Pernikahan & Seks

26 September 2021

Mengenal Vasektomi, Salah Satu Metode KB Paling Aman

Kontrasepsi ini tidak langsung segera efektif
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Ada banyak bentuk metode KB yang mungkin sudah Moms ketahui, baik itu menggunakan kondom saat berhubungan seks, penggunaan KB spiral, atau minum pil KB. Ada juga metode KB lain yang tidak kalah populer, yaitu vasektomi.

Tetapi, apakah metode KB vasektomi ini termasuk aman dan efektif? Lalu, bagaimana cara kerjanya?

Baca lebih lanjut artikel ini untuk mengetahui penjelasannya, Moms.

Baca Juga: Kenali Beragam Jenis Alat Kontrasepsi dan Kelebihannya

Efektivitas Metode KB dengan Vasektomi

metode KB vasektomi-1

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip Planned Parenthood, vasektomi atau sterilisasi pria, adalah salah satu jenis alat kontrasepsi yang paling efektif, dengan kemungkinan hampir 100 persen bisa mencegah kehamilan.

Istilah "vasektomi" berasal dari nama saluran di skrotum pria, yakni vas deferens.

Namun, kinerja vasektomi dalam mencegah kehamilan tidak langsung segera efektif. Diperlukan sekitar 3 bulan bagi air mani atau semen menjadi bebas sperma.

"Vasektomi adalah salah satu metode KB paling aman, sebab komplikasi setelah tindakan vasektomi hanya ditemukan 1-2 persen dari total tindakan," jelas dr. Doddy W. Hami Seno, Sp. U, Dokter Spesialis Bedah Urologi RS Pondok Indah - Pondok Indah.

Dalam jurnal Scientific Reports, vasektomi adalah metode kontrasepsi pria yang sederhana, efektif, dan permanen.

Secara global, sekitar 5 persen pasangan yang menikah pada kelompok usia produktif menggunakan vasektomi sebagai kontrasepsi.

Perlu Dads ketahui, ada dua jenis vasektomi, yakni metode sayatan, dan metode tanpa pisau bedah (tanpa pemotongan).

Metode tanpa pemotongan menurunkan risiko infeksi dan komplikasi akibat vasektomi, dan umumnya lebih cepat dalam proses pemulihan.

Vasektomi adalah prosedur yang hanya dijalani satu kali. Jadi, sebelum menentukan ini, Moms dan Dads berunding terlerbih dahulu, dalam menjalani program KB kehamilan seumur hidup.

Baca Juga: 7 Mitos KB Spiral dan Faktanya, Wajib Tahu!

Jenis Prosedur Vasektomi

Melakukan Operasi Vasektomi Amankah.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Seperti kita tahu sebelumnya, prosedur vasektomi terbagi menjadi dua, yakni dengan sayatan dan tanpa pembedahan.

Lebih lanjut, dr. Doddy menjelaskan bahwa cara operasi metode KB vasektomi ini adalah dengan memotong saluran sperma (vas deferens) yang membawa sperma dari testis ke penis.

Bagaimana penjelasan mengenai kedua hal ini?

Berikut lebih rincinya untuk membantu Dads sebelum menjalani program pil KB.

1. Vasektomi Konvensional

Pada jenis vasektomi ini, dokter akan membuat sayatan di skrotum hingga mencapai saluran testis, yakni "vas deferens".

Vas deferens dipotong ke bagian kecil, dilepas, dan meninggalkan celah pendek di antara kedua ujungnya.

Selanjutnya, ahli urologi memotong ujung vas dan kemudian mengikat ujung yang dipotong atau meletakkan beberapa jahitan di antara keduanya.

Langkah-langkah ini kemudian diulangi di vas lain, baik melalui sayatan yang sama atau melalui yang baru.

Pembedahan skrotum dapat ditutup dengan jahitan atau dibiarkan menutup sendiri.

Ketika setiap vas deferens dipotong, sperma tidak bisa lagi mencapai air mani atau keluar dari penis.

2. Vasektomi Tanpa Pembedahan

Untuk vasektomi tanpa pisau bedah, ahli urologi akan menahan saluran sperma di bawah kulit skrotum dan menahannya dengan penjepit kecil.

Sebuah lubang kecil dibuat di kulit dan direntangkan sehingga vas deferens dapat diangkat keluar dengan lembut.

Kemudian dipotong, diikat dan dipasang kembali pada tempatnya.

Baca Juga: 6 Posisi Seks Malam Pertama yang Aman dan Tidak Sakit

Melansir Family Doctor, operasi metode KB vasektomi ini memakan waktu sekitar 30 menit dan dilakukan pada keadaan sadar selama prosedur operasi dilakukan.

Dokter akan memberi bius lokal untuk mematikan rasa di bagian skrotum. Setelah mati rasa, dokter akan membuat tusukan (lubang) yang sangat kecil di satu sisi skrotum dan mengeluarkan sebagian vas deferens di sisi itu. Dads mungkin merasakan sedikit sensasi seperti ditarik.

Metode kontrasepsi vasektomi ini tidak langsung efektif, Dads harus berejakulasi sebanyak 15-20 kali, atau menunggu hingga 3 bulan sebelum sperma bersih dari kedua vas deferens.

Dokter akan meminta untuk membawa sampel ejakulasi pada jangka waktu dua atau tiga bulan setelah prosedur vasektomi dilakukan.

Resiko Bedah Vasektomi

metode KB vasektomi-2

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip Urology Health, tepat setelah operasi, ada risiko kecil pendarahan pada skrotum.

Jika Dads melihat skrotum membesar atau timbul nyeri, segera hubungi dokter yang menjalani pembedahan vasektomi sebelumnya.

Jika mengalami demam, atau skrotum berwarna merah atau sakit, ada kemungkinan terjadinya infeksi.

Ada risiko kecil untuk sindrom nyeri pasca vasektomi. Ini terjadi pada 1 atau 2 pria dari 100 vasektomi.

Sindrom nyeri pasca vasektomi adalah nyeri yang dapat terjadi setelah pembedahan.

Tidak jelas apa penyebabnya, tetapi biasanya diobati dengan obat anti nyeri dari dokter.

Studi menunjukkan pria yang pernah menjalani vasektomi, berisiko rendah untuk kondisi medis lain seperti penyakit jantung, kanker prostat, kanker testis, atau masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga: Kehamilan Setelah Vasektomi, Mungkinkah Terjadi?

Aktivitas Seksual Pasca Vasektomi

4 Efek Samping Vasektomi pada Kesehatan Pria, Wajib Tahu!

Foto: Orami Photo Stock

Kebanyakan pria tidak memerlukan rawat inap setelah pembedahan vasektomi.

Umumnya, para pasangan harus menghindari seks selama 3-7 hari atau aktivitas yang membutuhkan banyak tenaga.

Pembengkakan dan nyeri dari pembedahan bisa terjadi dan dapat diobati dengan kompres es pada skrotum dan mengenakan pakaian dalam yang nyaman.

Kebanyakan pria akan sembuh total dalam waktu kurang dari seminggu.

Seks sering kali dapat dilanjutkan dalam seminggu setelah vasektomi, tetapi penting untuk diketahui bahwa vasektomi tidak langsung berhasil.

Setelah vasektomi, sperma baru tidak akan bisa masuk ke dalam air mani, tetapi masih akan ada banyak sperma "di dalam saluran" yang membutuhkan waktu untuk dibersihkan.

Dads harus menindaklanjuti dengan ahli urologi untuk analisis air mani untuk memeriksa sperma dalam ejakulasi. Dalam waktu ini, Dads harus menggunakan bentuk kontrasepsi lain dalam mencegah kehamilan.

Waktu yang dibutuhkan agar ejakulasi bebas dari sperma bisa berbeda.

Kebanyakan ahli urologi menyarankan menunggu untuk memeriksa air mani setidaknya selama 3 bulan atau 20 kali ejakulasi.

Baca Juga: Berhubungan Seks di Awal Haid, Bisakah Hamil?

Biaya Vasektomi

Terdengar Tabu, Ini Pandangan Islam terhadap Seks Oral, Wajib Tahu!

Foto: Orami Photo Stock

Biaya vasektomi berbeda-beda, tergantung dari rumah sakit yang menyelenggarakannya. Namun umumnya membutuhkan biaya berkisar jutaan hinga belasan juta rupia.

Rata-rata di Indonesia biaya prosedur ini dapat dimulai dari Rp10.000.000 ke atas. Ini belum termasuk biaya tidak terduga serta pengobatan yang dibutuhkan pasca pembedahan.

Apabila Dads hendak melakukan vasektomi, setidaknya ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi.

Pertama, dianjurkan untuk yang berusia di atas 30 tahun, mempunyai anak lebih dari 2, serta sepakat untuk tidak memiliki anak lagi. Sebab, pembedahan ini sifatnya permanen dan sekali seumur hidup.

Dads dalam keadaan sehat dan tidak menderita hemofilia atau penyakit kelainan pembekuan darah.

Yang paling penting adalah tidak ada tanda-tanda mengalami radang pada buah zakar, penyakit darah tinggi, kencing manis yang tidak terkontrol, penyakit paru-paru kronis, dan penyakit jantung.

Konsultasikan dengan dokter sebelum melakukan program pil KB ini dengan matang ya.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Anak Kembar Berdasarkan Posisi Seks, Bisa Dicoba!

Nah, metode KB vasektomi ini memang terbilang sangat efektif. Namun memang harus dipikir matang-matang karena bersifat permanen.

  • https://www.plannedparenthood.org/learn/birth-control/vasectomy/how-effective-vasectomy
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6200721/
  • https://familydoctor.org/vasectomy-what-to-expect/
  • https://www.urologyhealth.org/urology-a-z/v/vasectomy
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait