Trimester 3

TRIMESTER 3
17 Februari 2021

Jangan Panik, Ini 15 Tanda-tanda Mau Melahirkan yang Wajib Diketahui!

Yuk, kenali tanda-tanda persalinan sudah dekat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Adeline Wahyu

Melahirkan akan berbeda pada setiap wanita. Tidak ada cara baku untuk memprediksi tanda-tanda mau melahirkan.

Bahkan ketika Moms mengamati tanda-tanda mau melahirkan, kelahiran bayi Moms bisa saja berlangsung beberapa hari atau minggu kemudian.

Tubuh Moms sebenarnya mulai mempersiapkan persalinan sekurang-kurangnya satu bulan sebelum melahirkan, sehingga Moms mungkin mulai melihat tanda-tanda mendekati persalinan pada masa ini.

Tanda umum melahirkan yang mungkin terlihat adalah keluarnya sepotong lendir di leher rahim Moms, lalu diikuti dengan terjadinya sumbat lendir keluar, yang mengindikasikan bahwa serviks mulai terbuka.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda mau melahirkan sudah dekat dan tanda-tanda mau melahirkan yang bisa Moms ketahui.

Baca Juga: Daftar Barang yang Wajib Ada di Tas untuk Persiapan Melahirkan

Tanda-tanda Mau Melahirkan Normal

tanda-tanda mau melahirkan

Foto: Orami Photo Stock

"Tanda-tanda mau melahirkan normal didahului oleh kontraksi rahim yang timbul spontan, teratur, dan progresif yang menyebabkan perlunakan dan pembukaan mulut rahim," jelas dr. Zeissa Rectifa Wismayanti, Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Menurut The Permanente Journal, persalinan normal didefinisikan sebagai kehamilan berisiko rendah dan terjadi usia 37-42 minggu.

Umumnya tanda-tanda mau melahirkan normal itu ada beberapa ya Moms, tidak hanya ketuban pecah saja.

Ada banyak ciri atau tanda yang bisa Moms lihat terjadi pada tubuh. Apa saja ciri-ciri tersebut? Yuk kita lihat.

1. Sakit Punggung dan Perut Kram

Tanda-tanda mau melahirkan pertama yaitu, semakin mendekati hari persalinan, Moms mungkin akan mengalami sakit punggung dan perut kram.

Banyak wanita mengalami sakit punggung, terutama nyeri tumpul di punggung bawah, saat persalinan mendekat.

Rasa sakit ini pada beberapa wanita biasanya seperti yang dialami saat mengalami menstruasi bulanan.

Hal ini dikarenakan otot dan persendian kita meregang dan bergeser untuk persiapan kelahiran.

Mengutip Balkan Medical Journal, rasa sakit akan berpusat di perut bagian bawah dan panggul.

Tapi 33 persen wanita akan merasakan lebih banyak sakit di punggung bawah, terkadang karena perubahan posisi bayi.

Nyeri punggung bisa menyertai kontraksi yang dirasakan di lokasi lain atau bisa terjadi dengan sendirinya.

Sering kali juga mengalami pelonggaran sendi, terutama di daerah panggul, saat trimester ketiga berlangsung, sebagai tanda-tanda mau melahirkan.

2. Sendi Terasa Lebih Longgar

Sepanjang kehamilan, hormon relaxin telah membuat ligamen Moms sedikit melonggar. Sebelum melahirkan, kita mungkin memperhatikan bahwa persendian di seluruh tubuh akan terasa sedikit kurang kencang dan lebih rileks.

Otot dan persendian akan meregang dan bergeser sebagai tanda-tanda mau melahirkan.

Tanda-tanda mau melahirkan ini hanya cara alami untuk membuka panggul kita agar nantinya saat persalinan, Si Kecil bisa dilahirkan dengan lancar ke dunia.

Baca Juga: 13 Cara Mempercepat Pembukaan Persalinan, Yuk Coba!

3. Mengalami Diare

Sama seperti otot-otot dalam rahim kita yang santai dalam persiapan untuk kelahiran, demikian juga otot-otot lain di tubuh kita, termasuk bagian dubur.

Kondisi ini dapat menyebabkan diare, gejala persalinan yang sedikit mengganggu yang akan dialami beberapa wanita selama kehamilan.

Perubahan pola makan, pengaruh hormonal, atau vitamin prenatal juga dapat menyebabkan diare.

Namun, jika mendekati tanda-tanda mau melahirkan, otot dubur terasa lebih longgar dari biasanya mungkin merupakan tanda bahwa persalinan sudah dekat.

Meski tidak nyaman dan mengganggu, tanda-tanda mau melahirkan ini akan normal terjadi. Pastikan untuk tetap terhidrasi dengan baik ya Moms.

4. Merasa Sangat Kelelahan

Dengan perut buncit, kandung kemih yang terus aktif dan kelelahan, kadang-kadang Moms bisa merasa seperti mengalami kemunduran, sehingga menjadikan sulit (bahkan tidak mungkin) tidur nyenyak tiap malam sebagai tanda-tanda mau melahirkan.

Usahakan tidur siang setiap hari selagi bisa.

Namun, beberapa ibu justru terlihat energik saat mendekati persalinan, dan tidak bisa menahan dorongan kuat untuk bersih-bersih dan menata rumah.

Tidak apa-apa, lakukan saja selama Moms tidak terlalu menguras energi!

Baca Juga: Efektifkah Hypnobirthing Menjelang Persalinan? Simak Penjelasannya di Sini

5. Lebih Sering Buang Air Kecil

Tanda-tanda mau melahirkan normal yang pertama adalah menjadi lebih sering buang air kecil.

Posisi bayi yang semakin turun, mulai memberikan tekanan pada paru-paru dan mulai mendesak kandung kemih.

Keinginan untuk buang air kecil pun akan semakin meningkat, saat janin mencapai posisi kepala di bawah. Moms akan sering ke kamar kecil untuk pipis.

"Frekuensi buang air kecil meningkat, karena kepala bayi yang turun ke rongga panggul membuat rahim menekan kandung kemih," jelas dr. Zeissa.

6. Vagina yang Membengkak

Tanda-tanda mau melahirkan normal terlihat dari labia (bibir vagina) ibu hamil yang benar-benar dapat membengkak selama tahap akhir kehamilan.

Dengan bayi bergerak lebih jauh ke bawah, ke posisi melahirkan, ini membuat lebih banyak tekanan pada bagian-bagian vagina, yang pada akhirnya membuatnya semakin terasa besar dan bengkak.

Selain itu, cairan lendir serviks akan keluar antara minggu ke 37 dan 40. Namun hal ini adalah normal dan membantu melindungi bayi dari kuman dan bakteri yang tak terhitung jumlahnya.

Bercak darah juga akan menyertai ketika lendir serviks ini keluar. Meskipun persalinan bisa dalam waktu dekat, mungkin diperlukan beberapa minggu lagi hingga benar-benar melahirkan.

7. Serviks Semakin Tipis

Serviks merupakan bagian terbawah dari rahim yang memanjang dan tertutup. Panjangnya biasa sekitar 3 sampai 4 cm.

Jika tanda-tanda melahirkan normal mulai terlihat, maka serviks akan menipis atau menghilang untuk memungkinkan dilatasi terjadi. Kontraksi memungkinkan penipisan dan pelebaran serviks hingga sekitar 10 cm.

Menurut Journal of Research in Medical Sciences, semakin tinggi dilatasi, semakin pendek interval waktu untuk proses persalinan.

Nantinya, dokter akan memeriksa serviks untuk melihat jalan keluar bayi. Leher rahim mungkin akan melebar (terbuka) dan bahkan menipis (menipis dan meregang).

Sebagian wanita mungkin membutuhkan latihan jalan untuk mempermudah jalan keluarnya bayi lahir.

Baca Juga: 5+ Penyebab Timbul Flek Cokelat Saat Hamil Muda Hingga Trimester Ketiga, Yuk Cari Tahu Moms

Tanda-tanda Mau Melahirkan Seminggu Lagi

tanda-tanda mau melahirkan

Foto: Orami Photo Stock

Kehadiran Si Kecil pun semakin dekat.

Cek yuk tanda-tanda mau melahirkan seminggu lagi di bawah ini, Moms.

8. Janin yang Mulai Turun ke Bawah

Tanda-tanda mau melahirkan yang pertama adalah Moms akan melihat dan merasa bahwa janin di dalam perut mulai turun ke bagian bawah atau ke arah panggul.

Secara medis ini dikenal sebagai "lightening", yaitu bayi bergerak turun mendekati jalan keluar lahir.

Hal ini dapat terlihat terutama jika janin tepat di bawah tulang rusuk selama beberapa minggu terakhir. Kepala bayi turun lebih dalam ke daerah panggul.

Jika ini terjadi, biasanya disertai dengan peningkatan frekuensi buang air kecil, serta tekanan panggul dan rektal. Selain itu, kemungkinan juga Moms akan mengalami sedikit sesak nafas saat duduk.

Bagi sebagian wanita, ini terjadi hingga 2 minggu sebelum masa persalinan, atau mungkin tidak merasakan ini sama sekali.

9. Serviks Mengembang

Leher rahim juga mulai mempersiapkan kelahiran, mulai membesar (membuka) dan mengecil (menipis) pada hari-hari atau minggu sebelum melahirkan.

Pada pemeriksaan mingguan, mintalah dokter atau bidan mengukur pelebaran dan penipisan melalui tes internal.

Dalam jurnal U.S. National Library of Medicine menyatakan bahwa leher rahim kaya dengan ujung saraf, dan ketika ia mulai membesar, akan menimbulkan rasa sakit khas persalinan.

Tapi semua orang mengalami tanda-tanda mau melahirkan yang berbeda, jadi Moms jangan berkecil hati jika tanda ini muncul perlahan atau bahkan sama sekali belum terlihat.

10. Berat Badan Menurun

Moms akan berhenti bertambah berat badannya. Bobot tubuh ibu hamil sering turun menjelang akhir kehamilan. Beberapa calon ibu bahkan kehilangan berat badan.

Hal yang normal terjadi ini tidak akan memengaruhi berat lahir bayi kita. Berat badan Si Kecil tidak akan terganggu, namun produksi air ketuban Moms akan berkurang.

Beberapa wanita kehilangan berat badan sekitar 1-3 kilogram sebagai tanda-tanda mau melahirkan.

Baca Juga: 5 Aktivitas bersama Bayi untuk Mengurangi Depresi Pascamelahirkan

11. Kualitas Tidur Menurun

Alison Edwards, Dosen Senior Kandungan di Amerika Serikat, mengatakan ibu hamil mungkin kualitas tidurnya menurun sebelum melahirkan dan beberapa wanita merasa mereka tidak bisa tidur.

Namun sebagian wanita merasakan sebaliknya, yaitu menganggap mereka tidur lebih nyenyak.

Ini adalah tanda-tanda mau melahirkan yang biasa dialami.

"Pada hari-hari sebelum persalinan, perasaan gelisah, dan mengalami ledakan energi, serta tidur sangat nyenyak malam sebelumnya." ujar salah satu pasiennya.

Namun tak jarang ada juga yang menambahkan, "Dua atau tiga malam terakhir sebelum persalinan saya tidur sangat buruk, merasa panas, berkeringat, dan sangat gelisah,"

12. Perubahan Mood

Seperti yang diketahui, tidak semua tanda-tanda mau melahirkan hanya menonjolkan gejala fisik. Bahkan, ibu hamil akan merasakan perubahan mood yang tidak biasa menjelang persalinan.

Sebuah studi memaparkan, perubahan keadaan emosi bisa menjadi tanda bahwa persalinan sudah dekat.

Hormon estrogen mengatur suasana hati, jadi tidak mengherankan jika hormon ini dikaitkan dengan kecemasan, mudah emosional ketika menjelang persalinan.

Akibatnya bisa menyebabkan perubahaan mood seperti kelelahan, kelesuan, bahkan kesedihan.

Di sisi lain, hormon progesteron, membantu mengendurkan otot dan persendian serta mencegah kontraksi dini.

Tanda-Tanda Mau Melahirkan dalam Hitungan Jam

tanda-tanda mau melahirkan

Foto: mom365.com

Tanda-tanda mau melahirkan akan semakin terlihat jika Moms akan segera melalui proses persalinan beberapa jam lagi.

Tanda-tanda yang terlihat adalah sebagai berikut.

13. Lendir yang Berdarah

"Keluar lendir kental bercampur darah keluar dari vagina dan pecahnya selaput ketuban adalah tanda-tanda mau melahirkan dalam hitungan jam," tambah dr. Zeissa.

Sejumlah kecil lendir berwarna merah muda lengket seperti jeli ini disebut 'show'.

Lendir ini bisa keluar dalam satu gumpalan, atau dalam beberapa bagian. Warnanya merah muda karena tercampur dengan noda darah, dan merupakah hal yang normal.

Namun jika darah yang keluar banyak, mungkin pertanda ada sesuatu yang salah, dan Moms bisa ke rumah sakit.

14. Kontraksi yang Teratur

Pada tanda-tanda mau melahirkan, ketika Moms mengalami kontraksi, rahim akan menjadi kencang dan kemudian rileks kembali. Kita mungkin akan mulai merasakan kontraksi sepanjang kehamilan, terutama menjelang akhir trimester.

Kontraksi ini hampir mirip dengan kram menstruasi, yakni ada peningkatan kekuatan dan frekuensi saat persalinan mendekat.

Selama kehamilan, kontraksi tanpa rasa sakit ini disebut kontraksi ‘Braxton Hicks‘.

Menurut jurnal Braxton Hicks Contractions, kontraksi Braxton Hicks adalah bagian normal dari kehamilan. Kontraksi ini mungkin menyebabkan rasa tidak nyaman, tetapi tidak menyakitkan.

Ketika Moms mengalami kontraksi yang teratur dan menyakitkan yang terasa lebih kuat dan bertahan lebih dari 30 detik, tandanya Moms akan segera melahirkan. Kontraksi akan bertahan lebih lama, lebih kuat, dan lebih sering.

Baca Juga: Benarkah Terapi Musik Membantu Perkembangan Bayi Prematur?

15. Air Ketuban Pecah

Air ketuban pecah adalah salah satu tanda-tanda mau melahirkan dalam hitungan jam bagi kebanyakan wanita dan terjadi dalam waktu kurang dari 15 persen kelahiran.

Kantung cairan ketuban, yang mengelilingi bayi, secara spontan pecah sebelum persalinan pada sebagian wanita.

Ketika itu terjadi, semburan cairan hangat akan mengalir di kaki mereka. “Rasanya seperti balon dengan air hangat yang tiba-tiba meletus,” ujar Robert H. Hayashi, M.D., direktur dan profesor kedokteran ibu-janin di Universitas Michigan, Ann Arbor.

Air ketuban pecah juga bisa dimulai dari beberapa tetesan.

Untuk mengenali perbedaan antara cairan ketuban yang bocor perlahan dan urin yang bocor tidak selalu mudah. "Cairan ketuban berwarna jernih, dengan sedikit bau apek," tambahnya

Tips Mengatasi Gejala Persalinan

ciri-ciri mau-melahirkan-caesar.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Jika Moms mengalami salah satu tanda-tanda mau melahirkan seperti yang diuraikan di atas, coba tips berikut ini untuk meredakan gejalanya.

Carilah tempat yang tenang untuk berbaring, rileks, serta coba mengatur napas agar tubuh lebih enak.

Sebelum beristirahat, minumlah beberapa gelas air atau jus untuk menambah cairan dalam tubuh. Dehidrasi sering kali menyebabkan kram dan cairan dapat meredakan gejala ini.

Selain itu, mintalah pasangan untuk duduk bersama selama satu jam atau lebih untuk membantu mengetahui gejala awal tanda-tanda mau melahirkan.

Sekitar memasuki 34 minggu, mulailah memijat lembut area antara pembukaan vagina dan anus dengan menggunakan minyak untuk membuat perut terasa lebih baik.

Pijat melepaskan hormon endorfin, zat kimia yang membuat otak merasa nyaman. Menggosok leher atau kaki dapat mengalihkan pikiran wanita dari kontraksi.

Beberapa cara pijat yang bisa dicoba, antara lain sebagai berikut:

  • Tekan tulang ekor. Dengan setiap kontraksi, cobalah pasangan untuk menekan tulang ekor secara lembut.
  • Pijat punggung. Pijat lembut menggerakkan ujung jari di atas bahu dan punggung.
  • Tekan panggul. Sambil berdiri di belakang, cobalah pasangan untuk meletakkan tangannya di pinggul dan menariknya dengan kuat di setiap kontraksi. Cara ini juga bisa membantu sedikit membuka panggul untuk memberi ruang bagi bayi.

Jika rasa sakit semakin parah atau tidak hilang setelah satu jam, hubungi dokter atau segera pergi ke rumah sakit, ya Moms.

Namun, jika tanda-tanda mau melahirkan benar-benar hilang, cukup lanjutkan aktivitas ringan di rumah. Rilekskan diri ke dalam ke bak air hangat dan dengarkan lagu-lagu klasik yang menenangkan.

Baca Juga: Untuk Calon Ibu Baru, Ini Tanda Melahirkan yang Perlu Diketahui

Cobalah untuk tidak stres memikirkannya. Ada berbagai hal yang bisa Moms lakukan untuk mengurangi kecemasan dan mempersiapkan diri secara lahir batin di minggu-minggu menjelang persalinan.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait