21 September 2022

Jangan Sepelekan, Kenali Gejala Epididimitis dan Cara Mengobatinya

Peradangannya bisa sampai berbulan-bulan jika tak segera ditangani

Dads perlu tahu apa itu epididimitis, karena ini adalah penyakit yang mengintai alat vital laki-laki.

Mengutip dari Healthline, epididimitis adalah peradangan pada epididimis.

Epididimis merupakan tabung yang terletak di bagian belakang testis, bertugas untuk menyimpan dan membawa sperma.

Ketika tabung ini bengkak, Dads dapat merasakan sakit dan pembengkakan lebih lanjut di testis.

Infeksi ini dapat terjadi pada pria di segala usia, namun paling sering muncul pada pria usia 20-40 tahun.

Dalam banyak kasus, tidak hanya epididimis saja yang mengalami peradangan, tetapi juga sampai ke testis.

Namun, sulit untuk mendetesi apakah peradangan hanya pada testis, epididimis, atau justru pada keduanya.

Oleh karena itu, Dads perlu ke memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Baca Juga: 12 Cara Memperbesar Penis, Yuk Dicoba Dads!

Penyebab Epididimitis

epididimitis
Foto: epididimitis (Freepik.com)

Ada sejumlah hal yang menjadi akibat munculnya epididimitis, mulai dari infeksi, gaya hidup, atau penyakit lain.

Maka itu, penting untuk memastikan penyebab epididimitis agar bisa dihindari sedini mungkin.

Berikut daftar penyebab epididimitis yang perlu Dads ketahui:

1. Infeksi Menular Seksual

Epididimitis bisa terjadi akibat infeksi menular seksual, paling umum karena infeksi gonore dan klamidia.

Infeksi ini biasanya terjadi pada laki-laki muda yang aktif secara seksual.

2. Infeksi Lain

Bakteri dari saluran kemih atau infeksi prostat dapat menyebar hingga ke epididimis.

Karena itulah, Dads harus segera ke dokter agar infeksi ini tidak menyebar.

Selain itu, infeksi virus juga dapat menyebabkan epididimitis.

Salah satunya virus mumps (gondong).

Baca Juga: Mengenal Epididimis dan Peradangan yang Terjadi di Organ Ini

3. Urine di Epididimis

Kondisi ini juga disebut sebagai epididimitis kimia.

Mengutip dari Mayo Clinic, epididimitis kimia terjadi ketika urine mengalir mundur ke epididimis.

Kemungkinan besar hal ini disebabkan oleh kebiasaan mengangkat beban berat atau mengejan terlalu keras.

4. Trauma

Cedera pada pangkal paha dapat menyebabkan epididimitis juga, lho.

Jadi, Dads perlu berhati-hati jika mengalami benturan pada area pangkal paha.

5. Tuberkulosis

Meski cukup jarang terjadi, penyakit seperti tuberkulosis juga bisa menjadi penyebab epididimitis.

Baca Juga: Penis Bernanah, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

6. Prosedur Medis

Jika Dads pernah mengalami prosedur medis yang memengaruhi saluran kemih, masalah epididimitis bisa berisiko muncul.

Contoh prosedur medis tersebut meliputi pemasangan kateter urin atau teropong ke dalam penis.

Sebelum menjalani prosedur tersebut, sebaiknya diskusikan dengan dokter terkait risiko epididimitis ini.

Cara Mengobati Epididimitis

Dads berkonsultasi dengan dokter
Foto: Dads berkonsultasi dengan dokter (Freepik.com)

Bagi Dads yang sudah telanjur mengalami infeksi ini, tentunya perlu tahu cara mengobati epididimitis agar hilang tuntas.

Dads pasti bertanya-tanya, berapa lama bisa sembuh total dari epididimitis?

Jawabannya tergantung dari kondisi tubuh Dads.

Mengutip dari WebMD, pengobatan yang paling umum untuk epididimitis adalah pemberian antibiotik.

Dads perlu meminum antibiotik tersebut sampai habis selama 1-2 minggu.

Biasanya, Dads akan mulai merasa lebih baik dalam beberapa hari.

Namun, jika Dads mengalami epididimitis akut, penyembuhannya bisa berlangsung hingga 6 minggu.

Bahkan setelah antibiotik habis, pembengkakan pun masih bisa berlangsung hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Kabar baiknya, ada beberapa cara mengobati epididimitis yang bisa dilakukan di rumah secara alami, yaitu:

1. Kompres Dingin

Untuk mengatasi rasa sakit akibat epididimitis, Dads bisa meminta tolong Moms untuk membuat kompres dingin.

Celupkan kain lembut ke dalam air dingin, peras, lalu letakkan di area testis Dads.

Kompres dengan lembut untuk penyembuhan yang lebih efektif.

Lakukan ini 3-4 kali sehari sampai gejala peradangan dan nyerinya berkurang.

Baca Juga: Tumor Testis, Penyakit yang Diderita Pesepakbola Sebastian Haller!

2. Istirahat

Banyak istirahat merupakan cara paling ampuh ketika menghadapi penyakit apa pun, termasuk epididimitis.

Sebaiknya posisikan tubuh berbaring tengkurap agar testis tidak terus menggantung dan mengurangi rasa sakit.

Akan tetapi, ini bukanlah solusi jangka panjang untuk mengatasi nyeri testis.

Sebagai solusinya, Dads dapat menopang testis sambil berbaring dengan meletakkan gulungan handuk di bawah skrotum.

3. Konsumsi Vitamin C

Vitamin C merupakan antioksidan yang membantu menghilangkan radikal bebas yang dapat merusak sel dan jaringan.

Dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin C, hal ini dapat mengurangi peradangan dalam tubuh, termasuk di epididimis.

Selain itu, makan berbagai buah dan sayuran dengan antioksidan tinggi secara teratur juga dapat menurunkan kemungkinan penyakit jantung dan kondisi lainnya.

Baca Juga: Kanker Testis: Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

4. Makan Makanan Berserat

Makanan dengan serat tinggi juga berpotensi mengurangi peradangan dengan memodifikasi pH dan permeabilitas usus.

Hasilnya, senyawa inflamasi dalam tubuh akan berkurang.

Tak hanya itu, asupan makanan yang bergizi juga dapat membantu meningkatkan suasana hati, mengurangi gejala depresi, dan meningkatkan pencernaan.

5. Konsumsi Minyak Ikan dan Omega 3

Banyak ahli gizi herbal menyarankan asupan suplemen minyak ikan untuk meningkatkan fungsi testis.

Bahkan, asam lemak Omega 3 juga dapat menurunkan resistensi insulin, peradangan, dan faktor risiko penyakit jantung.

6. Perbanyak Minum Air Putih

Agar cepat sembuh dari epididimitis, pastikan tubuh tetap terhindrasi, ya Dads.

Idealnya, minumlah 6-8 gelas air putih per hari.

Minum air putih secara rutin dapat membantu mengeluarkan racun dan polutan dari dalam tubuh, sehingga penyembuhannya bisa lebih cepat.

Baca Juga: Ini 11 Manfaat Minum Air Putih Sebelum Tidur, Jangan Dilewatkan!

7. Akupunktur

Ternyata, akupunktur juga bisa jadi alternatif pengobatan alami untuk penyakit ini, terutama epididimitis kronis.

Sebuah penelitian yang dikutip Bens Natural Health, menunjukkan bahwa kombinasi pengobatan Cina dan akupunktur bisa menjadi pengobatan yang efektif dan unggul mengatasi epididimitis.

8. Konsumsi Rempah-Rempahan

Berbagai rempah seperti kunyit, sutra jagung, akar dandelion, peterseli, dan teh hijau dapat membantu penyembuhan penyakit ini, lho Dads!

Pasalnya, berbagai rempah ini memiliki sifat anti-inflamasi untuk membantu meredakan peradangan.

Dads bisa meminta bantuan Moms untuk membuat minuman segar dari rempah-rempah tersebut.

Baca Juga: 5 Tempat Akupunktur Jakarta dengan Pelayanan Terbaik

Itulah informasi lengkap seputar epididimitis, mulai dari penyebabnya hingga cara mengobatinya di rumah. Semoga Dads sehat selalu, ya!

  • https://www.healthline.com/health/epididymitis#what-is-it
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/epididymitis/symptoms-causes/syc-20363853
  • https://www.webmd.com/men/what-is-epididymitis
  • https://www.onlymyhealth.com/testicular-pain-symptoms-causes-home-remedies-1621577377
  • https://www.bensnaturalhealth.com/blog/epididymitis-foods/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb