28 Oktober 2023

Lari Jarak Jauh: Teknik, Nomor Lari, dan Persiapannya

Untuk melakukan olahraga ini, persiapkan ketahanan tubuh serta stamina yang prima.

Lari jarak jauh atau maraton adalah salah satu jenis olahraga atletik yang semakin banyak digandrungi. Olahraga ini memang cukup populer di dunia lho, Moms!

Hal ini karena lari jarak jauh dianggap sebagai olahraga yang memacu adrenalin dan mengandalkan kekuatan para pesertanya.

Untuk melakukannya, ketahanan tubuh, stamina yang bagus, dan kecepatan adalah aspek penting.

Umumnya, jarak yang ditempuh pada lari jarak jauh adalah 26 mil 385 hard atau 42,195 km.

Tentunya, diperlukan persiapan yang baik agar bisa berlari sejauh 42.195 km dalam keadaan sehat.

Nah, dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai nomor lari, teknik start, dan persiapan untuk lari jarak jauh.

Yuk, Moms simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: 5 Jenis Olahraga yang Dianjurkan Rasulullah, Ada Berkuda dan Memanah!

Nomor Lari Jarak Jauh

Lari Jarak Jauh
Foto: Lari Jarak Jauh (Pexels.com)

Terdapat sejumlah nomor lari atau jarak yang ditempuh peserta ketika melakukan maraton.

Mengutip dari buku berjudul Mengejar Prestasi, Pendidikan Olahraga dan Rekreasi Paket C Setara SMA/MA Kelas XII (2020) terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, nomor-nomor lari jarak jauh yang dilombakan di tingkat internasional adalah 5.000 meter, 10.000 meter, 21.097,5 meter (setengah jarak maraton), dan 42.195 meter (maraton).

Nah, berikut ini penjelasan mengenai nomor lari jarak jauh.

Baca Juga: Tren Berlari Bisa Berikan Risiko Kesehatan, Ini Cara Mencegah Dampak Negatif Lari

1. Nomor Lari 5.000 Meter

Umumnya, nomor lari dengan jarak 5.000 meter, para peserta berkompetisi selama 12 setengah lap di lintasan 400 meter.

2. Nomor Lari 10.000 Meter

Sementara, pada nomor lari dengan jarak 10.000 meter, peserta bersaing dengan lebih dari 25 lap di lintasan 400 meter.

3. Nomor Lari 21.097,5 Meter

Pada nomor lari 21.097,5 meter, perlombaan akan dilakukan di luar stadion dan menggunakan jalan raya sejauh 21.097,5 meter, setengah jarak maraton (half marathon).

4. Nomor Lari 42.195 Meter

Terakhir, pada nomor lari jarak jauh atau maraton di ajang olimpiade, nomor lari yang ditempuh ialah 26 mil 385 yard atau 42.195 km.

Mirip dengan half marathon, perlombaan ini dilakukan di luar lapangan atau stadion.

Baca Juga: Lari di Treadmill Saat Hamil, Apakah Aman Dilakukan?

Persiapan Sebelum Lari Jarak Jauh

Persiapan Lari Jarak Jauh
Foto: Persiapan Lari Jarak Jauh (Pexels.com)

Karena jarak lari yang tidak dekat, para peserta membutuhkan persiapan yang matang.

Agar saat berlari dalam kondisi tubuh yang fit, sehat, dan tidak mudah lelah atau sakit.

Berikut ini sejumlah persiapan sebelum lari jarak jauh.

1. Medical Check-up

Medical check-up merupakan persyaratan penting yang harus dilakukan sebelum mengikuti perlombaan lari jarak jauh.

Tak jarang, sejumlah panitia perlombaan mengharuskan pesertanya untuk melampirkan surat keterangan sehat atau medical check-up.

Baca Juga: Pentingkah Medical Check Up? Ini Kata Dokter Waktu Terbaiknya!

2. Jaga Stamina Tubuh

Sebanyak 50% pelari maraton rawan mengalami cedera.

Mulai dari cedera tulang kering, nyeri tumit, keseleo, hingga kondisi lain yang akan menghambat pelari dalam menyelesaikan perlombaan.

Oleh sebab itu, penting untuk berkonsultasi dengan ahli sekaligus mengecek kondisi tubuh sebagai antisipasi cedera.

Jangan sungkan untuk mengungkapkan gejala-gejala yang Moms rasakan sebelum berlari, seperti nyeri sendi, lelah, kram, dan lainnya.

Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Stamina dengan Ampuh, Ayo Ikuti!

3. Atur Pola Makan

Selain itu, penting untuk mengatur pola makan sebelum mulai berlari. Kurangi asupan makanan berlemak tinggi dan ganti dengan makanan berprotein, tinggi karbohidrat, dan rendah serat serat.

Minimal jarak waktu makannya adalah 3 - 6 jam sebelum mulai lari jarak jauh.

Jangka waktu tersebut akan memberikan waktu untuk tubuh mencerna makanan dan mengurangi risiko masalah perut selama berlari seperti kram atau begah.

Beberapa contoh pilihan makanan yang bisa dikonsumsi sebelum berlari maraton adalah oatmeal, salmon, telur rebus, roti lapis selai kacang.

Selain itu, jangan lupa untuk memperbanyak minum air putih minimal 8 gelas sehari.

Penting untuk memperhatikan asupan cairan pada saat sebelum dan selama melakukan olahraga lari.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb