Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Pasca Melahirkan | Oct 7, 2018

Menutup Luka Operasi Cesar, Pilih Metode Jahit, Lem atau Staples?

Bagikan


Moms, tahukah bahwa ada beberapa prosedur yang dapat dilakukan oleh dokter untuk menutup luka operasi cesar. Ya, setelah Si Kecil lahir dari rahim, tubuh Moms akan kembali ditutup lewat 3 cara, yaitu dijahit, staples, atau dilem.

Nah, kira-kira pilihan mana yang lebih aman, ya? Yuk, mengenal lebih dalam tentang 3 metode ini.

Baca Juga : Plus Minus Melahirkan Normal vs Cesar

Metode Menutup Luka Operasi Cesar

1. Staples

Seperti namanya, dalam metode ini, tim dokter akan menyatukan dua bagian tubuh Moms dengan menggunakan staples, layaknya staples yang digunakan untuk menyatukan tumpukan kertas.

Tapi jangan khawatir ya, Moms. Dokter menggunakan staples khusus yang aman untuk kulit. Biasanya staples ini akan dilepaskan 3-4 hari setelah operasi.

Metode ini lebih cepat dibanding metode jahitan namun lebih mahal. Dana yang dikeluarkan bisa berkisar 2,5 kali lebih banyak dibanding metode jahit. Biasanya staples juga dilakukan pada ibu yang telah melakukan operasi cesar sebelumnya.

Walaupun cepat, proses pengambilan staples sering membuat ibu tidak nyaman. Sebuah penelitian dari jurnal Obstetrics and Gynecology mengungkapkan bahwa metode ini memiliki risiko lebih tinggi terhadap infeksi dibanding dengan dijahit.

2. Jahitan

Moms mungkin cukup sering mendengar tentang metode yang satu ini. Metode jahit adalah metode lama yang menggunakan jarum dan benang untuk menutup luka yang dalam, termasuk luka cesar.

Ada dua jenis jahitan, yaitu dengan menggunakan benang yang larut dalam kulit atau menggunakan benang yang harus diambil kembali.

Untuk jenis yang terakhir, benang biasanya diambil sekitar 3-5 hari pasca operasi. Seperti pada metode staples, banyak Moms yang merasa tidak nyaman saat proses pengambilan benang.

Metode ini memang lebih lama, karena dokter butuh waktu sekitar 9 menit untuk menjahit. Tapi penelitian dari Obstetrics and Gynecology menunjukkan bahwa metode ini memiliki 57 risiko lebih kecil terkena infeksi dan komplikasi bakter dibanding metode staples.

3. Lem

Metode ini mungkin cukup jarang ditemukan di Indonesia. Dokter akan menggunakan lem super khusus yang kering dalam waktu 10 detik saja. Lem ini tahan air dan kedap udara, sehingga Moms tidak perlu khawatir luka akan terbuka.

Banyak wanita yang menyukai metode ini karena tidak menimbulkan luka yang terlihat, tidak perlu ada yang diambil kembali, baik itu staples atau benang, dan mereka bisa langsung mandi tanpa mengkhawatirkan lukanya.

Kekurangan dari metode ini adalah reaksi tubuh pada lem tersebut. Banyak wanita yang baru menyadarinya setelah lem tersebut digunakan. Alergi yang dilaporkan adalah iritasi dan gatal-gatal.

Moms, Pilih Metode yang Mana?

Tentunya tidak setiap metode dapat dan baik digunakan pada semua pasien ya, Moms. Semua tergantung pada kondisi masing-masing pasien.

“Jika pasien mengalami pendarahan dan ada kemungkinan kembali lagi ke ruang operasi, maka staples menjadi opsi yang tepat,” jelas Katherine R. Goetzinger, MD., dokter kandungan dari Saint Louise, Amerika, seperti dikutip dari medpagetoday.com.

Alasan lain adalah jika kulit pasien sudah terlalu menggelambir karena sudah beberapa kali melakukan operasi cesar atau karena mengalami penurunan berat badan yang drastis, maka staples adala metode yang tepat untuk menutup luka.

Tapi jika pasien khawatir dengan proses pengambilan staples, dijahit dengan benang yang larut adalah pilihannya. Jadi konsultasikan hal ini dengan dokter kandungan ya, Moms.

Bekas Luka Operasi Cesar

Untuk bekas luka operasi cesar, sebuah studi dari American Journal of Obestetrics and Gynecology mengungkap bahwa baik metode dijahit atau staples akan menghasilkan bekas luka yang hampir sama. Tetapi penelitian lain dari British Medical Journal menunjukkan bahwa bekas luka dari metode jahit memiliki hasil yang lebih baik.

Faktor-faktor lain yang berpengaruh pada bekas luka ini antara lain:

1. Benang atau staples segera diambil dalam jangka waktu 3-5 hari.

2. Reaksi kulit Anda terhadap metode -metode tersebut.

3. Kemampuan dokter dalam menjahit atau memasang staples.

4. Perawatan paska operasi yang Anda lakukan di rumah.

(HIL)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.