27 Juli 2022

Mengenal Limfadenitis, Penyebab, Gejala, hingga Cara Mengobatinya

Penyakit peradangan yang disebabkan oleh mikroorganisme

Limfadenitis merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening adalah salah satu bagian tunuh manusia yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Jika kelenjar getah bening bermasalah, maka kondisi kesehatan terutama daya tahan tubuh pastinya akan menurun.

Lantas, apakah limfadenitis ini hanya bisa dialami oleh orang dewasa saja atau anak-anak juga bisa mengalaminya?

Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Hindari 5 Makanan Penyebab Kelenjar Getah Bening Ini

Pengertian Limfadenitis dan Jenisnya

Penyakit Limfadenitis
Foto: Penyakit Limfadenitis (post.healthline.com)

Foto Penyakit Limfadenitis (post.healthline.com)

Limfadenitis adalah pembengkakan dan peradangan yang terjadi pada kelenjar getah bening (KGB).

Kelenjar getah bening berfungsi untuk melawan virus, jamur, dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh dan mencegah penyebaran infeksi ke bagian tubuh yang lainnya.

Menurut jurnal penelitian yang berjudul Manajemen Lymphadenitis Tuberkulosis, dikelaskan bahwa kelenjar getah bening bisa Moms temui hampir di seluruh bagian tubuh manusia.

Kelenjar getah bening ini sering dijumpai di bagian bawah dagu, leher, ketiak, dan selangkangan.

Di daerah-daerah ini, kelenjar getah bening paling sering mengalami pembengkakan.

Saat pembengkakan terjadi, maka kelenjar getah bening yang seharusnya bisa menampung sel-sel tubuh dalam melawan penyakit akan kehilangan fungsinya.

Pembengakakan ini bisa dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh dan menyerang bagian tubuh lainnya.

Limfadenitis ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Limfadenitis Lokal

Limfadenitis lokasl adalah jenis pembengkakan kelenjar getah bening yang paling sering terjadi.

Kondisi ini terjadi pada satu atau beberapa kelenjar getah bening yang saling berdekatan.

Misalkan saja peradangan kelenjar getah bening yang ada di leher karena infeksi amandel.

2. Limfadenitis Umum

Jenis yang kedua adalah peradangan kelenjar getah bening umum.

Peradangan ini terjadi akibat adanya infeksi yang telah menyebar melalui aliran darah atau penyakit lainya yang bisa menyebar ke seluruh tubuh.

Baca Juga: Apa Beda Kelenjar Getah Bening Bengkak dan Kelenjar Tiroid yang Bengkak?

Penyebab Terjadinya Limfadenitis

Penyakit Limfadenitis
Foto: Penyakit Limfadenitis (www.cabothealth.com.au)

Foto Penyakit Limfadenitis (cabothealth.com.au)

Untuk penyebabnya, pembengkakan kelenjar getah bening ini disebabkan infeksi bakteri, virus, jamur, hingga parasit yang bisa menyebarkan infeksi ke seluruh sistem limfatik dalam beberapa jam saja.

Tidak semua bakteri, virus, jamur, dan parasit yang bisa menyebabkan limfadenitis.

Beberapa jenis mikroorganisme yang bisa menyebabkan peradangan kelenjar getah bening adalah:

  • Jenis bakteri yang bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening adalah Streptococcus, Staphylococcus aureus, Bartonella henselae, Mycobacterium tuberculosis, Yersinia enterocolitica, Yersinia pestis, dan Salmonella.
  • Jenis virus yang bisa menyebabkan limfadenitis adalah cytomegalovirus, Epstein barr, parvovirus, dan rubella.
  • Jenis jamur penyebab peradangan kelenjar getah bening hanya ada dua, yaitu histoplasma capsulatum dan coccidioides immitis.
  • Jenis parasit yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening adalah toksoplasma.

Baca Juga: Mengenal Hipotiroid Kongenital : Kondisi Saat Bayi baru Lahir Kekurangan Hormon Tiroid

Siapa Saja yang Bisa Menderita Limfadenitis?

Limfadenitis
Foto: Limfadenitis (www.eehealth.org)

Foto Limfadenitis (eehealth.org)

Penyakit pembengkakan pada kelenjar getah bening sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja, baik itu wanita atau pria hingga anak-anak atau orang dewasa.

Hal ini diperkuat dalam jurnal kesehatan yang berjudul Hubungan Riwayat Tuberkulosis Paru pada Keluarga dengan Terjadinya Lymphadenitis Tuberkulosis pada Anak yang menjelaskan kalau limfadenitis juga bisa terjadi pada anak-anak.

Terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening ini bisa terjadi pada orang yang memiliki riwayat konsumsi obat hydantoin atau mesantoin.

Pembengkakan kelenjar getah bening ini juga bisa dialami pada penderita beberapa penyakit di bawah ini!

  • Rheumatoid artritis
  • Graft versus host disease
  • Leukemia limfoblastik akut
  • Neuroblastoma
  • Penyakit Gaucher
  • Limfoma non-Hodgkin
  • Anemia hemolitik
  • Anemia sel sabit
  • Penyakit Kawasaki
  • Tularemia
  • Thalasemia
  • Penyakit cakaran kucing (cat scratch disease)
  • Sarkoidosis
  • Abses gigi

Baca Juga: Terbuka Soal Tumor Tiroidnya, Anak Thalita Latief Jadi Ekstra Perhatian

Gejala Limfadenitis

Penyakit Limfadenitis
Foto: Penyakit Limfadenitis (pacificcross.com.vn)

Foto Penyakit Limfadenitis (pacificcross.com.vn)

Gejala dari pembengkakan kelenjar getah bening biasanya bervariasi, tergantung dari penyebab dan lokasi terjadinya infeksi.

Untuk gejala dari limfadenitis, Moms bisa melihat gejala-gejalanya di bawah ini!

  • Terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening di leher, ketiak, hingga selangkangan. Pembengkakan bisa kecil hingga besar.
  • Terasa nyeri saat dipegang.
  • Benjolan yang muncul di kelenjar getah bening akan semakin besar dan empuk saat diraba.
  • Kulit di daerah kelenjar getah bening mengalami kemerahan.
  • Terbentuknya kumpulan nanah di kelenjar limfa yang membengkak.
  • Munculnya garis-garis kemerahan yang ada pada benjolan kelenjar getah bening yang bengkak atau area di sekitarnya.
  • Mengalami demam ringan.
  • Keluarnya cairan dari kelenjar getah bening yang membengkak.

Cara Mengobati Limfadenitis

Pengobatan Limfadenitis
Foto: Pengobatan Limfadenitis (istockphoto.com)

Foto Pengobatan Limfadenitis (istockphoto.com)

Penyakit limfadenitis adalah penyakit yang bisa disembuhkan, sehingga tidak perlu khawatir.

Pengobatan pada pembengkakan kelenjar getah bening ini bisa bermacam-macam tergantung dari kondisi usia, riwayat kesehatan, penyebab, hingga tingkat keparahannya.

Untuk cara-cara mengobati pembengkakan pada kelenjar getah bening adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Kulit Dehidrasi, Apakah Berbeda dengan Kulit Kering?

Konsumsi Obat-obatan

Cara mengobati pembengkakan kelenjar getah bening ini bisa menggunakan obat-obatan untuk mengatasi rasa nyeri dan demam.

Obat yang bisa diberikan adalah obat yang mengandung antibiotik, antivirus, antijamur, antiparasit, dan ibuprofen.

Pengeringan Abses

Melakukan pengeringan abses atau drainase nanah adalah salah satu cara pengobatan limfadenitis yang bisa dilakukan.

Cara ini dilakukan oleh dokter dengan memberikan bius lokal di daerah kelenjar getah bening yang terinfeksi.

Nantinya dokter akan mengeluarkan nanah atau abses tersebut dengan membedahnya.

Pengobatan Kanker

Cara yang terakhir adalah dengan menggunakan pengobatan kanker.

Hal ini harus dilakukan jika terjadi pembengkakan kelenjar getah bening yang disebabkan oleh tumor atau kanker.

Pengobatan akan dilakukan dengan menjalani kemoterapi, radioterapi, hingga pembedahan pengangkatan tumor.

Setelah membaca penjelasan mengenai limfadenitis tersebut, semoga bisa memahami dengan baik tentang penyakit pembengkakan kelenjar getah bening.

  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/lymphadenitis
  • https://www.merriam-webster.com/dictionary/lymphadenitis
  • https://medlineplus.gov/ency/article/001301.htm
  • https://www.yourdictionary.com/lymphadenitis
  • https://www.healthgrades.com/right-care/symptoms-and-conditions/lymphadenitis
  • https://www.healthline.com/health/lymphadenitis

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.