2-3 tahun

18 Desember 2021

Metode Montessori untuk Bayi di Bawah 2 Tahun, Bisakah Diterapkan?

Mengajarkan anak dengan metode montessori bisa dimulai sejak kapan, ya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Karla Farhana

Montessori adalah metode pendidikan yang dikenalkan oleh Maria Montessori.

Metode pendidikan ini menitikberatkan pada permainan mengembangkan diri. Dr. Montessori percaya bahwa bermain adalah pekerjaan penting untuk anak usia dini.

Mungkin yang diketahui oleh Moms, metode montessori adalah metode pendidikan seperti menuang air atau memindahkan kacang.

Moms mungkin merasa metode ini tidak cocok untuk anak di bawah 2 tahun.

Padahal, Montessori bisa Moms jadikan sebagai metode pendidikan utama anak. Bahkan, Moms bisa menerapkan metode montessori ini sejak anak lahir, lho!

Ada 4 tahapan perkembangan anak menurut Maria Montessori. Tahapan pertama adalah usia 0-4 tahun yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak.

Fase ini merupakan fase emas dan seringkali disebut dengan fase absorbent mind di mana anak diibaratkan seperti spons yang menyerap apa saja yang kita ajarkan.

Apa yang kita tanamkan kepada anak sejak baru lahir, maka inilah yang akan membentuk anak kita.

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Dehidrasi pada Anak yang Sedang Belajar Puasa

Di fase ini juga anak membutuhkan keteraturan, pengasahan panca indera, stimulasi motorik halus dan kasar.

Fase ini merupakan fase yang amat penting dalam perkembangan eksplorasi anak.

Anak di bawah 3,5 tahun ternyata sangat peka dengan keteraturan, untuk itu sangat perlu untuk menjaga jadwal anak setiap harinya.

Misalnya waktu makan, tidur siang, tidur malam, dan waktu bermain, Moms bisa membuatkan jadwal yang menyenangkan untuk anak.

Dari keteraturan ini, anak cenderung akan lebih tenang dan tahu kapan waktunya ia harus beristirahat dan kapan waktunya bermain.

Baca Juga: 6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Apa Itu Motessori?

6 Tips Menata Kamar Anak Dengan Metode Montessori

Foto: Orami Photo Stock

Ketika Moms ingin menerapkan metode Montessori ini, Moms juga harus tahu bahwa ada 5 area pembelajaran, yakni:

  • Area praktik kehidupan sehari-hari
  • Area sensoris
  • Area budaya dan ilmu pengetahuan
  • Area bahasa dan literasi
  • Area matematika

Sebelum Moms menerapkan aneka permainan montessori, Moms juga harus memahami filosofi Montessori dengan matang.

Apa saja filosofi Montessori seperti dirangkum dari buku Jatuh Hati pada Montessori karangan Vidya Dwina Paramita? Berikut ulasannya!

1. Anak Bukan Kertas Kosong

Filsofi Montessori adalah anak bukan selembar kertas yang kosong.

Anak bukanlah kertas kosong yang pasif menunggu untuk ditulisi, tapi anak memiliki kendali dalam diri untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Anak Stres saat Belajar di Rumah Menurut Psikolog

2. Follow the Child

Follow the child adalah upaya untuk mempertajam indera kita sebagai orang dewasa untuk mengartikan setiap perilaku anak sebagai cara ia memenuhi kebutuhannya.

Kemudian kita manfaatkanlah hal tersebut untuk mencapai tujuan kita.

Namun membebaskan anak dengan konsep follow the child tidak serta-merta membiarkan anak berperilaku sebebas-bebasnya dan merugikan orang lain.

3. Freedom with Limitation

Anak bebas beraktivitas namun tetap dibatasi. Maksudnya, anak bebas untuk:

  • Memilih sendiri material yang akan dieksplorasi
  • Bebas menentukan seberapa lama ia mau memainkan itu
  • Bebas ia mau bermain sendiri, mau berdiskusi dengan kawannya atau ingin melakukannya bersama dengan kawannya

Dikutip dari Montessori.org.uk, Montessori menekankan pada anak-anak yang diberi kebebasan untuk bekerja sendiri dan mengembangkan konsentrasi mereka.

Baca Juga: 5 Penyebab Anak Malas Belajar dan Cara Mengatasinya, Orang Tua Wajib Tahu!

4. Respect the Child

Jika Moms ingin Si Kecil sopan dan menghargai orang lain, tugas kita sebagai orang dewasa adalah memperlakukan anak-anak dengan sopan dan penuh penghargaan.

Memang, banyak permainan yang lebih mudah dilakukan untuk anak usia 3 tahun. Tapi untuk anak usia di bawah 2 tahun, Moms tetap bisa mengaplikasikannya di rumah, lho!

Anggaplah metode Montessori bukan sebagai metode pendidikan, tapi sebagai gaya hidup. Maka, Moms bisa dengan mudah menerapkannya sehari-hari di rumah.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Mengenai Metode Montessori

Ide Permainan Metode Montessori

montes1

Foto: Orami Photo Stock

Metode Montessori adalah hal yang perlu Moms coba untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Jika Moms masih bingung apa saja yang bisa Moms lakukan bersama Si Kecil, Moms bisa mencoba beberapa permainan di bawah ini:

  • Mengenalkan buku sejak lahir untuk merangsang indera penglihatan
  • Bermain lonceng untuk merangsang indera pendengaran
  • Memberikan krayon untuk anak mencoret-coret
  • Menyortir warna
  • Menyortir bangun ruang
  • Bermain playdough atau pasir
  • Belajar menyendok kacang dan memindahkannya ke mangkuk lain
  • Belajar menuang air

Baca Juga: 6 Keuntungan Preschool Dengan Metode Montessori

Aktivitas Metode Montessori di Sekolah

Montessori Adalah

Foto: britannica.com

Tedapat kelas Montessori yang bisa Moms manfaatkan untuk tumbuh kembang anak.

Hal yang menjadi fokus dalam kelas Montessori adalah agar anak bisa belajar dari kesalahannya.

Tak hanya itu, akitivitas Montessori bertujuan untuk anak-anak tertarik dan juga fokus dengan aktivitas yang mereka lakukan.

Penyebutan hal ini dalam Montessori adalah "free choice" alias pilihan bebas atau "uninterrupted work period" alias waktu kerja yang tidak bisa diganggu.

Jadi, dilansir dari American Montessory Society, aktivitas yang sering dilakukan dalam kelas Montessori adalah:

  • Waktu belajar dibagi menjadi 2-3 jam dan anak-anak bisa memilih aktivitas berdasarkan minat
  • Ilmu yang akan diberikan akan memberikan informasi mengenai cara membaca, matematika, ilmu pengetahuan alam dan sejarah
  • Mencakup pembelajaran mengenai cara menyayangi tumbuhan dan binatang, tata krama, dan cara menyelesaikan konflik

Apapun jenis permainannya, selalu ingat filosofi Montessori di atas.

Pada awalnya anak akan sering melakukan kesalahan, tapi dengan begitu, anak akan belajar dari kesalahannya.

Baca Juga: Ini 3 Alasan Wajibnya Anak Perempuan Belajar Bela Diri

Manfaat Metode Montessori pada Anak

Montessori Adalah

Foto: internationalteacherstraining.com

Montessori adalah sebuah metode pembelajaran yang bisa sangat mengubah anak-anak.

Si Kecil bisa menjadi lebih mandiri dan bisa menyelesaikan tugas hariannya sendiri.

Tak hanya itu, manfaat lain Montessori adalah untuk melatih kemampuan motorik.

Hal ini sangat penting karena pada anak usia 4 tahun, metode ini berguna untuk mempertajam sensor motorik halus dan juga kasar.

Selain mengembangkan kreativitas Si Kecil, manfaat lainnya adalah melatih Si Kecil untuk berpikir kritis lho, Moms!

Nah, itu dia metode Montessori, Moms. Metode ini bisa menjadi salah satu cara agar pertumbuhan dan kecerdasan Si Kecil bisa berkembang secara optimal.

  • https://www.montessori.org.uk/about-us/what-is-montessori/the-philisophy
  • https://amshq.org/About-Montessori/What-Is-Montessori/Core-Components-of-Montessori#using-montessori-materials
  • https://montessori-nw.org/what-is-montessori-education
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait