mengambil seteguk air, karena Allah dan malaikat-Nya mengirimkan berkah bagi mereka yang makan sahur.” Diriwayatkan oleh Ahmad, al-Albaani dalam Saheeh al-Jaami.

Nabi Muhammad SAW bahkan makan sahur beberapa saat sebelum masuk waktu subuh. Sebagaimana pernyataan sahabat Zaid bin Tsabit Ra, “Kami makan sahur bersama Rasulullah SAW sesudah itu kami beranjak untuk menunaikan salat.”

Anas bin Malik kemudian bertanya, "Kira-kira berapa lama jarak antara makan sahur dan salat?", lalu Zaid bin Tsabi menjawab, "Kira-kira selama pembacaan 50 ayat." (HR. Bukhari dan Muslim).

4. Allah SWT dan Malaikat Berselawat

keutamaan sahur dalam Islam.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Sahur sangat dianjurkan, meskipun hukum makan sahur sunnah dan hanya dengan sesuap nasi dan seteguk air. Begitu juga fakta menarik dari keutamaan sahur kali ini.

Allah SWT dan para Malaikat bahkan berselawat kepada orang-orang yang bangun untuk makan sahur. 

Rasulullah SAW bersabda, "Makan sahur itu berkah, maka janganlah kalian tinggalkan meskipun salah seorang dari kalian hanya minum seteguk air. Karena sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla dan para malaikat-Nya berselawat kepada orang-orang yang makan sahur." (HR. Ahmad)

Imam Abdur Rauf Al-Munawi dalam Faidhul Qadir mengungkapkan, selawat Allah SWT kepada orang-orang yang sahur adalah rahmat atas mereka dan shalawat Malaikat adalah permohonan ampunan untuk manusia.

5. Mencegah Kelelahan

Keutamaan sahur yang lainnya yakni mencegah kelelahan dan sakit kepala pada siang hari. Hal ini juga untuk mendukung pertumbuhan sel-sel dalam tubuh meskpun sedang berpusa.

Perbanyaklah makan sahur yang mengandung banyak air seperti sayuran selada dan mentimun, karena ini membantu tubuh mempertahankan cairan untuk jangka waktu yang lama sehingga mengurangi rasa haus dan mencegah dehidrasi.

Selain itu, jenis sayuran ini merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik.

Dianjurkan juga untuk mengonsumsi kacang dengan minyak zaitun, keju, dan telur sebagai bagian dari makanan sahur yang sehat.

Hal ini karena tubuh membutuhkan waktu 7-9 jam untuk mencerna jenis makanan ini, sehingga rasa lapar seseorang akan terhambat. Selan itu, jenis ini memasok tubuh dengan energi yang dibutuhkan sepanjang hari.

6. Pembeda Umat Terdahulu

Ketahui Keutamaan Sahur dari Kementerian Agama

Foto: Orami Photo Stocks

Keutamaan sahur seterusnya yakni sebagai pembeda dengan puasa ahli kitab.

Berdasarkan hadits dari Amru bin Al Ash dari Nabi Muhammad SAW beliau bersabda, “Pembeda antara puasa kita dengan puasanya Ahli Kitab ialah makan sahur.” (HR. Muslim).

Baca Juga: Nasi Goreng Tinta Cumi untuk Santap Sahur dan Berbuka Puasa

Hukum Puasa tanpa Sahur

Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah, Berpahala Menyambut Idul Adha.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Pasti kita pernah terlewat makan sahur atau terlambat bangun. Lalu sebenarnya apakah hukum puasa tanpa sahur?

Sahur adalah ibadah yang dianjurkan dan untuk membuat berkah puasa dan keutamaan sahur tercapai.

Meski anjuran makan sahur kuat ditekankan Rasulullah SAW, tidak ada hadits atau dalil yang mewajibkan seseorang untuk makan sahur.

Dalam ajaran Islam, tidak pernah ada aturan yang menyatakan bahwa inti puasa atau syarat wajib puasa adalah sahur. Sehingga hukum puasa tanpa sahur tetap sah.

Hal ini diperkuat juga dengan dasar hadits yang diriwayatkan Muslim, Nasai, dan Turmudzi. Hadis tersebut menggambarkan bagaimana Rasulullah SAW berpuasa karena tidak ada makanan.

Dari Aisyah RA berkata, Suatu hari, Nabi SAW menemui kami dan bertanya, 'Apakah engkau punya makanan?' Kami menjawab, 'Tidak.' Kemudian beliau bersabda, 'Kalau begitu, saya akan puasa.'

Hadits ini menjelaskan Nabi memutuskan berpuasa karena tidak ada makanan di rumah. Jadi hukum puasa tanpa makan sahur adalah sah karena sahur bukanlah syarat wajib puasa.

Baca Juga: Resep Tumis Tauge Tahu Kuning: Sajian Nikmat Sahur dan Berbuka Puasa

Doa saat Sahur

Tips_Keutamaan_Sahur_Sehat_di_Bulan_Ramadhan.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Meski sahur bukanlah syarat wajib berpuasa, sahur penting dilakukan agar puasa dapat dilalui dengan lancar. Tentunya juga untuk memperoleh ketuamaan sahur di bulan puasa.

Saat sahur ada doa yang disunahkan untuk dibaca. Diriwayatkan oleh Imam At-Thabarani, doa ini dibaca oleh Rasulullah SAW saat menyantap hidangan sahur.

Pada hadits ini, Rasulullah SAW juga mengatakan bahwa kurma adalah sebaik-baik hidangan sahur.

Berikut doa yang dapat dibaca saat sahur: "Yarhamullâhul mutasahhirîn."

Artinya, “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.”

Baca Juga: Ini Hukum Puasa Ramadhan dan Syaratnya, Yuk Ajarkan kepada Si Kecil!

Meskipun masih dalam suasana pandemi, semoga puasa Ramadan tahun ini semoga tetap membawa berkah ya Moms.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait