Kesehatan

KESEHATAN
2 Desember 2020

5 Manfaat Teh Daun Jati Cina dan Efek Sampingnya

Benarkah teh ini melangsingkan dan membantu detoksifikasi?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Daun Senna, atau di Indonesia lebih dikenal sebagai daun teh jati cina, adalah salah satu tanaman yang populer digunakan sebagai obat herbal karena khasiatnya. Daun ini biasanya dikonsumsi dalam bentuk ekstrak atau diseduh menjadi teh. Moms atau Dads tertarik mencobanya?

Manfaat Daun Teh Jati Cina

Manfaat daun teh jati cina sering dipasarkan sebagai obat pelangsing dan penurun berat badan. Padahal belum ada penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitasnya. Namun, manfaat daun teh jati cina yang pasti adalah sebagai obat laksatif atau pencahar yang tidak memerlukan resep dokter dan alami.

Baca Juga: 6 Jenis Teh untuk Mengurangi Mual Ibu Hamil, Bikin Segar!

Inilah berbagai manfaat daun teh jati cina:

1. Mengatasi Konstipasi

Manfaat utama teh daun jati cina adalah mengatasi konstipasi

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat daun teh jati cina adalah sebagai obat yang mampu mengatasi konstipasi yang terjadi sesekali. Tidak disarankan untuk meminum teh ini lebih dari dua minggu karena dapat menimbulkan efek samping.

Salah satu penelitian di Brazil mengungkapkan bahwa manfaat daun teh jati cina sebagai laksatif disebabkan oleh salah satu kandungan zat di dalamnya yang mengiritasi lapisan usus besar, memicu kontraksi usus besar dan pergerakan usus. Senna atau daun teh jati cina ini juga menghalangi air dan elektrolit terserap di usus besar, sehingga melunakkan kotoran karena mengandung lebih banyak cairan.

Agar efek laksatifnya bekerja dengan baik, teh ini dapat diminum pada malam hari. Untuk mengatasi konstipasi secara keseluruhan, sebaiknya tingkatkan konsumsi serat, lebih aktif bergerak atau berolahraga, dan minum air yang cukup.

2. Persiapan Sebelum Kolonoskopi

Teh daun jati cina dapat membantu persiapan kolonoskopi

Foto: Orami Photo Stock

Karena manfaat daun teh jati cina yang memiliki efek laksatif, teh ini dapat digunakan sebagai salah satu cara mengosongkan usus sebagai salah satu persiapan kolonoskopi.

Kolonoskopi adalah tindakan pemeriksaan oleh dokter untuk melihat ke dalam usus besar (colon) dan rektum. Tindakan ini biasanya digunakan dokter untuk mendeteksi adanya polip di usus besar, mencari sumber masalah dari gejala-gejala yang tidak biasa, atau deteksi dini kanker usus besar.

Tindakan kolonoskopi memerlukan persiapan hingga seminggu sebelumnya. Dokter akan merekomendasikan perubahan menu makanan sebelum tindakan agar usus bersih dan lebih mudah diperiksa. Jika prosedur kolonoskopi berhasil, biasanya tidak perlu diulang hingga 10 tahun ke depan.

3. Meringankan Gejala Wasir

Teh daun jati cina dapat membantu meringankan beberapa gejala wasir

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat teh daun jati cina juga dapat dirasakan oleh penderita wasir. Seduhan teh daun jati cina dapat meringankan beberapa ketidaknyamanan gejala-gejala wasir karena manfaatnya yang dapat melunakkan kotoran dan mengatasi konstipasi.

Wasir adalah kondisi pembuluh darah dan jaringan yang membengkak di area rektum bagian bawah yang dapat menimbulkan gejala seperti keluarnya darah, sakit, dan gatal.

Umumnya, penyebab utamanya adalah konstipasi yang kronis dan kemunculan konstipasi yang sesekali juga dapat mengiritasi wasir yang telah muncul sebelumnya.

Namun efektif tidaknya teh daun jati cina untuk mengatasi gejala-gejala wasir ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Baca Juga: Licorice Dalam Teh Dapat Menurunkan Kesuburan

4. Antioksidan

Daun senna mengandung antioksidan alami

Foto: Meandqi.com

Penelitian di tahun 2018 menginvestigasi lebih lanjut kandungan antioksidan di dalam teh daun jati cina. Pada jenis daun Senna cana, ditemukan jumlah antioksidan phenol dan flavonoid yang cukup tinggi. Potensi antioksidan dalam ekstrak daun jati cina ini diduga menyumbang beberapa manfaat untuk kesehatan.

Antioksidan berperan untuk melindungi tubuh dari kerusakan sel dan stres oksidatif akibat radikal bebas yang datang dari berbagai sumber, misalnya polusi, beberapa jenis makanan, minyak jelantah, dan minuman beralkohol.

5. Mengatasi Sindrom Iritasi Usus Besar

Daun teh jati cina membantu meringankan gejala IBS

Foto: Orami Photo Stock

Irritable bowel syndrome (IBS) atau sindrom iritasi usus besar adalah gangguan yang terjadi di area saluran pencernaan yang dapat menimbulkan gejala-gejala seperti kram perut atau sakit perut yang berulang, kembung, diare, atau konstipasi. Gejala-gejala ini biasanya bersifat kronis atau sering kambuh.

Manfaat daun teh jati cina untuk penderita sindrom iritasi usus besar yaitu sebagai solusi jangka pendek untuk membantu meringankan atau mengatasi beberapa gejala yang sering terjadi, misalnya kembung, konstipasi, dan gangguan pencernaan, secara lebih alami.

Baca Juga: Ini 5 Akibat yang Terjadi pada Tubuh Jika Terlalu Sering Minum Teh

Manfaat Teh Daun Jati Cina dan Efek Sampingnya

Teh daun jati cina dapat dibeli secara bebas baik di toko maupun beredar secara online. Harganya terjangkau dan tidak diperlukan resep dokter karena dipasarkan sebagai teh herbal. Dipasarkan sebagai teh detox dan penurun berat badan, teh daun jati cina cukup populer di masyarakat dan menimbulkan salah kaprah.

Menurut beberapa penelitian, teh daun jati cina sebaiknya tidak dikonsumsi untuk jangka panjang (lebih dari 3-5 bulan) karena dapat menimbulkan efek samping, mulai dari efek samping yang ringan hingga yang lebih serius sehingga perlu ditangani oleh dokter.

Teh daun jati cina juga tidak direkomendasikan untuk beberapa orang, seperti ibu hamil dan menyusui, pengidap Crohn’s Disease, pasien radang usus buntu, pengidap masalah jantung, dan orang dengan gangguan kesehatan di area perut secara umum. Jika ingin mengonsumsi teh daun jati cina, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Berikut adalah efek samping teh daun jati cina.

1. Diare dan Kram

Diare dan kram perut adalah efek samping daun senna

Foto: Freepik.com

Karena efek laksatif yang ditimbulkan, manfaat daun teh jati cina sebagai solusi untuk konstipasi sangatlah menguntungkan. Namun jika dikonsumsi melebihi dosis yang dianjurkan, diare mungkin saja terjadi. Bagi sebagian orang, diare juga menjadi efek samping jangka pendek yang dapat reda dengan sendirinya jika konsumsi teh dihentikan.

Efek samping laksatif yang merangsang pergerakan saluran pencernaan, juga dapat memicu kram perut atau sakit perut. Gejala efek samping ini biasanya jangka pendek dan dapat hilang dengan sendirinya dengan penghentian konsumsi.

2. Ketergantungan

Efek laksatif dapat menyebabkan ketergantungan

Foto: Freepik.com

Karena manfaat teh daun jati cina sebagai laksatif, efek sampingnya jika dikonsumsi lebih dari dosis yang dianjurkan dan diminum lebih dari dua minggu, dapat menyebabkan ketergantungan pada pergerakan usus. Dengan kata lain, usus dapat menjadi “malas” karena terbiasa mendapatkan rangsangan dari teh ini dan malah menimbulkan konstipasi dan penyerapan nutrisi yang tidak maksimal di usus.

Jika tidak segera ditangani, dapat muncul penyakit lain akibat konstipasi berkepanjangan seperti wasir, pendarahan di usus besar atau anus, serta kekurangan nutrisi akibat penyerapan nutrisi yang tidak maksimal.

3. Dehidrasi

Daun teh jati cina dapat menyebabkan dehidrasi

Foto: Freepik.com

Manfaat teh daun jati cina dan efek sampingnya jika dikonsumsi melebihi dosis atau jangka panjang adalah dapat membuat tubuh kekurangan cairan alias dehidrasi. Jika Moms atau Dads sedang mengonsumsi teh ini, sebaiknya minum banyak air putih agar tidak kekurangan elektrolit dan cairan di dalam tubuh yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Hal ini disebabkan oleh cara kerja teh daun jati cina yang melapisi dinding usus agar jumlah cairan dan elektrolit yang terserap menjadi minimal. Tetapi, tubuh kita pada dasarnya membutuhkan cukup cairan agar kinerja berbagai organ tidak terganggu. Oleh karena itu, teh ini sebaiknya hanya diminum sesuai dosis dan tidak untuk jangka panjang.

Baca Juga: Ini 5 Jenis Teh untuk Menurunkan Berat Badan

4. Kerusakan Liver

Konsumsi teh daun jati cina jangka panjang dapat mengganggu liver

Foto: Freepik.com

Manfaat teh daun jati cina dan efek sampingnya dihubungkan dengan beberapa kasus kerusakan atau keracunan liver. Livertox menjelaskan bahwa kerusakan liver dari konsumsi teh daun jati cina sebetulnya cukup langka, sebagian besar kasus dapat disembuhkan dengan menghentikan konsumsi laksatif.

Namun, beberapa kasus dilaporkan dengan gejala-gejala yang cukup parah yang mengarah pada kerusakan liver. Belum ada bukti hubungan antara sensitivitas kerusakan liver dengan laksatif lainnya.

Tetapi, adanya laporan kerusakan liver yang terulang atau kambuh kembali setelah mengonsumsi kembali teh daun jati cina membuat teh ini sebaiknya dihindari untuk orang-orang yang pernah atau mengalami masalah kesehatan pada liver.

5. Reaksi dengan Pengobatan Lain

Teh daun jati cina sebaiknya tidak diminum bersama obat-obatan berikut

Foto: Freepik.com

Manfaat teh daun jati cina dan efek sampingnya ternyata dapat bereaksi dengan obat tertentu. Pastikan sebelum mengonsumsi teh ini, Moms atau Dads sedang tidak dalam pengobatan berikut:

  • Kontrasepsi: teh daun jati cina dapat berinteraksi dalam bentuk estrogen pada beberapa jenis kontrasepsi, sehingga dapat membuat kontrasepsi menjadi kurang efektif dan kemungkinan terjadi kehamilan lebih besar.
  • Digoxin: efek samping daun teh jati cina salah satunya adalah dapat menyebabkan ketidakseimbagan elektrolit di dalam tubuh, terutama level potassium. Bagi mereka yang sedang dalam pengobatan Digoxin, level potassium yang rendah dapat menimbulkan masalah.
  • Warfarin: Manfaat teh daun jati cina dan efek sampingnya juga dapat menyebabkan diare, namun hal ini dapat meningkatkan risiko pendarahan bagi orang yang sedang dalam pengobatan warfarin.
  • Diuretik: Manfaat teh daun jati cina dan efek sampingnya juga mirip dengan efek obat diuretik, keduanya dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, sehingga dapat mengurangi level potassium dan elektrolit lainnya. Jika dikonsumsi bersamaan, dikhawatirkan level potassium dapat turun hingga membahayakan kesehatan.
  • Estrogen: Dalam terapi pengganti hormon, estrogen bereaksi dengan cara yang sama dengan pil pengontrol kehamilan dalam tubuh. Manfaat teh daun jati cina dan efek sampingnya dapat menghalangi penyerapan estrogen atau membuatnya tidak bekerja sama sekali.
  • Horsetail: Tanaman horsetail atau paku ekor kuda adalah salah satu tanaman yang juga bermanfaat untuk mengobati beberapa penyakit. Manfaat teh daun jati cina dan efek sampingnya mirip dengan efek samping horsetail untuk sebagian orang, yaitu dapat mengurangi level potassium dalam tubuh. Jika dikonsumsi bersamaan, dikhawatirkan level potassium menjadi terlalu rendah.
  • Licorice: Akar manis atau licorice, juga memiliki manfaat sebagai tanaman untuk pengobatan herbal. Salah satu efek sampingnya juga menurunkan level potassium dalam tubuh, sehingga konsumsinya dengan daun teh jati cina harus dihindari.

Baca Juga: Ingin Lebih Sehat? Yuk Coba Konsumsi 5 Jenis Teh Herbal Ini!

Penggunaan atau konsumsi teh daun jati cina sebaiknya tidak terlalu sering atau sesekali saja dan ditujukan untuk membantu mengatasi konstipasi. Diet yang seimbang, menaikkan frekuensi olahraga, makan makanan tinggi serat, dan minum cukup air sebaiknya diutamakan sebelum memilih menggunakan laksatif.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait