Newborn

NEWBORN
11 Maret 2021

Buah Zakar Besar Sebelah pada Bayi Apakah Normal? Ini Penyebabnya!

Penyebabnya ternyata cukup beragam
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Apakah Moms melihat bahwa testis Si Kecil besarnya tidak sama? Buah zakar besar sebelah pada bayi apakah normal?

Kebanyakan bayi laki-laki umumnya memang memiliki buah zakar dengan ukuran yang berbeda, sebelah kanan sedikit lebih besar dari testis kiri.

Akan tetapi, ada juga beberapa penyebab lain yang memerlukan pemeriksaan dokter.

Beberapa penyebab buah zakar besar sebelah pada bayi tersebut dapat Moms baca dalam pembahasan di bawah ini.

Buah Zakar Besar Sebelah pada Bayi Apakah Normal?

buah zakar besar sebelah pada bayi apakah normal hero banner

Foto: Orami Photo Stocks

Testis atau buah zakar menghasilkan hormon testosteron, serta sperma. Ukuran rata-rata testis pria berukuran sekitar 4 x 3 x 2 sentimeter (cm) dan berbentuk lonjong.

Buah zakar setiap pria tentu berbeda, namun buah zakar besar sebelah pada bayi apakah normal?

Studi dalam National Academy of Sciences of the United States of America menemukan bahwa buah zakar pada bayi besar sebelah dikaitkan dengan pengaruh kadar testosteron dan volume testis.

Kondisi buah zakar besar sebelah pada bayi normal terjadi. Biasanya,  ukuran buah zakar sebelah kanan cenderung lebih besar daripada sebelah kiri. Perbedaan ukurannya umumnya tidak terlalu jauh.

Selain ukurannya yang berbeda, salah satu buah zakar juga cenderung menggantung lebih rendah pada skrotum (kantong zakar) dibandingkan testis satunya.

Namun, ini merupakan hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan berlebih selama tidak ada keluhan sakit dan nyeri saat bergerak, duduk, ataupun berdiri.

Ada beberapa kondisi serius ketika mengalami buah zakar besar sebelah pada bayi. Simak!

1. Testis Tidak Turun (Undescended Testicles)

Kok Testis Si Kecil Besarnya Tidak Sama 1.jpg

Foto: theconversation.com

Testis tidak turun merupakan kondisi umum penyebab buah zakar besar sebelah pada bayi.

Ini sering terjadi pada bayi laki-laki yang baru lahir, khususnya bayi prematur. Kondisi ini terjadi karena buah zakar tidak masuk ke dalam kantung testis.

Mengutip Mayo Clinic, buah zakar berkembang di dalam perut bayi saat bayi masih berada di dalam kandungan.

Testis yang tidak turun ke kantung testis tidak dapat tumbuh dengan baik, sehingga menyebabkan buah zakar besar sebelah pada bayi laki-laki.

Sekitar 50 persen dari semua bayi laki-laki yang baru lahir dengan undescended testicles, testisnya akan turun ke dalam kantung testis beberapa bulan kemudian.

Tetapi untuk bayi yang testisnya tidak turun sama sekali akan membutuhkan tindakan operasi.

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti University of Sydney, telah memperingatkan bahwa menunda operasi untuk memperbaiki masalah testis tidak turun dapat membuat bayi laki-laki berisiko lebih tinggi terhadap masalah kesehatan yang serius ketika mereka tumbuh dewasa.

Baca Juga: Cara Merawat Bayi Prematur

2. Epididimitis

Kok Testis Si Kecil Besarnya Tidak Sama 2.jpg

Foto: babyology.com.au

Epididimitis adalah infeksi yang terjadi di sekitar testis.

Kondisi ini sebenarnya sangat jarang ditemukan pada bayi dan anak-anak dan lebih mungkin terjadi pada remaja maupun pria dewasa.

Namun, infeksi virus pada saluran kemih pada bayi atau anak-anak dapat memicu kondisi ini.

Gejala epididimitis meliputi kemerahan, nyeri ketika ditekan, atau bengkak pada salah satu atau seluruh kantung testis (skrotum).

Selain itu, pada kondisi yang lebih serius biasanya disertai dengan rasa sakit ketika buang air kecil, demam, dan hematuria (kencing berdarah).

University of Rochester Medical Center memaparkan, penyebab buah zakar besar sebelah pada bayi ini biasanya diberikan pengobatan antibiotik.

Langkah lain untuk membantu meredakan rasa sakit termasuk mengompres buah zakar dengan es dibalut kain.

3. Hidrokel

Kok Testis Si Kecil Besarnya Tidak Sama 3.jpg

Foto: familydoctor.org

“Ketika saluran inguinalis bayi laki-laki gagal menutup, cairan dari perut dapat mengumpul di dalam kantung testis,” kata Steven Tennebaum, M.D., seorang ahli urologi pediatri di Rumah Sakit Anak Morgan Stanley di New York-Presbyterian Columbia University Medical Center.

Akibat cairan yang menumpuk tersebut dapat menyebabkan buah zakar besar sebelah pada bayi.

Ini bukanlah kondisi yang menyakitkan, meskipun kantung testis bayi akan mengalami pembengkakan.

Meskipun begitu, hidrokel sebenarnya membawa risiko yang sama dengan hernia. Sehingga jika tidak membaik dengan sendirinya, Moms harus segera membawa anak ke dokter.

Umumnya dokter akan merekomendasikan operasi setelah usia Si Kecil minimal 12 bulan untuk mengeluarkan cairan dari dalam kantung testis dan menutup saluran inguinalis.

Baca Juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Untuk Bayi

4. Varikokel

Buah zakar besar sebelah pada bayi, berbahayakah hero

Foto: Orami Photo Stocks

Buah zakar besar sebelah pada bayi bisa juga disebabkan karena varikokel.

Kondisi ini terjadi karena pembesaran pembuluh darah vena di bagian skrotum dan biasanya tidak perlu diobati selama tidak diikuti gejala, misalnya nyeri pada testis saat duduk yang membaik saat berbaring.

Analisis air mani sangat dianjurkan setelah usia 16 tahun untuk menentukan apakah perbaikan varikokel diperlukan.

American Urological Association menjelaskan ini normal dan dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun apabila massa atau benjolan pada buah zakar ini juga bisa indikasi dari kanker testis.

Varikokel dapat berpengaruh pada rendahnya kualitas dan jumlah sperma, tetapi tidak pada semua kasus.

5.Orkitis

Buah-zakar-besar-sebelah-pada-bayi-normalkah-2.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Ini merupakan peradangan pada buah zakar yang disebabkan oleh infeksi virus. Orkitis dapat menyebabkan kerusakan testis jika tak segera ditangani.

Buah zakar besar sebelah pada bayi ini hampir sama dengan epididimitis, namun terjadi peradangan di belakang buah zakar.

Menurut Stanford Children's Health, orkitis dapat terjadi pada anak laki-laki yang menderita gondongan.

Selain terlihat buah zakar besar sebelah pada bayi, gejala yang dialami juga nyeri, dan terasa berat.

Ini juga bisa terjadi karena adanya masalah pada saluran kemih.

6. Torsio Testis

Cari Tahu Penyebab Buah Zakar Besar Sebelah Pada Bayi.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Disebut juga testis terpelintir. Penyebab buah zakar besar sebelah pada bayi ini bisa memperlambat atau bahkan menghentikan aliran darah ke testis.

Serta dapat menimbulkan nyeri hebat, dan merupakan keadaan darurat yang membutuhkan perawatan medis segera.

Ini juga terjadi ketika kantung kecil di bagian atas testis tiba-tiba berputar. Ini menyebabkan nyeri di bagian atas testis.

Torsio Testis normal terjadi pada anak laki-laki antara usia 8 dan 12 tahun. Kondisi ini dapat diobati dengan obat nyeri yang dijual bebas seperti asetaminofen atau ibuprofen.

Baca Juga: Apakah Sunat untuk Bayi Perempuan sama Manfaatnya dengan Sunat Laki-laki?

7. Kanker Testis

Kok Buah Zakar Si Kecil Besarnya Tidak Sama 2.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Penyebab buah zakar besar sebelah pada bayi bisa mengacu pada tumo ataupun kanker testis.

Kanker testis terjadi ketika sel-sel kanker tumbuh di sekitar testis. Kanker testis termasuk penyakit yang jarang terjadi. Hanya 4 dari 100 benjolan pada testis yang dinyatakan sebagai kanker.

Mereka biasanya terjadi dalam 2 tahun pertama kehidupan atau anak laki-laki memasuki masa pubertas.

Tumor pada anak-anak yang terjadi selama 2 tahun pertama kehidupan umumnya berbeda dengan tumor yang terjadi setelah masa pubertas.

Selama perbedaan ukuran buah zakar pada bayi tidak terlalu signifikan, Moms tidak perlu khawatir.

Baca Juga: 7+ Gaya Berhubungan Agar Cepat Memiliki Anak Laki-laki dan Tipsnya, Catat!

Demikianlah beberapa penyebab buah zakar besar sebelah pada bayi laki-laki.

Jika Moms mencurigai gejala yang ditunjukkan Si Kecil, pastikan untuk membawanya ke dokter.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait