Kesehatan

21 Juli 2021

5 Penyebab Darah Kotor Plus Cara Membersihkannya dengan Makanan Sehat

Bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan tertentu
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Darah memiliki peranan penting di dalam tubuh kita. Dalam dunia medis, ada istilah darah kotor dan darah bersih.

Darah bersih adalah sel-sel darah yang mengandung oksigen untuk disebarkan ke seluruh tubuh. Sementara itu, darah kotor yaitu kebalikannya yaitu darah yang tidak mengandung oksigen atau biasa dikenal dengan deoksigenasi.

Berdasarkan Indian Journal of Critical Care Medicine, darah adalah jenis khusus dari jaringan ikat yang terdiri dari sel putih, sel darah merah, trombosit, dan plasma.

Darah kita bertanggung jawab atas banyak hal, mulai dari mengangkut oksigen, hormon, gula, lemak, dan sel ke sistem kekebalan tubuh untuk membersihkan sistem tubuh kita dan terus membuatnya bergerak.

Setiap hari ada berbagai macam racun tersimpan di dalam tubuh kita melalui berbagai jenis makanan tertentu yang dikonsumsi, polusi, stres, dan berbagai faktor lainnya. Makanya tubuh memerlukan proses detoksifikasi atau membersihkan darah kotor.

Baca Juga: Kok Golongan Darah Anak Beda dengan Orang Tua?

Penyebab Darah Kotor

Mungkin Moms bertanya-tanya, apakah penyebab darah kotor di dalam tubuh? Apakah dari makanan yang kita konsumsi atau pertanda dari suatu penyakit?

Darah kotor adalah kondisi ketika tingkat oksigen dalam darah di bawah rata-rata normal. Ini juga disebut sebagai hipoksemia atau hipoksia.

Lantas apa saja penyebab hipoksemia? Yuk, cari tahu di bawah ini!

1. Anemia

penyebab darah kotor adalah anemia.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Dalam Mayo Clinic, hipoksemia adalah tanda adanya masalah yang berkaitan dengan pernapasan atau sirkulasi darah, dan dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti sesak napas.

Anemia adalah penyebab umum seseorang memiliki darah kotor.

Penelitian dalam Regulation of Tissue Oxygenation mengutarakan, ini terjadi ketika kemampuan darah untuk membawa oksigen menurun.

Kelainan darah ini mengacu pada sedikitnya molekul hemoglobin yang tersedia di dalam darah untuk mengikat oksigen.

2. Gangguan Jantung

Darah kotor juga identik dengan gangguan pada kesehatan jantung.

Oksigen dalam darah umumnya dipompa keluar dari sisi kiri jantung. Darah ini berperan untuk mengangkut nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh.

Nah, darah kotor tak mengandung oksigen yang cukup untuk ke jantung.

Kemudian, darah deoksigenasi ini akan dikirim ke paru-paru untuk kembali menerima oksigen dan membuang karbon dioksida. Jika proses tersebut tidak lancar, dapat menimbulkan gangguan pada jantung.

Baca Juga: Benarkah Jenis Kelamin Bayi Bisa Diketahui dari Detak Jantung Dalam Kandungan?

3. Emfisema

Kanker Paru-Paru Non-Perokok Beda Sama Perokok - perbedaan.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

International Journal of Chronic Obstructive Pulmonary Disease memaparkan, ini adalah kondisi di mana paru-paru tak berfungsi dengan baik.

Pada orang dengan emfisema, kantung udara di paru-paru (alveoli) tidak berfungsi.

Seiring waktu, dinding bagian dalam kantung udara akan melemah dan pecah, serta menciptakan ruang udara yang lebih besar.

Hal ini akan mengurangi luas permukaan paru-paru sehingga jumlah oksigen dalam aliran darah berkurang.

4. Serangan Asma

Serangan asma yang parah dapat menyebabkan hipoksemia pada orang dewasa dan anak-anak.

Ketika asma terjadi, saluran udara akan menyempit, sehingga sulit untuk paru-paru menerima oksigen.

Seseorang yang batuk ketika asma akan menggunakan lebih banyak oksigen dan dapat memperparah kondisi.

5. Sleep Apnea

Penyebab Darah Kotor dan Insomnia 7.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang berpotensi serius mengganggu pernapasan.

Jika Moms suka mendengkur keras dan merasa lelah bahkan setelah tidur semalaman, mungkin menderita sleep apnea.

Mayo Clinic mengutarakan beberapa gejala umum dari gangguan tidur ini, seperti:

Baca Juga: 11+ Cara Mengatasi Anak Batuk saat Tidur, Catat ya Moms!

Hipoksemia dapat diketahui dengan mengukur kadar oksigen dalam sampel darah yang diambil dari arteri.

Ini juga dapat diperkirakan dengan mengukur saturasi oksigen darah menggunakan oksimeter pulsa.

Oksigen arteri normal adalah sekitar 75 sampai 100 milimeter air raksa (mm Hg). Nilai di bawah 60 mm Hg biasanya menunjukkan kebutuhan oksigen tambahan.

Pembacaan oksimeter pulsa normal biasanya berkisar antara 95 hingga 100 persen. Nilai di bawah 90 persen dianggap rendah

Cara Membersihkan Darah Kotor

Mengapa kita harus membersihkan darah kotor?

Proses pembersihan darah kotor akan bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki kulit, dan membuat tubuh jadi lebih sehat.

Membersihkan darah kotor juga membantu menghilangkan risiko berbagai masalah kesehatan dan kulit yang disebabkan oleh darah tidak murni, termasuk alergi, sakit kepala, mual, dan lain-lain.

Pembersihan darah penting agar transportasi gas tidak terganggu seperti karbon dioksida dan oksigen ke dan dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Suplai darah yang sehat juga berdampak pada organ utama dan fungsinya. Ginjal, jantung, hati, paru-paru, dan sistem limfatik semuanya tergantung pada jumlah darah yang sehat.

Untuk membersihkan darah kotor, Moms bisa melakukannya dengan mengonsumsi makanan yang dapat membantu merangsang proses pemurnian darah. Berikut makanan yang bisa dikonsumsi.

1. Brokoli

membersihkan darah kotor

Foto: Orami Photo Stock

Dengan rajin mengonsumsi brokoli, secara tidak langsung Moms sudah membantu membersihkan darah kotor.

Brokoli dikatakan sebagai salah satu pemurni darah alami terbaik yang membantu menghilangkan racun dari tubuh.

Sayuran ini kaya akan kalsium, vitamin C, asam lemak omega-3, serat makanan, kalium, mangan, fosfor, dan glukosinolat.

Baca Juga: 3 Resep MPASI Bayi 8 Bulan dengan Brokoli

Konsumsi brokoli secara teratur memastikan pemuatan antioksidan yang membantu mendetoksifikasi darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Buah Segar

membersihkan darah kotor

Foto: Orami Photo Stock

Buah-buahan seperti apel, plum, pir dan jambu biji memiliki serat pektin yang berguna dalam membersihkan darah kotor.

Buah-buah ini tidak hanya mengikat kelebihan lemak dalam darah tetapi juga logam berat dan bahan kimia berbahaya lainnya atau limbah dan menghilangkannya secara efisien.

Selain itu, lycopene glutathione yang ditemukan dalam tomat bermanfaat untuk menghilangkan limbah dan bahan kimia di dalam tubuh.

3. Jus Lemon

membersihkan darah kotor

Foto: Orami Photo Stock

Jus lemon dapat membantu membersihkan darah dan saluran pencernaan yang dapat mengganggu kesehatan kita.

Jus lemon juga bersifat asam dan dapat mengubah tingkat pH dan berguna untuk menghilangkan racun di dalam darah.

Banyak virus dan patogen lain tidak dapat bertahan hidup di lingkungan alkali.

Minum jus lemon segar setiap hari di pagi hari dengan perut kosong bisa menghilangkan bahan yang tidak diinginkan dari tubuh.

Coba peras jus 1/2 lemon ke dalam segelas air hangat dan minumlah sebelum sarapan.

4. Sayuran Berdaun Hijau

membersihkan darah kotor

Foto: Orami Photo Stock

Moms dan keluarga mungkin bukan penggemar sayuran berdaun hijau, tetapi faktanya sayuran ini sarat dengan nutrisi penting dan antioksidan yang mampu mencegah berbagai penyakit.

Baca Juga: 5 Sayuran Hijau Terbaik untuk MPASI Anak

Moms bisa coba kangkung, selada, bayam, dan sawi untuk memastikan aliran darah yang sehat.

Sayuran hijau ini bertanggung jawab untuk meningkatkan enzim di hati yang membantu mendorong proses detoksifikasi darah.

5. Buah Bit

membersihkan darah kotor

Foto: Orami Photo Stock

Mengonsumsi buah bit juga bisa membantu membersihkan darah kotor dari dalam tubuh kita.

Buah bit merupakan sumber alami nitrat dan antioksidan betalains yang dapat mengurangi peradangan dan kerusakan oksidatif di hati.

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa jus buah bit mampu membantu meningkatkan produksi enzim yang secara alami mendetoksifikasi tubuh.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Darah Tinggi, Si 'Silent Killer' Tanpa Gejala

Dengan mengonsumsi berbagai bahan makanan ini, Moms sudah membantu membersihkan darah kotor di dalam tubuh, lho!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2738310/
  • https://www.mayoclinic.org/symptoms/hypoxemia/basics/definition/sym-20050930
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3107696/
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sleep-apnea/symptoms-causes/syc-20377631
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait